Beranda blog Halaman 483

Operasi Zebra Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Operasi zebra yang dilakukan tim gabungan di depan Paris Superstore.

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu menggelar operasi lalu lintas bersandikan ‘Operasi Zebra Samrat 2019’. Operasi tersebut digelar 14 hari dimulai 23 Oktober sampai 5 November.

“Pagi tadi gelar pasukan dipimpin bapak Kapolres Kotamobagu yang dihadiri instansi terkait, antara lain Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, Samsat, Denpom serta seluruh kapolsek jajaran dan perwakilan personil,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Kotamobagu, Ipda Agus Julianto.

Dikatakannya, dalam gelar pasukan tersebut Kapolres menekankan agar dalam penindakan nanti di lapangan, harus dengan cara humanis, profesional serta tidak ada kolusi dan nepotisme. “Dalam operasi zebra samrat 2019 melibatkan 50 personel, sasaran penindakan seperti kelengkapan surat kendaraan, kelengkapan pribadi, helm harus standar nasional, tidak menggunakan handphone dalam berkendara, tidak dalam pengaruh alkohol serta roda empat wajib menggunakan sabuk pengaman,” ujarnya.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Kotamobagu menghimbau kepada masyarakat untuk patuh dan taat dalam berlalu lintas. “Imbauan juga kepada generasi millenial, tidak dibenarkan mengemudi apabila belum memiliki SIM. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” ucapnya.

Pada Operasi Zebra Samrat 2019 yang digelar, Rabu (23/10) tadi, Satlantas Polres Kotamobagu menggelar operasi ditiga titik yakni Jalan Adampe Dolot, jalur dua Paloko Kinalang dan Kawasan Tertib Lalu Lintas depan Paris Superstore.

Adapun pelanggar lalu lintas yang terjaring operasi sebanyak 47 pelanggar. Rata-rata pelanggaran karena tak memiliki dokumen atau surat kendaraan. “Untuk pelanggar yang tidak memakai helm, tak ada kaca spion, kita tahan SIM dan STNK-nya. Sementara bagi kendaraan yang tidak memiliki surat-surat serta tidak ada plat nomor, kendaraannya kita tahan di Kantor Satlantas,” ujar Agus. (gjm)

Prihatin Kasus Kekerasan Terhadap Guru, Begini Imbauan Asisten III Setda Kotamobagu

Adnan Massinae

ZONA KOTAMOBAGU – Kasus penganiayaan menggunakan barang tajam yang dialami seorang guru di salah satu sekolah di Sulawesi Utara, mendapat tanggapan dari Assiten III Sekretariat Daerah (Setda), Adnan Massinae.

Mantan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) itu berharap kasus serupa tidak sampai terjadi di Kota Kotamobagu. “Kita harap kejadian seperti ini tidak terjadi di Kotamobagu,” harapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian itu, ia mengingatkan meminta Dinas Pendidikan untuk lebih meningkatkan atau mengarahkan lagi masalah kurikulum di sekolah tentang kegiatan-kegiatan siswa, serta pola pendekatan antara guru dan orang tua murid.

“Pola ini harus dilakukan disetiap sekolah di Kotamobagu, agar guru dan orang tua bersama-sama mendidik anak. Sebab guru tidak cukup mendidik anak begitu juga orang tua, karena 8 jam anak-anak di sekolah. Sehingga lingkungan keduanya itu yang akan mempengaruhi tingkat pola anak-anak,” ujar Adnan.

Lanjutnya, bagi para orang tua dan masyarakat agar jangan sampai membiarkan anak-anak lepas dari kendali, seperti hidup sendiri, minum minuman keras, terbiasa dengan rokok pada saat anak masuk diusia remaja.

“Makanya yang sangat penting pengendalian di bidang agama. Sebab anak-anak sekarang tingkat emosinya labil. Apalagi tingkat SMP/SMA masa puber mereka yang harus dikendalikan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai sosial budaya yang baik,” kata Adnan.

Dirinya menekankan, kepada Dinas pendidikan harus lebih meningkatkan lagi dan mengarahkan kurikulum dipembinaan agama serta sosial budaya. “Pengenalan lingkungannya, dan kemudian banyak bersosialisasi antara orang tua dan guru untuk lebih mengenal karakter anak-anak didik bagaimana dia sekolah,” imbuhnya.

