Beranda blog Halaman 618

Satu Peserta Seleksi Terbuka tak Ikut Assessment

ZONA KOTAMOBAGU — Peserta seleksi terbuka calon pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), mengikuti assessment yang dilaksanakan di ruang CAT Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Jumat (20/10).

Pantauan media ini, sejak pagi hingga siang ini, mengikuti arahan sekaligus mengisi setiap setiap soal yang diberikan assessor yang terdiri dari lima kategori tes.

“Ada 21 peserta, tapi satu orang sedang tugas luar jadi belum sempat ikut, tapi akan dilaksanakan susulan, kemungkinan Hari Senin (pekan depan),” kata Ketua Tim Sekretariat Pansel, Asral Impe.

Diungkapkannya, tahapan assessment tersebut hanya dilaksanakan sehari. Selanjutnya, pihaknya akan merekapitulasi hasil penilaian dari semua tahapan dan dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementeian Dalam Negeri (Kemendagri). “Setelah ini kita rekap nilai dari tiap peserta, kemudian ditetapkan tiga orang yang meraih hasil tertinggi dan dibawa ke KASN dan Mendagri,” katanya.

Lanjutnya, setelah proses di KASN dan Kemendagri, hasil tersebut akan dikembalikan ke Pejabat Pembinan Kepegawaian (PPK) untuk ditetapkan satu nama. “Nama yang ditetapkan PPK itu kemudian akan dibawa lagi ke Kemendagri untuk mendapatkan persetujuan pelantikan,” ujarnya.

Ditanya soal waktu pelantikan pejabat hasil seleksi terbuka, ia mengaku masih menunggu rekomendasi atau persetujuan Mendagri dan KASN. “Waktu pelantikan itu tergantung dari persetujuan Mendagri dan KASN,” tambahnya. (ads/gito)

Dandes Tahap II Masuk RKUD

Hamdan Monigi

ZONA KOTAMOBAGU – Dana desa (dandes) tahap II sebesar Rp6,06 miliar atau 40 persen dari total anggaran Rp15,1 miliar, akan segera dicairkan ke 15 desa penerima. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) tinggal menunggu transfer dana dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

“Informasinya hari ini (kemarin, red) sudah akan ditransfer ke kas daerah. Nanti kita chek lagi, karena RC bank hari ini (kemarin) baru akan diserahkan besok (hari ini). Kalau sudah masuk desa sudah boleh menyiapkan pengajuan pencairannya, kemudian Senin (pekan depan) sudah mulai dicairkan,” kata Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Syarifudin Abas, kemarin.

Lanjutnya, setelah anggaran masuk ke kas daerah, pihaknya siap memproses pencairan ke rekening masing-masing desa. “Tinggal tergantung desa, kalau berkasnya lengkap akan langsung diproses. Kemudian harus melampirkan SPj penggunaan anggaran tahap I. Minimal realisasinya 70 persen sudah bisa dicairka,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Hamdan Monigi, mengimbau tiap desa untuk segera mengajukan dikumen pencairan dandes tahap II. “Desa yang sudah melengkapi administrasinya, akan langsung diproses pencairannya. Ini juga sudah kita sampaikan ke tiap desa saat pertemuan beberapa hari lalu,” imbaunya.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar para sangadi yang mengelola dandes diminta untuk memperhatikan penyerapan anggaran, sebab ada sanksi administratif yang akan diberikan bagi desa yang realisasinya tak maksimal. “Meski ada aturan soal sanksi pemotongan, tapi aturan harus tetap diperhatikan. Jangan mengejar angka (realisasi) kemudian bermasalah. Ini yang harus diperhatikan,” tambahnya. (ads/gito)

Dandes Terancam Dipotong, Jika Silpa Diatas 30 Persen

ZONA KOTAMOBAGU – 15 desa diminta untuk memaksimalkan penyerapan dana desa (dandes). Sanksi administratif berupa berupa penundaan penyaluran hingga pemotongan dandes akan diberikan bagi desa yang angka Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) berada di atas 30 persen hingga akhir tahun. Hal ini diutarakan Instruktur Aparatur Desa Pemkot Kotamobagu, Ahmad Yani Umar.

