Tim penilai Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas saat tiba di Puskesmas Gogagoman.
ZONA KOTAMOBAGU – Tim penilai Puskesmas Ramah Anak menilai kelayakan Puskesmas Gogagoman mendapatkan penghargaan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) tahun 2019, Kamis (4/7). Rombongan tim penilai yang berasal dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) itu disambut Asisten I, Teddy Makalalag, sejumlah pimpinan SKPD dan jajaran Dinas Kesehatan.
“Puskesmas Gogagoman ini mewakili Sulawesi Utara pada penilaian Puskesmas ramah anak. Se-Indonesia hanya 20 Puskesmas yang dinilai. Salah satunya ada Puskesmas Gogagoman,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitti Rafiqah Bora.
Ia mengungkapkan, kedatangan tim penilai itu adalah untuk meninjau kelayakan sekaligus melihat kondisi Puskesmas serta fasilitas ramah anak yang ada di Puskesmas tersebut. “Banyak indikator penilaiannya, termasuk soal pelayanan dan ketersediaan fasilitas ramah anak,” ungkapnya.
Ia berharap, Puskesmas Gogagoman bisa mendapatkan penghargaan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas. “Mudah-mudahan setelah penilaian ini, Puskesmas Gogagoman bisa mendapat nilai yang baik dan insya allah mendapatkan penghargaan Puskesmas Ramah Anak,” harapnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – 2.825 dari 90.325 wajib KTP di Kota Kotamobagu belum mengantongi e-KTP. Meski tinggal sedikit, namun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) tetap berupaya agar semua wajib KTP bisa segera memiliki dokumen kependudukan tersebut.
Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Ruslan Adiwijaya Malah, mengatakan wajib KTP yang belum memiliki e-KTP mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi adanya momen politik pada 17 April lalu. “Memang pengaruh Pileg itu cukup besar, apalagi pemilih yang tidak memiliki e-KTP tidak bisa menyalurkan hak pilihnya. Sehingga jelang pemilihan, banyak yang datang melakukan perekaman,” katanya.
Ia mengungkapkan, akan terus memaksimalkan perekaman e-KTP. Selain pelayanan di kantor, pihaknya juga turun ke tiap desa dan kelurahan. “Kita jemput bola dengan turun ke desa dan kelurahan serta sekolah-sekolah. Jadi tidak hanya pelayanan di kantor saja,” ungkapnya.
Ia berharap, wajib KTP yang belum memiliki e-KTP segera datang ke kantor melakukan perekaman. “Data kependudukan itu dinamis. Selalu berubah-ubah setiap saat. Tapi harapan kita semua wajib KTP sudah terekam,” harapnya. (gjm)
Skor akhir pertandingan Sulut United vs Mitra Kukar. (Foto: ist)
ZONA BOLA – Sulut United FC berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar dalam lanjutan Liga II 2019 Wilayah Timur yang digelar di Stadion Klabat, Manado, Selasa (2/7). Dua gol kemenangan dicetak Martinus Novianto pada menit ke-25 dan Eksel Runtukahu di penghujung babak kedua. Sementara gol tim tamu dicetak Hendra Adi Bayauw.
Tensi tinggi ditunjukkan kedua tim sejak awal pertandingan. Tapi Sulut United yang tampil dihadapan ribuan pendukungnya bermain lebih ngotot dan percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan dari berbagai sisi pertahanan Mitra Kukar. Skuad besutan Herry Kiswanto (Herkis) akhirnya bisa membobol gawang Mitra Kukar yang dikawal Gerry Mandagi pada menit ke-25 melalui Martinus Novianto.
Tertinggal satu gol, tim Mitra Kukar yang bermateri pemain-pemain berpengalaman di Liga Indonesia langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, di menit ke-40 Hendra Adi Bayauw mencetak gol penyama kedudukan. Tidak ada gol lagi tercipta hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, baik Sulut United maupun Mitra Kukar yang sama-sama mengincar poin penuh di laga itu terus meningkatkan tempo permainan. Kedua tim sama-sama saling berbalas serangan. Namun dewi fortuna lebih berpihak kepada tim tuan rumah. Eksel Runtukahu yang diturunkan sejak awal pertandingan berhasil ‘meruntuhkan’ pertahanan Mitra Kukar. Bola sundulan eks Striker Kalteng Putra itu pada menit ke-91 bersarang di dalam gawang yang dikawal Gerry Mandagi yang juga putra Sulawesi Utara. Penonton yang hadir di Stadion langsung bersorak. Tak lama setelah gol itu, pertandingan berakhir. Sulut United 2, Mitra Kukar 1. (trz)
Demo massa pendukung Caleg terpilih dari Partai Demokrat Dapil I, Sukardi Sugeha, di depan Kantor DPC Partai Demokrat Kotamobagu.
