Beranda blog Halaman 619

Play-Off Piala Dunia 2018 Zona Eropa: Italia Jumpa Swedia

ZONA BOLA — Swedia dipastikan bakal menjadi rintangan terakhir bagi juara dunia empat kali Italia sebelum berhak melangkah ke putaran Piala Dunia 2018 menyusul hasil undian play-off kualifikasi zona Eropa yang dihelat Selasa (17/10).

Tiga pertandingan lain mempertemukan Irlandia Utara versus Swiss, Kroasia melawan Yunani, dan Denmark berjumpa Republik Irlandia.

Leg pertama keempat laga tersebut akan dimainkan pada 9-11 November, sedangkan leg kedua bakal berlangsung 12-14 November. Tim-tim yang disebut pertama akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu. Itu artinya, Swedia, Irlandia Utara, Kroasia, dan Denmark bakal bermain di kandang pada leg pertama.

Kedelapan tim di atas diundi berdasarkan peringkat kedua terbaik dari sembilan grup kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA. Slowakia yang finis di peringkat kedua di Grup F tidak berhak mengikuti play-off karena memiliki catatan terburuk dibanding delapan runner-up lain.

Italia, yang finis di bawah Spanyol di Grup G, boleh dibilang bakal menghadapi lawan berat mengingat Swedia mampu menyingkirkan Belanda di Grup A dan juga membuat juara grup Prancis kesulitan di sepanjang kualifikasi. Tak hanya itu, Swedia juga sangat termotivasi untuk lolos ke Rusia 2018 mengingat mereka absen di dua edisi Piala Dunia terakhir.

Sumber: Goal.com

Indonesia Ungguli Malaysia di Ranking FIFA

ZONA BOLA – Timnas Indonesia naik empat tingkat ke posisi 165 pada peringkat FIFA. Posisi Indonesia naik meski hasil pertandingan melawan Kamboja, Rabu (4/10/2017), tidak dihitung.

Pasukan Luis Milla mengalahkan Kamboja 3-1 pada duel di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, tersebut. Namun, karena PSSI telat mendaftarkan lawan, FIFA menganggap laga tidak sah.

Keterlambatan ini tidak lepas dari perubahan lawan. Indonesia semula dijadwalkan meladeni Mauritania. Namun, lawan membatalkan pertandingan. PSSI kemudian mencari alternatif dan mengajak Kamboja sebagai pengganti.

Hal tersebut nyatanya tidak menghambat laju Indonesia memperbaiki diri pada peringkat FIFA. Dalam daftar yang dirilis Senin (16/10/2017), timnas memiliki 117 poin. Di Asia Tenggara, Indonesia berada di belakang Filipina (peringkat 116), Vietnam (121), Thailand (138), Myanmar (155), dan Laos (162).

Namun, Indonesia berhasil menggeser rival terberat, Malaysia. Malaysia turun empat tingkat ke posisi 170 atau sama dengan Kamboja yang mengemas 110 poin.

Sumber: Bola.com

Ada 900 Kades Ditangkap, Jokowi Minta Warga Ikut Awasi Dana Desa

ZONA NASIONAL – Presiden Joko Widodo menyinggung soal penyelewengan dana desa. Bahkan Jokowi menyebut ada ratusan kepala desa di Indonesia yang ditangkap polisi karena perkara itu.

“Ada lebih dari 900 kepala desa yang ditangkap gara-gara dana desa, tapi itu dari 7.400 (kepala desa). Ada yang ‘belok’, kita tidak tutup mata,” ucap Jokowi kepada wartawan selepas menghadiri acara pembagian sertifikat tanah di Lapangan Merdeka Kerkof, Tarogong Kidul, Garut, Selasa (17/10).

Namun Jokowi menjelaskan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya, banyak juga penyaluran dana desa yang telah tepat sasaran. “Tapi dari survei yang kita lakukan, banyak yang tepat sasaran. Memang perlu diperbaiki,” katanya.

Jokowi menjelaskan, dalam penyaluran dana desa, seharusnya masyarakat diajak memusyawarahkan hal tersebut. Keterlibatan masyarakat soal penyaluran dana desa dinilainya sangat penting.

“Seluruh masyarakat harus diajak bicara. Dana itu dipakai untuk apa, dimusyawarahkan dalam forum desa. Mau dipakai bangun irigasi dan jalan desa, silakan. Paling penting harus produktif,” tutur Jokowi.

Guna meningkatkan efektivitas penyaluran dana desa, Jokowi mengimbau masyarakat ikut mengawasi proses penyaluran dana desa. Bukan hanya pemerintah yang bertugas dalam mengontrol dana desa.

“Mungkin pemerintah pusat, provinsi, daerah mengikuti begitu banyak desa, (tapi) kontrol dan pengawasan yang baik adalah dari masyarakat,” tegas Jokowi.

