Beranda blog Halaman 472

Diantar Pendukung Fanatik, SSM Mendaftar di Partai Nasdem

Sam Sachrul Mamonto (SSM) saat menyerahkan formulir pendaftaran kepada tim penjaringan.

ZONA POLITIK – Sam Sachrul Mamonto (SSM) diantar pendukung fanatiknya mendaftar sebagai bakal calon bupati di Partai Nasdem, Senin (9/12). Pendukung yang ikut mendaftarkan SSM itu adalah warga Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang berasal dari berbagai desa di wilayah pegunungan -sebutan untuk dapil II-  yang meliputi Kecamatan Modayag Bersatu dan Mooat, serta wilayah pesisir -sebutan untuk dapil I- yang terdiri dari Kecamatan Nuangan, Motongkad, Tutuyan dan Kotabunan. Mereka yang datang itu adalah pendukung setia dan militan SSM yang terus dan tetap terjaga sejak lama.

SSM dan pendukung fanatiknya tiba di sekretariat pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati, di Desa Tutuyan, sekira pukul 10.45 Wita, setelah sebelumnya bertolak dari kediamannya di Desa Modayag II.

“Hari ini saya mendaftar sebagai bakal calon bupati. Terima kasih kepada jajaran pengurus DPD Nasdem dan tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang sudah menerima kedatangan kami di tempat ini,” kata SSM.

SSM juga mengungkapkan, kedatangannya di rumah restorasi Nasdem Boltim itu adalah untuk bertarung dan siap memenangkan pertarungan. “Niat kami ke sini adalah bertarung dan menang,” ungkap SSM.

Ketua DPD Nasdem Boltim, Deval Pontoh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SSM yang sudah mendaftar sebagai bakal calon bupati di Partai Nasdem. “Insya allah dengan niat baik ini, Pak Sachrul bisa diusung Partai Nasdem sebagai calon bupati. Terima kasih juga kepada bapak ibu yang sudah mendampingi Pak Sachrul, mudah-mudahan doa bapak ibu bisa mengantarkan Pak Sam Sachrul Mamonto menjadi bupati,” ungkap Deval.(red)

Kementrian PMK Dorong Pengembangan Wirausaha Kopi di Kotamobagu

Tim dari Kementrian Koordinator PMK saat berada di salah satu tempat usaha kopi di Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaku wirausaha kopi di Kota Kotamobau diminta selalu meng-update pengetahuan, terus berkreasi serta berinovasi. Hal ini diutarakan Kepala Sub Bidang Peningkatan Kreativitas Pemuda Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Subkhan Awaludin, saat berada di Kota Kotamobagu, pekan lalu.

Menurutnya, pelaku wirausaha harus mampu memanfaatkan perkembangan revolusi industri 4.0. Caranya adalah memanfaatkan media sosial atau aplikasi jual-beli dalam pengembangan usahanya. “Kita harus terus berkreasi dan berinovasi agar tidak tergilas dengan perkembangan revolusi industri 4.0. Pelaku wirausaha kopi harus mampu menyasar pembeli dengan skala yang lebih luas, jadi tak hanya lokal saja. Kalau bisa internasional,” ujarnya, usai meninjau salah satu lokasi wirausaha kopi yang ada di Kota Kotamobagu.

Dari hasil pemantauan pihaknya, ia menyebut banyak pelaku usaha yang masih mengandalkan kedai kopi untuk mengembangan bisnis usahanya. “Rata-rata belum menjual dengan packaging yang menarik untuk dijual online, tapi masih menjual di kedai kopi langsung. Kalau pemasarannya melalui online, maka akan membuat Kopi Kotamobagu lebih dikenal oleh pembeli nasional, dan bahkan internasional. Makanya era industri 4.0 ini menuntut kita untuk selalu kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Tim dari Kementrian Koordinator PMK itu datang ke Kota Kotamobagu dalam rangka survei untuk memperoleh informasi tentang kesiapan Pemerintah Kota Kotamobagu bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan usaha kecil mikro menengah (UMKM) melalui kegiatan wirausaha pemuda.

“Kunjungan tim dari Kementrian PMK ini adalah tindak lanjut dari Rakor pengembangan wirausaha pemuda di Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Wali Kota, Tatong Bara, usai menyambut kedatangan tim dari Kementrian PMK, di rumah dinas, pekan lalu.

Dari kunjungan itu, wali kota berharap kedepannya ada program dan kegiatan dari Kementrian PMK akan akan dilaksanakan di Kota Kotamobagu, dengan melibatkan wirausaha pemuda. (gjm)

Tim Sepak Bola Kotamobagu Raih Medali Perunggu di Porprov

TIm Kota Kotamobagu (jongkok) dan Tim Kabupaten Bolmong foto bersama sebelum pertandingan perebutan medali perunggu cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X, Kota Bitung.

