Beranda blog Halaman 518

Besok Terakhir Pemasukkan Berkas CPNS

Salah satu CPNS saat memasukkan berkas ke BKPP, siang tadi.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemasukan berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), berakhir Jumat (25/1) besok. Oleh karena itu, para calon abdi negara yang baru saja dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), diminta untuk segera memasukkan berkas yang dipersyaratkan dalam pengusulan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) itu.

“Waktunya masih sampai besok. Kita masih menunggu,” kata Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Kompetensi, Faisal Pobela.

Ia menjelaskan, belum semua CPNS memasukkan datang memasukkan berkas. Hingga Kamis (24/1) siang tadi, tercatat baru ada 200 berkas yang masuk dan langsung diverifikasi untuk selanjutnya akan diinput ke Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). “Diharapkan agar yang belum untuk segera datang memasukkan berkas, karena waktunya hanya sampai besok,” jelasnya. (ads/trz)

Semua Puskesmas Mulai Action PISPK

ZONA BOLMUT — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolmut dalam beberapa bulan terakhir mulai menindaklanjuti  realisasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) yang merupakan bagian dari agenda Nawa Cita ke-5 yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan tenaga medis puskesmas ke rumah-rumah warga sebagai upaya perluasan perawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas).

Hal ini disampaikan Kadis Dinkes Bolmut melalui Kepala Bidang Promkes Ally Dumbela SKM MKes, Kamis (24/1). Dumbela menjelaskan, diantara kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini yakni, kunjungan keluarga ujntuk pendataan/pengumpulan data profil kesehatan keluarga dan peremajaan (updating) pangkalan data,  kunjungan keluarga dalam rangka promosi kesehatan sebagai upaya promotof dan preventif, kunjungan keluarga untuk menindaklanjuti pelayanan kesehatan dalam gedung, pemanfaatan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga untuk pengorganisasian/pemberdayaan masyarakat dan manajemen puskesmas.

Ditambahkan birokrat muda ini, konsep pendekatan keluarga dalam program ini merupakan bagian dari upaya puskesmas meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan diwilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Sebab sudah selayaknya puskesmas tidak hanya sebatas melayani masyarakat di dalam gedung, namun harus juga keluar gedung dengan cara mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.

“Kami berharap masyarakat yang dikunjungi tenaga medis puskesmas dapat membantu dengan memberikan data-data yang dibutuhkan, agar kami selaku institusi paling bertanbggungjawab dengan kegiatan ini bisa memiliki data akurat terkait kesehatan masyarakat di 6 kecamatan, serta mampu memnjabarikan fungsi kami dalam program ini yakni pengembangan sumber daya, koordinasi dan bimbingan serta pemantauan dan pengendalian,” tutupnya. (Rendy)

Bupati Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Kejaksaan Negeri Bolmut

ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh menghadiri kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di lingkungan Kejaksaan Negeri Bolmut.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang merupakan wujud kesungguhan Kejaksaan Negeri Bolmut dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mencegah terjadinya KKN disertai upaya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dirinya menilai pencanangan Zona Integritas di lingkungan Kejaksaan Negeri Bolmut merupakan satu formulasi yang tepat untuk mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra Kejaksaan, dalam mewujudkan WBK dan WBBM, yang tentunya akan mampu menghadirkan aparatur yang handal dan profesional dalam menegakkan supremasi hukum.

“Saya yakin dan percaya Kejaksaan Negeri Bolmut dapat mewujudkan predikat Zona Integritas di wilayahnya, dengan komitmen kuat dari seluruh jajaran dalam menjalankan visi Kejaksaan,” ujar bupati.

Sebelumnya, Kajari Bolmut dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencanangan ini merupakan wujud dukungan terhadap program reformasi birokrasi melalui kegiatan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Hadir pada kegiatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Hi Asripan Nani Msi serta para pejabat di lingkungan Pemkab Bolmut. (Rendy)

Dinsos Warning Agen e-Warung

Sarida Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Agen e-warung diingatkan untuk melayani Keluarga Penerima Manfaat (PKM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan baik. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Sarida Mokoginta.

Menurutnya, semua agen e-warung sudah diingatkan untuk tidak melanggar ketentuan dalam penyaluran bahan pokok ke KPM. Jika ditemukan ada yang melanggar, katanya pihaknya tak segan untuk merekomendasikan untuk penggantian. “Agen tidak boleh mempermainkan harga, kemudian jumlah barang yang diberikan harus sesuai kebutuhan KPM, agen juga tak bisa memaketkan barang atau mengharuskan KPM membeli satu paket barang, dan tidak ada biaya tambahan lainnya,” ujarnya.

Soal penyaluran BPNT, ia mengaku jatah Bulan Januari akan segera diterima KPM. “Nantinya saldo rekening tiap penerima manfaat akan bertambah 110 ribu setiap bulan. Saldo itu yang digunakan untuk mengambil bahan pokok di e-warung yang ada,” ungkapnya.