Sumber: Detik.com

Sahaya: Laporkan ASN yang tak Disiplin

ZONA KOTAMOBAGU – Para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk memberi sanksi kepada bawahan yang kedapatan melakukan pelanggaran disiplin. Hal itu penting dilakukan guna meningkatkan disiplin semua ASN di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot). Hal ini dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Menurutnya, penegakkan disiplin menjadi fokus perhatian Pemkot. Oleh karena itu, ia meminta para pimpinan SKPD dapat menindaki ASN ditiap instansi kerja yang kurang disiplin. “Jangan takut memberikan teguran bagi yang tidak disiplin. Jika sudah ditegur tapi tidak berubah, laporkan ke MKE untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya mendapat laporan soal disiplin ASN disalah satu SKPD yang masih sangat kurang, namun tidak ditindaki pimpinan SKPD yang bersangkutan. “Harus diberi sanksi sesuai tingkat pelanggarannya,” katanya.

Ia menegaskan, MKE siap memberi sanksi bagi pimpinan SKPD yang kurang tegas atau tak memberi sanksi bagi bawahannya yang melanggar disiplin. “Pimpinan SKPD-nya yang akan kena sanksi kalau tak berani menindaki bawahannya yang tak disiplin. Termasuk para camat maupun lurah, wajib memberi teguran bagi bawahannya yang melanggar,” tegasnya. (ads/gito)

Pekan ini Peserta Seleksi Terbuka ikut Assessment

LELANG JABATAN: Tahapan presentasi makalah dan wawancara pada seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi pratama dimulai, kemarin. Tampak proses pelaksanaan tahapan tersebut.

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan seleksi terbuka calon pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) terus bergulir. Panitia seleksi (Pansel) saat ini sedang bersiap melaksanakan tahapan assessment yang direncanakan dilaksanakan pekan ini.

Menurut Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, pihaknya sedang berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pelaksanaan assessment. “Pekan ini akan kita jadwalkan pelaksanaannya,” katanya, kemarin.

Ketua Pansel, Adnan Massinae, mengungkapkan tidak semua peserta atau pejabat yang akan mengikuti assessment. “Mungkin sekitar sepuluh orang yang ikut (assesment), yang lain sudah pernah ikut. Pelaksanaannya di kantor BKN Regional XI  Manado,” ungkapnya.

Lanjutnya, tahapan selanjutnya setelah assesment adalah pengumuman hasil seleksi, namun sebelum itu akan dikoordinasikan dengan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). “Kita juga akan berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri kemudian mengagendakan pelantikan,” ujarnya. (ads/gito)

Dinkes Intens Sosialisasi Bahaya Penyakit Tuberculosis

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menyosialisasikan bahaya penyakit serta langkah pencegahan dan pengobatan penyakit Tuberculosis (TBC) ke masyarakat. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa mengenal dan mengantisipasi secara dini penyakit tersebut.

“Sosialisasi harus dilakukan, agar masyarakat paham termasuk metode pencegahan hingga cara pengobatannya,” kata Plt Kepala Dinkes, Drg Haris Mongilong, pekan lalu.

Ia mengakui, penderita penyakit TBC di Kota Kotamobagu cukup banyak. Meski tak menyebut angka pastinya, namun ia mengaku pihaknya akan terus berupaya maksimal agar angka penyakit tersebut bisa menurun. “Dengan mengetahui gejalan penyakit ini, tentu bisa dilakukan upaya pencegahan dan langkah antisipasi dini,” ujarnya.

Ia mengimbau, masyarakat khususnya yang merasakan gejala penyakit tersebut diminta untuk segera melakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat atau rumah sakit. “Petugas selalu siap melayani masyarakat yang butuh pelayanan,” imbaunya. (ads/gito)

Desember, Sangadi Terpilih Desa Tabang Dilantik

ZONA KOTAMOBAGU – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sangadi (kepala desa, red) terpilih Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, direncanakan akan dilaksanakan pada Desember mendatang. Hal ini diutarakan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Anas Tungkagi.

Menurutnya, pelantikan sangadi terpilih baru akan dilakukan di akhir tahun, karena masih menunggu pertanggungjawaban pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (Dandes) 2017 oleh Penjabat (Pj) sangadi.

“Pertanggungjawaban anggaran diselesaikan dulu, karena pertimbangan tahun anggaran 2017 segera berakhir. Jadi kepada desa terpilih memulai masa tugas dengan anggaran yang baru dan tidak lagi bersangkutan dengan anggaran tahun ini,” ujarnya.

Kepada sangadi terpilih, ia meminta agar merangkul dan melibatkan semua elemen masyarakat dalam proses pembangunan di dalam desa. “Ajak semua masyarakat dan bersama-sama membangun desa,” pintanya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat Tabang untuk selalu menjaga stabilitas keamanan pasca pemilihan sangadi antar waktu. “Pelihara terus kondisi keamanan di desa. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” imbaunya (ads/gito)

Dukcapil Perketat Pengurusan e-KTP

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) memperketat pengurusan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). Hal itu dilakukan guna mengantisipasi pemalsuan dokumen kependudukan.

Menurut Sekretaris Dukcapil, Muliyono Mokodompit, setiap warga yang hendak mengurus e-KTP, diharuskan untuk membawa surat keterangan dari desa atau kelurahan setempat. “Kita perketat pengurusannya, bukan berarti mempersulit. Tapi ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan dokumen kependudukan,” katanya.

