Beranda blog Halaman 585

Sektor Pertanian Bantu Gerakkan Roda Ekonomi Masyarakat

muljadi-surotenojo
Muljadi Suratinoyo

ZONA KOTAMOBAGU – Meski berada di daerah perkotaan, namun potensi pertanian di Kota Kotamobagu cukup menjanjikan. Tanaman padi, jagung dan kedelai menjadi unggulan selain potensi pertanian lainnya.

Data diperoleh dari Dinas Pertanian, potensi padi sawah mencapai 1.691,55 hektare, jagung 2.000 hektare dan kedelai 275 hektare. Besarnya potensi serta dukungan alat mesin pertanian (alsintan) yang diberikan pemerintah sangat memberi dampak terhadap pergerakan roda ekonomi masyarakat khusus para petani.

Kepala Dinas Pertanian, Muljadi Suratinoyo, mengakui potensi pertanian disektor pangan menjadi salah satu andalan selain potensi pertanian lainnya. “Daerah ini masih menjadi pemilik struktur ekonomi terbesar di Bolmong Raya. Itu tak lepas dari penguatan ekonomi yag mendiring peningkatan produktifitas hasil pertanian,” katanya.

Lanjutnya, besarnya potensi pertanian itu juga sangat berdampak terhadap berkurangnya angka pengangguran. “Tingkat penyerapan tenaga kerja cukup besar. Dengan bertani, ada yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan kini sudah punya pendapatan melalui hasil bertani,” ujarnya.

Ditambahkannya, berbagai upaya terus dilakukan dalam rangka meningkatkan hasil produktifitas pertanian. Selain melobi dan memberi bantuan alsintan, pelatihan rutin diberikan termasuk memaksimalkan tenaga penyuluh pertanian. “Semua yang dilakukan itu bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya. (ads/gito)

Dinas Kominfo Mitra Cari Tahu Sistem Kerja Data Center Kotamobagu

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, menerima kunjungan Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Tenggara.

ZONA KOTAMOBAGU – Data center milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) rupanya menjadi kiblat bagi daerah lain sebagai sasaran study banding. Terbukti, sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara serta Provinsi Gorontalo sudah datang berkonsultasi soal pembangunan maupun sistem kerja data center tersebut. Rabu (14/3), giliran Dinas Kominfo Kabupaten Mitra yang datang berkunjung dengan maksud dan tujuan yang sama dengan daerah lain yang datang sebelumnya.

“Kita rencana membangun data center. Makanya kita datang lihat-lihat dan konsultasi ke Kota Kotamobagu karena sistem kerja data centernya sudah bagus,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Jaringan dan Komunikasi Data Dinas Kominfo Mitra, Franky Rondonuwu.

Kunjungan perwakilan dari daerah yang dipimpin Bupati James Sumendap itu disambut Kepala Dinas Kominfo Ahmad Yani Umar dan jajaran yang terkait.

“Mereka ke sini untuk mencari informasi soal pembangunan data center, termasuk melihat master plan. Di daerah mereka belum ada, makanya datang ke sini. Pada intinya, kita terbuka dengan daerah lain yang ingin datang berkonsultasi dengan apa yang sudah kita lakukan,” katanya.

Ia mengungkapkan, data center milik Dinas Kominfo itu dibangun pada 2017 lalu. Dasar pembangunannya adalah master plan yang didalamnya terutang road map yang akan dilaksanakan dari tahun ke tahun.

“Kalau tahun 2017 pembangunan data center, tahun 2018 adalah command experience center, kemudian tahun berikutnya adalah KIM, pengadaan CCTV dan lainnya. Semua yang tertuang dalam master plan itu yang akan dilaksanakan, tapi itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.

Selain data center, Kota Kotamobagu juga telah memiliki command center. Dua hal tersebut merupakan infrastruktur dasar menuju smart city. (ads/gito)

Target PBB-P2 Naik 32,8 juta

Ilmar Rusman

ZONA KOTAMOBAGU – Target Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun ini sebesar Rp2.857.220.742. Target tersebut sedikit lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah Rp2.824.345.581 atau mengalami kenaikan sekira Rp32.875.161 setelah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Besaran target tersebut diyakini bisa dicapai dengan melihat potensi PBB-P2 yang ada di tiap desa dan kelurahan.

Kepala Bidang Penetapan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Ilmar Rusman, mengatakan pihaknya sudah mulai mendistribusi Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT) PBB-P2 ke pemerintah desa dan kelurahan. Jumlah SPPT yang didistribusikan sebanyak 29.303 lembar.

“Hari ini (kemarin, red) mulai distribusi SPPT. Insya allah bisa tuntas. Kami serahkan ke pihak kelurahan dan desa, karena setelah itu akan dikoordinasikan kemudian didistribusi ke perangkat dimasing-masing desa dan kelurahan,” kata Ilmar.

Ia mengungkapkan, setelah menerima SPPT tersebut, pemerintah desa dan kelurahan sudah bisa melakukan penagihan ke masyarakat.

