Beranda blog Halaman 576

Wartawan ‘Hajar’ Perangkat Kelurahan Pobundayan

Para wartawan yang bertugas meliput di Kota Kotamobagu mengikuti lomba tarik tambang yang dilaksanakan Pemkot.

ZONA KOTAMOBAGU – Sejumlah wartawan yang bertugas meliput di Kota Kotamobagu ‘menghajar’ para perangkat Kelurahan Pobundayan dihadapan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Hal itu terjadi saat para wartawan yang dikomandoi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ahmad Yani Umar, bersua perangkat Kelurahan Pobundayan di bawah pimpinan Lurah Pobundayan, Apri Djunaidi Paputungan, pada lomba tarik tambang yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), di Lapangan Mogolaing, Kamis (26/4).

“Pertandingan tadi sangat seru. Meski dari postur tubuh kita kalah, tapi kita bisa mengalahkan mereka (perangkat Kelurahan Pobundayan),” kata Erwin Makalunsenge, salah satu wartawan.

Ia optimis, ia bersama rekan-rekannya bisa memberi prestasi pada berbagai cabang olahraga yang dipertandingan. “Target kami menyapu bersih juara tarik tambang, langkadan dan pisikan. Itu target yang rasional jika melihat semangat teman-teman dalam mengikuti lomba ini,” sebutnya.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengapresiasi para wartawan yang ikut melibatkan diri pada kegiatan BBGRM ke-XV yang dilaksanakan Pemkot tahun ini.

“Terima kasih buat teman-teman wartawan yang sudah ikut memeriahkan kegiatan ini. Semoga kedepannya kemitraan antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan wartawan akan terus terjalin dengan baik,” sebutnya. (ads/gito)

PKK Pelopor Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

Ketua TP PKK saat memberi sambutan pada peringatan HKG PKK ke-46.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) baru saja memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-46, Kamis (26/4). Peringatan HKG PKK itu diharapkan menjadi momentum untuk mengingat kembali tentang penting dan strategisnya peran perempuan dalam rangka membangun keluarga sehat dan kuat serta mampu mewujudkan sebuah daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, saat memberi sambutan pada kegiatan tersebut.

Menurutnya, sebagai salah satu unsur pembangunan bangsa, keberadaan PKK dengan misi yang sangat mulia mampu menjadi pembangkit dan pelopor peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat khususnya di Kota Kotamobagu.

“Para kader PKK di daerah ini tentu harus mampu memadukan gerak langkahnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Yunikesumawaty Mokoginta-Paputungan, dalam kesempatannya meminta seluruh pengurus TP PKK Kota Kotamobagu untuk lebih berperan aktiv dalam menyukseskan berbagai program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan.

“Sebagai organisasi mitra pemerintah, mari kita sebagai pengurus dan kader PKK untuk senantiasa memberi dukungan dan bekerja sama dalam rangka menopang dan menyukseskan program pemerintahan,” ujarnya, usai membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK, dr Erni Guntarti Thajo Kumolo.

Peringatakan HKG PKK itu dirangkaikan dengan pencanangan Bulan Bhkati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-VX yang dilaksanakan di Lapangan Mogolaing. (ads/gito)

 

Proyek Dandes Harus Swakelola

ZONA KOTAMOBAGU – Keran pencairan Dana Desa (Dandes) sudah mulai dibuka sejak beberapa waktu lalu. Namun jelang akhir April ini, baru ada 5 dari 15 desa di Kota Kotamobagu yang menerima dana yang diberikan pemerintah pusat tersebut. Sementara 10 desa lainnya, saat ini masih berkutat pada dokumen Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang menjadi syarat mutlak pencairannya.

“Baru lima desa yang cair, yaitu Desa Tabang, Bilalang I, Kopandakan I, Moyag Todulan dan Sia’. Yang lain Perdes APBDes-nya masih tahap berifikasi di kecamatan, kemudian ada juga yang masih dalam perampungan di tingkat desa,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow.

