ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Teddy Makalalag, kini merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggantikan pejabat sebelumnya, Hidayat Mokoginta, yang sebelumnya mengajukan pengunduran diri. Selasa (18/9), Surat Keputusan (SK) Walikota tentang penunjukan Plt Kepala Disperinaker diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae, di ruang kerjanya.
“Pak Teddy adalah Kepala Dinas PMD, dan hari ini (kemarin, red) sudah resmi menjadi Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Beliau (Teddy) menggantikan Pak Hidayat Mokoginta yang mengundurkan diri karena akan ikut Pileg (Pemilihan Legislatif) 2019,” kata Sekda, Adnan Massinae.
Ia berharap, pejabat yang baru ditunjuk itu bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, serta melanjutkan program kerja dan kegiatan yang dijalankan pejabat sebelumnya. “Setelah ini langsung bekerja. Teliti dan telaah pekerjaan yang belum dicapai, kemudian dianalisa dan dikaji kebutuhan dan kinerja prioritas untuk Tahun 2019,” harapnya.
Sementara itu, Teddy Makalalag, mengaku siap menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan penuh rasa tanggung jawab. “Terima kasih kepada pimpinan atas amanah ini. Saya akan bekerja sebaik mungkin,” sebutnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Polres Bolmong menggelar deklarasi Pemilu Damai dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden Tahun 2019 mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae, yang mewakili Walikota Tatong Bara, menyampaikan Pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden pada 2019 mendatang merupakan sebuah sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. “Deklarasi Pemilu damai yang kita laksanakan ini merupakan bagian dari upaya kita dalam rangka mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang aman, damai, berkualitas serta bermartabat,” kata Adnan, dalam sambutannya.
Ada kesempatan itu, Adnan juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan. “Hubungan baik antar sesama yang sudah lama terjalin selama ini harus tetap dijaga dan tak boleh dirusak hanya karena beda pilihan di Pemilu,” imbaunya.
Pada kegiatan itu, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), perwakilan Partai Politik (Parpol), tokoh agama dan tokoh masyarakat mendantangani baliho deklarasi damai. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Kota Kotamobagu, Brenda Anggelita Tumbelaka, dipilih menjadi Noni Sulut pada ajang pemilihan Nyong-Noni Sulut Tahun 2018. Perempuan kelahiran Kelurahan Tumobui itu berhasil menyisihkan para pesaingnya yang diutus kabupaten dan kota lainnya di Bumi Nyiur Melambai.
“Alhamdulillah, utusan Kota Kotamobagu meraih prestasi di ajang pemilihan Nyong-Noni Sulut Tahun 2018. Ini adalah kebanggaan kita semua, karena dia (Brenda Anggelita Tumbelaka) berhasil mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan diri bahwa kita bisa bersaing dengan daerah lain,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Agung Adati.
Ia mengungkapkan, pada Tahun 2015 Brenda dinobatkan sebagai Nanu’ (putri) Kota Kotamobagu Tahun 2015, kemudian di Tahun 2016 menjadi Putri Bunaken dan Putri Pariwisata Nusantara Sulut pada Tahun 2017. Sederet prestasi itu menjadi pembuka jalan kemudahan bagi dirinya untuk bisa mencatatkan prestasi di ajang yang lebih tinggi.
“Selamat dan sukses buat Brenda. Berbagai pencapaian Brenda ini diharapkan bisa ditiru dan menjadi motivasi tersendiri bagi putra-putri Kota Kotamobagu untuk mengukir prestasi serupa di ajang yang sama,” sebut Agung.
Setelah terpilih menjadi Noni Sulut 2018, ia menuturkan Brenda akan menjadi wakil Sulawesi Utara di ajang pemilihan Putri Indonesia. “Kita dukung dan doakan bersama, Brenda bisa sukses di ajang yang lebih tinggi lagi,” tambahnya. (ada/gito)
Gubernur disambut tari kabela saat tiba di stan Pemkot.
Pemerintah Kota (Pemkot) membawa berbagai produk unggulan daerah pada Pameran Pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di Kayuwatu, Sabtu (15/9). Produk-produk yang dipamerkan pada kegiatan dalam rangka HUT ke-54 Provinsi Sulut itu adalah produk Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun potensi pertanian.