ZONA OLAHRAGA – Tim sepak bola Kota Kotamobagu sukses meraih medali perunggu usai menumbangkan tim Kabupaten Bolaang Mongondow dengan skor akhir 1-0, pada pertandingan final perebutan medali perunggu di cabang olahraga (Cabor) sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X Kota Bitung. Gol kemenangan Kotamobagu lahir lewat kaki Ucok Karim pada menit ke-35.

“Alhamdulillah kita meraih medali perunggu yang berasa emas,” kata Sekretaris Tim, Reflin Buntuan.

Bagi para pemain dan official, raihan medali perunggu tersebut merupakan hasil yang sesuai dengan target dalam memperbaiki prestasi dari Porprov sebelumnya yang hanya sampai pada babak penyisihan. “Apresiasi yang sangat tinggi atas perjuangan anak-anak saat pertandingan perebutan medali perunggu. Mereka bermain sangat baik dibawah terik matahari pukul sembilan pagi. Dan berusaha bangkit dari kekecewaan atas hasil di babak semi final,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kotamobagu yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada tim pelatih dan seluruh pemain diajang Porprov tahun ini. “Atas nama official, tim pelatih dan seluruh pemain menyampaikan permohonan maaf karena hanya bisa mempersembahkan medali perunggu,” ucapnya.

Dirinya berharap, semoga untuk Porprov dua tahun mendatang Kota Kotamobagu bisa menjadi tuan rumah. Menurutnya, pemain yang ada sekarang masih bisa bermain di Porprov berikut. “Rata-rata pemain kita masih berusia 18-19 tahun. Merujuk ke regulasi Porprov batas usia pemain 23 tahun. Maka untuk dua tahun depan tim yang bermain hari ini masih boleh bermain untuk Porprov mendatang,” pungkasnya. (gjm)

Tarung di Pilkada Boltim, SSM Ambil Formulir Pendaftaran di Partai Nasdem

Sam Sachrul Mamonto

ZONA POLITIK – Sam Sachrul Mamonto (SSM) berencana mendaftar di Partai Nasdem sebagai bakal calon bupati Bolaang Mongondow Timur. Melalui utusannya, SSM sudah mengambil formulir pendaftaran di sekretariat penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati, di Desa Tutuyan, Sabtu (7/12).

“Formulir pendaftaran sudah diambil tadi siang, dan insya allah Hari Senin saya akan menyerahkan formulir dan mendaftar sebagai bakal calon bupati,” kata SSM.

Mantan Ketua DPRD Boltim itu juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada tim penjaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang sudah menyambut dan menerima kedatangan timnya tersebut. “Alhamdulillah formulir pendaftarannya sudah kami terima, dan saya siap mengikuti semua proses dan tahapan penjaringan sebagai bakal calon bupati melalui Partai Nasdem,” sebut SSM.

Pengambilan formulir pendftaran yang menjadi syarat mengikuti penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati itu, merupakan proses awal sekaligus bentuk keseriusan SSM bertarung di Pilkada Boltim. “Kalau ditanya soal kesiapan, saya sangat siap bertarung di Pilkada Boltim,” ungkap SSM. (red)

Pasar Murah Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Jelang Natal

Wali Kota, Tatong Bara, menyerahkan bahan pokok yang dibeli warga dari kegiatan pasar murah.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemko) menggelar pasar murah di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, Sabtu (7/12). Pasar murah yang menyiapkan ratusan paket bahan pokok (bapok) itu dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Natal dan Tahun Baru.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengatakan pasar murah itu merupakan agenda rutin pihak menjelang hari besar keagamaan. “Ini kita laksanakan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang Natal. Kegiatan yang sama juga kita laksanakan saat menjelang Idul Fitri,” kata Aray.

Melalui kegiatan pasar murah itu, ia berharap masyarakat dapat terbantu terutama dalam mendapatkan kebutuhan jelang Natal. “Harga bahan pokok yang kita jual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Mudah-mudahan ini akan membantu masyarakat,” harapnya.

Aneke Sangi, Warga Kelurahan Kotamobagu, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang sudah melaksanakan pasar murah. Katanya, ia bersama sejumlah warga lainnya sangat terbantu dengan adanya kegiatan itu. “Harganya sangat murah, dan ini sangat membantu kami yang akan merayakan natal,” sebutnya. (gjm)

Pemkot Launching Kegiatan PHI dan Hari DWP

Launching kegiatan PHI ke-91 dan Hari DWP ke-20.

ZONA KOTAMOBAGU – Perempuan di Kota Kotamobagu diharapkan bisa memberi sumbangsih bagi pembangunan daerah. Hal ini diutarakan Wali Kota, Tatong Bara, saat launching rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91, dan Peringatan hari Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-20, di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, Sabtu (7/12).

