Beranda blog Halaman 556

Peternak Sambut Baik Kedatangan Dokter Hewan

Manaf Pudul

ZONA KOTAMOBAGU – Kehadiran seorang dokter hewan menjadi angin segar bagi para pebisnis ternak di Kota Kotamobagu. Berbagai keluhan atau persoalan yang berkaitan dengan kesehatan hewan bisa segera teratasi dengan kehadiran dokter tersebut.

“Ini kabar baik bagi kami (peternak), karena yang menjadi tantangan bagi kita selama ini adalah adalah soal pencegahan penyakit yang kerap menyerang ternak kami. Dengan adanya dokter hewan di sini, maka kita bisa dengan mudah berkoordinasi soal pencegahan maupun penanganan penyakit hewan,” kata Dade Putong, salah satu peternak ayam di Kotamobagu.

Seperti diketahui, Kota Kotamobagu memiliki populasi ternak jenis sapi, kambing, babi, ayam dan itik. Tak sedikit juga warga yang menekuni bisnis ternak dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan utama. “Sebagai pebisnis ayam, yang menjadi salah satu fokus perhatian adalah kesehatan ternak. Kita terus berupaya menjaga dan mengantisipasinya dari serangan berbagai penyakit. Mudah-mudahan kehadiran dokter hewan ini bisa menjawab keluhan sekaligus menjadi solusi bagi kami peternak,” ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan, Manap Pudul, mengungkapkan penempatan seorang dokter hewan di Kota Kotamobagu merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkot ke pemerintah pusat. “Alhamdulillah, usulan kita disetujui dan sekarang dokter itu sudah berada dan mulai bertugas di sini,” ungkapnya.

Ia berharap, kehadiran dokter hewan itu bisa menjawab berbagai keluhan atau permasalahan yang yang berkaitan dengan kesehatan hewan. “Jika ada keluhan mengenai hewan ternak, bisa menghubungi kami di sini untuk ditindaklanjuti bersama dokter hewan,” ujarnya. (ads/gito)

 

Pembangunan 22 Titik Shelter Dipacu

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan 22 titik shelter yang terbagi dalam dua koridor, sudah dimulai. Saat ini realisasi pekerjaan proyek berbanderol Rp1,4 miliar itu sudah 25 persen, dan ditargetkan rampung pada November mendatang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Angkutan dan Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub), Lexi Kembuan, mengatakan pembangunan 22 shelter tersebut dimulai dari koridor pertama, yang dalam setiap koridor terdiri dari 11 titik. “Koridor pertama dari Kelurahan Mongkonai Barat dengan melintasi Kelurahan Mongkonai, Mongondow, Matali dan berakhir di Pobundayan. Kemudian koridor kedua melewati Kelurahan Molinow, Mogolaing, Kotamobagu kemudian finish di Kelurahan Matali,” katanya.

Ia mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan lima unit Bus Rapid Transit (BRT) bantuan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub). “Pembangunannya akan dipacu dan terus diawasi agar selesai tepat waktu dan bisa segera difungsikan,” ungkapnya.

Kepala Dishub, Nasli Paputungan, berharap pembangunan shelter tersebut bisa berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan. “Harapan ini pembangunannya selesai tepat waktu. Kemudian setelah itu BRT bisa langsung dioperasikan,” harapnya.

Ditambahkannya, kehadiran lima unit BRT tersebut bisa menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memilih angkutan umum. “Sekarang ini masyarakat mengandalkan bentor. Setelah bus ini beroperasi, maka ada pilihan lain bagi masyarakat,” tambahnya. (ads/gito)

Potensi Menjanjikan, Usaha Pertamini Menjamur di Kotamobagu

Usaha Pertamini yang dikelola BUMDes Kopandakan I.

KOTAMOBAGU – Penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran lewat pertamini mulai menjamur di Kota Kotamobagu. Ada yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun secara perorangan.

