Beranda blog Halaman 482

Pemkot Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (28/10). Wali Kota, Tatong Bara, bertindak sebagai inspektur pada upacara yang dihadiri pimpinan dan Anggota DPRD Kotamobagu, unsur Forkopimda, jajaran SKPD, serta diikuti jajaran ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini adalah “Bersatu Kita Maju”. Tema itu diambil sebagai penegasan kembali komitmen yang telah dibangun pada pemuda yang diikrarkan pada Tahun 1928 dalam sumpah pemuda. Bahwa dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

 

“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor Pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap wali kota saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

“Kalau pemuda generasi dulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial, suku, agama, ras dan antar golongan menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,” ujar wali kota.

 

Di akhir sambutan wali kota mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-91 untuk seluruh Pemuda di Kota Kotamobagu. “Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91. Semoga kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita, dan semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua,” sebut wali kota. (gjm)

Wali Kota Irup Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-91

Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan kegiatan Upacara dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91, Tahun 2019.

Pada kesempatan tersebut, Wali kota Kotamobagu yang membacakan Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik, Dr. Zainudin Amali, menyampaikan bahwa, Hari Sumpah Pemuda ke – 91 kali ini mengambil Tema, Bersatu Kita Maju.

“Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para Pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda, bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita – cita bangsa,” ujar Wali kota.

Disampaikannya lagi bahwa, Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi Pemuda menjadi keharusan karena di tangan Pemudalah Indonesia bisa lebih maju.

“Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan Inovasi, Kreativitas yang tinggi, Mandiri, Inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91 Tahun yang dirangkaikan dengan kegiatan Apel Korpri dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu tersebut, juga dihadiri Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag, para Anggota DPRD Kota Kotamobagu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, Organisasi Kepemudaan, ASN, serta Aparat Pemerintah Desa dan Kelurahan se – Kota Kotamobagu. (advertorial)

Alcohol And Heart Health

Prompt treatment can help prevent the disease from getting worse and developing into a more serious condition, such as congestive heart failure . The left ventricle is dilated and left ventricular systolic function is severely impaired in a diffuse fashion. The visually estimated LV ejection fraction is in the 20% range. Mathews EC, Gardin JM, Henry WL, Del Negro AA, Fletcher RD, Snow JA, Epstein SE. Echocardiographic abnormalities in chronic alcoholics with and without overt congestive heart failure.

  • In extreme cases, it can cause acute liver failure where the patient would develop severe acute liver injury with encephalopathy and impaired synthetic function.
  • The mainstay for treatment is complete abstinence from alcohol.
  • A clear dose-related effect has been established with ethanol consumption, with gender, and some specific gene polymorphisms being factors of increased susceptibility to alcohol-induced muscle damage.

It is characterized by ventricular dilation and impairment in cardiac function. ACM represents one of the leading causes of non-ischemic dilated cardiomyopathy. The major alcoholic cardiomyopathy risk factor for developing ACM is chronic alcohol use; however, there is no cutoff value for the amount of alcohol consumption that would lead to the development of ACM.

Although this type can affect people of all ages, it occurs most often in middle-aged people and is more likely to affect men. The most common cause is coronary artery disease or heart attack.

Similar Articles In Pubmed

In cases where the damage to the heart is severe, the chances of complete recovery are low. Once the damage is considered irreversible, it’s difficult for the heart and rest of the body to recover. It’s important to note that alcoholic cardiomyopathy may not cause any symptoms until the disease is more advanced.

alcoholic cardiomyopathy

Some doctors will advise people with any form of heart failure not to drink alcohol. People who misuse alcohol over a long period can develop alcoholic cardiomyopathy.

Alcoholic And Diabetic Cardiomyopathies

In light of the available data, new studies will help to clarify the current prognosis of ACM compared to DCM and to determine prognostic factors in ACM that might differ from known prognostic factors in DCM. One of the few papers analysing genetic susceptibility in ACM was published by Fernández-Solà et al in 2002.

