Beranda blog Halaman 549

New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.

Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the chance to feel that I plan for a specific individual.

Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A busy man keeps working while he waits. | Image: Unsplash

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.

A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.

Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.

The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential these are the keys that will unlock the door to personal excellence.

One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.

It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.

Genjot Produktifitas Ikan Patin, Pemkot Salur 44 ribu Bibit

muljadi-surotenojo
Muljadi Suratinojo

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Perikanan baru saja menyalurkan bantuan 44 ribu bibit ikan patin kepada 11 kelompok budidaya ikan. Bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas serta menjadikan Kota Kotamobagu sebagai sentra pengembangan ikan patin.

“Setiap kelompok dapat empat ribu bibit,” kata Kepala Bidang Perikanan, Anto Mamonto.

Ia mengakui, ikan patin merupakan jenis ikan yang baru akan dibudidadayakan di Kota Kotamobagu. Mayoritas masyarakat katanya lebih memilih ikan jenis nila dan mas. “Kita coba terobosan baru dengan membudidayakan ikan patin di sini. Kualitas dan rasa ikan ini juga tak kalah dengan ikan air tawar lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, bibit ikan patin yang diserahkan ke 11 kelompok budidaya ikan itu didatangkan dari Sukabumi. Di daerah yang berada di Provinsi Jawa Barat itu katanya ikan patin berkembang biak dengan cepat. “Kalau di sini proses kembang biak ikan patin harus melalui proses penyuntukan agar bisa berkembang biak dengan cepat. Ikan ini bisa dipanen diumur lima sampai delapan bulan. Tapi jika dia berproduksi bisa sampai dua tahun,” jelasnya.

Kelompok penerima bantuan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengembangkan ikan patin di Kota Kotamobagu. “Dulu saya pernah membudidaya ikan patin, tapi terkendala makanannya yang mahal sehingga sempat terhenti. Dengan adanya bantuan ini, tentu menjadi semangat baru bagi kami untuk kembali dan akan terus membudidayakan ikan patin ini,” sebut Abdul Rahman, Ketua Kelompok Budidaya Ikan di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat. (ads/gito)

Pemkot Kaji Penerapan Parkir Elektronik di Pusat Kota

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana menerapkan portal parkir elektronik di wilayah pusat kota. Hal itu dimaksudkan untuk lebih menertibkan sistem perparkiran khususnya di pusat perkotaan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Hisam Paputungan, mengatakan pihaknya saat ini sedang mengkaji penerapan sistem parkir tersebut. “Sebelum diterapkan, tentu harus dikaji dan mempertimbangkan segala hal, seperti akses masuk-keluar, area parkir dan termasuk juga nomenklaturnya. Mudah-mudahan semua berjalan dan sesuai yang kita rencanakan,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya akan mendatangkan konsultan yang ahli di bidang itu untuk bersama-sama melakukan kajian penertapan protal parkir elektronik tersebut. “Kita perlu melibatkan pihak yang berkompeten. Agar efek positif dan negatifnya bisa kita ketahui. Termasuk juga kita akan meminta saran dan masukan dari masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya harus memikirkan terlebih dahulu dampak yang timbul akibat dari penerapan parkir dengan sistem elektronik. “Kita akan sesuaikan semuanya. Jika dari hasil kajian nanti tidak memungkinkan untuk dipasang portal, maka berpotensi menimbulkan kemacetan yang cukup parah, maka tentu kita harus menyesuaikan dengan hasil kajian itu,” ungkapnya. 

Kepala Dishub, Nasli Paputungan, mengungkapkan sistem parkir elektronik saat ini baru diterapkan di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan. “Kalau di rumah sakit itu jelas, karena ada area parkirnya. Di pusat kota ini yang sedang kita kaji. Layak atau tidak semua tergantung hasil kajian nanti,” tambahnya. (ads/gito)

7,9 miliar Untuk Pengadaan Alkes Puskemas

TINGKATKAN PELAYANAN: Pemkot membangun Puskesmas Rawat Inap di Kelurahan Kotobangon. Tampak walikota meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menaruh perhatian serius terhadap pengembangan sektor kesehatan. Selain infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), alat kesehatan (alkes) penunjang operasional juga terus diupayakan untuk ditingkatkan. Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, dialokasikan anggaran sebesar Rp7,9 miliar untuk pengadaan alkes.

Kepala Seksie Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan, Eriyani Potabuga, mengataan pengadaan alkes tersebut untuk memenuhi kebutuhan fasilitas di lima Puskesmas. “Anggaran 7,9 miliar itu kita fokuskan untuk UGD (Unit Gawat Darurat), alat untuk rawat inap, KIA KB dan lainnya. Nantinya setiap Puskesmas akan diberika satu set alkes,” katanya.

Ia mengungkapkan, khusus tiga Puskesmas Rawat Inap, yakni Puskesmas Motoboi Kecil, Gogagoman dan Kotobangon akan diberikan alkes khusus yang menunjang operasionalnya. “Alat di Puskesmas Rawat Inap berbeda dengan yang bukan rawat inap,” ungkapnya.

