Beranda blog Halaman 501

Sat Lantas Gratiskan Pembuatan SIM, Ini Syaratnya

Magdalena Anita Sitinjak

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) menggartiskan biaya pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR). Namun hal itu hanya berlaku khusus bagi masyarakat yang lahir pada tanggal 1 Juli.

Menurut Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Magdalena Anita Sitinjak SIK, mengatakan program SIM gratis itu dalam rangka menyambut HUT ke-73 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2019. “Dalam pembuatan SIM gratis ini syarat dan ketentuannya tetap berlaku. Antara lain, lahir 1 Juli, sudah berusia 17 tahun dibuktikan dengan e-KTP,” kata Anita.

Lanjutnya, pelayanan pembuatan SIM gratis dimulai tanggal 25 sampai 28 Juni 2019. “Sudah ada yang datang, tapi dilihat dari KTP bukan lahir 1 Juli. Kebanyakan yang datang tidak sesuai dengan ketentuan tanggal lahir 1 Juli. Jadi diimbau kepada masyarakat yang datang mengurus SIM baru gratis, pastikan dulu sudah berusia 17 tahun keatas, pastikan ulang tahunnya tanggal 1 Juli, sehat jasmani dan mengikuti tes,” ujar Kasat Lantas cantik ini.

Ditambahkannya, jika saat mengikuti tes dan tidak lulus, otomatis belum bisa mendapatkan SIM. “Jadi tidak serta merta langsung diberikan SIM. Kita tes dulu apakah bisa mengemudi atau berkendara dengan baik sesuai peraturan lalu lintas jalan raya,” pungkasnya. (gjm)

Lomba Puskesmas Terbaik, PKM Motoboi Kecil Dapat Nilai Memuaskan

Foto bersama Tim Penilai Puskesmas Berprestasi dengan jajaran Dinas Kesehatan usai penilaian di Puskesmas Motoboi Kecil.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Penilai Lomba Puskesmas Berprestasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (26//2019) siang, melakukan penilaian di Puskesmas Motoboi Kecil yang mewakili Kota Kotamobagu dalam lomba tahun ini. Kedatangan tim penilai disambut Kepala Bidang Pelayanan Promosi dan Sumberdaya, Sumartini Sugiharjo, serta Kepala Puskesmas Motoboi Ulmi Sudibyo.

“Ada empat tim dari Dinas Kesehatan Provinsi yang akan melakukan penilaian. Tim  pertama yang datang hari ini yakni dari bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P). Penilaian yang mereka lakukan terkait semua program P2P, antara lain, program TB, kusta, kesehatan kerja, olahraga, serta program KIA dan KB,” kata Sumartini sambil menambahkan yang dinilai mulai dari dokumentasi, foto kegiatan, SOP, SK terkait dan pengelola yang turut diwawancarai.

Kepala Puskesmas Motoboi, Ulmi Sudibyo juga menambahkan, penilaian ini juga meliputi beberapa aspek yakni, administrasi management yang ada di Puskesmas, upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. “Jadi mulai dari pelayanan gedung hingga pelayanan kepada masyarakat yang mereka akan nilai. Saya pun berharap agar puskesmas motoboi kecil dapat meraih nilai yang baik dan memuaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Puskesmas Berprestasi, Norma Mamonto, mengatakan, Lomba Puskesmas Berprestasi digelar tiap tahun. Pelaksananya adalah Dinkes Provinsi Sulut. “Yang dinilai disini semua komponen, lingkungan, program dan kegiatan. Hasil sementara Puskesmas Motoboi Kecil masuk dikategori memuaskan dengan mendapatkan nilai 10. Skornya pun cukup bagus. Tapi masih ada tiga tim lagi yang akan datang menilai dalam waktu dekat ini,” ujar Norma. (gjm)

Aktrida: Perhatikan Prioritas Pembangunan di Desa

Aktrida Datunsolang

ZONA BOLMUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) meminta kepada seluruh aparat desa, agar dapat memprioritaskan program-program skala prioritas dalam pembangunan di desa.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Aktrida Datungsolang. Dikatakannya, program skala prioritas dapat dilakukan agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga peningkatan pembangunan di masing-masing desa yang ada di Bolmut.

“Ide cemerlang dalam pembangunan di desa sangat perlu. Ini menjadi salah satu perwujudan dalam mendorong kemajuan daerah melalui pembangunan yang konstruktif di desa,” jelas Aktrida.

Lanjutnya, desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah. Selain program terkait pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Desa wajib juga mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengembangan pelatihan-pelatihan kreativitas yang ada di desa, serta tidak mengabaikan sektor lainnya seperti kesehatan.