Mantan Penjabat (Pj) Sekda Kotamobagu ini, juga menghimbau bagi sekolah-sekolah agar lebih proaktif dan sering mengundang orang tua murid. “Jadi setiap ada persoalan dari anak-anak, orang tua langsung diundang untuk membicarakan karakter anak tersebut agar tidak ada mis komunikasi antara siswa dan orang tua,” imbaunya.

Adnan juga berharap, para orang tua murid juga harus memahami kinerja guru, misalnya anak-anak dibina, dibimbing atau dihukum kecil-kecilan, gurunya harus dibantu untuk memahami anaknya. “Setelah sampai di rumah diingatkan ke anak-anak bahwa guru kamu itu betul, karena tugasnya untuk membimbing. Kemudian orang tua harus memahami bahwa 8 jam anak di sekolah harus diserahkan sepenuhnya ke guru. Dan guru juga harus memahami bahwa tugasnya mendidik, tidak serta merta melakukan tindakan yang tidak baik, dan harus mengetahui karakter anak didiknya,” tutur Adnan.

Selain itu kata Adnan, guru dan para orang tua juga harus memantau setiap aktifitas anak-anak ketika sudah pulang sekolah. “Sekarang banyak anak-anak pulang sekolah belum tentu mereka langsung ke rumah. Kadang singgah di warnet, kongko-kongko, apalagi di media sosial sangat mempengaruhi pola pikir mereka,” ujarnya.

Ditambahkannya, kepada tenaga pendidik diharapkan agar pada lima menit terakhir sesi pembelajaran akan berakhir, supaya dikeluarkan himbauan kepada para siswa kalau pulang sekolah langsung ke rumah masing-masing.

“Jika sudah sampai dirumah, cium tangan orang tua dan lain sebagainya. Jadi lima menit terakhir gurunya menjadi orang tua murid, sampaikan bahasa bahasa yang baik, jangan hanya jadi pendidik tapi jadi orang tua juga. Saya berharap dinas pendidikan juga harus memperhatikan kesejahteraan para tenaga pendidik, mudah-mudahan pemerintah daerah punya dana lebih untuk memperhatikan kesejahteraan para guru,” tukasnya. (gjm)

Kotamobagu Miliki Lima Potensi Wisata Air Terjun

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu mengoleksi lima titik air terjun yang berpotensi dikembangkan menjadi objek wisata alam. Ke-lima titik air terjun itu adalah; Air Terjun Molimpungan di Desa Kobo Kecil, Air Terjun Mongkonai di Kelurahan Mongkonai Barat, Air Terjun Batu Putih di Desa Bilalang I serta Air Terjun Boliangonan dan Mobuya di Desa Poyowa Besar I.

“Dari survey yang dilakukan tim dari KPHP Unit II Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Dinas Kehutanan Provinsi Sulut lalu, ada lima titik air terjun yang berpotensi untuk dikembangkan dan dijadikan destinasi wisata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Parwisata (Disbudpar), Agung Adati.

Ia mengungkapkan, ke lima titik air terjun tersebut akan dikembangkan namun dilakukan secara bertahap. Air Terjun Molimpungan menjadi prioritas. Bahkan untuk mengembangkan air terjun yang berlokasi di Desa Kobo Kecil itu, Disbudpar sudah melakukan berbagai upaya termasuk strategi pengembangannya. Tak hanya itu, Dinas Pariwisata Provinsi Sulut juga telah datang melakukan survey sekaligus berkoodinasi dengan Pemkot terkait anggaran pengembangannya. “Intinya semua akan kita perhatikan, tapi dilakukan secara bertahap,” ungkapnya. (gjm)

Dinas Kominfo Sulut Kunjungi Kotamobagu, ini Tujuannya

Rombongan dari Dinas Kominfo Provinsi Sulut saat berada di ruang data center Dinas Kominfo Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu, menerima kunjungan kerja dari Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (22/10).

Kedatangan tim dari Diskominfo Sulut tersebut, diterima Kepala Bidang (Kabid) SIKP Fahri Damopolii dan Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Ilaludin Assi di Kantor Diskominfo Kotamobagu.