For those who do not have inherited cardiomyopathy, abstaining from or drinking rarely will severely reduce and, in most cases, prevent you from getting this disease. Staying away from alcohol will increase your chances of being able to avoid having cardiomyopathy. A person can get it genetically, as a side effect from other diseases, or when toxins, https://ecosoberhouse.com/ like alcohol, are introduced to the body. Since genetics can play a part in developing cardiomyopathy, those who are already predisposed to the condition and have a long-term alcohol problem may develop the disease more easily. Our reviewers are credentialed medical providers specializing in addiction treatment and behavioral healthcare.

If you have the condition, your health care provider might recommend that your family members be checked. In some people, the condition worsens quickly; in others, it might not worsen for a long time. This is an open access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-Non Commercial-No Derivatives License 4.0 (CCBY-NC-ND), where it is permissible to download and share the work provided it is properly cited. The work cannot be changed in any way or used commercially without permission from the journal.

Harvard Health advises that fluid retention can be life threatening for a person with a history of heart failure. Because alcohol is high in calories, it can contribute to weight gain.

Your doctor might prescribe medicines that lower blood pressure, such as ACE inhibitors, beta-blockers, and calcium channel blockers. Another medicine typically prescribed is antiarrhythmic agents, which help prevent an irregular heartbeat. Additional drugs used to treat cardiomyopathy are aldosterone blockers, diuretics, blood thinners, and corticosteroids. This diet may consist of lean meats and fish, beans, and low-fat dairy products. You will also want to increase your fruit and vegetable intake and make sure at least half of your grain intake comes from whole-grain products.

Cardiac Catheterization

Alcohol use is an important cause for non-ischemic cardiomyopathy and accounts for 10% of all cases of dilated cardiomyopathies. Explain the importance of improving care coordination among interprofessional team members to improve outcomes for patients affected by ACM. Marriott HJL. Electrocardiographic abnormalities, conduction disorders and arrhythmias in primary myocardial disease. Resveratrol levels and all-cause mortality in older community-dwelling adults.

Measuring blood alcohol concentration in an acute intoxication gives baseline information but does not permit deductions to chronic misuse. Markers for chronic alcohol consumption rely on liver enzymes such as gamma-glutamyltransferase , glutamic oxalacetic transaminase , and glutamic pyruvic transaminase . Elevations of the transaminases , especially a ratio of GOT/GPT higher than 2 might be indicative of alcoholic liver disease instead of liver disease from other etiologies .

  • In the 1950s, evidence began to emerge that supported the idea of a direct toxic myocardial effect of alcohol, and research during the last 35 years has been particularly productive in characterizing the disease entity of alcoholic cardiomyopathy .
  • The major risk factor for developing ACM is chronic alcohol abuse; however, there is no specific cutoff value for the amount of alcohol consumption that would lead to the development of ACM.
  • In 1819 the Irish physician Dr. Samuel Black, who had a special interest in angina pectoris described what is probably the first commentary pertinent to the ”French Paradox“ .
  • This alcoholic liver failure patient’s encephalopathy made the differential diagnosis of cardiomyopathy/heart failure even harder to entertain initially.
  • This activity describes the pathophysiology of ACM, its causes, presentation and the role of the interprofessional team in its management.

For women, heavy drinking is more than three drinks a day or more than seven drinks per week. Cameli M, Ballo P, Garzia A, Lisi M, Bocelli A, Mondillo S. Acute effects of low doses of ethanol on left and right ventricular function in young healthy subjects. Mølgaard H, Kristensen BO, Baandrup U. Importance of abstention from alcohol in alcoholic heart disease. In spite of numerous studies, the sequence of events that occur in alcohol-induced myocardial damage is still highly controversial. Although some authors contend that the initial event is the appearance of hypertrophy, the majority accept that the core event is the loss of cardiomyocytes. Alcohol can cause dehydration, making the body hold onto fluid.

Cardiac Cirrhosis Or Cirrhotic Cardiomyopathy

A review of evidence in the Nursing Times concluded that there is very little research on the effects of alcohol on people with heart failure. This article explains the link between alcohol consumption and CHF and looks at the evidence about the risks of drinking alcohol.