Novita (35), salah satu pemilik pertamini di Kelurahan Gogagoman, mengakui keuntungan yang didapat dari penjualan BBM cukup lumayan. Dalam sepekan katanya penjualan BBM mencapai hingga 260 liter. “Kalau per hati rata-rata 30 sampai 40 liter yang terjual. Keuntungannya cukup lumayan,” katanya.

Ia mengungkapkan, dirinya mendapatkan stok BBM dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). “Untuk harga jualnya tentu beda dengan di SPBU. Untungnya sedikit, tapi lumayan,” ungkapnya.

Ia mengakui, dirinya menjalani bisnis itu sudah lebih dari satu bulan. Dalam kurun waktu itu katanya nyaris tak kendala yang ditemui. “Kalau kendala hanya pada antrian di SPBU saja. Tapi semuanya harus dihadapi, karena begitu resiko menjalankan usaha,” sebutnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Alfian Hasan, mengatakan pihaknya pihaknya akan terus mengawasi penjualan BBM baik melalui SPBU ataupun lewat pertamini. “Pengawasan terus kita lakukan, jangan sampai terjadi penimbunan. Payung hukumnya seperti apa, kemudian apakah ini diperobolehkan atau tidak, itu yang sedang kita cari tahu. Kita juga tak bisa langsung melarangnya, karena ini masih baru kemudian berkaitan dengan usaha masyarakat. Pada intinya tetap kita melakukan pengawasan,” katanya. (ads/gito)

Pemkot Tambah Fasilitas di Hutan Kota

Hutan Kota Bonawang Kelurahan Mongkonai Barat.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menambah fasilitas penunjang di Hutan Kota Bonawang. Fasilitas yang ditambah adalah toilet dan lesehan serta memperbaiki akses jalan di area tersebut. Hal itu dimaksudkan untuk menarik wisatawan datang berkunjung di Hutan Kota yang berada di yang berada di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat itu.

“Dengan ada fasilitas-fasilitas itu, tentu bisa membuat nyaman pengunjung yang datang. Dengan begitu, akan menarik minat wisatawan datang ke situ,” kata Kepala Bidang Pencemaran dan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dewi Anggraini Dotu.

Selain menambah beberapa fasilitas itu, ia mengungkapkan pihaknya berencana menanam beberapa jenis pohon di Hutan Kota tersebut. “Untuk penambahan fasilitas itu tahun ini akan terealisasi, tapi untuk penanaman pohon mudah-mudahan terealisasi tahun depan,” ujarnya.

Ditambahkannya, Hutan Kota tersebut merupakan paru-paru Kota Kotamobagu sehingga perlu dijaga dan dirawat bersama. “Itu (Hutan Kota) juga merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kotamobagu. Banyak wisatawan yang berkunjung, baik sekadar menikmati keindahan alam maupun menambah wawasan seputar flora dan fauna yang hidup dan bertumbuh di situ. Kemudian ada juga pelajar atau mahasiswa yang datang melakukan penelitian,” tambahnya. (ads/gito)

Pemkot Dapat 3,3 miliar untuk 225 Unit BSPS

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) mendapat anggaran sebesar Rp3,3 miliar dari Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk pembangunan 225 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Hal ini diutarakan Kepala Dinas PRKP, Imran Amon.

Menurutnya, pihaknya sebelumnya telah mengusulkan 350 unit rumah pada program BSPS. “Alhamdulillah usulan kita disetujui meski jumlahnya tidak seperti yang kita usulkan. 225 unit itu tersebar di empat kecamatan,” katanya.

Ia mengungkapkan, pencairan anggaran tersebut dilakukan dalam dua tahap. Saat ini katanya masih sedang berlangsung verifikasi proposal tahap. “Setelah verifikasi ini baru action pekerjaannya. Nantinya dari verifikasi yang dilakukan itu akan diketahui bahan atau material apa yang dibutuhkan untuk tahap pertama,” ungkapnya.