Penjabat Sementara (PJs) Walikota, Muhammad Mokoginta, dalam berbagai kesempatan mengingat semua pengelola Dandes diminta untuk memanfaatkan anggaran tersebut dengan baik dan sesuai peruntukannya. Khusus pelaksanaan pekerjaan fisik, Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) itu menegaskan harus dilakukan secara swakelola dengan memberdayakan masyarakat desa setempat.

“Tidak boleh lagi menggunakan jasa kontraktor, harus secara swakelola,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan pengelolaan Dandes, agar pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai melalui anggaran tersebut bisa berjalan lancar dan sesuai peruntukkannya.

“Masyarakat harus ikut mengawasinya di lapangan,” imbaunya.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat berkunjung ke Kota Kotamobagu dua pekan lalu, menyampaikan Dandes yang dialokasikan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terus meningkat. Hal itu merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo yakni membangun dari pinggiran.

“Dana desa ini diberikan ke semua desa dengan maksud untuk mempercepat pembangunan yang dampaknya pada peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, Dandes yang yang diterima 15 desa di Kota Kotamobagu tahun ini sebesar Rp17,4 miliar yang dicairkan tiga tahap. Desa Kobo Kecil menjadi desa sebagai penerima Dandes terbesar dengan jumlah Rp1,6 miliar, sedangkan yang terkecil adalah Desa Sia’ atau berjumlah Rp839 juta.

Selain Dandes, 15 desa juga menerima ADD sebesar Rp39,4 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) pajak Rp900 juta dan retribusi Rp58,4 juta. (ads/gito)

 

TRC ‘Selamatkan’ 3 Orang Tenggelam

Anggota TRC mengikuti simulasi penyelematan korban tenggelam.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Reaksi Cepat (TRC) yang beranggotakan perwakilan dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berhasil menyelamatkan tiga orang yang hanyut di sungai. Hal itu merupakan simulasi penanganan dan penanggulangan bencana yang diikuti 40 anggota TRC yang sedang mengikuti pelatihan uji cepat penanggulangan bencana, di Kolam Tenang Gelora Ambang, Rabu (25/4).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Refly Mokoginta, mengatakan pada simulasi itu, semua anggota TRC diajari cara melakukan tindakan pertolongan jika ada bencana seperti banjir atau korban tenggelam di sungai. Hal itu dilakukan agar semua anggota TRC bisa lebih siap dan sigap ketika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

“Setiap anggota TRC harus paham bagaimana cara melakukan tindakan di lapangan,” katanya.

Melalui simulasi itu, ia berharap semua anggota TRC dapat memahami tata cara atau teknik melakukan tindakan pertolongan kepada korban yang hanyut atau tenggelam di sungai.

“Pelatihan yang diberi sudah sesuai dengan prosedur. Apa yang dipraktekkan sangat penting untuk mengasah keterampilan yang nanti secara otomatis tim paham tindakan apa dan cara apa yang dilakukan saat terjadi bencana,” tambahnya.

Seperti diketahui, pelatihan TRC untuk uji cepat penanggulangan bencana dilaksanakan BPBD dengan menghadirkan pemateri dari BNPB Pusat. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari terhitung Selasa (24/4) hingga Jumat (27/4). (ads/gito)

Momen Peringatan Hari Kartini, Perempuan Harus Ambil Bagian Dalam Pembangunan Daerah

Suasana upacara peringatan Hari Kartini.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Kartini di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (25/4). Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, bertindak sebagai inspektur pada upacara yang dihadiri pada pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu, Ketua bersama jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta organisasi perempuan.

Dalam sambutannya, Pjs walikota mengimbau agar momentum peringatan Hari Kartini merupakan sebuah inspirasi wanita Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan serta bersama mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa.