Lanjutnya, upaya lain yang dilakukan adalah melakukan perekaman langsung ke tiap desa dan kelurahan. Langkah itu diyakini dapat mengantisipasi pemalsuan dokumen kependudukan. “Kita turun langsung dan merekam. Jadi tidak ada peluang untuk memalsukan dokumen, karena langsung menemui yang bersangkutan,” ujarnya.

Ditambahkannya, rumor yang beredar soal peredaran e-KTP palsu saat ini tidak terjadi di Kotamobagu. Ia meyakini, semua keping e-KTP yang dikeluarkan adalah asli. “Tidak ada e-KTP palsu di sini,” tambahnya. (ads/gito)

Pemprov Tertarik Kembangkan 3 Objek Wisata di Kotamobagu

Kepala Disbudpar, Agung Adati, memberi penjelasan tentang kondisi objek wisata di Kotamobagu kepada Tim Dinas Pariwisata Provinsi Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) tertarik mengembang sejumlah tempat wisata di Kota Kotamobagu untuk dikembangkan. Kamis (11/10), Tim Dinas Pariwisata (Dispar) mengunjungi Air Terjun Molimpungan Desa Kobo Kecil, Hutan Kota di Kelurahan Mongkonai dan Air Terjun Boliangon Desa Poyowa Besar. Tim yang dipimpin Kepala Dispar, Jhon Paerunan, melakukan survey sebagai tindaklanjut dari rencana Pemprov Sulut menetapkan kawasan strategis pariwisata provinsi.

“Kota Kotamobagu memiliki objek wisata yang potensial untuk dikembangkan. Sementara ini ada tiga destinasi yang telah dalam kawasan strategis pariwisata provinsi, yaitu Air Terjun Molimpungan, Hutan Kota dan Air Terjun Boliagonan. Ketiga tempat objek wisata itu akan menjadi prioritas untuk diusulkan masuk dalam Riparprov (Rencana Induk Pengembangan pariwisata Provinsi) Sulut,” kata Kepala Dispar Provinsi Sulut, Jhon Paerunan, saat berada di Kotamobagu.

Lanjutnya, untuk pengembangan ketiga objek wisata tersebut, pihaknya akan mengintervensi anggaran melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi. “Selain melakukan survey, kunjungan kita ke sini untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kotamobagu terkait bagian-bagian pekerjaan yang akan diusulkan melalui APBD Provinsi Tahun 2018,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu, Agung Adati, mengungkapkan  beberapa item pekerjaan pada pengembangan tempat wisata akan diusulkan ke provinsi, seperti pembangunan tempat parkir, MCK dan jalan menuju lokasi Air Terjun Molimpungan,” ungkapnya. (ads/gito)

Bangunan ‘Gedung Kembar’ RSUD Kotamobagu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Bangunan ‘gedung kembar’ RSUD Kotamobagu yang sedang dalam perampungan.

ZONA KOTAMOBAGU – Pekerjaan pembangunan ‘gedung kembar’ atau tower A dan Tower B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu terus dipacu. Saat ini kontraktor pelaksana dua mega proyek tersebut sedang menyelesaikan pekerjaan pemasangan mekanikal elektrikal.

“Progres pekerjaan belum kita hitung. Tapi hitungan terakhir sudah di atas 40 persen,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Alfian Hasan, kemarin.

Pekerjaan pembangunan ‘gedung kembar’ tersebut dilaksanakan oleh dua kontraktor berbeda. Tower A dikerjakan oleh PT Karunia Jaya Sejati dengan anggaran sebesar Rp34,7 miliar,sedangkan Tower B dikerjakan PT Marga Dwitaguna dengan anggaran lebih dari Rp23 miliar.

“Fisik bangunan akan selesai tahun ini. Tahun depan tinggal pengerjaan landscape dan pengisian meubilier termasuk alat kesehatan,” jelasnya.

Walikota Tatong Bara terus melobi di Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendapatkan support anggaran. Akhir Agustus lalu, walikota menemui Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes melobi anggaran pengadaan furniture hospital.

“Setelah pembangunan gedung baru berkapasitas 300 kamar selesai akhir tahun ini, kita pikirkan lagi pengadaan furniture hospital termasuk pengadaan alat kesehatan. Anggarannya sudah kita hitung sekitar Rp49 miliar,” kata walikota.

Walikota menambahkan, pembangunan ‘gedung kembar’ RSUD tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat di bidang kesehatan.

“Masyarakat Bolmong Raya butuh rumah sakit rujukan. Karena data yang dirangkum Pemprov Sulut, dalam setahun ada 145 pasien asal Bolmong Raya yang meninggal dunia dalam perjalanan saat di rujuk Manado. Oleh karena itu, saya memberanikan diri membangunan rumah sakit dengan anggaran melebihi 100 miliar, agar kedepannya RSUD Kotamobagu menjadi rujukan regional di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya,” tambah walikota. (ads/gito)