ZONA POLITIK – Massa pendukung Sukardi Sugeha, Calon Legislatif (Caleg) terpilih Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) I Kotamobagu Utara-Timur, menggelar aksi damai di depan Kantor Sekretariat Partai Demokrat Kotamobagu, Jalan Diponegoro, Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, Selasa (2/7) siang.
Dalam aksi itu, para pendukung melakukan pembelaan kepada Sukardi Sugeha yang belum lama ini menerima surat peringatan pertama (SP1) oleh DPC Partai Demokrat Kotamobagu. Massa menduga, SP1 sengaja dibuat oleh Ketua DPC Partai Demokrat untuk menjegal Sukardi Sugeha sebagai Caleg terpilih pada Pemilu 17 April lalu.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Moh Lutd Sugeha, mengatakan tuduhan- tuduhan yang dilayangkan dalam bentuk SP1 kepada Sukardi Sugeha terkesan dibuat-buat. “Apalagi tuduhan ada penggelembungan suara. Terbukti itu tidak ada setelah dilakukan pungut hitung di tingkat PPK sampai KPU beberapa waktu lalu,” ujar Lutd dalam orasinya.
Aksi damai di kantor DPC Partai Demokrat Kotamobagu dikawal aparat kepolisian. Massa juga membawa spanduk dan karton bertuliskan dukungan untuk Sukardi Sugeha. “Aksi ini juga adalah mosi tidak percaya simpatisan Partai Demokrat dan masyarakat kepada ketua partai. Kami minta dia harus diturunkan karena zolim kepada kader yang jelas-jelas punya legitimasi rakyat,” ucap Lutd.
“Kami juga ingatkan, jangan rampas hak kami rakyat yang sudah memberikan suara kepada Caleg Partai Demokrat yang saat ini sudah terpilih. Jika itu terjadi, kami akan menempuh semua cara,” katanya dengan nada tinggi.
Wakil Ketua I DPC Partai Demokrat Kotamobagu, Denny Mokodompit, yang menerima massa aksi mengatakan, aspirasi mereka akan dia teruskan ke pengurus partai yang lebih tinggi. “Ini sudah jadi urusan anggota dan ketua partai. Akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya. (gjm)
Foto bersama Gubernur Olly Dondokambey dengan pemain dan jajaran official Sulut United.
ZONA BOLA – Gubernur Olly Dondokambey tersanjung dengan penampilan Tim Sulut United, yang baru saja mengalahkan salah satu tim kuat di Liga 2 Indonesia, Mitra Kukar, dengan skor 2-1. Olly yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Klabat, Selasa (2/7), tak segan memuji penampilan pemain-pemain Sulut United.
“Semangat juang para pemain patut diapresiasi. Tiga poin yang diperoleh pada pertandingan kandang hari ini akan memberi motivasi tinggi bagi pemain pemain Sulut United menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucap Olly.
Orang nomor satu di Sulut ini juga meminta seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus mendukung perjuangan Sulut United di Liga 2, agar bisa meraih prestasi membanggakan.
“Mari kita suport terus Sulut United. Jadikan tim ini sebagai pemersatu masyarakat Sulawesi Utara. Bravo Sulut United,” sebut Olly. (trz)
Kapolda Sulut dan rombongan saat tiba di Polres Minahasa.
ZONA MANADO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Polres jajaran, Selasa (2/7) pagi. Kali ini yang dikunjungi adalah Polres Minahasa.
Kedatangan Kapolda yang turut didampingi Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulut, Ny Nunuk Sigid Tri Hardjanto, Irwasda, Karorena dan Dirtahti, disambut Kapolres Minahasa, AKBP M Denny Situmorang, beserta Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa, Ny Pudji Astuti Situmorang, Pejabat Utama, staf dan Bhayangkari.