BPNT itu mulai diberlakukan sejak November tahun lalu. Sebelumnya, bantuan yang diterima KPM ada beras sejahtera (rastra) 10 kilo gram. “Peralihan rastra ini adalah untuk memudahkan penerima mendapat bantuan. Dulu namanya raskin, kemudian diubah menjadi rastra dan sekarang menjadi BNPT,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada delapan agen e-warung yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. Semua agen itu katanya yang akan menyalurkan kebutuhan KPM. “Bahan poko yang disiapkan di e-warung ini hanya diperuntukkan pada penerima bantuan saja,” tambahnya. (ads/trz)

Februari Rekrutmen PPPK, Pemkot Usul Formasi Sesuai Kebutuhan

Wali Kota Tatong Bara disela kegiatan sosialisasi PP 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK dan rencana pengadaan PPPK tahap I 2019, di Kota Mataram.

ZONA KOTAMOBAGU – Teka-teki kapan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), akhirnya terjawab. Meski belum ada kepastian soal tanggal dan waktu pelaksanaannya, namun melalui kegiatan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK dan rencana pengandaan tahap I tahun 2019, bahwa rekrutmen PPPK direncanakan akan dilaksanakan Februari mendatang.

“Tahapannya akan dimulai Februari untuk pengusulan kebutuhan tiap daerah,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Kegiatan tersebut diikuti BKPP dan kepala daera se-Indonesia, dan dilaksanakan Kota Batam, Rabu (23/1). Untuk Kota Kotamobagu dihadiri Kepala BKPP yang mendampingi Wali Kota Tatong Bara.

“Ini baru sosialisasi PP nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK dan rencana pengadaannya. Belum membahas soal kuotanya,” ujarnya.

Meski belum dibahas soal kuota tiap daerah, namun ia mengungkapkan tenaga guru, tenaga kesehatan dan honorer daerah (Honda) kategori II (K2) yang akan menjadi prioritas. “Untuk Kota Kotamobagu kita akan usulkan sesuai kebutuhan, terutama formasi yang tak terisi pada perekrutan CPNS baru-baru ini,” ungkapnya. (ads/trz)

Jalan Masuk Pasar Genggulang Dibanderol 4,5 miliar

Sande Dodo

ZONA KOTAMOBAGU – Akses jalan masuk Pasang Genggulang akan dibangun tahun ini. Anggaran yang disiapkan untuk pembangunannya berkisar Rp4,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sande Dodo, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan berbagai dokumen lelang proyek tersebut. “Insya alah kalau sudah rampung langsung dilelang juga dalam waktu dekat ini,” kata Sande.

Ia mengungkapkan, jalan masuk Pasar Genggulang akan dibangun dua jalur dengan panjang sekira 170 meter, lebar 24 meter dengan median dan trotoar serta di lengkapi dengan lampu jalan. “Mudah-mudahan pekerjaannya berjalan lancar, agar pasar itu bisa segera dimanfaatkan pedagang atau masyarakat dalam membeli kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Pembangunan jalan masuk pasar tersebut dimaksudkan untuk mempermudah akses masyarakat yang beraktivitas di pasar. “Ini jadi salah satu prioritas kita. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, maka masyarakat yang datang ke pasar itu pasti akan meningkat,” tambahnya. (ads/trz)

Ini Besaran Anggaran yang Diterima 15 Desa Tahun ini

Rum Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – 15 desa akan menerima anggaran lebih dari Rp63 miliar pada tahun ini. Besaran anggaran tersebut bersumber dari Dana Desa (Dandes) Rp21 miliar, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp41 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp800 juta dan retribusi daerah Rp500 juta.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow, mengatakan besaran anggaran yang diterima setiap desa bervariasi. Proyeksi anggaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) terbesar sekira Rp5 miliar yang akan diterima Desa Kobo Kecil. Sedangkan APBDes terkecil Rp3 miliar untuk Desa Sia’. “Untuk pencairannya dilakukan secara bertahap. Dana desa dilakukan tiga tahap. Tahap I 20 persen, tahap II dan III masing-masing 40 persen. Kemudian ADD, DBH dan retribusi disalurkan tiap triwulan sekali sebanyak 25 persen dari total anggaran,” katanya.

Lanjutnya, anggaran yang diterima setiap desa diperuntukan pada kegiatan pembangunan dan  pemberdayaan masyarakat. Untuk Dandes katanya prioritas penggunaannya disesuaikan dengan tipologi desa tertinggal, berkembang dan maju. “Sesuai data dari Kementrian Desa, desa-desa di Kotamobagu sudah masuk kategori desa berkembang dan desa maju. Sehingga penggunaannya dana desa disesuaikan dengan tipologi desa itu. Untuk desa berkembang prioritasnya adalah untuk penguatan sektor usaha ekonomi pertanian dan non pertanian, sarana dan prasarana sosial dasar lingkungan, serta pengembangan infrastruktur dasar. Kemudian di sektor pemberdayaan seperti pengembangan dan penguatan BUMDes serta usaha ekonomi masyarakat. Untuk desa maju juga demikian, prioritas penggunaannya tetap disesuaikan dengan tipologi desa,” ujarnya.