The mainstay of therapy for alcoholic cardiomyopathy is to treat the underlying cause, ie, to have the patient exercise complete and perpetual abstinence from all alcohol consumption. The efficacy of abstinence has been shown in persons with early disease and in individuals with more advanced disease . The pathologic and histologic findings of alcoholic cardiomyopathy are essentially indistinguishable from those of other forms of dilated cardiomyopathy . Findings from gross examination include an enlarged heart with 4-chamber dilatation and overall increased cardiac mass.

  • One of the few papers analysing genetic susceptibility in ACM was published by Fernández-Solà et al in 2002.
  • All 299 patients underwent a routine evaluation including a physical examination, 12-lead electrocardiography, 2-dimensional echocardiography, and a complete biochemical evaluation.
  • Cobalt was used as a foam stabilizer by certain breweries in Canada and in the USA.
  • Currently available data indicate that certain aspects of alcoholic cardiomyopathy are affected by the patient’s sex.

Enzymatic activity changes which are seen in the idiopathic cardiomyopathy including decreased activity of oxygen reduction mitochondrial enzymes, increased fatty acid uptake and increased lysosomal/microsomal enzyme activity can be seen. Teragaki M, Takeuchi K, Takeda T. Clinical and histologic features of alcohol drinkers with congestive heart failure. Kojima S, Wu ST, Wikman-Coffelt J, Parmley WW. Acute effects of ethanol on cardiac function and intracellular calcium in perfused rat heart. Steinberg JD, Hayden MT. Prevalence of clinically occult cardiomyopathy in chronic alcoholism. Cardiac MRI may be helpful in the differential diagnosis to hypertrophic cardiomyopathy, storage diseases, and inflammatory cardiomyopathy. For a comprehensive overview see Table1 (combined data from ).

Detecting Concealing Heart Failure In A Young Alcohol

However, if alcoholic cardiomyopathy is caught early and the damage isn’t severe, the condition can be treated. It’s very important to stick with the treatment plan and to stop drinking alcohol during recovery. The outlook for people with alcoholic cardiomyopathy varies depending on how long alcohol was abused and how much alcohol was consumed during that time.

The prevalance of alcoholic cardiomyopathy in addiction units is estimated around %. Overall data with regards to alcohol induced cardiomyopathy is insuffienct and does not illustrate significant available data. Dilated cardiomyopathy secondary to alcohol use does not have a pre-defined exposure time. Daily alcohol consumption of 80 g per day or more for more than 5 years significantly increases the risk, however not all chronic alcohol users will develop Alcohol-induced cardiomyopathy. Caution for anticoagulation is warranted due to the problems of noncompliance, trauma, and overdosage especially in hepatic dysfunction. Heberden described angina so elegantly in 1786 and also added that ”considerable relief“ through ”wine and spirituous liquors“ could be expected. This observation led to the erroneous belief that alcohol is an immediate coronary vasodilator.

People with alcoholic cardiomyopathy often have a history of heavy, long-term drinking, usually between five and 15 years. Heavy drinking is alcohol consumption that exceeds the recommended daily limits. Here, we present a case of a 41-year-old patient with heavy alcohol abuse who presented with symptoms of liver failure and was found to have heart failure which was detected via the most basic pathophysiological principle. Guillo P, Mansourati J, Maheu B, Etienne Y, Provost K, Simon O, Blanc JJ. Long-term prognosis in patients with alcoholic cardiomyopathy and severe heart failure after total abstinence. Prazak P, Pfisterer M, Osswald S, Buser P, Burkart F. Differences of disease progression in congestive heart failure due to alcoholic as compared to idiopathic dilated cardiomyopathy.

Morin Y, Roy PE, Mohiuddin SM, Taskar PK. The influence of alcohol on viral and isoproterenol cardiomyopathy. Potter JF, Beevers DG. Pressor effect of alcohol in hypertension. Sandusky GE, Henk WG, Roberts ED. Histochemistry and ultrastructure of the heart in experimental cobalt cardiomyopathy in the dog. Alcohol consumption, mild cognitive impairment, and progression to dementia. This article quotes studies with human participants or animals.

