ZONA KOTAMOBAGU — Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak tempat usaha, cukup tinggi. Hal ini sejalan dengan terus bertumbuhnya tempat-tempat usaha di Kota Kotamobagu, seperti rumah makan, perhotelan, tempat hiburan, spa dan sebagainya.
Untuk memaksimalkan penarikan PAD dari sektor tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) memasang e-tax di semua tempat usaha. Tahun sebelumnya, ada 20 unit yang dipasang di tempat-tempat usaha. Kemudian di tahun ini, ditambah lagi 15 unit yang akan dipasang di sejumlah tempat usaha, termasuk tempat Spa.
“15 unit yang baru ini akan kita pasang di tempat usaha yang potensi pendapatannya besar. Ada rumah makan, hotel dan juga tempat spa,” kata Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD), Ilmar Rusman.
Ia mengungkapkan, pemasangan e-tax tersebut akan segera dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Namun demikian, pihaknya akan terlebih dahulu menyosialisasikannya ke semua pemilik usaha. “Alatnya sudah ada, tinggal dipasang. Tapi kita sosialisasikan dulu, agar dalam penerapannya berjalan lancar,” ungkapnya.
Ditambahkannya, alat e-tax yang dipasang tersebut wajib ditindaklanjuti pemilik usaha. “Setelah dipasang, kita akan awasi di lapangan. Jangan sampai ada yang tidak menggunakannya saat transaksi pembayaran. Itu wajib, kalau tidak kita akan beri sanksi,” tambahnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU —Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) merumahkan semua tenaga kontrak mulai 1 September mendatang, tak hanya berlaku bagi mereka yang mengabdi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tapi juga menyasar tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu.
Tercatat, ada sekira 30 tenaga kesehatan berstatus kontrak yang menjadi ‘korban’ kebijakan tersebut. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 161 tahun 2010 tentang registrasi tenaga kesehatan bab III pasal 2 yang menyebutkan, setiap tenaga kesehatan yang akan menjalankan tugas keprofesiannya wakib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).
“Kita hanya menindaklanjuti regulasi. Semua tenaga kesehatan harus ada STR. Ini juga dilakukan agar semua petugas benar-benar berkompeten dan maksimal dalam pelayanan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae.
Meski demikian, Adnan mengaku kebijakan merumahkan tenaga kesehatan berstatus kontrak itu tidak permanen, sebab akan diseleksi kembali. “Kita rumahkan dulu, nanti kalau sudah siap baru bisa kembali lagi. Soal STR ini sudah sejak lama, tapi masih ada juga yang belum memilikinya,” ujarnya.
Humas RSUD, Gunawan Ijom, menjelaskan petugas kesehatan di RSUD Kotamobagu berjumlah 504 orang. Dari jumlah itu, ada lebih dari 200 orang diantaranya yang berstatus tenaga kontrak serta sukarela.
“Secara teknis kita masih butuh tenaga kesehatan. Tapi karena ada kebijakan ini, maka otomatis harus ditindaklanjuti,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, tenaga kontrak yang akan dirumahkan adalah yang belum memiliki STR. “Kalau yang sudah punya STR masih tetap bekerja seperti biasa, kecuali yang belum. Ini sesuai Permenkes,” ungkapnya.
Seperti diketahui, dalam surat edaran tentang evaluasi tenaga kontrak yantb ditandatangani Sekda Adnan Massinae, mulai 1 September mendatang semua tenaga kontrak akan dirumahkan, kecuali tenaga kesehatan yang memiliki STR, damkar, petugas patwal Dishub, sespri, petugas kebersihan, sopir, security rumah sakit, juru masak, cleaning service, teknisi bagian umum serta tenaga ahli Dinas Kominfo. (ads/gito)
Walikota Tatong Bara (ketiga dari kiri) dan rombongan foto bersama usai pertemuan di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Sidney, Australia, Rabu (29/8) waktu Indonesia.
ZONA KOTAMOBAGU — Walikota Tatong Bara ikut dalam rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengunjungi Australia, yang dimulai Sabtu (25/8). Dalam kunjungan itu, banyak hal yang didapat dan rencananya akan diterapkan di Kota Kotamobagu. Salah satunya adalah pengembangan sektor peternakan sapi.
Menurut walikota, saat berada di Negeri Kanguru itu, ia dan rombongan berkunjung ke peternakan sapi, Rockhampton, serta Central Queensland University.
“Ada banyak hal yang patut dicontohi dari cara pengembangan sapi di Australia. Mulai dari tahap pemeliharaan hingga pemasarannya,” kata walikota.
Sebagai tindak lanjut dari kunjungan itu, walikota mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) akan berbenah dengan melakukan berbagai persiapan termasuk soal ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). “SDM handal dan berkompeten ini adalah faktor penting dalam pengembangan ternak sapi di Kota Kotamobagu. Ini akan kita tindaklanjuti,” ujar walikota.