Menurutnya, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 8 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan PP nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, mengatur soal sanksi bagi desa yang tak maksimal dalam penyerapan dandes. “Apabila terdapat sisa dana desa di RKD (Rekening Kas Daerah) lebih dari 30 persen hingga akhir tahun, maka kepala daerah dalam hal ini walikota akan memberikan sanksi administratif bagi desa penerima anggaran tersebut,” katanya, saat pemaparan dalam rapat evaluasi penggunaan dana desa Tahun 2017 dii Balai Desa Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (17/10).

Ia mencontohkan, jika ada satu desa yang penggunaan anggarannya menyisahkan sisa 30 persen, maka tahun anggaran berikutnya desa yang bersangkutan akan mendapat sanksi penundaan penyaluran dana desa tahap I sebesar angka silpa. Bila kasus yang sama terjadi lagi di tahun anggaran berikutnya, maka akan ada pemotongan sebesar angka silpa yang tersisa. “Pemotongan anggaran ini juga menjadi dasar menteri keuangan melakukan pemotongan alokasi dana desa kabupaten kota pada tahun berikutnya,” terangnya.

Meski ada ancaman sanksi bagi desa yang tak maksimal dalam menyerap dana desa, namun ia mengimbau agar setiap desa tetap fokus menyelesaikan dan memanfaatkan anggaran tersebut sesuai program dan kegiatan yang tertuang dalam APBDes. “Para kepala desa tidak perlu terbebani dengan sanksi ini. Yang paling penting berkomitmen menyelesaikan program yang sudah direncanakan, dengan mengedepankan asas manfaat dalam pengalokasian dana desa, tertib administrasi dan tetap patuh pada ketentuan yang telah ditetapkan,” imbaunya. (ads/gito)

Deteksi Dini Ancaman Gangguan Kamtibmas Jelang Pilwako

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai mengatur strategi guna mengantisipasi berbagai ancaman dan gangguan dalam gelaran pemilihan walikota dan wakil walikota 2018 mendatang. Deteksi dini, peringatan dan pencegahan akan dilakukan, agar perhelatan pesta demokrasi di Kotamobagu bisa berjalan dengan lancar tanpa ada tantangan dan hambatan.

“Semua menginginkan Pilwako Kotamobagu berjalan dengan aman dan lancar. Oleh karena itu, melalui deteksi dini Kesbangpol tentu dapat mengetahui gambaran berbagai potensi, gangguan, ancaman maupun hambatan dalam pelaksanaan Pilwako,” kata Sekretaris Badan Kesbangpol, Hendra Makalalag, Rabu (18/10).

Lanjutnya, hasil kerja-kerja Kesbangpol tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk lembaga penyelenggara seperti KPU dan Panwaslu. “Prinsip kami saling membantu dan bekerja sama dalam melaksanakan tugas, dengan tujuan mensukseskan pelaksanaan Pilwako Kotamobag,” ujarnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing. “Hal-hal yang berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) harus dilaporkan ke pihak berwajib,” imbaunya. (ads/gito)

Walikota Hadiri Peringatan Hari Oeang 2017 di Kemenkeu

Walikota Tatong Bara menghadiri seminar nasional yang dilaksanakan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) di Gedung Dhanapala, Jakarta, Rabu (18/10). Seminar dengan tema ‘Refleksi Dinamika Desentralisasi Fiskal dalam Kerangka Hubungan antara Keuangan Pemerinah Pusat dan Daerah, itu dalam rangka memperingati Hari Oeang Tahun 2017. Hadir pada kegiatan itu, para kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia serta Wakil Menkeu, Mardiasmo, dan Dirjen Perimbangan Keuangan, Doediarso Teguh Widodo dan Blane Lewis dari World Bank, yang bertindak sebagai pemateri.

Gelaran seminar tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat dengan kewenangan pemerintah pusat yang diserahkan kepada pemerintah daerah yang disertai pemberian sumber-sumber pendanaan (money follows function).