“Kita harap ada kerja sama dari pemerintah desa dan kelurahan untuk memaksimalkan penagihan, agar target yang diberikan bisa dicapai. Kemudian diharapkan juga ada kesadaran dari setiap wajib pajak agar memperhatikan kewajiban pajaknya,” ungkapnya. (ads/gito)

Mekanisme Penyaluran RTLH Diubah

Sarida Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengubah mekanisme penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Jika sebelumnya setiap penerima mendapatkan bahan bangunan, kini diganti dengan unit rumah yang siap ditempati. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi penyalahgunaan bahan bangunan yang diberikan untuk pembangunannya.

“Kemarin-kemarin kita mendapati ada semen yang tak digunakan untuk membangun, tapi justru dijual. Untuk mengantisipasi kejadian yang sama, kita rubah mekanismenya,” kata Kepala Dinas Sosial, Sarida Mokoginta.

Ia menerangkan, anggaran rehabilitasi RTLH tahun ini sebesar Rp385 juta. Setiap unit berukuran 6×5,5 meter dengan anggaran Rp27,5 juta.

“Pelaksanaannya nanti pada triwulan II. Kita bekerja sama dengan pihak ketiga melalui proses lelang. Penerimanya tinggal tahu menerima kunci rumah. Syaratnya, setiap penerima harus memiliki tanah pribadi untuk pendirian bangunan rumah,” terangnya. (ads/gito)

Kopi Asli Kotamobagu Tembus Pasar Nasional

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Kopi bubuk hasil olahan kelompok masyarakat di Desa Bilalang, Kecamatan Kotamobagu Utara, yakni Kopi Sinondag, Dinodok dan Mojago, menembus pasar nasional. Hal itu sangat memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Berkat bantuan pemerintah dan Bank Indonesia, kami di sini bisa mengembangkan produksi kopi lebih besar lagi. Jelas ini memberi dampak positif terhadap kesejahteraan kami,” kata salah satu pengrajin Kopi Sinondag, Hasna Mokoginta.

Sekretaris Desa Bilalang II, Djafar Mokoagow, mengakui bantuan mesin pengolah kopi yang diberikan sangat membantu dalam pengelolaan kopi yang dilakukan masyarakat. “Dulu mesin seperti ini baru ada di Toko Sakura, sekarang sudah ada di sini. Sehingga sekarang yang dijual bukan lagi biji kopinya, tapi langsung bubuk kopi yang sudah dikemas, kemudian dipasarkan ke sejumlah daerah,” katanya.

Penjabat Sementara Walikota, Muhammad Mokoginta, berharap para pengrajin dapat terus meningkatkan kualitas kopi hasil olahan, agar kedepannya kopi asli Kotamobagu bisa memiliki daya saing dan menembus pasar domestik bahkan internasional. “Kualitasnya harus terus diperbaiki. Apalagi dengan adanya mesih pengolah, kita harap produksinya terus meningkat,” harapnya. (ads/gito)

Cegah Luapan Air, BPBD Keruk Sungai Katulidan

Satu unit alat berat dikerahkan untuk mengeruk Sungai Katulidan.

ZONA KOTAMOBAGU – Mengantisipasi luapan air sungai yang berakibat pada tergenang rumah warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pengerukan sungai serta membangun tanggul. Senin (12/3), satu unit alat berat dikerahkan untuk mengeruk Sungai Katulidan yang berada di RT 24 dan RT 25 Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Kepala BPBD, Refly Mokoginta, mengatakan penanggulangan banjir diprioritaskan di titik yang rawan luapan. Sebagai langkah awal, pihaknya melakukan pengerukan sungai. “Anggarannya dari dana tanggap darurat. Kalau untuk pembangunan tanggul diusulkan ke BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melalui BPBD Provinsi Sulut,” katanya.

Ia mengungkapkan, beberapa hari lalu tim dari BPBD Provinsi Sulut telah meninjau sejumlah titik sungai yang sering meluap saat musim penghujan. “Dari hasil peninjauan itu, ada beberapa titik yang mendesak untuk dilakukan penanganan karena air sungai sering meluap setiap kali hujan turun,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap agar ada kesadaran masyarakat dengan tidak membuang sampah di sungai. “Butuh kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di sungai, karena itu bisa berdampak penyumbatan aliran air dan berpotensi terjadi luapan,” harapnya. (ads/gito)

Disperinaker Rencana Bangun Rumah Kemasan

Ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) akan membuat rumah kemasan produksi tahun ini. Anggaran sebesar Rp600 juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK) telah disiapkan untuk pembangunan maupun pengadaan mesin fasilias penunjang lainnya.

Kepala Bidang Perindustrian, Fadlun Paputungan, mengatakan pembangunan rumah kemasan itu dimaksudkan untuk memudahkan para pelaku industri dalam pengemasan industrinya baik yang berbentuk cair maupun padat termasuk stiker dan pelabelannya.

“Semua produk industri akan masuk ke situ. Itu selain membantu para pelaku industri dalam pengemasan juga tentu akan bermanfaat dari segi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” katanya.