Behavioral therapies can also help a person learn how to be more self-sufficient. Support groups are helpful as they are made up of peers who can offer encouragement and tips for remaining sober, and they can also provide a healthy social outlet. Our patients tell us that the quality of their interactions, our attention to detail and the efficiency of their visits mean health care like they’ve never experienced.

Brown co-authored one of the few studies that looked into it. It showed that people 65 and older who had heart failure and drank moderately lived an average of about a year longer than those who never drank.

Alcohol And Heart Disease

Becoming sober can be a challenging feat for some people, but with an outcome like a complete reversal, it will be worth the hard work. You must make changes in your diet and focus on exercise if you want the chance of reversing such a serious disorder. Doctors may also prescribe ACE inhibitors or beta-blockers to manage your high blood pressure. HIPAA Compliancy Group offers the HIPAA Seal of Compliance to healthcare providers that meet exceptional quality care standards in the behavioral health industry. By partnering with the Compliancy Group, we are demonstrating both our commitment to high-quality behavioral healthcare, as well as the importance we place on our patients’ privacy and personal health information. An alcohol addiction rehab program includes behavioral therapies and counseling sessions to help individuals learn healthy habits, coping mechanisms for stress and cravings, and tools for preventing relapse.

In the event of excess consumption, problem drinking, or deleterious consequences of drinking, recommendations for alcohol consumption should be revised. Many beverages contain alcohol in varying amounts, necessitating standardization of the quantity of alcohol contained in various drinks. In general, the amount of absolute alcohol in grams is determined by the number of beverages consumed per day times the amount of alcohol in each beverage.

Pedagang Kuliner di Jalan Kartini Siap-siap Dipindah ke Eks RSUDB

Lokasi eks RSUDB yang akan dijadikan sebagai pusat kawasan kuliner.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana merelokasi pedagang kuliner di Jalan Kartini ke eks Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB). Relokasi pedagang itu dilakukan setelah pembangunan kawasan kuliner rampung dalam beberapa beberapa bulan ke depan.

“Semua pedagang kuliner di Jalan Kartini akan dipindahkan di situ. Mereka sudah membuat pernyataan bahwa siap pindah ke situ,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, kemarin.

Ia mengungkapkan, relokasi pedagang itu dimaksudkan agar semua pedagang kuliner terfokus pada satu titik, sehingga aktivitas jual-beli kuliner hanya berada dalam satu kawasan saja. “Lokasinya strategis karena berada di pusat kota dan memiliki area parkir yang luas sehingga takkan mengganggu arus lalu lintas,” ungkapnya.

Pembangunan kawasan kuliner itu sudah dimulai. Anggarannya sebesar Rp455 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pengerjaan proyek tersebut ditargetkan rampung akhir tahun ini. (gjm)

Dinas Kominfo Boltim “Tambah Ilmu” di Kotamobagu

Sekretaris Dinas Kominfo Boltim, Udel Simbala, diwawancarai wartawan saat berada di Kantor Dinas Kominfo Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu dipilih sebagai tempat tujuan study banding terkait manajemen kerja sama dengan media massa oleh Dinas Kominfo Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Rekomendasinya ke Kota Kotamobagu. Karena saat ini memang Kotamobagu menjadi menjadi salah satu daerah yang sudah baik dalam mengelola kerja sama dengan media massa, baik dari sisi administrasinya maupun konsep kerja sama dan teknis penyebarluasan informasi pemerintah melalui media,” kata Sekretaris Dinas Kominfo Boltim, Udel Simbala, saat berada di Kantor Dinas Kominfo Kotamobagu.

Hasil study yang didapat di Kota Kotamobagu katanya akan diadopsi kemudian diterapkan di Boltim mulai tahun anggaran 2020. “Termasuk tahun depan itu syarat media dan kompetensi wartawan juga akan kita terapkan,” ujarnya.