“Atas perjuangan Raden Ajeng Kartini, saat ini kehidupan kaum perempuan termasuk di Kota Kotamobagu sudah lebih maju dari jamannya dulu. Semua strata pendidikan telah terbuka, sehingga kemampuan serta kesempatan saat ini bisa dikatakan sudah sejajar dengan laki-laki dalam semua aspek kehidupan,” katanya.

Untuk semua organisasi perempuan di Kota Kotamobagu, Asisten II Pemprov Sulut itu berharap agar dapat mengambil posisi dan peran aktiv dalam memajukan daerah.

“Melalui momentum ini, diharapkan agar seluruh organisasi perempuan yang ada di daerah ini untuk dapat menempatkan diri serta ikut ambil bagian dalam memajukan daerah,” harapnya.

Upacara tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22. Terkait dengan peringatan Hari Otda, Pjs walikota yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyampaikan, 22 tahun implementasi daerah sudah memberi banyak hal positif dan telah dirasakan rakyat Indonesia, seperti pembangunan sarana dan prasarana yang meningkat sesuai potensi daerah, tingkat akurasi yang tinggi serta mengakomodir keinginan masyarakat, serta mendorong proses pengambilan keputusan publik yang lebih partisipatif dan demokratis lewat pemilihan kepala daerah. (ads/gito)

Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat Melalui BBGRM

Teddy Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Pelayanan ke masyarakat yang dikemas dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) kembali dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot). Gelaran kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kota Kotamobagu pada 23 Mei mendatang.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Teddy Makalalag, BBGRM tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Kelurahan Mogolaing. Semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk yang berkaitan dengan pelayanan publik akan diboyong pada kegiatan tersebut dan memberi pelayanan ke masyarakat.

“Kegiatannya Hari Kamis (besok). Di sana ada pelayanan kesehatan gratis, pasar murah dan pelayanan lainnya yang menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Teddy.

Lanjutnya, selain kegiatan pelayanan, akan dilaksanakan juga berbagai lomba olahraga dan kesenian tradisional mongondow. “Nantinya juga ada banyak kegiatan lomba,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya terus merampungkan persiapan jelang pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kita sudah rapat dengan semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) termasuk sangadi dan lurah dan membahas soal teknis kegiatannya. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan sesuai yang kita harapkan bersama,” tambahnya. (ads/gito)

32 Aset Tanah Pemkot Bersertifikat

Pjs walikota saat menerima sertifikat dari Kepala BPN Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – 32 aset tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) kini telah bersertifikat. Selasa (24/4), Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, menerima penyerahan sertifikat dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotamobagu, Edwin Kamurahan, di ruang kerja walikota.

Menurut Pjs Walikota, seritifkat tanah yang diberikan pemerintah tersebut merupakan bagian dari realisasi pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih kepada pihak BPN telah selama ini telah membantu pemerintah dan masyarakat dalam proses penerbitan sertifikat hak kepemilikan atas tanah,” kata Pjs walikota.

Dijelaskannya, 32 sertifikat tanah tersebut merupakan sertifikat atas aset tanah kantor pemerintah dan sekolah milik Pemkot yang diperoleh dari hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong). “Sertifikat yang diterbitkan ini adalah aset tanah milik pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, mengungkapkan ada 216 aset tanah hibah dari Pemkab Bolmong ke Pemkot Kota Kotamobagu. Dari jumlah tersebut katanya sudah 155 diantaranya yang sudah bersertifikat.

“Penerbitan sertifikat ini adalah bagian dari pelaksanaan PTSL yang bekerja sama dengan BPN Kotamobagu,” ungkapnya. (ads/gito)

BNPB Ajari TRC Cara Cepat Tanggulangi Bencana

Pelatihan TRC untuk uji cepat penanggulangan bencana yang dilaksanakan BPBD.