“Saya hadir dalam kegiatan ini untuk melihat prediksi tentang keuangan daerah ke depan, fiskal seperti apa, termasuk penguatan pendapatan daerah,” kata walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga melobi anggaran peningkatan infrastruktur  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu yang saat ini dalam proses pengajuan di Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

“Proposal yang kita kirimkan di Kementrian Kesehatan sudah diterima, dan tinggal mendorong pihak Kementrian Keuangan untuk mengalokasikan anggarannya. Saat ini pagu indikatif belum keluar, jadi kita tunggu. Mudah-mudahan bisa terealisasi di tahun 2018. Itu yang terus kita perjuangkan,” ujar walikota. (adv/gito)

KPU Pelototi Berkas Parpol

Asep Sabar

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019, berakhir Selasa (17/10) malam. Selanjutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan penelitian administrasi berkas pendaftaran masing-masing parpol. Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dokumen lain yang dimasukan tiap parpol dipelototi.

“Tahapan pendaftara sudah berakhir. Ada 17 parpol yang mendaftar. Dan sekarang mulai tahap verifikasi administrasi,” kata komisioner KPU, Asep Sabar.

Lanjutnya, setelah tahapan verifikasi administrasi akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual. “Jadi setelah lolos verifikasi administrasi ini, kita akan turun ke lapangan melakukan verifikasi faktual,” ujarnya.

Komisioner KPU lainnya, Atiya Tegela, mengungkapkan terdapat 17 parpol calon peserta pemilu yang mendaftar hingga tahapan pendaftaran berakhir. “Terakhir PBB yang mendaftar tadii malam (selasa). Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak, baik partai politik yang telah mengikuti proses pendaftaran. Begitu juga dengan Panwaslu yang tetap konsisten mengawasi sejak awal hingga akhir tahapan ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, 17 parpol calon peserta pemilu 2019 di Kotamobagu adalah Hanura, Gerindra, Golkar, PPP, Perindo, Partai Berkarya, PDI Perjuangan, PKS, Nasdem, PSI, Partai Garuda, Demokrat, PKB, PAN, PKPI, Partai Republik dan PBB. (ads/gito)

Kotamobagu Punya Lima Objek Wisata Air Terjun, ini Lokasinya

Air Terjun Molimpungan di Desa Kobo Kecil.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) sedang giat-giatnya mengembangkan objek wisata air terjun yang ada di Kota Kotamobagu. Tercatat ada lima titik air terjun, yakni Air Terjun Molimpungan Desa Kobo Kecil, Air Terjun Mongkonai di Kelurahan Mongkonai Barat, Air Terjun Batu Putih di Desa Bilalang I serta Air Terjun Boliangonan dan Mobuya di Desa Poyowa Besar I.

“Dari survey yang dilakukan tim dari KPHP Unit II Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, ada lima titik air terjun yang berpotensi untuk dikembangkan dan dijadikan destinasi wisata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Parwisata (Disbudpar), Agung Adati.

Ia mengungkapkan, ke lima titik air terjun tersebut akan dikembangkan, namun dilakukan secara bertahap. Air Terjun Molimpungan menjadi prioritas. Bahkan untuk mengembangkan air terjun yang berlokasi di Desa Kobo Kecil itu, Disbudpar sudah melakukan berbagai upaya, termasuk strategi pengembangannya. Tak hanya itu, Dinas Pariwisata Provinsi Sulut juga telah datang melakukan survey sekaligus berkoodinasi dengan Pemkot terkait anggaran pengembangannya. “Intinya semua akan kita perhatikan, tapi dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.

Selain air terjun, Kota Kotamobagu juga memiliki objek wisata air panas yang ada di Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara. “Ini semua jika dikembangkan tentu akan menjadi ikon daerah. Selain itu juga bisa menjadi salah satu sumber pendatapan daerah jika,” tambahnya. (ads/gito)

Dinas PRKP Respon Keluhan Masyarakat Pontodon Timur

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Keluhan 160 kepala keluarga (KK) di Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, soal aliran air PDAM yang sempat macet langsung ditindaklanjuti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang menjadi kendala dalam penyuplaian air dari bak penampungan ke tower milik Pemerintah Kota (Pemkot) sudah terselesaikan.