Kepala Bidang Statistik Informasi Komunikasi Publik (SIKP) Dinas Kominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii, mengaku pihaknya selalu terbuka dengan daerah lain terkait sharing informasi yang berkaitan dengan pengelolaan manajemen kerja dengan media massa. “Pokok pembahasan kita tadi seputar informasi soal kerja sama dengan media cetak dan media online. Tentu kita menyambut baik dan mengapresiasi Dinas Kominfo Boltim yang sudah datang ke sini,” sebutnya. (gjm)

Pengembangan Kawasan Pertanian Sesuai Jenis Tanaman Unggulan

Muljadi Suratinoyo

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus menggenjot sektor pertanian sebagai salah satu unggulan di Kota Kotamobagu. Salah satu yang dilakukan adalah pengembangan kawasan pertanian organic berdasarkan wilayah.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian, Ramjan Mokoginta, mengatakan pengembangan kawasan pertanian organic itu disesuaikan dengan clushter unggulan di tiap wilayah. Ia mencotohkan, di Kecamatan Kotamobagu Utara cocok dengan tanaman Kakao, maka pusat pengembangan tanaman jenis itu akan dipusatkan di wilayah tersebut. “Begitu juga dengan wilayah lain. Kalau di Kecamatan Kotamobagu Selatan cocok dengan Kopi Arabika, maka akan kita fokuskan di sana. Kita lakukan begitu agar pengembangan sektor pertanian bisa lebih terarah,” katanya.

Selain mengembangkan kawasan pertanian, hal lain yang juga dilakukan Dinas Pertanian adalah memandu petani untuk mengarah ke sistem organik. “Kalau organic itukan ada jaminan kesehatannya. Tanaman tidak dicampurkan pupuk kimia. Untuk itu kita dorong agar semua petani beralih ke sistem organic,” ujarnya. (gjm)

Begini Penjelasan Tim Pansel Soal Pelantikan Pejabat Hasil Seleksi JPT Pratama

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi (Pansel) sudah mengumumkan hasil uji kompetensi seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah. Dalam pengumuman nomor: 14/Pansel-KK/X/2019 yang ditandatangani Ketua Pansel, Sande Dodo, tertuang tiga besar nama peserta yang mendapatkan nilai tertinggi atas penilaian semua tahapan.

Meski sudah diumumkan, namun siapa pejabat yangg akan dilantik serta waktu pelantikannya, belum bisa diketahui. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Waktu pelantikan belum diketahui, karena tergantung rekomendasi KASN,” kata Anggota Tim Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel), Dedy Afandi Iman.

Permohonan wali kota terkait pelantikan pejabat hasil seleksi JPT Pratama diagendakan akan dibawa ke KASN pekan depan. “Insya allah minggu depan itu (permohonan ke KASN) akan dibawa,” ujarnya.

Nama-nama yang diumumkan itu berdasarkan hasil pleno Tim Pansel yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado. Tiga nama di tiap formasi juga telah diserahkan ke wali kota sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). “Untuk memilih siapa diantara tiga nama itu adalah hak prerogative wali kota selaku PPK,” ungkapnya. (gjm)

Tiga Pimpinan DPRD Bolmong Dilantik

Tiga Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang  Mongondow (Bolmong) periode 2019-2024, dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah itu melalui sidang paripurna yang dilaksanakan Kamis (24/10).

Tiga pimpinan DPRD yang dilantik dan diambil sumpah adalah; Welty Komaling sebagai Ketua DPRD, serta Sukron Mamonto dan Abdul Kadir Mangkat masing-masing sebagai Wakil Ketua DPRD.

Ke-tiga pimpinan DPRD yang dilantik itu bersumpah dan berjanji akan bekerja dengan sungguh-sungguh, mengutamakan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, perseorangan serta golongan. Ketiganya juga berjanji dan bersumpah akan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Usai diambil sumpah janji, Ketua DPRD, Welty Komaling, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga pelantikan dan pengambilan sumpah janji pimpinan DPRD Bolmong itu bisa terlaksana. Ia juga berharap, agar tercipta sinergitas dan saling mendukung antar sesama anggota DPRD dalam menjanlankan tugas.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah disaksikan Bupati yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, Sekretaris Daerah Tahlis Galang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bolmong serta sejumlah tamu dan undangan lainnya. (advertorial)

Tiga Triwulan, Nilai Investasi Tembus 71,8 miliar

Noval Manoppo
Noval Manoppo

ZONA KOTAMOBAGU – Gairah investasi di Kota Kotamobagu terus meningkat. Dari catatan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), total nilai investasi sejak Januari hingga Agustus mencapai Rp71,8 miliar.

