Beranda blog Halaman 582

Pemkot Matangkan Persiapan Jelang Kedatangan Mendes PDTT

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu akan kedatangan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sanjojo dan jajarannya, Kamis (12/4) pekan depan. Kepastian kedatangan menteri tersebut merupakan hasil koordinasi Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Muhammad Mokoginta beberapa waktu lalu.

“Persiapan jelang kedatangan menteri terus dimatangkan, termasuk rapat bersama para sangadi (kepala desa, red),” kata Pjs walikota.

Ia mengungkapkan, kunjungan Mendes PDTT tersebut dalam rangka sosialisasi dana desa bersama Ketua dan para anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI).

“Jadi bukan hanya menteri desa saja, tapi juga ada ketua dan sejumlah anggota DPD RI,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selain sosialisasi dana desa, Mendes PDTT juga akan mengunjungi Desa Bilalang I untuk meresmikan sejumlah bangunan fisik yang dikerjakan melalui dana desa.

“Setelah tiba di Kota Kotamobagu, pak menteri langsung ke Hotel Sutanraja kemudian melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan termasuk berkunjung ke Desa Bilalang I,” jelasnya.

Ia berharap, semua elemen masyarakat bisa menjaga stabilitas keamanan dan bekerja sama memberi kenyamanan bagi para tamu yang akan datang.

“Mudah-mudahan semua rangkaian kegiatan berjalan lancar,” harapnya. (ads/gito)

Pjs Walikota Serahkan LKPj ke DPRD

Pjs Walikota saat memberi sambutan pada paripurna penyampaian LKPJ.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2017 melalui sidang paripurna yang dilaksanakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Jumat (6/4).

LKPJ tersebut merupakan keterangan kepala daerah kepada pihak legislatif atas pelaksanaan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas pemerintahan selang tahun 2017.

“LKPJ merupakan bentuk laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah tahun 2017,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Pjs walikota juga membeber berbagai prestasi dan keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu tahun 2017. Pencapaian itu katanya tak lepas dari dukungan semua stakeholder termasuk pihak legislatif yang terus bersinergi dengan eksekutif.

“Catatan dan rekomendasi dari legislatif atas LKPj ini akan menjadi masukan penting sekaligus energi positif bagi eksekutif dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Kotamobagu,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Ahmad Sabir, mengungkapkan setiap kepala daerah harus menyampaikan LKPj ke DPRD. Hal itu katanya sesuai amanat undang-undang tentang pemerintahan daerah serta peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 yang bertujuan sebagai keterangan dari walikota kepada pihak DPRD menyangkut pelaksanaan tugas pemerintahan tahun 2017.

“Setelah disampaikan melalui paripurna ini akan segera kita tindaklanjuti,” katanya. (ads/gito)

Awasi Praktek Money Politics Berkedok THR

AWASI KAMPANYE: Panwaslu Kotamobagu menggelar rapat koordinasi bersama media massa terkait pengawasan kampanye pemilihan walikota dan wakil walikota.

ZONA KOTAMOBAGU – Praktek money politics yang berpotensi terjadi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu terus diminimalisir. Berbagai modus yang dinilai bisa dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melancarkan praktek tersebut akan dicegah, termasuk soal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang hari raya Idul Fitri.

Ketua Panwaslu, Musly Mokoginta, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai strategi untuk pengawasan kampanye di bulan ramadhan atau saat Idul Fitri. Katanya, ada beberapa potensi pelanggaran yang bisa terjadi di momen tersebut, seperti pemberian sumbangan di masjid dan panti asuhan, pemberian alat-alat sholat, pemberian THR, serta open house.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Satgas Anti Money Politics untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran saat bulan ramadhan maupun lebaran nanti,” katanya, saat rapat koordinasi pran Panwaslu bersama media massa dalam pengawasan kampanye pemilihan walikota dan wakil walikota Kotamobagu, Kamis (5/4).