“Setiap desa wajib merencanakan program unggulan sebagai dasar acuan pembangunan di desa, yang disesuaikan dengan kebutuhan desa terutama pengembangan Bumdes yang tujuannya untuk mengembangkan potensi yang ada di desa,” terang Aktrida. (Rendi)

DPRD Nilai Dinas Pendidikan tak Mampu Terjemahkan Visi Misi Daerah

Mulyadi Pamili

ZONA BOLMUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), menilai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum mampu menerjemahkan visi dan misi daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurut Ketua Panitia Khusus DPRD, Mulyadi Pamili, program dan kegiatan bidang pendidikan lebih tertumpuh pada kegiatan yang bersifat seremonial dari pada kegiatan yang mengarah pada pencapaian kualitas pendidikan. Dalam rekomendasi DPRD angka melek huruf penduduk Bolmut pada tahun 2018 dari total 65.092 orang berusia 15 tahun ke atas, yang melek huruf masih sebanyak 546.

“Melek huruf yang berusia 15 tahun ke atas, sampai saat ini belum bisa baca tulis,” ungkap Pamili.

Dikatakannya, persoalan ini harus menjadi perhatian dari Pemda dalam hal ini Dikbud sebagai instansi terkait.

“Di satu sisi, angka putus sekolah dari tahun 2018 SD/MI sebesar 0,17 persen dan SMP/MTs sebesar 0,58 persen dari jumlah total usia wajar 9 tahun. Saya berharap pihak Dikbud lebih mengutamakan perhatian terhadap pendidikan, ketimbang kegiatan-egiatan seromonial saja,” pintanya.

Terpisah, Sekda Bolmut Asripan Nani mengatakan, rekomendasi DPRD tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi pada setiap program dasar, terutama sektor pendidikan. “Pada prinsipnya Pemda terus memperhatian dan memikirkan peningkatan pendidikan di Bolmut,” kata Asripan. (Rendi)

Besok Tim Penilai Lomba Puskesmas Berprestasi Kunjungi Kotamobagu

Sartini Sugihardjo

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) optimis Puskesmas Motoboi Kecil mendapat juara I pada penilaian Lomba Puskesmas Berprestasi tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2019. Optimisme itu didasari pada persiapan dan pembenahan yang dilakukan Pemkot melalui Dinas Kesehatan dan jajarannya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Promosi Kesehatan, Sartini Sugihardjo, mengatakan pihaknya sudah mendapat pemberitahuan soal pelaksanaan penilaian Lomba Puskesmas Berprestasi, yang akan dilaksanakan Rabu (25/6) hari ini. “Tim penilainya dari Dinkes Provinsi Sulut. Kita yakin dapat juara, apalagi Puskesmas itu sudah terakreditasi Madya,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, ada beberapa poin yang menjadi pokok penilaian tim penilaian, yakni administrasi manajemen, upaya pengembangan kesehatan, pengembangan layanan klinis, kinerja Puskesmas dan inovasi. Semua yang menjadi poin penilaian itu menurutnya sudah dan terus dibenahi. “Pada intinya kita sudah siap dinilai, dan mudah-mudahan upaya dan kerja keras kita mendapatkan hasil positif,” ujarnya.

Penghargaan lomba Puskesmas Berprestasi pernah didapat Pemkot pada tahun 2014. Saat itu, yang menjadi juara di tingkat Provinsi Sulut adalah Puskesmas Gogagoman. (gjm)

Upaya Bunuh Diri Digagalkan, Pemuda Moyag Tampoan Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi korban saat berada di rumah sakit.

ZONA HUKRIM – EM alias Bit, warga Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, Senin (24/6) sekira pukul 20.25 Wita, dengan kondisi tubuh terdapat tiga luka tusukan di bagian dada. Pria berusia 35 tahun itu sebelumnya didapati melakukan upaya percobaan bunuh diri dengan cara menusukkan sebilah pisau ke bagian tubuhnya. Hal itu dilakukannya di dapur rumah orang tuanya.

Upaya percobaan bunuh diri itu pertama kali diketahui dan berhasil digagalkan ibunya, Suraini Lamata (57). Saat itu, sang ibu hendak pergi ke dapur dan melihat anaknya sudah memegang pisau yang sudah tertusuk di dada. Melihat kondisi anaknya yang sudah berlumuran darah, ibunya itu kemudian langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Tak lama berselang, warga datang ke tempat kejadian dan langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga ibu kandungnya kepada petugas kepolisian, korban sedang mengalami sakit. “Menurut ibunya, dia (korban) beberapa hari ini menderita sakit,” kata Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Muslikan SIK. (gjm)

Jangan ada Pungli Dalam Penerimaan Siswa Baru

Rukmi Simbala

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dimasing-masing sekolah yang ada di Kota Kotamobagu, diminta untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli). Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala.

Menurutnya, saat ini sedang berlangsung tahapan PPDB di tiap sekolah. Untuk tingkat SD katanya dilaksanakan hingga 2 Mei hingga 12 Juli, dan tingkat SMP berlangsung hingga 4 Juli mendatang. “Kita akan awasi proses penerimaan siswa baru di tiap sekolah. Jangan sampai ada praktek pungutan liar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, tidak ada pungutan bagi siswa yang hendak mendaftar sebagai peserta didik baru. “Kalau ada temuan soal pungutan liar saat penerimaan siswa baru, maka pasti akan ditindak tegas,” ungkapnya. (gjm)

Wabup Tutup FPPBP 2019

Foto bersama finalis Boulu-Vuyu 2019.