Ia berharap, kehadiran alkes tersebut dapat ikut meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ke masyarakat. “Kita harap pelayanan harus terus ditingkatkan,” harapnya. (ads/gito)

Besok, Tatong Ikut Rombongan Wantimpres ke Australia

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara dijadwalkan akan berangkat ke Australia, Sabtu (25/8). Di Negeri Kanguru itu, Tatong datang bersama Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow serta rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) untuk mempelajari pengembangan sistem pertanian dan peternakan.

“Kami akan ke Rockhamton. Itu adalah kota daging di Australia,” kata Tatong.

Dalam kunjungan itu, Tatong mengungkapkan pihaknya juga akan menjajaki kerja sama pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Khusus peternakan sapi katanya, saat ini telah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Mudah-mudahan mendapat sambutan positif seperti bantuan bibit atau juga pendampingan kepada petani atau peternak. Khusus ternak sapi, di sana kualitasnya baik. Kita akan jajaki kerja sama dengan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, jelang kunjungan Tatong Bara ke Australia, ijin tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah diurus terlebih dahulu oleh pihak Wantimpres. Dalam surat permohonan ijin nomor B-14/Wantimpres/D.09TU.002/08/2018tertanggal 3 Agustus itu, tercantum permohonan ijin untuk turut serta dalam kunjungan Wantimpres ke luar negeri. Dalam surat itu juga, tertuang bahwa kunjungan Tatong Bara dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow adalah satu-satunya bupati dan walikota di Indonesia yang ikut dalam rombongan itu. (ads/gito)

Pemkot Lobi Anggaran di Kemenpora

Tony Ponongoa

ZONA KOTAMOBAGU – Peningkatan sarana dan prasarana di bidang olahraga terus diseriusi Pemerintah Kotamobagu (Pemkot). Ini dibuktikan dengan proposal permohonan bantuan dana yang akan diajukan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora). Anggaran sekira Rp26 miliar di diusulkan Dispora pembangunan Stadion Sepakbola di Stadion Gelora Ambang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa, mengungkapkan proposal tersebut akan dibawa ke Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Kalau disetujui, saya akan bawa proposal ini ke pemerintah pusat. Rencananya akan dibangun stadion sepak bola di Gelora Ambang. Memang di Matali sudah ada tapi itu milik masyarakat, untuk pemerintah belum ada,” ujarnya.

Dijelaskannya, besaran anggaran yang tertuang dalam proposal tersebut merupakan estimasi anggaran untuk renovasi Stadion Gelora Ambang. “Anggaran ini hanya untuk Stadion Gelora Ambang saja. Mudah-mudahan disetujui,” jelasnya.

Ditambahkannya, secara bertahap pembangunan Stadion Gelora Ambang akan ditingkatkan. “Stadion itu adalah kebanggaan kita semua. Kita akan kembangkan secara bertahap. Untuk tahun ini, akan segera dibangun Lapangan Futsal. Selain itu juga sudah ada fasilitas penunjang lainnya seperti Kolam Renang,” tambahnya. (ads/gito)

 

Kotamobagu Miliki 8 Objek Wisata Budaya

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu (KK) memiliki beragam potensi wisata. Salah satunya adalah potensi wisata budaya. Dari didapat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar), ada delapan objek wisata budaya yang salah satunya adalah Makam Raja Abo Tadohe.

Makam raja yang berlokasi di Bukit Kansil Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, itu menjadi salah satu potensi wisata yang jika dikembangkan bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Jika ini (Makam Raja Abo Tadohe) jika digarap maksimal, saya yakin bisa mendatangkan pendapatan untuk daerah. Selain itu juga bisa menjadi salah satu lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar lokasi,” kata Lurah Upai, Ridwan Mokoagaow.

Ia mengungkapkan, akses jalan menuju makam tersebut sudah dibangun. Hal yang perlu dilakukan katanya hanya penataan di sekitar lokasi. “Tinggal ditata lagi. Kalau dibuat sedemikian rupa, pasti bisa menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Apalagi kita Bolaang Mongondow Raya ini masih banyak ingin tahu soal keberadaan makam-makam raja,” ungkapnya.

Ia mengakui, pihaknya sudah pernah mengusulkan penataan makam tersebut melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) namun belum juga terealisasi. “Sudah tiga kali kita usulkan, tapi mungkin karena terkendala anggaran sehingga belum ada realisasinya,” sebutnya.

Kepala Disparbud, Agung Adati, mengatakan pihaknya sudah mendata semua objek wisata yang tersebar di Kota Kotamobagu, termasuk Makam Raja Abo Tadohe. “Ada 25 objek wisata, dan itu sudah kita masukkan ke dalam Ripparda (Rencana Induk Pengembangan Potensi Daerah). Tapi untuk pengembangannya kita lakukan secara bertahap,” katanya.