ZONA KOTAMOBAGU – 40 anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari gabungan perwakilan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti pelatihan kaji cepat penanggulangan bencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selama empat hari mulai Selasa (24/4) hingga Jumat (27/4) dengan menghadirkan pemateri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

Kepala BPBD, Refly Mokoginta, mengatakan pelatihan tersebut adalah yang pertama kali dilakukan. Para anggota TRC itu terdiri dari gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Bada Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) dan lainnya.

“40 orang ini mendapat pelatihan khusus selama empat hari dari BNPB Pusat. Mereka diberi materi soal cara cepat penanggulangan bencana,” katanya.

Setelah mengikuti pelatihan tersebut, ia berharap semua anggota TRC mendapat pengetahuan soal tata cara penanggulangan bencana termasuk proses evakuasi korban.

“Pelatihan seperti ini penting dilakukan agar ketika turun di lapangan nanti, mereka bisa mengetahui apa yang akan dilakukan,” ujarnya.

Ditambahkannya, setiap anggota TRC harus selalu siap siaga ketika terjadi bencana alam. “Ketika terjadi bencana, mereka ini yang paling depan berada di lapangan. Selain TRC, kita juga sudah bentuk tim relawan,” tambahnya. (ads/gito)

Pansus DPRD Provinsi Monitoring Pemanfaatan Bantuan Bibit Ikan

Dinas Perikanan Provinsi Sulut mendampingi Pansus DPRD memonitor realisasi bantuan bibit ikan.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perikanan bersama Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memonitoring bantuan perikanan yang diberikan di Kota Kotamobagu Tahun 2017. Dari hasil monitoring itu, terungkap semua bantuan yang diberikan tahun sebelumnya terkelola dengan baik dan telah dikembangbiakkan melalui pembibitan.

“Tanggapan mereka baik, karena memang bantuan yang diberikan tahun lalu sudah dikembangkan lewat pembibitan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Muljadi Soeratonoyo.

Diterangkannya, Tahun 2017 pihaknya menerima bantuan bibit Ikan Nila sebanyak 1.000 ekor, Ikan Mas 130 ekor dan Ikan Coi 167 ekor dari Dinas Perikanan Provinsi Sulut untuk dikembangbiakkan. “Semua sudah kita kembangkangbiakan lewat pembibitan,” terangnya.

Ia menyebut, bantuan yang diberikan Dinas Perikanan Provinsi Sulut tersebut sangat membantu pihaknya dalam peningkatan produktivitas ikan air tawar di Kota Kotamobagu. “Tahun ini ada juga bantuan bibit ikan, tapi penyalurannya baru akan dilakukan pada Bulan Juni nanti,” sebutnya. (ads/gito)

Meriahkan HUT ke-11, Pemkot Gelar Festival Kuliner

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Beragam kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kota Kotamobagu, dimulai. Salah satunya adalah festival pesona kuliner tradisional Kotamobagu  yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sabtu (28/4). Kegiatan itu akan dimeriahkan dengan demo masak oleh chef profesional, Benny Lumangkun, serta penampilan artis ibukota, Gio Idol.

“Kegiatan seperti ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya dalam rangka memeriahkan HUT Kota Kotamobagu,” kata Kepala Disparbud, Agung Adati.

Diungkapkannya, pihaknya sengaja mengangkat kuliner tradisional khas Kotamobagu dalam festival kuliner tersebut. Hal itu bertujuan untuk memperkenalkan berbagai olahan makanan khas, serta mendorong penggiat kuliner untuk mencptakan kreasi menu makanan baru dengan menggunakan bahan baku lokal.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan kuliner khas Kotamobagu serta pemanfaatkan bahan baku lokal untuk menciptkan kreasi baru,” ungkapnya.

Diterangkannya, ada beberapa kuliner khas tradisional Kotamobagu yang akan ditampilkan, seperti yondog binangoan, binarundak, dinangoi, manuk sinorang, manuk ilosingan dan inambal. “Kegiatan ini akan kita pusatkan di Lapangan Mogolaing,” terangnya. (ads/gito)