Kepala DPMPTSP, Noval Manoppo, mengatakan nilai investasi yang ditargetkan tahun ini sebesar Rp100 miliar. Ia  optimis, angka tersebut bisa dicapai dengan melihat progres dan capaian hingga akhir triwulan III lalu. “Kalau diakumulasikan dengan Bulan September dan Oktober, angkanya sudah hampir 100 miliar. Kita yakin sampai akhir tahun nanti angkanya bisa di atas angka itu (100 miliar),” katanya.

Nilai investasi yang ditargetkan pemerintahan Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TB-NK) sebagai wali kota dan wakil wali kota sebesar Rp7 triliun. Target itu lebih tinggi dibandingkan periode pertama Wali Kota, Tatong Bara, yang hanya Rp3,5 miliar. Investasi yang masuk rata-rata bergerak di bidang jasa dan perdagangan. Hal itu sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota yakni; Kota Kotamobagu Sebagai Kota Model Jasa dan Pusat Perdagangan di Kawasan Bolaang Mongondow Raya.

“Untuk periode pertama target nilai investasi berhasil dicapai, bahkan lebih. Ini kita didapat karena berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah kepada para pelaku usaha. Untuk periode kedua wali kota ini, kita yakin bisa dicapai. Tentu ada banyak terobosan yang kita lakukan agar gairah investasi terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Ditambahkannya, Pemkot sangat terbuka dengan kehadiran setiap investor yang datang berinvestasi di Kota Kotamobagu. Namun katanya, berbagai ketentuan terutama soal perijinan harus dipatuhi. “Pemerintah terbuka dengan siapa saja yang ingin berinvestasi di sini, karena dampaknya pasti pada peningkatan ekonomi masyarakat. Tapi catatannya, harus patuh terhadap semua aturan yang berlaku.” Tambahnya. (gjm)

10 Parpol Terima 680 juta Banpol, ini Rinciannya

Hendra Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Dana Bantuan Politik (Banpol) untuk Partai Politik (Parpol) peraih kursi di DPRD Kota Kotamobagu, segera dicairkan. Hal ini diutarakan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hendra Makalalag.

Menurutnya, pihaknya tinggal menunggu pengajuan permintaan pencairan dari masing-masing Parpol. Adapun mekanisme pencairannya dilakukan dalam dua tahap. Tahap I untuk delapan Parpol peraih kursi di DPRD Kota Kotamobagu periode 2014-2019, sedangkan tahap II, adalah milik 10 Parpol peraih kursi periode 2019-2024. “Anggarannya sudah tersedia, dan siap dicairkan,” kata Hendra, kemarin.

Besaran Banpol yang diterima tiap Parpol disesuaikan dengan perolehan suara masing-masing berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Satu suara seharga Rp9.700 yang dikalikan total suara parpol. Untuk periode 2014-2019, Parpol peraih suara terbanyak adalah PAN dengan nilai Rp190.061.800. Sedangkan di periode 2019-2024 adalah PDI Perjuangan dengan nilai Rp170.933.400.

“Diharapkan partai politik segera memasukan proposal pemintaan Banpol agar cepat terealisasi, apalagi ini sudah akhir tahun,” imbaunya. (gjm)

Rincian Banpol Tiap Parpol Peraih Kursi di DPRD Kota Kotamobagu Periode 2019-2024

Nama ParpolPerolehan SuaraNilai Banpol
Golkar8.577Rp83.196.900
PAN3.612Rp35.036.400
PDI Perjuangan17.622Rp170.933.400
Demokrat4.958Rp47.092.600
PKB6.950Rp67.415.500
PKS3.633Rp35.240.100
PPP1.893Rp18.362.100
Hanura6.417Rp62.244.900
Gerindra2.387Rp23.153.900
Nasdem14.108Rp136.847.600
TOTAL70.157Rp680.522.900

***Sumber: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kotamobagu