Sesaat usai penyambutan, Kapolda dan rombongan mengadakan pertemuan bersama personel Polres Minahasa, termasuk anggota Bhayangkari cabang setempat. “Saya melakukan kunjungan kerja ke sini dalam rangka bersilaturahmi dengan anggota dan Bhayangkari,” ucap Kapolda.
Selaku Pembina Bhayangkari, Kapolda juga mengucapkan terima kepada ibu-ibu atas dukungan terhadap tugas para suami anggota Polri. “Tanpa dukungan ibu-ibu, tugas bapak-bapak tidak akan maksimal. Saya sangat mengapresiasi, saya ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Jenderal berbintang dua inipun berharap, dukungan Bhayangkari tidak berhenti sampai di sini saja. Kapolda menilai Minahasa termasuk kategori wilayah yang aman, karena selama pelaksanaan rangkaian Pemilu serentak 2019, dapat berjalan aman. “Bukan hanya Minahasa, tapi seluruh wilayah di Sulut dikategorikan sebagai wilayah yang aman,” jelas Kapolda.
Kinerja yang dicapai ini, lanjutnya merupakan kontribusi dan usaha dari seluruh personel yang ada. “Mari kita jaga soliditas dan keharmonisan antara anggota kepolisian dengan masyarakat. Kita harus selalu dekat dengan masyarakat,” pungkas Kapolda mengajak. (gjm)
Wakil Bupati Amin Lasena saat tiba di lokasi kegiatan Rakorev.
ZONA BOLMUT – Wakil Bupati Bolmut, Drs Hi Amin Lasena MAP, mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penanggulangan Kemiskinan Daerah Se Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut) Tahun 2019 yang bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado. (1/19) pekan kemarin.
Rapat Koordinasi yang di hadiri oleh Para Wakil Walikota dan Wakil Bupati serta Kepala Bapelitbang se-Sulawesi Utara dibuka Oleh Asisten Pemerintahan Dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs Edison Humiang MSi. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemaparan tentang Gambaran Kemiskinan Di Provinsi Sulawesi Utara oleh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Utara Dr Ateng Hartono.
Dijelaskan bahwa Penduduk Miskin adalah Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan di bawah garis kemiskinan. Persentasi penduduk miskin itu pengeluaran terbanyak dalam hal makanan 64.13% dan non makanan 35.87%. Sedangkan penduduk tidak miskin pengeluaran terbanyak lebih ke non makanan 52.16% dan makanan 47.84%.
Dalam pemaparannya juga dijelaskan bahwa Bolaang Mongondow Utara berada di urutan ke 7 Kabupaten di Sulawesi Utara dalam tingkat jumlah penduduk miskin dimana Tahun 2016: (9.38%), Tahun 2017 (8.89%), Tahun 2018 (8.64%). (Rendi)
Calon Paskibraka Kabupaten Bolmut mengikuti seleksi tahap III.
ZONA BOLMUT – Seleksi Calon Paskibraka (Capas) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tahun 2019, memasuki tahap III. Seleksi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui tim seleksi ini dimulai Selasa (2/7).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Halifaks Olii, mengatakan pemberitahuan pelaksanaan seleksi tahap III sudah disampaikan sejak pekan lalu kepada masing-masing peserta. Adapun yang menjadi fokus penilaian pada seleksi tahap III ini adalah tes tertulis yang terdiri dari kepaskibrakaan dan pengetahuan umum. “Kemudian ada juga tes lainnya untuk mengukur kemampuan masing-masing peserta,” katanya.
Setelah seleksi tahap III akan ada pemantauan terakhir (Pantukhir) sekaligus penentuan anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus nanti. (Rendi)
Salah satu tempat usaha karangan bunga yang ada di Kota Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Bisnis karangan bunga menjadi salah satu jenis usaha yang sedang berkembang di Kota Kotamobagu. Banyaknya permintaan karangan bunga, menjadikan bisnis ini sangat potensial dan janjikan keuntungan besar.