Lanjutnya, setiap unit rumah dianggarkan sebesar Rp15 juta dalam bentuk bahan atau material bangunan. “Dari lima belas juta itu, ada dua juta lima ratus untuk upah dan sisanya untuk bahan bangunan. Pembangunannya secara swadaya, kami hanya mengawasi saja di lapangan,” ujarnya.

Ditambahkannya program BSPS tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu dengan tujuan tersedianya rumah yang layak huni. “Harapan kami manfaat dari program ini bisa langsung dirasakan masyarakat khususnya penerima bantuan,” tambahnya. (ads/gito)

Jumlah Penerima BSPS per Desa-Kelurahan:

Gogagoman                       : 35 penerima

Pontodon                            : 20 penerima

Kopandakan I                    : 25 penerima

Moyag Induk                     : 20 Penerima

Upai                                       : 20 Penerima

Genggulang:                      : 25 Penerima

Motoboi Kecil                   : 20 Penerima

Mogolaing                          : 30 Penerima

Poyowa Besar II               : 30 Penerima

*** Sumber: Dinas PRKP

Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.

Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the chance to feel that I plan for a specific individual.

Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A busy man keeps working while he waits. | Image: Unsplash

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.

A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.

Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.

The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential these are the keys that will unlock the door to personal excellence.

One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections.

A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.

It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.

Walikota Hadiri Rakornas TPID

Walikota Tatong Bara foto bersama Presiden Joko Widodo usai kegiatan

Walikota Tatong Bara menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (26/7). Rakornas ke-IX  yang dibuka Presiden Joko Widodo serta dihadiri para menteri, gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia itu, bertemakan ‘Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas’.

Menurut walikota, dalam Rakornas itu Presiden Joko Widodo mengapresiasi kepada para kepala daerah, karena dalam tiga tahun terakhir inflasi berada di bawah angka 4 persen. Selain itu, ditekankan pula upaya pengendalian inflasi harus terus dilakukan melalui sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta Satgas (satuan tugas) pangan harus terus terbangun

Walikota saat mengikuti kegiatan tersebut

Walikota mengungkapkan, Rakornas TPID yang dilaksanakan setiap tahun itu adalah bagian dari sinergi antara pengendali inflasi di tingkat pusat dan daerah. “Ini merupakan langkah strategis yang dilakukan secara terpadu untuk menghadapi berbagai potensi  tekanan inflasi yang dihadapi setiap daerah,” ungkapnya.

Suasana kegiatan Rakorban TPID

Sesuai tema Rakornas tahun ini yakni Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas, maka Pemerintah Kota (Pemkot) akan terus berkoordinasi dan bersinergi disegala lini serta pemangku kepentingan dalam menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi yang muaranya pada peningkatan ekonomi masyarakat. “Setelah ini tentu ada langkah-langkah strategis yang akan dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi di daerah,” tambahnya. (advertorial)

KPU Tetapkan Pemenang Pilwako

Rapat pleno penetapan calon walikota dan wakil walikota terpilih.

ZONA POLITIK – Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan ditetapkan sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023 melalui rapat pleno terbuka yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (26/7). Penetapan calon terpilih tersebut berdasarkan keputusan KPU nomor 107/PL.03.7-Kpt/7174/KPU-Kot/VII/2018 tentang penetapan pasangan calon walikota dan wakil walikota terpilih dalam pemilihan walikota dan wakil walikota 2018.

“Menetapkan Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan sebagai walikota dan wakil walikota terpilih dengan perolehan suara 37.408 atau 57,62 persen dari total suara sah,” kata Ketua KPU Nova Tamon, saat membacakan surat keputusan.

Pada pleno tersebut, juga dibacakan berita acara nomor 169/PL.03.7-BA/7174/KPU-Kot/VII/2018 yang didalamnya memuat data yang dipergunakan dalam penetapan calon terpiilih, yaitu berita acara tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara (model DB.KWK), sertifikat rekapitulasi penghitungan suara (model DB.1-KWK), keputusan KPU nomor 106/PL.03.6-Kpt/KPU-Kot/VII/2018 serta surat panitera Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 14/Pan.MK/7/2018 tanggal 23 Juli 2018 perihal permintaan data rekapitulasi perselisihan hasil pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2018.