“Untuk produk UKM ada kacang goyang yang dipamerkan, kemudian untuk potensi pertanian seperti kopi dan nenas. Pembukaan kegiatan kemarin (Sabtu) dan penutupannya tanggal 24 September,” kata Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroy.
Walikota memberi penjelasan ke gubernur soal produk unggulan daerah yang dipamerkan.
Ia mengungkapkan, Gubernur Olly Dondokambey bersama jajarannya mengunungi stand Pemkot usai pembukaan pameran tersebut. Sekitar 20 menit katanya orang nomor satu di Sulut itu melihat berbagai potensi maupun produk unggulan daerah yang dipamerkan melalui kegiatan tersebut. “Pak gubernur datang di stand dan diterima ibu walikota. Kunjungan pak gub itu juga disambut dengan tarian kabela,” ungkapnya.
Walikota foto bersama gubernur dan jajaran pejabat Pemprov.
Sementara itu, Walikota Tatong Bara, mengungkapkan gelaran pameran pembangunan itu sangat baik sebagai wadah promosi berbagai potensi daerah maupun produk-produk UKM. “Kegiatan ini sangat baik, karena kita bisa menampilkan apa saja keunggulan daerah di sini,” ungkap walikota.
Walikota berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi pintu masuk investor untuk berinvestasi di Kota Kotamobagu. “Kita harap kegiatan ini dapat membuka peluangn investasi termasuk pasar dari produk-produk yang dihasilkan para pelaku usaha kecil di daerah ini,” harapnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – 55 warga lanjut usia (lansia) yang masuk dalam Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) akan menerima bantuan berupa uang tunai senilai Rp200 ribu. Bantuan tersebut diterima setiap bulan selama empat kali.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Sarida Mokoginta, mengatakan pemberian bantuan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kenutuhan dasar hidup layak bagi para lansia. “Ini program pemerintah pusat yang diturunkan ke provinsi kemudian dilanjutkan ke setiap daerah,” katanya.
Ia mengungkapkan, dalam penyalurannya nanti akan ada lima petugas yang mendampingi setiap lansia. Satu pendamping akan mendampingi lima orang lansia. “Tenaga pendamping itu sudah kita rekrut. Mereka yang akan memverifikasi hingga mendampingi setiap lansia. Satu orang pendamping mengcover lima lansia,” ungkapnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Chandra Wahid, menjelaskan data lansia yang masuk dari tiap desa dan kelurahan sebanyak 303 orang. Jumlah tersebut katanya tak bisa terakomodir secara keseluruhan, sebab jumlah kuota untuk tahun ini sangat terbatas. “Kita akan verifikasi lagi data yang masuk itu. Yang akan menerima bantuan tentu yang memenuhi kriteria, seperti berusia di atas 60 tahun, kurang mampu, tidak berdaya, mengalami keterlantaran atau tidak ada yang mengurus, serta tidak memiliki usaha,” jelasnya.
Ditambahkannya, pada 2017 lalu sudah ada lansia yang menerima bantuan ASLUT. Jumlah penerima dan nominal yang diterima sama seperti tahun ini. “Yang menerima tahun lalu sudah ada yang meninggal. Itu akan kita kroschek lagi dan akan diganti dengan yang baru,” tambahnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) menetapkan tujuh lokasi wisata yang ada di tujuh desa dan kelurahan berbeda di Kota Kotamobagu. Ke-tujuh desa dan kelurahan tersebut yakni, Desa Sia,Bilalang I, Kobo Kecil, Poyowa Besar I, Poyowa Besar II, Kelurahan Matal dan Kelurahan Mongkonai Barat.
Kepala Disparbud, Agung Adati, mengatakan tujuh lokasi wisata tersebut menjadi fokus perhatian pemerintah untuk dikembangkan menjadi daerah wisata. “Dengan ditetapkannya tujuh lokasi wisata itu, maka kedepannya itu semua akan menjadi ikon daerah ini,” katanya.
Dijelaskannya, tujuh desa dan kelurahan itu memiliki beragam potensi wisata alam yang menjanjikan dan memiliki daya tarik tersendiri. “Misalnya, di Kelurahan Mongkonai Barat itu ada Hutan Kota Bonawang, kemudian di Desa Bilalang I ada wisata Batu Putih. Di Desa Kobo Kecil ada Air Terjun Molimpungan. Begitu juga dengan desa dan kelurahan lainnya. Masing-masing memiliki potensi wisata alam yang jika dikembangkan akan menjadi sasaran tujuan banyak wisatawan,” jelasnya.