Salah satu pelaku bisnis karangan bunga, Michael Wahani, menuturkan permintaa karangan bunga setiap hari selalu ada. Permintaan datang dari pihak swasta maupun perorangan. “Bermacam-macam permintaannya, ada untuk seminar, wisuda, pernikahan. Yang paling sering itu untuk duka,” katanya.
Ia mengakui, omset yang didapat dari bisnis karangan bunga itu cukup besar. Jika permintaan banyak, katanya dalam sehari bisa di atas Rp2 juta. “Tergantung pemesan. Biasanya kalau banyak bisa dua juta, tiga juta dan bahkan lebih. Tapi kalau datang sepi, biasanya hanya satu juta,” ujarnya.
Soal harga, ia mengungkapkan satu buah karangan bunga papan berukuran besar Rp1 juta, serta ukuran kecil Rp500 ribu. “Kemudian ada juga bentuk lainnya, itu harganya Rp250 ribu. Jadi harganya disesuaikan dengan ukuran dan bentuk serta variasi bunga,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mendorong pengembangan semua jenis usaha yang dijalankan masyarakat. “Kota Kotamobagu saat ini sedang berkembang. Ini peluang yang harus dimanfaatkan. Semua jenis usaha jika dikelola dengan baik, pasti akan berkembang,” kata Aray. (gjm)
Suasana upacara korps rapport kenaikan pangkat anggota Polri periode 1 Juli 2019 dan PNS periode 1 April 2019 di lingkungan Polda Sulut.
ZONA MANADO– Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, memiimpin upacara korps rapport kenaikan pangkat anggota Polri periode 1 Juli 2019 dan PNS periode 1 April 2019. Upacara dilaksanakan di Aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, tepat di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73, Senin (1/7/2019).
Upacara Laporan Kenaikan Pangkat tersebut diikuti oleh 140 anggota dan PNS Polri di lingkungan Mapolda Sulut yang terdiri dari anggota Polri periode 1 Juli 2019 meliputi 4 perwira naik pangkat reguler, 1 perwira naik pangkat pengabdian, bintara 101 anggota dan 34 PNS Polri untuk periode 1 April 2019 meliputi 1 personel golongan IV, 20 personel golongan III dan 13 personel golongan II.
Menurut Kapolda, kenaikan pangkat ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi personil dalam meniti karir sebagai anggota maupun PNS Polri. “Sebagai pimpinan Polda Sulut saya mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat yang saudara raih sebagai salah satu wujud penghargaan atas prestasi kerja dan jerih payah yang telah saudara lakukan selama ini,” ucap Kapolda, dalam sambutannya.
Kenaikan pangkat ini kata Kapolda tidak lepas dari peran dan dukungan keluarga. “Ini harus disyukuri sehingga menjadikan suatu kebanggaan bagi mereka serta jaga kebanggaan keluarga dengan lebih mawas diri dan terus meningkatkan kinerja ditempat saudara bertugas,” ujar Kapolda.
Ada hal yang menarik pada kenaikan pangkat anggota Polri periode 1 Juli 2019 kali ini, khususnya pada golongan bintara Polri, karena dari 101 bintara Polda Sulut yang diusulkan ke Mabes Polri, 43 bintara diantaranya mendapat percepatan masa kenaikan pangkat yaitu 34 orang mendapat percepatan 6 bulan karena pernah mengikuti dikjur, 5 orang mendapat percepatan 1 tahun karena memiliki pendidikan sarjana (S1), 4 orang mendapat percepatan 1 tahun 6 bulan karena memiliki pendidikan sarjana dan mengikuti dikjur. “Dan hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena bisa mendahului dari rekan-rekan lain seangkatannya,” kata Kapolda.
Kenaikan pangkat ini juga kata Kapolda bukan merupakan hadiah, melainkan suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan kepada seseorang yang mampu menunjukan prestasi dan dedikasinya sesuai tugas dan tanggung jawabnya. “Jangan berpuas diri dengan apa yang telah dimiliki, pimpinan Polri sangat mengapresiasi setiap anggota Polri yang terus mengembangkan diri,” tandas Kapolda.
Hadir dalam upacara tersebut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Karyoto, para PJU Polda Sulut, perwakilan Pamen, Pama, Bintara dan PNS Polri serta Ketua Bhayangkari Sulut Ny Nunuk Sigid Tri Hardjanto bersama staf. (gjm)