Beranda blog Halaman 583

UNBK Tingkat SMP Siap Digelar

Rukmi Simbala

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Nasional Berbasil Komputer (UNBK) akan dilaksanakan Senin (23/4) hingga Kamis (26/4) mendatang. Saat ini, Dinas Pendidikan terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaannya.

Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala, mengatakan semua sekolah di Kota Kotamobagu akan melaksanakan UNBK. Namun dari semua SMP sederajat, hanya tiga diantaranya yang mandiri atau melaksanakan UNBK dengan fasilitas sendiri, yakni SMP Kristen, SMP Katolik dan SMP Negeri 1.

“Hanya tiga itu yang mandiri. Yang lain ujian di beberapa SMK yang memiliki fasilitas penunjang seperti komputer, jaringan dan lainnya,” kata Rukmi.

Ia mengaku, pihaknya sudah siap menyelenggarakan UNBK tahun ini. Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk melakukan simulasi UNBK beberapa waktu lalu.

“Ujiannya mulai tanggal 23 April. Insya allah pelaksanaannya berjalan lancar dan semua peserta bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” sebutnya.

Ditambahkannya, UNBK tahun ini diikuti 2.352 peserta yang terdiri dari 1.107 orang dan 1.245 perempuan orang.

“Itu untuk SMP. Kemudian untuk MTs ada 2.740 peserta, laki-laki 1.302 orang dan perempuan 1.438 orang,” tambahnya.

Kepala SMP Negeri I Kotamobagu, Hendra Mokoagow, mengungkapkan pihaknya telah tiga kali melakukan simulasi dan diikuti semua 301 peserta ujian tahun ini.

“Simulasi itu kita lakukan untuk memantapkan persiapan ujian. Apalagi ini menggunakan komputer sehingga semua siswa diajari cara pengisian data dan lainnya,” ungkapnya. (ads/gito)

Pemkot Tunggu Jadwal Audit Rinci

Syair Lentang

ZONA KOTAMOBAGU – Dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Senin (2/4). Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) tinggal menunggu jadwal dari para auditor untuk mengaudit LKPD Tahun 2017.

“Hari ini (kemarin, red) jam 2 akan diserahkan ke BPK. Setelah itu kita tinggal tunggu jadwal (audit) dari mereka (BPK). Terinformasi pada awal Bulan April ini,” kata Kepala Inspektorat, Syair Lentang.

Ia mengungkapkan audit rinci oleh BPK akan dilakukan selama 40 hari. Setelah audit tersebut katanya BPK akan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang didalamnya memuat opini atas pengelolaan keuangan Pemkot tahun anggaran sebelumnya. “Kemungkinan auditnya sampai Bulan Mei, dan Bulan Juni LHP-nya keluar,” ungkapnya.

Ia optimis, Pemkot bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK tahun ini. “Insya allah kita bisa mendapat WTP untuk ke-lima kalinya secara berturut-turut,” sebutnya. (ads/gito)

Warga Minta Pemkot Razia Ikan Kaleng

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Temuan ikan kaleng berbagai merk yang diduga mengandung parasit cacing disejumlah daerah, sepertinya menjadi momok bagi warga khususnya ibu rumah tangga di Kota Kotamobagu. Selain berhenti membeli dan mengkonsumsi ikan kaleng pasca mendapat kabar tersebut, warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) segera melakukan razia di pusat perbelanjaan.

“Pemerintah harus turun melakukan razia, karena sekarang ini sudah heboh bahwa ikan kaleng itu mengandung cacing. Harus ada upaya dari pemerintah agar ada jaminan kenyamanan bagi kami sebagai konsumen,” kata Fira Mokoagow, warga Kelurahan Sinindian.

Ia mengakui, dirinya tidak lagi membeli setelah mendapat informasi ada parasit cacing di dalam ikan kaleng.

“Meskipun di Kotamobagu ini belum ada temuan begitu, tapi untuk sementara ini belum mau membelinya,” sebutnya.

Menanggapinya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengaku pihaknya akan segera turun merazia semua tempat penjualan ikal kaleng di Kota Kotamobagu.

“Hari ini (kemarin, red) kita akan turun rapat bersama Dinas Kesehatan dan Satpol PP untuk membicarakan teknisnya di lapangan seperti apa. Rencananya besok (hari ini, red) kita akan turun,” ujarnya. (ads/gito)

Walikota Serahkan LKPD ke BPK

Penjabat Walikota, Muhammad Mokoginta, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2017 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (2/4). Dokumen LKPD tersebut diterima Kepala BPK Perwakilan Sulut, Drs Tangga Muliaman Purba MM.

Menurut walikota, penyerahan LKPD tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Setiap kepala daerah katanya wajib menyampaikan laporan keuangan kepada BPK untuk dilakukan pemeriksaan, paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berkhir.

“Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Audit oleh BPK – RI, untuk itu saya juga meminta kepada seluruh pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, untuk menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh tim audit,” katanya.