Ia mengakui, Kota Kotamobagu tak memiliki potensi di bidang jasa, tapi juga sebagai kota yang kaya dengan potensi wisata alam. “Semua tempat wisata itu akan kita kembangkan dengan anggaran dari APBD. Kemudian kita juga mendorong setiap desa untuk mengalokasikan anggaran dari Dana Desa dalam pengembangan setiap objek wisata yang ada di desa masing-masing,” tambahnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Sangadi (Pilsang) antar waktu di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, direncanakan akan digelar akhir tahun ini. Hal ini diutarakan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda), Nasrun Gilalom.
Menurutnya, instruksi walikota yang ditujukan ke camat di wilayah setempat sudah diturunkan untuk ditindaklanjuti. “Nantinya pemerintah desa bersama BPD (Badan Permusyawaratan Desa) menindaklanjuti dengan melaksanakan tahapannya. Pelaksanaannya akhir tahun ini,” katanya.
Pilsang antar waktu di Desa Poyowa Kecil dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan sangadi definitif, sebagai pejabat sebelumnya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Untuk mengisi kekosongan jabatan, Pemkot menunjuk Penjabat Sementara (Pjs). “Pejabat sebelumnya baru menjabat sekitar tiga tahun. Sehingga itu perlu ada sangadi definitif lagi melalui Pilsang antar waktu,” ujarnya.
Ditambahkannya, Pilsang antar waktu tersebut terbuka untuk semua masyarakat yang memenuhi syarat. Itu artinya, siapa saja bisa mendaftar sebagai calon sangadi. “Untuk PNS yang ikut Pilsang harus ada rekomendasi dari pimpinan dalam hal ini walikota,” tambahnya.
Pilsang antar waktu yang akan dilaksanakan di Desa Poyowa Kecil adalah yang kedua kali diselenggarakan di Kota Kotamobagu. Tahun sebelumnya, Desa Tabang juga menggelar Pilsang antar waktu untuk mengisi kekosongan jabatan sangadi definitif. Proses pelaksanaannya berbeda dengan Pilsang yang umum dilaksanakan. Sebab tak semua masyarakat di desa tersebut bisa memilih, tapi hanya perwakilan dari setiap unsur desa. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak henti-hentinya berinovasi. Setelah sukses dengan beragam aplikasi layanan publik dan layanan pemerintahan, kali ini melalui Tim IT, Dinas Kominfo menjajaki layanan SMS Blast.
Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengatakan ada berbagai informasi yang akan disebarkan melalui layanan SMS Blast, seperti ucapan selamat datang di Kotamobagu, visi misi daerah serta berbagai penawaran lainnya.
“Ini sedang dalam persiapan. Mudah-mudahan berjalan lancar dan bisa aktif awal tahun depan,” kata Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar.
Ia menjelaskan, dengan layanan SMS Blast, handphone dari setiap pengunjung yang datang ke Kota Kotamobagu akan menerima pesan ucapan selamat datang. “Ketika pengunjung datang dari arah mana saja, maka akan langsung disambut dengan sms berisi selamat datang di Kota Kotamobagu yang disertai visi misi. Kemudian akan ada juga tawaran berupa hotel, penginapan, tempat wisata, kuliner dan lainnya,” jelasnya.
Ditambahkannya, layanan SMS Blast tersebut juga akan sangat memudahkan pengunjung yang datang ke Kota Kotamobagu. “Kalau ada pengunjung dari daerah lain yang baru pertama kali datang ke sini, maka bisa dengan mudah mencari penginapan, tempat wisata ataupun kuliner. Karena itu akan ditawarkan melalui pesan singkat yang masuk ke ponsel pengunjung,” tambahnya. (ads/gito)
Suasana kegiatan Bursa Inovasi Desa di Gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II.
ZONA BOLMONG – Kegiatan Bursa Inovasi Desa yang diselenggarakan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) di Gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II, sukses digelar. Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (13/9) itu dihadiri bupati, wakil bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta pemerintah desa di 200 desa se-Kabupaten Bolmong.
Kesuksesan jalannya kegiatan tersebut juga tak lepas dari peran panitia pelaksana yang bekerja 24 jam non stop selama dua hari yang dimulai dari persiapan hingga puncak pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar, sukses dan sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Asrul Potabuga.