Ia mengungkapkan, kehadiran rumah kemasan itu kedepannya diharapkan Kota Kotamobagu menjadi pusat pengemasan di Bolmong Raya. “Jadi ini bukan hanya khusus produk hasil olahan masyarakat Kotamobagu saja, tidak menutup kemungkinan juga dari daerah lain,” ungkapnya.

Salah satu pemilik usaha kacang goyang, Sumarni Umbola, mengaku menyambut baik rencana pemerintah membangun rumah kemasan tersebut. “Kalau sudah ada rumah kemasan, tentu itu sangat baik. Selama ini kacang goyang belum dikemas menarik. Baru dibungkus pakai plastik gula. Kalau sudah dikemas seperti snack maka itu akan lebih menarik,” sebutnya. (ads/gito)

Keluyuran, Satpol PP Ciduk Empat Pelajar

TERCIDUK: Empat pelajar saat berada di Kantor Dinas Satpol PP.

ZONA KOTAMOBAGU – Empat pelajar yang berasal dari salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Kotamobagu, diciduk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), saat giat operasi yang dilaksanakan Senin (12/3). Keempat pelajar itu terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan berinisial masing-masing FL, TG, VM dan FD.

Informasi didapat, keempat pelajar itu terjaring razia saat jam belajar sedang berlangsung. Saat itu, pasukan penegak Perda sedang melakukan operasi turin di sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu. Saat menuju ke Desa Sia’, Kecamatan Kotamobagu Utara, petugas mendapati ada mobil avanza yang terparkir di tepi jalan. Curiga ada sesuatu, petuga kemudian mendekat ke mobil tersebut dan ternyata di dalamnya ada empat orang pelajar tersebut. Saat ditanyai petugas, keempat pelajar yang semuanya duduk di bangku kelas III itu tak bisa menjawab dan terlihat seperti kebingungan. Dari situ petugas menggiring keempatnya ke Kantor Dinas Satpol PP untuk diberi pembinaan.

“Mereka didapati berada di mobil avanza. Saat ditanyai alasan berada di situ, mereka tak bisa menjawab dan seperti kebingungan. Kita bawa mereka ke kantor untuk ditindaklanjuti,” kata Kepala Seksi Operasional dan Penertiban, Rio Lasabuda.

Lanjutnya, setelah diperiksa dan dilakukan pendataan, keempat pelajar tersebut langsung dipulang. Namun sebelum itu diberi pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama. “Mereka sudah dipulangkan,” tambahnya. (ads/gito)

Dishub Tambah Dua Set Alat Parkir Elektronik

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perhubungan kembali menambah dua set alat parkir elektronik tahun ini yang akan dipasang di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan, Sugiarto Yunus.

Menurutnya, pengadaan alat tersebut dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp198 juta. “Sekarang alat itu sedang dalam pengiriman. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah tiba dan akan langsung di pasang. Itu akan dipasang di pintu masuk dan keluar. Nantinya di situ akan ada tiga alat parkir elektronik,” katanya.

Ia mengungkapkan, setelah tiga set alat parkir terpasang semuanya, pihaknya akan membuatkan jalur khusus untuk pegawai RSUD dan mobil ambulance. “Nantinya itu akan dipisahkan, agar akses masuk karyawan dan mobil ambulance terpisah dengan kendaraan pengunjung,” ungkapnya.

Lanjutnya, pemasangan alat parkir tersebut merupakan salah satu upaya dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran. “Target PAD untuk retribusi parkir sebesar 2,8 miliar. Dengan menggunakan parkir elektronik itu, kita yakin target PAD bisa dicapai,” ujarnya.

Soal tarif, ia menambahkan masih mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011 tentang retribusi parkir, dengan besaran tarif Rp500 untuk kendaraan roda dua dan Rp1.000 untuk kendaraan roda empat. “Nantinya tarif itu akan kita sesuaikan lagi, karena Perda itu sementara direvisi,” tambahnya. (ads/gito)

Pemkot Tunggu Tawaran Investor Soal Pemanfaatan Gedung Eks RSUDB

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Eks Gedung Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB) yang berada di Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, hingga kini belum dimanfaatkan. Beberapa bangunan gedung tersebut untuk sementara ditempati Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas).

Menurut Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, lokasi berdirinya bangunan tersebut masuk pada kawasan pengembangan sarana perdagangan dan jasa. “Rumah sakit itu masuk kawasan perdagangan dan jasa, karena berada di kawasan perkotaan. Jadi tidak boleh untuk pembangunan pabrik apapun,” katanya, pekan lalu.

Ia mengakui, pemerintah merespon jika ada investor yang tertarik memanfaatkan bangunan tersebut. “Kalau ada yang mau tukar guling, kita respon itu selagi pemanfaatannya untuk pembangunan dua sarana itu, yakni perdagangan atau jasa,” sebutnya.

Seperti diketahui, aktivitas di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong itu berakhir pada awal 2017 lalu. Sejak itulah, tak ada lagi aktivitas di bangunan yang berdiri pada Tahun 1948 itu. (ads/gito)