“Pleno penetapan calon terpilih baru bisa dilaksanakan hari ini (kemarin, red) karena masih menunggu surat dari Mahkamah Konstitusi soal tidak adanya permohonan perselisihan hasil pemilihan,” ujar Nova.

Rapat pleno tersebut dihadiri calon wakil walikota terpilih, Nayodo Koerniawan, Ketua dan Anggota Panwaslu, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) serta partai politik. (ads/gito)

Dishub Tindaklanjuti Kerusakan Traffic Light

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perhubungan (Dishub) merespon cepat keluhan masyarakat soal kerusakan traffic light yang ada di Jalan Ahmad Yani atau tepatnya di simpang empat depan Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK). Setelah sebelumnya mengidentifikasi penyebab kerusakan rambu lalu lintas tersebut, Dishub mulai memperbaiki dan mengaktifkan kembali Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang sempat tak berfungsi selama beberapa hari itu.

Pantauan koran ini, kendaraan yang melintas dari empat arah jalur tersebut sudah kembali tertib dan beraturan. Kondisi itu berbeda dengan beberapa hari sebelumnya yang terlihat tak beraturan lantaran traffic light di jalur tersebut tak berfungsi.

“Hari ini (kemarin, red) mulai diperbaiki oleh teknisi kami. Mudah-mudahan setelah itu sudah berfungsi kembali,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Nasli Paputungan.

Setelah memperbaiki traffic light di Jalan Ahmad Yani itu, ia mengungkapkan pihaknya akan memeriksa semua traffic light yang terpasang di semua titik yang ada di Kota Kotamobagu. Hal itu dinilai penting dilakukan agar bisa mengantisipasi penyebab kerusakannya.

“Nantinya kita akan identifikasi semua. Kalau ada yang rusak akan langsung diperbaiki, agar pengendara yang melintas di setiap persimpangan tak lagi merasa khawatir,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau para pengendara selalu berhati-hati dan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Banyak rambu lalu lintas yang terpasang di pinggir jalan. Itu harus dipatuhi dan jangan dilanggar. Tidak boleh menerobos lampu merah, karena itu berbahaya. Keselamatan harus selalu diutamakan,” imbaunya. (ads/gito)

Lima Kelompok Pemuda Karang Taruna Dapat Bantuan

Roi Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Sosial (Dinsos) akan kembali menyalurkan bantuan kepada kelompok pemuda karang taruna yang ada di desa dan kelurahan tahun ini. Kali ini, lima kelompok yang ada di Kelurahan Kobo Besar, Kotobangon, Motoboi Besar, Motoboi Kecil dan Mongondow, yang menjadi sasaran pemberian bantuan tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin, Roi Paputungan, mengatakan lima kelompok pemuda karang taruna itu akan mendapatkan bantuan berupa sound system dan mesin paras. Pemberian bantuan tersebut katanya merupakan bagian para pemberdayaan masyarakat khususnya pemuda di Kota Kotamobagu.

“Penyalurannya dalam waktu dekat ini. Harapan kita, bantuan ini dapat digunakan sesuai peruntukkannya dan bisa memberi manfaat terhadap kemajuan organisasi kepemudaan,” katanya.

Ia mengungkapkan, tahun sebelumnya pihaknya juga telah memberikan bantuan yang sama kepada kelompok pemuda karang taruna yang ada di 10 kelurahan.

“Tahun depan akan ada juga bantuan seperti ini. Target kita semua karang taruna tersentuh bantuan. Dengan begitu, mereka bisa berkreasi dan mandiri. Yang mendapatkan bantuan ini tentunya hanya yang aktiv dan memiliki struktur kepengurusan yang sah,” ungkapnya. (ads/gito)