Penyerahan LKPD itu dilaksanakan di kantor BPK – RI Perwakilan Provinsi Sulawesi, di Manado, serta dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, serta para bupati dan walikota se Sulawesi Utara. (advertorial)

30 Peserta Daftar Uyo-Nanu

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Pendaftaraan pemilihan Uyo-Nanu Kotamobagu 2018 telah dibuka sejak 12 Februari lalu. Sejak hari pertama pendaftaran itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) telah menerima 30 peserta yang berasal dari instansi pemerintah maupun umum.

Ketua Panitia Pemilihan Uyo-Nanu, Hasna Pasambuna, mengatakan 30 pendaftar yang sudah mendaftar sebagai peserta Uyo-Nanu terdiri dari 15 peserta laki-laki dan 15 peserta perempuan.

“Waktu pendaftaran masih dibuka dan akan berakhir tanggal 16 April,” katanya.

Ia mengungkapkan, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wajib mengutus peserta untuk mengikuti ajang tahunan ini. Katanya, waktu pendaftaran yang masih tersisa dua pekan ini bisa dimanfaatkan untuk mendaftarkan peserta atau perwakilan.

“Selain terbuka untuk umum, setiap SKPD juga wajib mengikutsertakan perwakilannya, termasuk pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Kepala Disparbud, Agung Adati, mengungkapkan gelaran pemilihan Uyo-Nanu menjadi ajang bagi para generasi muda untuk menunjukkan talenta dalam diri masing-masing.

“Ini kesempatan emas, karena melalui ajang ini para peserta yang terdiri generasi muda Kota Kotamobagu bisa berkreasi dan menunjukan potensi yang ada dalam diri mereka,” ungkapnya.

Ditambahkannya, peserta yang terpilih menjadi Uyo-Nanu 2018 akan diikutsertakan pada ajang yang sama di tingkat provinsi.

“Selain itu juga mereka yang terpilih akan menjadi duta pariwisata, dan dipersiapkan mengikuti berbagai ajang untuk mewakili daerah,” tambahnya. (ads/gito)

Hari ini, Dokumen LKPD Diserahkan ke BPK

Adnan Massinae

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) merampungkan dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017. Selanjutnya, dokumen tersebut akan diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) untuk diaudit.

“Sebenarnya sudah rampung sejak beberapa hari lalu, tapi karena sering ada pemadam listrik sehingga sedikit terganggung. Tapi ini sudah tuntas dan siap dibawa ke BPK,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Inontat Makalalag.

Diungkapkannya, dokumen LKPD tersebut direncanakan akan diserahkan Senin (2/4) ke BPK Perwakilan Sulut.

“Insya allah Hari Senin (hari ini, red) akan diserahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae, mengakui pihaknya optimis bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas pengelolaan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran sebelumnya.

“Kita terus berupaya memperbaiki sistem pengelolaan keuangan. Insya allah WTP ke-lima kali secara berturut-turut bisa kita raih,” sebutnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta pejabat lain yang berurusan dengan pengelolaan keuangan untuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan saat audit nanti.

“Diharapkan agar semua dapat proaktiv selama proses pemeriksaan nanti,” imbaunya. (ads/gito)

BBGRM ke-XV Dipusatkan di Mogolaing

Teddy Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus memantangkan persiapan jelang perayaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XV Tahun 2018. Beberapa hari lalu, Sekretaris Kota (Sekkot) memimpin rapat koordinasi bersama para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah dan kepala desa se-Kota Kotamobagu.

Pada rapat tersebut, Sekkot menekankan bahwa pelaksanaan BBGRM merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan.

“Melalui kegiatan ini, kita memperlihatkan kemampuan kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Sekkot, Adnan Massinae.

Ia berharap, seluruh SKPD maupun pemerintah desa dan kelurahan untuk dapat menyiapkan program kerja yang akan disampaikan serta memperlihatkan program yang sedang dilaksanakan selama ini.

“Ini semacam pameran. Saya harap semua memperlihatkan yang terbaik,” ujarnya.

Panitia Pelaksana BBGRM, Teddy Makalalag, mengungkapkan ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pada BBGRM nanti, seperti pelayanan kesehatan, khitanan massal, pelayanan dokumen kependudukan, pasar murah, penyerahan bantuan dan lainnya.

“Rencananya kegiatan ini akan dipusatkan di Lapangan Mogolaing,” ungkapnya. (ads/gito)

30 ribu Anak Belum Miliki KIA

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – 30 ribu anak di Kota Kotamobagu belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Data diperolah dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), hingga akhir Februari ada 37.757 anak. Dari jumlah itu, baru 7.189 diantaranya yang telah memiliki KIA.

Kepala Dinas Dukcapil, Virginia Olii, mengatakan KIA merupakan kartu identitas untuk anak-anak berusia 0 sampai 17 tahun. Dalam penerbitannya, Dinas Dukcapil bekerja sama dengan Dinas Pendidikan termasuk anak-anak yang duduk di bangku sekolah dari tingkatan PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi. Kemudian berkas pengurusannya kita terima secara kolektif dari sekolah dan langsung diproses. Sekarang ada banyak berkas yang sedang diproses untuk penerbitan KIA, tapi ada juga yang dikembalikan karena belum lengkap,” katanya.