Ia mengungkapkan, pemberian bantuan ke masjid maupun panti asuhan, pemberian alat sholat, THR serta open house tidak dilarang, asalkan tidak ada simbol partai atau kandidat serta ajakan untuk memilih calon tertentu.

“Pemberian bantuan di masjid boleh dilakukan, asalkan tidak ada simbol atau  pesan politik. Begitu juga dengan pemberian THR, pembagian alat sholat dan juga open house. Sudah ada strategi yang kita siapkan mengawasinya,” ungkapnya.

Ia mengakui, agak sulit mengungkap praktek money politics saat pemberian bantuan di masjid, alat sholat, THR maupun open house. Oleh karena itu, pihaknya sangat berhati-hati dalam melakukan tindakan di lapangan.

“Memang agak sulit untuk dibuktikan, apalagi ini momen ramadhan dan lebaran. Tapi kita sudah punya strategi. Itu (pemberian bantuan) tidak dilarang, tapi yang akan kita awasi adalah apakah dalam proses pembagian itu ada simbol, pesan atau ajakan memilih. Kalau ada yang demikian, akan kita tindaki,” sebutnya.

Ia menegaskan, pihaknya siap memproses jika ditemukan ada praktek money politics atau pelanggaran lain yang dilakukan pasangan calon maupun tim kampanye di lapangan. Katanya, konsekwensi dari pelanggaran yang dilakukan adalah pembatalan pencalonan.

“Kita harap masyarakat termasuk teman-teman wartawan dapat ikut mengawasi di lapangan, agar pelaksanaan Pilkada di Kota Kotamobagu bisa berjalan aman dan lancar,” tegasnya. (trz/gito)

33 Desa-Kelurahan Terakses Internet

Yusrin Mantali

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) terus berbenah dalam mewujudkan Kota Kotamobagu sebagai smart city. Infrastruktur maupun fasilitas penunjang terus dipersiapkan, termasuk soal ketersediaan jaringan telekomunikasi yang memadai. Informasi diperoleh, saat ini tercatat ada 25 tower yang tersebar di empat wilayah kecamatan yang terdiri dari Telkomsel, Indosat, XL, Hutchison 3 Indonesia (H3I), Indonesia Satelit dan Smart Telkom.

“Ketersediaan jaringan seluler di Kotamobagu sudah cukup bagus dan menjangkau semua wilayah,” kata Kepala Bidang Teknologi dan Informatika (TIK) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Yusrin Mantali.

Ia mengungkapkan, jangkauan jaringan telekomunikasi menjangkau 33 desa dan kelurahan. Namun katanya, khusus di Kecamatan Kotamobagu Utara, akses jaringan belum terlalu baik karena di wilayah tersebut memiliki area perkebunan yang cukup luas. “Tapi secara keseluruhan, utamanya di kawasan padat penduduk sudah cukup baik,” ungkapnya.

Soal penambahan tower atau menara telekomunikasi, ia menyebut itu merupakan kewenangan pihak penyedia jasa. Katanya, Dinas Kominfo hanya sebatas melakukan pengawasan. “Nanti kalau ada wilayah yang kesulitan jaringan, kita menyurat ke pihak penyedia jasa. Tapi untuk sekarang ini belum, karena ketersediaan jaringan seluler masih cukup bagus,” tambahnya. (ads/gito)

 

Juni, Tower A dan B RSUD Kotamobagu Diresmikan

Kondisi terkini bangunan tower A dan B RSUD Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus menggenjot penyelesaian pembangunan ‘gedung kembar’ atau Tower A dan B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Saat ini, sedang berproses pembangunan sarana dan prasarana penunjang seperti gedung ICCU, ruang radiologi, laboratorium dan ruang pemulasaran jenazah di gedung empat lantai berkapasitas 300 kamar itu.

“Peresmian gedung rencananya Bulan Juni. Soalnya tanggalnya belum pasti karena masih menunggu ketersediaan alat kesehatan, termasuk kesiapan instalasi listrik. Saat diresmikan gedung ini sudah langsung digunakan,” kata Humas RSUD, Gunawan Ijom.