Menurut wali kota, momentum PHI dan peringatan hari DWP menjadi kesempatan bagi kaum perempuan untuk berbenah lebih maju dan lebih baik, serta berkapasitas. “Peringatan ini merupakan refleksi sebagai perempuan untuk memberi sumbangsih kepada daerah tercinta ini,” kata wali kota.

Berkaitan dengan launching rangkaian kegiatan PHI dan hari DWP, itu wali kota berharap bisa diikuti dan disemarakkan bersama. “Marilah kita sekalian mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini, dan menyemarakkannya sebagai momen yang tidak akan terlupakan terutama bagi kaum perempuan di Kota Kotamobagu,” ujar wali kota.

Launching PHI dan Hari DWP itu ditandai dengan jalan sehat dan senam bersama yang dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, dengan melibatkan jajaran pengurus TP PKK Kotamobagu, DWP, organisasi perempuan di Kotamobagu serta jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu. (gjm)

Keputusan Kontroversi Wasit Buyarkan Langkah Tim Sepak Bola Kotamobagu ke Final

Tim Sepak Bola Kota Kotamobagu.

ZONA OLAHRAGA – Tim Sepakbola Kota Kotamobagu gagal lolos ke partai final Pekan Olahraga (Porprov) ke-X Kota Bitung. Pada laga semi final melawan tim tuan rumah Kota Bitung, anak asuh I Wayan Hendrajaya kalah lewat drama adu penalti dengan skor akhir 3-4, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Pada laga yang dipimpin Wasit Jeky Runtulalo itu, Tim Kota Kotamobagu unggul terlebih dahulu pada menit ke-80, lewat sontekan Saiful Hippi. Namun sangat disayangkan, kemenangan yang sudah di depan mata itu buyar, setelah tim tuan rumah menciptakan gol balasan di menit 90+2 melalui tendangan penalty.

Perangkat pertandingan yang memimpin laga antara Kota Kotamobagu vs Kota Bitung di babak semi final cabang olahraga sepak bola.

Hadiah penalty bagi tuan tuan rumah yang diberi wasit itu, dinilai kontroversial.

“Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Kotamobagu, bola jatuh di tengah-tengah kerumunan pemain dan terjadi kemelut dalam situasi itu. Tiba-tiba wasit meniup peluit. Pemain kedua tim justru sama-sama bingung, kemudian wasit menunjuk titik putih menghadiahi penalti untuk tim Bitung,” terang Sekretaris Tim, Reflin Buntuan, saat dikonfirmasi Wartawan Zonabmr.com.

Lanjutnya, penonton yang menyaksikan pertandingan itu katanya juga bersorak kebingungan atas keputusan  yang kontroversial itu. “Wasit memutuskan pemain Kotamobagu nomor punggung 3 handsball. Padahal pemain (nomor punggung 3) itu berada jauh dari posisi jatuhnya bola,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, saat laga berlangsung sempat terjadi insiden pemukulan yang dilakukan pemain Bitung kepada pemain belakang Kotamobagu atas nama Bakri Paputungan.

“Tapi entah kenapa justru pemain kita yang mendapat kartu kuning dan tidak memberi hukuman sama sekali terhadap pemain lawan. Padahal kejadiannya tepat berada di depan pengawas pertandingan dan hakim garis,” ungkapnya.

“Kami sangat menyayangkan keputusan kontroversial wasit. Sayang melihat perjuangan anak-anak yang sangat luar biasa, yang tiba-tiba dirampas oleh kekeliruan wasit di menit-menit akhir pertandingan,” tambahnya. (gjm)

Tim Kementrian PMK Kunjungi Kotamobagu, ini Tujuannya

Penyambutan kunjungan kerja tim dari Kementrian PMK di rumah dinas wali kota.

ZONA KOTAMOBAGU — Tim dari Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengunjungi Kota Kotamobagu, Jumat (6/12), dalam rangka survey kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat, dalam pengembangaan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan wirausaha pemuda.

Kedatangan tim dari Kementrian PMK itu disambut Wali Kota, Tatong Bara, bersama jajarannya di Rumah Dinas Wali Kota.

“Pemerintah Kota Kotamobagu tentunya sangat berterima kasih atas kunjungan kerja dari tim Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia di Kota Kotamobagu, yang merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Kewirausahaan Pemuda yang dilaksanan di Jakarta beberapa waktu yang lalu,” ujar wali kota.

Dari kunjungan itu, wali kota  berharap kedepannya akan ada program dan kegiatan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan di Kota Kotamobagu dengan melibatkan Wirausaha Pemuda.