Ia mengungkapkan, pemberian kartu identitas kepada anak ini akan mendorong peningkatan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik untuk mewujudkan hak anak.

“Nantinya, ketika anak itu berusia 17 tahun dia sudah bisa langsung merekam e-KTP,” ungkapnya.

Lanjutnya, penerbitan KUA berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 2 Tahun 2016.

“Kita harap, kedepannya semua anak di Kota Kotamobagu bisa memiliki KIA. Masalah yang sering ditemui adalah orang tua melampirkan bukti pemeriksaan golongan darah anak yang bersangkutan. Kemudian ada juga yang bukan penduduk Kotamobagu tapi memasukan berkas,” ujarnya. (ads/gito)

Perangkat Desa-Kelurahan Diminta Jadi Corong Kesukseskan Pilkada

Diskusi politik yang dilaksanakan Badan Kesbangpol.

ZONA KOTAMOBAGU – Perangkat desa dan kelurahan diminta menjadi corong dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun ini di Kota Kotamobagu. Hal ini dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Irianto Mokoginta, saat diskusi politik yang dilaksanakan di Aula Badan Kesbangpol, Rabu (28/3).

Menurutnya, peran perangkat desa dan kelurahan dalam mewujudkan Pilkada damai dan berintegritas sangat penting.

“Pilkada damai dan berintegritas adalah cita-cita kita semua. Butuh dukungan dan kerja sama dari semua pihak dalam mewujudkannya,” kata Irianto.

Melalui kegiatan itu, ia berharap masyarakat bisa ikut ambil bagian dalam kesuksesan penyelenggaraan pesta demokrasi di Kota Kotamobagu.

“Kegiatan ini dipandang perlu dilakukan, agar semua ikut ambil bagian dalam mensukseskan Pilkada serentak. Kemudian momentumnya juga tepat, karena tidak lama lagi akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah,” ujarnya.

Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae, mengungkapkan kegiatan tersebut dapat memberi pemahaman dan gambaran tentang Pilkada serta peran perangkat desa dan kelurahan dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Kotamobagu.

“Ini sangat positif. Melalui kegiatan ini bisa diketahui bagaimana menyikapi persoalan yang timbul di masyarakat, sehingga kebijakan yang diambil tidak menyalahi aturan yang berlaku,” kata Adnan.

Pada kesempatan itu, ia mengajak semua pihak untuk ambil bagian dalam menciptakan Pilkada yang aman, damai dan lancar.

“Semua punya peran masing-masing sesuai dengan tupoksinya. Mari kita sukseskan bersama Pilkada serentak tahun ini,” imbaunya.

Ketua Divisi SDM dan Sosialisasi KPU, Iwan Manoppo, mengungkapkan ada banyak hal yang ditanyakan peserta kegiatan yang terdiri dari sangadi, lurah, perangkat desa dan keluraha, serta tok0h masyarakat. Beberapa hal yang paling krusial yang ditanyakan adalah seputar pelaksanakan tahapan kapanye dialogis yang sedang berlangsung serta pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon walikota dan wakil walikota.

“Terjadi interaksi antara KPU dengan peserta yang hadir di forum ini. Semua yang ditanyakan mereka kita jawab sesuai regulasi yang ada. Mudah-mudahan mereka memahaminya agar kedepannya kebijakan yang diambl tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan itu pemerintah desa dan kelurahan serta tokoh masyarakat mendapat banyak pelajaran untuk disampaikan kepada masyarakat ada yang di desa dan kelurahan masing-masing.

“Kegiatan ini sangat baik, karena melalui forum ini kami mendapat ruang untuk mengajak masyarakat dalam mensukseskan Pilkada serentak,” tambahnya. (ads/gito)

Pemkot Optimis Kembali Raih Piala Adipura

Tim penilai adipura saat menilai di salah satu titik pantau.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim penilai adipura baru saja menyelesaikan penilaian kedua (P2) di Kota Kotamobagu. Semua titik pantau termasuk beberapa titik pantau tambahan seperti Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan rumah ibadah menjadi fokus penilaian tim penilai yang terdiri dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) dan akademisi yang didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Penilaian sudah dilakukan dan berakhir kemarin (Senin),” kata Sekretaris DLH, Abdul Thalib Dilapanga.

Ia mengungkapkan, saat melakukan penilaian tim penilai mengakui Kota Kotamobagu lebih unggul dari daerah lain. Namun demikian, pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu disarankan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita yakin Kota Kotamobagu bisa mempertahankan piala adipura. Untuk itu diharapkan ada kerja sama dari semua elemen masyarakat dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak memangkas pohon perindang yang ditanam di pinggir jalan, karena itu menjadi poin tersendiri saat penilaian,” ungkapnya.

Sejumlah titik pantau yang dinilai terdiri atas pemukiman warga, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, rumah sakit, Puskesmas, sekolah, terminal, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bank sampah dan sebagainya.

Asisten I, Nasrun Gilalom, mengaku optimis Kota Kotamobagu bisa mempertahankan piala adipura yang didapat pada Tahun 2016 dan 2017 lalu.

“Insya allah kita bisa dapat lagi piala adipura tahun ini,” sebutnya. (ads/gito)