Lanjutnya, kehadiran ‘gedung kembar’ diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat soal infrastruktur kesehatan yang selama ini masih menjadi kendal bagi masyarakat di wilayah Bolmong Raya. “Rumah sakit ini dipersiapkan sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Bolmong Raya. Mudah-mudahan semua terakomodir di sini sehingga tak jauh-jauh lagi ke Manado,” harapnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga sudah mengajukan usulan penambahan tenaga medis ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk ditindaklanjuti ke Kementrian Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB). “Kita sudah usulkan penambahan tenaga medis, termasuk dokter umum dan dokter spesialis,” tambahnya.

Seperti diketahui, BKPP telah mengajukan usulan penambahan pegawai ke KemenPAN-RB beberapa waktu lalu. Ada 800 formasi yang diusulkan termasuk didalamnya tenaga kesehatan. (ads/gito)

BPBD Kenalkan Potensi Bencana ke Anak SD

Sosialisasi pengenalan resiko bencana terhadap anak SD yang dilaksanakan BPBD di SDN I Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu bekerja menggadeng BPBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengenalkan resiko bencana kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD). Hal itu dilakukan guna memberi pengetahuan dan pemahaman kepada anak-anak terkait ancaman maupun jenis bencana yang ada di lingkungan sekitar.

“Anak-anak perlu tahu bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Sebab, bencana alam ini bisa terjadi kapan dan dimana saja tanpa kita ketahui terlebih dahulu,” kata Kepala BPBD, Refly Mokoginta, saat sosialisasi pengenalan resiko bencana di SDN 1 Kotamobagu, Kamis (5/4).

Ia mengungkapkan, ada beberapa wilayah di Kota Kotamobagu masuk masuk kawasan rawan bencana, seperti banjir maupun tanah longsor. “Ini yang harus diketahui anak-anak, terutama bencana banjir. Saat hujan turun anak-anak suka mandi hujan padahal tanpa disadari itu bisa mengancam keselamatan mereka apa terlebih jika berada di pinggir sungai,” ungkapnya.

Lanjutnya pihaknya juga mengajak anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Selain berdampak pada pencemaran air sungai, juga dapat berpotensi terjadi banjir. “Harus ditanamkan sejak dini bahwa tidak boleh membuang sampah di sungai,” ujarnya. (ads/gito)

Pemkot Tambah 15 Unit Alat e-Tax

Ilmar Rusman

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Berbagai upaya terus dilakukan, termasuk menambah alat e-Tax yang akan dipasang disejumlah rumah makan, hotel dan tempat hiburan.

Kepala Bidang Penetapan, Ilmar Rusman, mengungkapkan tahun ini pihaknya akan kembali menambah alat e-Tax produk terbaru dengan kualitas yang lebih baik dari yang dimiliki saat ini.

“Dokumen lelang sudah kita serahkan ke ULP, tapi itu akan direvisi lagi. Karena kami mendapat informasi ada alat terbaru yang lebih kualitasnya lebih baik,” ungkapnya.

Dijelaskannya, anggaran pengadaan alat e-Tax sebesar Rp270 juta untuk 15 unit.

“Kita masih menunggu launching alat itu. Ketersediaan anggaran tidak merubah jumlah yang akan kita tambah. Kemudian dalam pertanggungjawabannya nanti sudah mudah karena hanya satu pihak penyedia saja. Berbeda dengan tahun lalu, ada dua penyedia,” jelasnya.

Ia berharap, dengan akan ditambahnya alat e-Tax tersebut penarikan PAD dari sektor pajak bisa lebih meningkat.

“Dengan ditambahnya alat e-Tax, kita harap PAD dari sektor pajak bisa lebih meningkat lagi,” harapnya.

Seperti diketahui, penggunaan alat e-Tax disejumlah tempat usaha dimulai pada 2017 lalu. Ada 25 unit yang dipakai di 25 tempat usaha. Hasilnya, PAD dari sektor naik signifikan dan terealisasi melebihi dari target yang ditetapkan. (ads/gito)

Penerimaan PKB dan BBNKB Dorong Percepatan Pembangunan

Sosialisasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan PKB dan BBNKB di Aula Rumah Dinas Walikota.