Disisi lain, ia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bolmong yang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada ibu bupati, pak wakil bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bolmong atas dukungannya sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik,” sebutnya.
Ia berharap, banyak hal positif yang didapat khususnya para sangadi dari kegiatan tersebut, dan kedepannya dapat lebih memperbaiki sistem pengelolaan dana desa. “Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa,” tambahnya. (trz)
ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong mendapat 250 alokasi formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang terbagi atas; tenaga guru 157, kesehatan 60 dan teknis 30 serta formasi khusus untuk eks tenaga honorer kategori 2 (TH-K2) untuk tenaga guru 3.
Untuk tenaga guru terdiri atas guru kelas dan guru bidang study dengan kualifikasi pendidikan S1. Sedangkan untuk tenaga kesehatan, meliputi apoteker, perawat, dokter spesialis dan dokter umum dengan kualifikasi pendidikan D-III dan S-1 untuk perawat. Sementara untuk tenaga teknis terdiri atas tenaga teknik dan analisis, dengan kualifikasi pendidikan S-1/D-IV. (trz)
Rincian Formasi CPNS di Lingkungan Pemkab Bolmong:
1. Formasi Khusus Eks TH-K2:
Tenaga Guru (S1 Sebelum November 2013) : 3 orang
2. Formasi Umum
Tenaga Guru
Guru Kelas (S1 PGSD): 50 orang
Guru Agama Islam (S1 Pendidikan Agama Islam) : 19 orang
Guru Agama Kristen (S1 Pendidikan Agama Kristen): 5 orang
Guru Agama Hindu (S1 Pendidikan Agama Hindu) : 3 orang
Guru Seni Budaya(S1 Pendidikan Seni Budaya) : 6 orang
Guru Matematika (S1 Pendidikan Matematika) : 8 orang
Guru IPS (S1 Pendidikan Geografi/Sejarah/Ekonomi/Akuntansi): 3 orang
Guru Bimbingan Konseling (S1 Bimbingan Konseling) : 8 orang
Guru Bahasa Indonesia (S1 Pendidikan Bahasa Indonesia) : 10 orang
Guru IPA (S1 Pendidikan Biologi/Fisika/Kimia/IPA) : 24 orang
Guru Penjasorkes (S1 Pendidikan Olahraga): 20 orang
Tenaga Kesehatan
Apoteker : 2 orang
Perawat Ahli (S-1 Keperawatan + Ners) : 9 orang
Perawat Terampil (D-III Keperawatan) : 9 orang
Perawat Gigi (D-III Keperawatan Gigi) : 5 orang
Dokter Gigi : 4 orang
Dokter Spesialis Anastesi : 2 orang
Dokter Spesialis Bedah : 2 orang
Dokter Spesialis Gigi Anak : 2 orang
Dokter Spesialis Jiwa : 2 orang
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin : 2 orang
Dokter Spesialis Mata : 1 orang
Dokter Spesialis Obgyn : 2 orang
Dokter Spesialis Penyakit Dalam : 2 orang
Dokter Spesialis Syaraf : 2 orang
Dokter Spesialis THT: 2 orang
Dokter Spesialis Anak : 2 orang
Dokter Umum: 10 orang
Tenaga Teknis:
Teknik Jalan dan Jembatan (S1 Teknik Sipil): 4 orang
Analisis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (S-1/D-IV Ekonomi/Akuntansi : 5 orang
Analisis Sitem Informasi (S-1/D-IV Teknik Inforatika/Teknik Komputer): 4 orang
Analisis Permasalahan Hukum (S-1/D-IV Ilmu Hukum/Ilmu Administrasi/Ilmu Pemerintahan: 2 orang
Analisis Pengembangan Kompetensi (S-1/D-IV Manajemen/Ekonomi/Administrasi/Psikologi): 3 orang
Analisis Laporan Kueangan (S-1/D-IV Ekonomi/Manajemen/Akuntansi) : 1 orang
Penelaah Laik Fungsi Prasarana Fisik (S-1/D-IV Teknik Sipil/Teknik Arsitektur/Teknik Lingkungan): 4 orang
Teknik Tata Bangunan dan Perumahan (S-1/D-IV Teknik Sipil/Teknik Arsitektur/Rancang Kota): 4 orang
Pranata Alat Persandian (S-1 Teknik Elektro/Teknik Informatika) : 3 orang