Dalam kunjungan itu, hanya Walikota Tatong Bara dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow kepala daerah di Indonesia yang tergabung dalam kunjungan Wantimpres ke Australia. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Masyarakat khususnya yang ingin mencari tahu soal sejarah Bolaang Mongondow bisa mengunjungi Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP). Di kantor itu tersedia arsip sejarah Bolaang Mongondow.
Menurut Kepala DKP, Bambang Ginoga, sejarah Bolaang Mongondow tidak boleh dilupakan dan perlu diajarkan atau diperkenalkan kepada anak cucu. “Jaman sudah berkembang, tapi sejarah daerah ini tidak boleh kita lupakan,” katanya.
Diungkapkannya, DKP memiliki arsip sejarah Bolaang Mongondow mulai dari jaman kerajaan hingga jaman pemerintahan. “Arsip sejarah kami lengkap. Sudah ada beberapa daerah yang datang study banding di sini, termasuk Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Selain sejarah Bolaang Mongondow, ada juga arsip sejarah Sulawesi Utara. Selain itu, DKP juga sedang menyiapkan data dan arsip sejarah nasional. “Data dan arsip sejarah perlu kita simpan agar anak cucu kita bisa mengetahui tentang sejarah daerah ini,” tambahnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk menindaklanjuti surat edaran nomor 800/BKPP-KK/273/VIII/2018 tentang evaluasi tenaga kontrak. Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Adnan Massinae itu, semua tenaga kontrak dibebastugaskan mulai 1 September, dan pimpinan SKPD diberi waktu hingga 5 September untuk menetapkan hasil evaluasi yang ditetapkan dengan surat keputusan.
Apabila ada SKPD yang tidak melaksanakan atau tetap memperkerjakan tenaga kontrak yang dimaksud, maka pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SKPD tersebut akan dipotong 75 persen. Hal itu tertuang dalam poin dua surat edaran nomor 005/Setda-KK/199/VIII/2018, tertanggal 24 Agustus tentang ketentuan pelaksanaan evaluasi tenaga kontrak.
Pada poin tiga surat edaran itu juga disebutkan, bagi SKPD yang tidak menyampaikan hasil evaluasi tenaga kontrak hingga 5 September, maka akan diambil alih Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk menentukan kebutuhan tenaga kontrak di SKPD tersebut.
“Untuk pembayaran Bulan Agustus tenaga kontrak yang dirumahkan sudah bisa diproses tanggal 30 Agustus,” kata Adnan.
Untuk ketentuan memperkerjakan kembali tenaga kontrak, akan ditetapkan kemudian untuk kebutuhan formasi melalui rekomendasi sesuai kebutuhan yang ditetapkan BKPP. “Tenaga kontrak yang dipertahankan adalah hasil seleksi yang memiliki kompetensi, berkinerja baik dan berdisiplin tinggi. Seleksinya dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Dalam surat edaran nomor 005/Setda-KK/199/VIII/2018 sebagai tindaklanjut dari surat edaran nomor 800/BKPP-KK/273/VIII/2018 tentang evaluasi tenaga kontrak, disampaikan bahwa mulai 1 September seluruh tenaga kontrak dibebastugaskan, kecuali tenaga kesehatan, damkar, petugas Patwal Dinas Perhubungan, Sespri, petugas kebersihan, sopir, security RSUD, juru masak, cleaning service, petugas teknisi bagian umum, tenaga ahli Dinas Komunikasi dan Informatika serta K2 tetap bekerja, dengan ketentuan evaluasi wajib dilaksanakan oleh SKPD atau bidang yang menangani tenaga kontrak yang dimaksud. (ad/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) membutuhkan sekira 500 petugas kesehatan untuk memaksimalkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Usulan penambahan tenaga kesehatan melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dilakukan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) sejak beberapa waktu lalu. Selanjutnya, pihak Pemkot tinggal menunggu informasi soal perekturan CPNS.
“Belum ada informasi, kita masih menunggu dari pusat. Mudah-mudahan tahun ada perekrutan CPNS karena kita di sini masih kekurangan pegawai. Kita usulkan 851 pegawai, termasuk didalamnya tenaga kesehatan yang dipersiapkan di rumah sakit,” kata Sekretaris Kota, Adnan Massinae.
Kepala Tata Usaha RSUD, Rutman Lantong, mengungkapkan operasional RSUD harus ditunjang dengan infrastruktur, alat kesehatan serta tenaga medis. “Gedung baru rumah sakit ini harus diisi oleh dokter dan perawat. Sekarang ini kita masih kekurangan. Tapi sudah diusulkan ke BKPP termasuk tenaga dokter spesialis,” ungkapnya.
Infrastruktur di rumah sakit yang berada di Kelurahan Pobundayan itu sudah memadai. Demikian juga dengan alat kesehatan. Beberapa pekan lalu, dua gedung baru berkapasitas 300 kamar sudah mulai difungsikan.
“Rumah sakit ini dipersiapkan menjadi rujukan di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya. Sehingga itu kita terus berbenah, mulai dari infrastruktur, alat kesehatan serta tenaga medis,” tambahnya. (ads/gito)
TINGKATKAN KEMAMPUAN: Sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator mengikuti assessment yang difaslilitasi Kantor Regional XI BKN Manado. Tampak kegiatan tersebut.