ZONA KOTAMOBAGU – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi salah satu sektor pendapatan daerah. Oleh karena itu, masyarakat diminta taat membayar pajak kendaraannya.

Hal ini dikatakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, pada sosialisasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan PKB dan BBNKB di Aula Rumah Dinas Walikota, Rabu (4/4).

Menurutnya, penerimaan pajak dari sektor PKB dan BBNKB dapat mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Penerimaan ajak kendaraan menjadi salah satu pendapatan yang ikut mendorong pembangunan. Prosedurnya penagihannya ditagih melalui Samsat kemudian dikembalikan lagi ke daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia meminta para camat, lurah dan kepala desa untuk mendorong masyarakat agar taat membayar pajak kendaraannya.

“Saya harap ini harus ditindaklanjuti ke masyarakat yang ada di desa dan kelurahan masing-masing,” imbaunya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala UPTD Samsat Kotamobagu-Bolsel, Kepala Operasional Jasa Raharja Sulut, Kasat Lantas Polres Bolmong, para camat, lurah dan kepala desa se-Kota Kotamobagu. (ads/gito)

Satpol PP Ultimatum Pemilik Warnet

Dolly Zulhadji

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengultimatum semua pemilik warnet di Kota Kotamobagu untuk tidak menerima pengunjung khususnya para pelajar disaat jam belajar sedang berlangsung.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Dolly Dzulhadji, mengatakan pihaknya sudah memberi penegasan kepada semua pemilik warnet dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak menerima anak sekolah disaat jam belajar. Jika tak diindahkan, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memberi sanksi kepada pemilik warnet tersebut.

“Kita harap ada kerja sama dari para pemilik warnet dengan tidak lagi menerima pengunjung dari kalangan siswa di pagi sampai siang hari atau saat jam belajar,” kata Dolly.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan rutin melakukan razia termasuk di warnet-warnet.

“Kalau ada yang kedapatan pasti akan kita tindaklanjuti. Pemilik warnet akan diberi sanksi, kemudian siswanya akan kita bawa untuk diberi pembinaan,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap ada kerja sama dari semua sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswanya masing-masing.

“Pengawasan harus terus ditingkatkan. Peran guru di sekolah dan orang tuan di rumah sangat penting. Harus ada koordinasi antara kedua pihak,” harapnya. (ads/gito)

Promosikan Produk Unggulan Daerah, Dinas Kominfo Siapkan Akun Kotamobagu Market

ahmad yani umar
Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berinovasi. Setelah sukses dengan berbagai aplikasi layanan publik dan layanan pemerintah, kini Pemkot melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sedang merancang sebuah akun facebook dan instagram yang diberi nama Kotamobagu Market. Akun tersebut berfungsi untuk mempromosikan berbagai produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, akun facebook dan instagram itu sedang dalam perampungan. Dalam beberapa hari kedepan katanya sudah aktiv dan langsung dioperasikan. Pembuatan akun Kotamobagu Market itu katanya bertujuan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan daerah, seperti kacang goyang, kue kolombeng, kopi kotamobagu dan sebagainya.

“Di situ akan dicantumkan nama produk, alamat dan nomor telepon, sehingga masyarakat yang membutuhkannya bisa dengan mudah mendapatkan informasi. Cukup hanya dengan mengunjungi akun Kotamobagu Market di facebook atau instagram,” katanya, kemarin.

Ia meyakini, kehadiran akun Kotamobagu Market tersebut dapat membantu para pelaku usaha dalam memasarkan produk usahnya masing-masing.

“Dengan akun ini pelaku usaha maupun usaha sangat terbantukan,” sebutnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. “Kota Kotamobagu road to smart city. Sehingga itu kita terus berbenah mulai dari sekarang,” tambahnya. (ads/gito)