Sedangkan untuk ADD, ia mengungkapkan penggunaannya harus disinkronkan dengan kebijakan prioritas pembangunan daerah. “30 persen dari pagu diperuntukan pada pemberdayaan, seperti kegiatan peningkatan usaha ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap besaran anggaran yang masuk ke tiap desa dapat dimanfaatkan dengan baik dan sesuai peruntukkannya. “Program dan kegiatan yang dilaksanakan tentu harus mengacu ke perencanaan awal yang didalamnya mengakomodir kebutuhan masyarakat. Tidak boleh sembarangan menggunakannya, karena ini harus dipertanggungjawabkan,” tambahnya. (ads/trz)

Dinkes Fokus Mencegah KLB DBD

Jusnan C Mokoginta

ZONA BOLMUT — Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut menginformasikan jumlah warga yang positif Demam Berdarah Deangue (DBD) kini berjumlah 9 orang. Situasi ini memang kerap terjadi di Bolmut setiap awal tahun, terhitung dari bulan Desember hingga Februari karena curah hujan yang tinggi.

“Fokus kami tentu menekan perkembangan kasus DBD agar tidak sampai berubah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Alhamdulillah sampai sekarang, belum ada warga daerah ini yang meninggal akibat DBD,” ujar Kadis Dinkes Bolmut dr Jusnan C Mokoginta MARS,  Selasa (22/1).

Lebih lanjut disampaikan, selain 9 warga positif DBD ditemukan juga 2 orang pasien suspect. Sebagaimana seluruh daerah di Sulut, Bolmut juga menetapkan status waspada DBD. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan PKK. Selain itu, digencarkan juga kegiatan fogging pada lokasi penemuan kasus, dengan radius pengasapan mencapai 200 meter.

“Kami berharap mulai dari saat ini warga mengintesifkan upaya identifikasi jentik lewat gerakan 3M. Bahkan kami sangat mengutamakan kegiatan PSN ketimbang Fogging, karena lebih efektif dalam hal pencegahan,” kuncinya. (Rendy)

Baru 136 CPNS Masukkan Berkas ke BKPP

Para CPNS saat dikumpukan di Aula Kantor Wali Kota.

ZONA KOTAMOBAGU – Batas waktu pemasukan berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menyisahkan empat hari lagi. Namun demikian, hingga Senin (21/1) kemarin, baru sebagian kecil CPNS yang memasukan berkas ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

“Batas waktunya sampai tanggal 25 Januari. Masih ada waktu beberapa hari lagi,” kata Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, Alfi Syahri Rustam.

Ia mengungkapkan, berkas yang diterima pihaknya hingga Senin (21/1) baru berjumlah 31. “Baru 31 orang yang memasukkan berkas. Untuk hari ini (kemarin, red) belum kita hitung, masih tunggu sampai sebentar sore,” ungkapnya.

Kepala BKPP, Sahaya Mokoginta, menjelaskan berkas yang dimasukkan CPNS yang diverifikasi dan selanjutnya akan diinput ke dalam sistem data base Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Semua berkas yang dipersyaratkan harus lengkap, kalau tidak maka bisa saja gugur meskipun sudah dinyatakan lulus,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengingatkan semua CPNS untuk memperhatikan semua yang dipersyaratkan. Selain itu, ia juga meminta agar para calon abdi negara itu memperhatikan batas waktu pemasukan berkas yang ditentukan. “Waktu yang tersisa masih beberapa hari lagi. Ini harus diperhatikan, kalau semua sudah rampung segera dimasukkan,” imbaunya.

Jumlah CPNS yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebanyak 232 orang yang terdiri dari 126 orang tenaga guru, 80 tenaga kesehatan dan 26 tenaga teknis. (ads/trz)

Pemkot Pasang CCTV di Pintu Masuk-Keluar Kota

ahmad yani umar
Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan kembali memasang CCTV di enam titik pusat keramaian di Kota Kotamobagu. Anggaran yang disiapkan berkisar Rp2,4 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengatakan saat ini pihaknya tinggal menunggu proses lelang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Ada enam titik yang akan kita pasang CCTV analityc. Sekarang tinggal tunggu proses lelang,” katanya.

Ia menjelaskan, CCTV yang akan dipasang adalah yang paling bagus kualitasnya karena bisa menganalisis hingga 360 derajat dan mengidentifikasi gerak orang hingga retina mata. “CCTV ini akan kita pasang di area-area penting, seperti pintu masuk-keluar kota di Kelurahan Mongkonai, Simpang Lilma Kelurahan Molinow, Simpang Empat Kelurahan Matali, Simpang Empat Kelurahan Kotobangon, Simpang Tiga Kelurahan Gogagoman dan Simpang Tiga Depan SDN I Kotamobagu,” jelasnya.

Ditambahkannya, sebelumnya pihaknya sudah memasang CCTV dibeberapa area strategis. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah pengawasan terhadap aktivitas warga di sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu. “Ini juga untuk membantu memberantas pelaku tindak kejahatan, karena gerak-gerik warga bisa terpantau lewat CCTV,” tambahnya. (ads/trz)