“Air sudah mengalir sejak kemarin (Senin) siang. Memang sebelumnya ada kendala pada anggaran pengadaan solar, tapi sudah disiasati. Jadi sekarang sudah tidak ada kendala lagi,” kata Kepala Dinas PRKP, Imran Amon, kemarin.

Ia mengungkapkan, anggaran pengadaan solar dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Meski APBD Perubahan belum ditetapkan, namun pihaknya sudah menyiasati agar masyarakat tetap bisa menikmati air bersih. “Anggarannya 6 juta sampai akhir tahun. Nanti tahun 2018 dimasukkan lagi dalam RKA APBD 2018,” ungkapnya.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Pontodon Timur datang menemui Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae. Dihadapan panglima ASN itu, mereka mengeluhkan saluran air PDAM yang tak mengalir lagi ke rumah-rumah warga.

“Sebenarnya tanpa masyarakat datang, juga tetap kita tindaklanjuti. Sudah dikoordinasikan dengan pak Sekkot hari Senin itu air sudah tersambung lagi, dan itu sudah ditindaklanjuti,” tambahnya. (ads/gito)

Play-Off Piala Dunia 2018 Zona Eropa: Italia Jumpa Swedia

ZONA BOLA — Swedia dipastikan bakal menjadi rintangan terakhir bagi juara dunia empat kali Italia sebelum berhak melangkah ke putaran Piala Dunia 2018 menyusul hasil undian play-off kualifikasi zona Eropa yang dihelat Selasa (17/10).

Tiga pertandingan lain mempertemukan Irlandia Utara versus Swiss, Kroasia melawan Yunani, dan Denmark berjumpa Republik Irlandia.

Leg pertama keempat laga tersebut akan dimainkan pada 9-11 November, sedangkan leg kedua bakal berlangsung 12-14 November. Tim-tim yang disebut pertama akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu. Itu artinya, Swedia, Irlandia Utara, Kroasia, dan Denmark bakal bermain di kandang pada leg pertama.

Kedelapan tim di atas diundi berdasarkan peringkat kedua terbaik dari sembilan grup kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA. Slowakia yang finis di peringkat kedua di Grup F tidak berhak mengikuti play-off karena memiliki catatan terburuk dibanding delapan runner-up lain.

Italia, yang finis di bawah Spanyol di Grup G, boleh dibilang bakal menghadapi lawan berat mengingat Swedia mampu menyingkirkan Belanda di Grup A dan juga membuat juara grup Prancis kesulitan di sepanjang kualifikasi. Tak hanya itu, Swedia juga sangat termotivasi untuk lolos ke Rusia 2018 mengingat mereka absen di dua edisi Piala Dunia terakhir.

Sumber: Goal.com

Indonesia Ungguli Malaysia di Ranking FIFA

ZONA BOLA – Timnas Indonesia naik empat tingkat ke posisi 165 pada peringkat FIFA. Posisi Indonesia naik meski hasil pertandingan melawan Kamboja, Rabu (4/10/2017), tidak dihitung.

Pasukan Luis Milla mengalahkan Kamboja 3-1 pada duel di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, tersebut. Namun, karena PSSI telat mendaftarkan lawan, FIFA menganggap laga tidak sah.

Keterlambatan ini tidak lepas dari perubahan lawan. Indonesia semula dijadwalkan meladeni Mauritania. Namun, lawan membatalkan pertandingan. PSSI kemudian mencari alternatif dan mengajak Kamboja sebagai pengganti.

Hal tersebut nyatanya tidak menghambat laju Indonesia memperbaiki diri pada peringkat FIFA. Dalam daftar yang dirilis Senin (16/10/2017), timnas memiliki 117 poin. Di Asia Tenggara, Indonesia berada di belakang Filipina (peringkat 116), Vietnam (121), Thailand (138), Myanmar (155), dan Laos (162).

Namun, Indonesia berhasil menggeser rival terberat, Malaysia. Malaysia turun empat tingkat ke posisi 170 atau sama dengan Kamboja yang mengemas 110 poin.

Sumber: Bola.com