Kepala Diskominfo Ahmad Yani Umar melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Diskominfo Kotamobagu, Ilaludin Assi, mengatakan maksud kedatangan tim dari Diskominfo Sulut tersebut, terkait pengumpulan data sektoral SKPD yang ada di Kotamobagu.

“Kedatangan mereka untuk mempelajari serta mengumpul data statistik sektoral yang nantinya dibawa ke provinsi untuk dilakukan pengembangan dalam aplikasi satu data se-Provinsi se Sulut,” ujar Assi.

Kabid SIKP, Fahri Damopolii menambahkan, saat ini Pemkot Kotamobagu sudah memiliki website statistik dan e-data base daerah.

“Dalam website ini sudah memuat data sektoral dan data base yang setiap tahunnya dilakukan pemutahiran data,” tutur Fahri.

Sementara itu, Kepala Bidang Publik Diskominfo Sulut, Ivonne Kawatu, menjelaskan selain mengumpul data statistik sektoral, kunjungan mereka di Kantor Diskominfo Kotamobagu, sekaligus meninjau data center Kotamobagu.

“Ternyata di Kotamobagu perkembangan command center sudah sangat baik. Kemudian pelayanan-pelayanannya juga sudah baik. Jadi kami dari Diskominfo Sulut datang melihat, ternyata disini sudah lebih bagus dari daerah lain,” ucapnya. (gjm)

Dinas Kominfo Tambah Empat CCTV, Ini Lokasi Pemasangannya

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, saat berada di salah satu lokasi pemasangan CCTV.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali menambah empat unit Closed Circuit Television (CCTV) tahun ini, untuk dipasang di empat lokasi berbeda.

Kepala Bidang Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK), Syarif Tongkukut, menjelaskan lokasi pemasangan CCTV itu berada di pusat-pusat keramaian yang ada di wilayah Kota Kotamobagu. “Itu kita pasang di simpang empat Kelurahan Molinow, pintu masuk-keluar Kotamobagu di Mongkonai, simpang empat Kelurahan Matali dan simpang tiga depan Kantor Sat Lantas,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Kominfo juga telah memasang lima unit CCTV di sejumlah titik. Dengan demikian, total ada sembilan unit CCTV yang memantau aktivitas masyarakat terutama di titik-titik yang menjadi pusat keramaian.

“Pemasangan CCTV ini akan sangat membantu pemerintah dalam mengawasi dan memonitoring kondisi wilayah. Ini juga membantu masyarakat dari sisi keamanan, dan bahkan dapat memudahkan pihak kepolisian dalam mengungkap modus kejahatan,” ujarnya. (gjm)

Pekan ini, Pimpinan DPRD Bolmong Dilantik

Yahya Fassa

ZONA POLITIK – Pelantikan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow (Bolmong) periode 2019-2024, diagendakan pekan ini. Sekretariat Dewan (Setwan) saat ini sementara merampungkan semua hal yang dibutuhkan pada pelantikan itu, termasuk soal Surat Keputusan (SK) masing-masing pimpinan DPRD.

“Hari ini SK pimpinan DPRD akan dijemput di Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan), Yahya Fassa.

Lanjutnya, agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu sudah dikoordinasikan dengan pimpinan DPRD. “Kita sudah koordinasi dengan ketua. Mudah-mudahan jika tidak ada halangan Hari Kamis (pekan ini) pelantikannya,” tambahnya. (gjm)

Proyek Fisik Dandes Moyag Berjalan Lancar

TPK dan TPKD Desa Moyag saat mendampingi auditor BPKP Perwakilan Sulut memeriksa kegiatan fisik yang dibiayai Dandes Tahun 2019.

ZONA KOTAMOBAGU — Pengerjaan proyek fisik yang dibiayai Dana Desa (Dandes) di Desa Moyag, berjalan lancar dan tak ada kendala. Hal ini sesuai hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara yang dilakukan Kamis (17/10) pekan lalu.

“Alhamdulillah, dari pemeriksaan BPKP semua tidak ada masalah,” kata Sekretaris Desa (Sekdes), Maskur Gumalangit.