Selain Makam Raja Abo Tadohe, potensi wisata budaya lainnya adalah Rumah Adat Bobakidan dan Patung Bogani di Kelurahan Kotobangon, Makam Raja DC Manoppo di Kelurahan Matali, Makam Raja Datoe Binangkang di Desa Poyowa Besar I, serta Rumah Adat Khas Bolmong yang ada di Kelurahan Molinow dan Desa Kopandakan I. (ads/gito)

TB-NK Dilantik Desember, Tiga Bulan Pemerintahan Dikendalikan Penjabat Walikota

Marham Anas Tungkagi
Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Teka-teki kapan Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan (TB-NK) akan dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023, akhirnya terjawab. Hasil konsultasi Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) ke Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pelantikan walikota dan wakil walikota yang dipilih mayoritas pemilih Kota Kotamobagu pada 27 Juni lalu itu, baru akan dilakukan pada 20 Desember mendatang.

“Hasil konsultasi di Biro Pemerintahan, pelantikan walikota dan wakil walikota Kota Kotamobagu masuk pada gelombang kedua, yaitu pada 2o Desember,” kata Kepala Bagian Tapem, Anas Tungkagi.

Ia menjelaskan, masa jabatan walikota dan wakil walikota periode 2013-2018 baru akan berakhir pada 22 September, sementara pelantikan kepala daerah terpilih gelombang pertama dilakukan pada 20 September atau dua hari sebelum masa jabatan berakhir. “Pelantikan tidak bisa dimajukan sebelum berakhir masa jabatan, jadi masih menunggu sampai bulan Desember,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk mengisi kekosongan jabatan pasca berakhir masa jabatan walikota dan wakil walikota periode 2013-2018, akan ditunjuk Penjabat (Pj) walikota oleh Gubernur Sulawesi Utara. “Masa jabatan Penjabat itu sampai pelantikan walikota dan wakil walikota yang baru,” tambahnya. (ads/gito)

Disdagkop Pelajari Sistem Pinjam Uang Online

Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Sistem pinjam uang via online mulai marak. Tak sedikit masyarakat yang memanfaatkan aplikasi berbasis android itu untuk mendapatkan pinjaman uang.

“Saya sudah dua kali pinjam uang lewat aplikasi ini. Pertama satu juta, kemudian yang kedua ini dua juta. Prosesnya memang agak ribet, karena kita harus mengiris foto dari berbagai sisi, KTP dan lainnya. Pengembaliannya dibatasi dua minggu dengan bunga tujuh persen,” sebut Kifli, warga Kelurahan Gogagoman.

Menanggapi maraknya penggunaan aplikasi pinjam uang online itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengungkapkan pihaknya akan mencari tahu sistem, metode hingga proses pinjam-meminjam uang via online tersebut. “Saya baru dapat informasi kalau ada yang begitu. Jelas ini kami akan tindaklanjuti, jangan sampai ada unsur penipuan di situ,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya selalu mengawasi setiap ada kegiatan pembiayaan. Hal itu dilakukan agar meminimalisir terjadinya modus penipuan berkedok pembiayaan. “Apalagi sistem online begini. Ini akan kita awasi jangan sampai menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan berhati-hari melakukan transaksi pinjam-meminjam uang via online. “Kita semua harus bijak. Jangan sampai kita terpengaruh dengan iming-iming pinjaman uang kemudian pada akhirnya tertipu,” imbaunya.

Ditambahkannya, di Kota Kotamobagu ada 80 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang menjadi menjadi alternatif masyarakat dalam mendapatkan pinjaman uang. “Lebih baik manfaatkan koperasi yang ada. Itu terjamin keamanannya dan terhindar dari penipuan,” tambahnya. (ads/gito)

Gapura Kampung KB Gogagoman Wakili Sulut Dilomba Hias Gapura Tingkat Nasional

Gapura Kampung KB Gogagoman di hias dengan nuansa merah putih dan Asean Games untuk diikutkan pada lomba hias gapura tingkat nasional.

ZONA KOTAMOBAGU – Gapura Kampung KB Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu, dipilih menjadi wakil Sulawesi Utara pada lomba hias gapura tingkat nasional yang diselenggarakan Badan Kependudukan Nasional dan Keluarga Berencana (BKKBN) pusat, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan kita karena berdasarkan petunjuk BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, gapura Kampung KB Gogagoman diutus mewakili Sulut pada lomba hias gapura tingkat nasional,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Aldjufri Ngandu.

Ia mengungkapkan, proses penataan hingga hiasan gapura tersebut dilakukan dua hari sebelum puncak perayaan Hari Kemerdekaan atau pada 17 Agustus. Tulisan dan gambar yang dimuat pada gapura itu semuanya bernuansa kemerdekaan dan Asian Games. “Sekitar dua hari kita mempersiapkannya, dan alhamdulillah bisa tuntas sebelum 17 Agustus,” ungkapnya.

Ia berharap, gapura Kampung KB itu bisa membawa harum nama Sulawesi Utara di kancah nasional. “Kita patut bersyukur karena Kota Kotamobagu (KK) bisa mewakili Provinsi Sulut di lomba ini. Mudah-mudahan hasilnya nanti bisa memuaskan,” harapnya. (ads/gito)