ZONA BOLMUT – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs Hi Amin Lasena MAP, menutup Kegiatan Festival Pesona Pantai Batu Pinagut (FPPBP) pada malam Grand Final Pemilihan Boulo Vuyu Tahun 2019 yang dipusatkan di kawasan pantai Batu Pinagut Boroko Kecamatan Kaidipang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bolmutmengatakan, kegiatan FPPBP Tahun 2019, khususnya Pemilihan Boulo dan Vuyu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, yang bertujuan untuk melahirkan duta wisata yang diharapkan dapat mewakili daerah, dalam upaya mempromosikan potensi dan aset wisata daerah baik wisata alam, wisata budaya maupun wisata khusus yang khas yang tidak dimiliki daerah lain.

Pada malam Grand Final Pemilihan Boulo Vuyu Tahun 2019, utusan Badan Penaggulangan Bencana Daerah, Angki Lauma SPt, terpilih menjadi Boulo dan utusan dari Sekertariat Daerah, Andi Rosyda Muraga, terpilih menjadi Vuyu Tahun 2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I TP PKK Dra Hj Siti Safwania Lasena Djenaan, Sekertaris Daerah Dr Drs Hi Asripan Nani MSi bersama Ketua DWP Hj Fitriana Nani Buhang SE, Sekrtaris Dinas Parawisata Provinsi Sulut, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, para camat serta masyarakat. (Rendi)

37 Pejabat Ikut Seleksi JPT

Suasana pembukaan seleksi JPT.

ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2019, yang bertempat di Aula Badan Pengelola Keuangan Daerah. Kegiatan yang dilaksanakan 24 sampai 27 Juni mendatang itu, diikuti oleh 37 orang peserta, dengan panitia seleksi diantaranya Dr Drs Hi Asripan Nani MSi, Drs Fariduddin Gumohung, Dr Abdurrahman Konoras SH MM, Dr dr Taufik Pasiak MPd M.Kes, dan Dr Ichdar Domu MPd, serta Assessor Dr Ir Ferdinatus Taru MSi dan Aris Soleman MPsi.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, seleksi terbuka JPT ini bertujuan untuk mengisi kekosongan dua JPT Pratama yang telah disetujui dalam bentuk rekomendasi oleh KASN dan pelaksanaan Uji Kesesuaian (Job Fit) bagi 29 JPT Pratama dalam rangka memetakan kompetensi yang dimiliki masing-masing pejabat. “Hasil seleksi ini nantinya akan jadi acuan dan pertimbangan dalam pengisian jabatan,” kata bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengungkapkan pelaksanaan seleksi JPT merupakan kewenangan tim seleksi. Dirinya kata dia hanya sebatas mengawasi dan memonitor pelaksanaannya. “Hasilnya diserahkan kepada panitia seleksi. Kita tidak mencampuri atau mengintervensi pelaksanaannya,” ungkap bupati.

Bupati juga mengimbau para peserta seleksi untuk fokus dan seirusi mengikuti semua tahapannya. Seleksi JPT kata bupati sudah menjadi kewajiban ASN dalam mengimplementasikan UU No 5 2014 tentang ASN dan penerapan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. (Rendi)

Wakil Bupati Bolmut Hadiri Penilaian Lomba Binter 2019

Wakil Bupati, Drs Amin Lasena MAP, foto bersama para kepala daerah serta jajaran Forkopimda.

ZONA BOLMUT — Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Drs Hi Amin Lasena Map, menghadiri sekaligus menyambut Tim Penilai Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) Tingkat Pusat Tahun 2019 Di Wiayah Kodim 1303 Bolaang Mongondow, yang bertempat di Lapangan Boki Hotinibambang Kotamobagu, Rabu (19/06).

Wali Kota Kotamobagu Ir. Tatong Bara Mewakili Pemerintah Daerah Bolmong Raya mengatakan, perlombaan Binter Kodim yang dilaksanakan tingkat Nasional ini, khususnya di Bolmong raya bukan hajatan Kodim semata. Melainkan ini hajatan masyarakat Bolmong Raya karena jarang terjadi dan Pemerintah se-BMR mensuport Kodim agar bisa menjuarai Lomba di tingkat nasional ini.

Ketua Tim Penilai Lomba Binter Tahun 2019, Kolonel Arm Dedi Nurhadiman S.IP, berharap kegiatan ini dapat membangun sinergitas, dimana apa yang diharapakan Pemerintah dapat dikomunikasikan dengan baik.

Turut Hadir dalam kegiatan Bupati Bolmong, Wakil Bupati Bolsel, Wakil Bupati Boltim, Dadim 1303/BM, Kapolres Kotamobagu, Kejari Kotamobagu, Ketua Dewan Bolmong, dan Forkopimda. (Rendi)