Audit yang dilakukan BKPP itu menyasar kegiatan fisik tahun 2019 yang meliputi; pembangunan gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), pekerjaan rehab jalan rabat beton dan Jalan Usaha Tani (JUT). “Untuk rehab jalan rabat beton di RT 10 alhamdulillah sudah 100 persen. Kemudian untuk pembangunan BPU dan jalan usaha tani insya allah rampung Desember,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur yang sudah dan sedang dalam pengerjaan itu merupakan kebutuhan masyarakat yang tujuannya adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Selain mengaudit pekerjaan fisik, BPKP juga memeriksa administrasi pengelolaan Dandes. “Alhamdulillah tidak ada kendala saat pemeriksaan,” ujar Kaur Keuangan, Osen Mamonto. (gjm)

Pansel Plenokan Hasil Seleksi JPT Pratama

Foto bersama Tim Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama usai pleno penetapan tiga besar hasil seleksi di Kantor BKN Regional XI, Manado, kemarin.

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), memasuki babak akhir. Senin (21/10), Panitia Seleksi (Pansel) sudah menggelar pleno terkait penetapan tiga besar hasil penilain atas pelaksanaan semua tahapan seleksi. Pleno dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado.

“Tiga nama (hasil pleno) akan diumumkan setelah dikoordinasikan dengan wali kota selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian),” kata Anggota Tim Sekretariat Pansel, Dedy Afandy Iman.

Pleno yang dilakukan Pansel itu adalah untuk sepuluh formasi jabatan yang dilelang. Ke-sepuluh formasi jabatan itu sudah termasuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang tahapannya begulir belakangan. “Yang diplenokan semua (10 formasi jabatan),” sebutnya. (gjm)

Pantau Disiplin ASN, Wawali Sidak SKPD

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat sidak di Dinas Kominfo.

ZONA KOTAMOBAGU —Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (21/10).

Sidak yang dilakukan bersama Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) itu diawali  di Dinas Komunikasi dan Informatika, kemudian dilanjutkan ke perangkat daerah di lingkup Sekretariat Daerah yakni Bagian TUP, Bagian Tapem, Bagian Umum, Bagian Hukum, LPSE, Bagian Ekbang, Bagian Kesos, BKPP, BPKD, dan  berakhir di  Dinas PUPR dan Dinas PRKP Kota Kotamobagu.

Dalam sidak itu, didapati sejumlah ASN tidak berada di tempat saat jam kerja sudah dimulai.

Disela-sela sidak, wawali meminta kepada seluruh ASN untuk selalu meningkatkan kedisiplinan dan menanamkan rasa tanggung jawab dengan hadir tepat waktu, dan melaporkan kepada pimpinan apabila meninggalkan kantor karena ada keperluan penting yang harus dilaksanakan.

“Dan apabila ijin atau sakit harus melampirkan surat keterangan. Selain itu pimpinan OPD juga harus sering mengawasi dan memonitoring kinerja bawahannya,” ucap wawali.

Wawali juga menambahkan  ASN yang ditemukan tidak berada di tempat pada saat jam kerja tanpa ada alasan jelas akan diberikan sanksi tegas. “Yang tidak berada di tempat pada saat jam kerja akan diberikan sanksi disiplin yang tegas,” ungkapnya.(gjm)

Bolmut Rekrut 190 CPNS, Ini Rincian Formasinya

Khristanto Nani

ZONA BOLMUT —  Pendaftaran CPNS 2019 di depan mata. Khususnya putra putri Daerah baiknya segera bersiap karena, Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019.

BKN telah mengumumkan dalam seleksi CPNS tahun 2019, sebanyak 197.117 formasi akan dibuka dengan rincian Instansi Pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemda).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Khristanto Nani, S.TTP, mengatakan Pelaksanaan pengisian penetapan kebutuhan PNS, dilakukan oleh PPK Kabupaten (Bolmut) dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sesuai Diktum kedua KepmenPANRB 350/2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Anggaran 2019. “Dan khusus untuk Bolmut mendapatkan kuota 190 formasi CPNS. Rinciannya tenaga pendidikan 56 formasi, tenaga kesehatan 95 formasi dan tenaga teknsi 39 formasi,” jelasnya. (Rendi)