ZONA KOTAMOBAGU – Sembilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mengikuti asessment atau penilaian potensi dan kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama, yang difasilitasi Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado, mulai Senin (27/8) hingga Rabu (29/8), di Manado.
Ke-sembilan pejabat tersebut terdiri empat pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni; Adnan Massinae, Muhammad Agung Adati, Sande Dodo dan Rukmi Simbala. Sedangkan lima lainnya adalah pejabat administrator, masing-masing; Sugiarto Yunus, Muhammad Yahya, Adrianus Manoppo, Edo Mopobela dan Imran Golonda.
Asessment itu dilaksanakan sebagai salah satu syarat dalam seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JPT). Seperti diketahui, di lingkungan Pemkot Kotamobagu, masih ada sejumlah jabatan yang belum definitif yakni jabatan eselon 2a atau posisi Sekretaris Daerah dan 2b untuk jabatan kepala dinas/badan.
“Pemetaan kompetensi dan potensi oleh BKN ini diikuti pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator yang belum atau sudah dua tahun keikutsertaannya. Di Pemkot uang sudah pernah ikut adalah saya sendiri, Kadis Pariwisata Agung Adati, Kadis PU Sande Dodo dan Kadis Pendidikan Rukmi Simbala. Sisanya itu adalah pejabat administrator,” kata Sekda Adnan Massinae.
Kegiatan itu dibuka Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan diikuti para pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator se-wilayah kerja Kantor Regional XI BKN Manado. (ads/gito)
Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.
Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the chance to feel that I plan for a specific individual.
Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.
But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.
A busy man keeps working while he waits. | Image: Unsplash
Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.
A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.
Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.
The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential these are the keys that will unlock the door to personal excellence.
One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.
It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) menyalurkan bantuan 1.650 ribu ekor itik petelur kepada tiga kelompok ternak untuk dikembangkan. Penyalurannya akan segera dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.
Kepala Dispertanak, Muljadi Suratinoyo, mengatakan tiga kelompok penerima bantuan tersebut berada di Kelurahan Tumubuy, Kotamobagu dan Genggulang. Setiap kelompok katanya akan mendapatkan 550 ekor untuk dikembangkan. “Penyalurannya dalam waktu dekat ini,” katanya.
Ia mengungkapkan, pemberian bantuan itu bertujuan untuk mengembangkan produksi unggas jenis itik di Kota Kotamobagu, dengan sasaran meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para peternak.
“Kita harap kelompok penerima bantuan ini dapat memanfaatkannya dengan baik. Itik yang diberi harus dipelihara dengan baik agar bisa berkembang. Selanjutnya itik ini bisa dijual dan mendatangkan keuntungan,” ungkapnya.
Ia mengakui, minat masyarakat untuk beternak unggas jenis itik ini masih sangat kurang. Sebagian besar katanya lebih memilih ayam sebagai objek usaha peternakan. Oleh karena itu, pihaknya memberi rangsangan ke para peternak agar bisa mengembangkan itik sebagai salah satu sektor usaha.
“Sekarang ini ada yang memelihara itik walaupun masih kategori usaha rumahan. Dengan diberikan bantuan ini, kita harap kedepannya usaha ini berkembang dan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat,” ujarnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) berencana mengunjungi rumah-rumah warga yang belum merekam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal itu bertujuan agar semua wajib KTP bisa segera terekam dan mengantongi kartu identitas tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Ruslan Aditya Malah, mengungkapkan saat ini masih ada sekira 6.009 dari 91.903 wajib KTP yang belum merekam e-KTP. Dari jumlah itu, ada 130 diantaranya yang masih berstatus pelajar dan sisanya berusia di atas 17 tahun.
“Kami berinisiatif turun ke desa dan kelurahan kemudian mengunjungi tiap rumah warga yang belum merekam KTP atas fasilitasi sangadi dan lurah masing-masing,” ungkapnya.
Lanjutnya, sebelumnya pihaknya juga sudah turun ke tiap desa dan kelurahan untuk melayani perekaman e-KTP. Namun demikian, masih ada warga yang belum berkesempatan mendatangi kantor desa atau kantor kelurahan tempat pelayanan perekaman.
“Untuk kali ini bukan lagi di balai desa dan kantor kelurahan, tapi langsung ke rumah yang bersangkutan. Kita harap juga ada kerja sama dari para sangadi dan lurah untuk melakukan pendampingan di lapangan,” ujarnya.
Kepala Dukcapil, Virginia Olii, berharap upaya door to door ke tiap rumah warga dapat memaksimalkan perekaman e-KTP dan semua warga khususnya yang berusia di atas 17 tahun segera memiliki e-KTP. “KTP ini adalah dokumen penting. Setiap warga negara yang sudah berusia 17 tahun ke atas wajib memilikinya,” harapnya. (ads/gito)