Usai pertemuan di rumah dinas wali kota, tim dari Kementrian PMK itu mengunjungi sejumlah tempat usaha yang dikelola pemuda, serta Sentra Industri Kopi yang ada di Kota Kotamobagu. (gjm)

Nayodo Launching Empat Sistem Inovasi Pemkot Kotamobagu

Suasana sosialisasi dan launching empat sistem inovasi milik Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah sukses menghadirkan sejumlah aplikasi layanan publik dan layanan pemerintahan, Pemerintah Kota (Pemkot) kembali berinovasi dengan meluncurkan empat sistem inovasi secara bersamaan, yakni Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG), Sistem Informasi Preservasi Jalan dan Jembatan Berbasis Website, Penetapan Kawasan Pertanian Organik Kluster Kopi di Kotamobagu Selatan, serta Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Cash Management System (CMS) BRI. Launching ke-empat aplikasi tersebut dilakukan Jumat (6/12), di Aula Kantor Wali Kota, oleh Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan.

Nayodo dalam sambutannya menyampaikan ke-empat sistem inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Kotamobagu dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui KINALANG ini, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi atau pengaduan yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan, kemudian bisa juga memantau progres maupunatau tindak lanjut dari setiap aduan yang disampaikan,” kata Nayodo.

Untuk Sistem Informasi Preservasi Jalan dan Jembatan Berbasis Web, Nayodo mengungkapkan hal itu adalah upaya pemerintah daerah untuk mempermudah akses data jalan dan jembatan dalam rangka penyusunan program, serta mempermudah akses penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Kotamobagu. “Ini juga dapat mempermudah masyarakat yang ingin melakukan pengaduan preservasi jalan dan jembatan yang ada di wilayah Kota Kotamobagu,” ungkap Nayodo.

Sedangkan untuk penetapan pengembangan kawasan pertanian organik kluster kopi di Kecamatan Kotamobagu Selatan, yakni di Desa Poyowa Besar I dan Desa Poyowa Besar II, didasari atas pertimbangan bahwa Kopi Kotamobagu merupakan komoditas perkebunan yang telah diakui sebagai kopi spesialis atau kopi yang memiliki aroma dan cita rasa yang istimewa. “Untuk itu dalam upaya pengembangan kopi Kotamobagu tersebut, maka tentunya perlu dilakukan penetapan kawasan pertanian organik kluster kopi di wilayah Kotamobagu Selatan sehingga akan tercipta lingkungan pertanian yang sehat serta berwawasan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk transaksi keuangan berbasis Cash Management System (CMS) BRI adalah upaya dalam rangka untuk optimalisasi pelaksanaan transaksi keuangan daerah berbasis CMS pada satuan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) serta terwujudnya penata usahaan keuangan yang baik dilingkungan Pemkot Kotamobagu.

“Dengan pelayanan transaksi keuangan daerah berbasis CMS BRI ini, maka diharapkan kegiatan pelayanan transaksi keuangan di lingkungan pemerintah daerah Kotamobagu dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih efisien,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan, pimpinan SKPD dilingkup Pemkot Kotamobagu, Pimpinan Cabang BRI Kotamobagu, Perwakilan Wilayah BRI Sulut, para Camat, lurah dan sangadi se Kotamobagu. (gjm)

Cabor Catur Sumbang 1 Medali Emas dan 2 Perunggu untuk Kotamobagu

Ketua Percasi Kotamobagu, Nasrun Koto SH MH, saat mengalungkan medali emas kepada atlit catur beregu putri.

ZONA OLAHRAGA – Cabang olahraga (Cabor) Catur meraih prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X di Kota Bitung. Tiga medali dari Cabor itu berhasil diraih Kota Kotamobagu untuk kategori beregu putri, beregu putra dan perorangan putri.

Kelompok beregu putri yang menyumbangkan medali emas terdiri dari Imelda Putri Datu, Linarti Paputungan dan Salwa Sania Afifa. Sedangkan beregu putra yang mendapatkan medali perunggu terdiri dari Guntur Mokoginta, Kahar Mokoginta, Deddy “Bule” Mokoginta, Ronggo Dindo dan Deddy Lalamentik. Kemudian medali perunggu untuk kategori perorangan putri dipersembahkan oleh Nia Rahmania Potabuga.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan untuk Kotamobagu. Meski persiapan belum terlalu matang, tapi atlit catur kita bisa menyumbang tiga medali,” kata Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kotamobagu, Nasrun Koto SH MH.

Ia juga mengungkapkan, salah satu atlit catur Kotamobagu terpilih mewakili Provinsi Sulawesi Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, tahun depan. “Ini salah satu kebanggaan kita, karena atlit catur Kotamobagu yaitu Linarti Paputungan lolos dan mewakili Sulut di PON Papua,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap cabang olahraga catur di Kota Kotamobagu bisa terus berkembang dan berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Cabang olahraga catur setiap kegiatan Porprov dan PON selalu memberikan prestasi. Harapan kita prestasi ini bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi,” harapnya. (gjm)