Beranda blog Halaman 632

Kostum Kreatif Kabela Raih The Best Performance

Agung Adati

ZONAKOTAMOBAGU – Kostum kreatif kabela dan kopi yang dirancang berdasar latar belakang adat dan budaya serta keunggulan khas Kotamobagu yang ditampilkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud), terpilih menjadi the best performance pada lomba flower fashion carnaval tingkat umum, Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang digelar 6-12 Agustus lalu di Tomohon.

“Pialanya sudah diterima. Tentu ini prestasi luar biasa, karena peserta yang ikut kegiatan TIFF itu banyak sekali. Bahkan dari luar negeri juga banyak yang ikut. Ini membuktikan desain baju yang kita kembangkan lalu tampilkan, benar-benar menarik dan memiliki nilai lebih,” kata Kepala Disbudpar, Agung Adati.

Lanjutnya, keikutsertaan Kotamobagu pada event ini merupakan bentuk dukungan Pemkot atas penyelenggaraan TIFF 2017, serta menjadi bagian dari upaya mendukung promosi pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) yang dicanangkan pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw saat ini.

“Kotamobagu juga sudah saatnya mengelola sektor pariwisata secara lebih serius untuk mendukung visi Kotamobagu sebagai kota jasa. Kami sudah dapat instruksi Ibu Walikota Kotamobagu untuk mulai mempersiapkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan. Ibu Walikota mengarahkan agar multi player efect pertumbuhan pariwisata Sulut harus bisa memberi manfaat bagi masyarakat kotamobagu,” tambah mantan Kadis Kominfo itu. (ads/gito)

Awal September, Walikota Terima Penghargaan dari UGM

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mendapat undangan menerima penghargaan  Pemda dengan peringkat kondisi keuangan daerah terbaik dari Universitas Gajah Mada (UGM). Dalam undangan bernomor: 1770/UN1/EB/Maksi/PM/2017 tertanggal 1 Agustus yang ditujukan kepada Walikota Kotamobagu, penghargaan itu akan diterima pada Kamis (7/9) mendatang di Gedung Graha Sabha Pramana UGM.

Diraihnya penghargaan tersebut karena berdasar pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Prodi Magister Akuntansi FEB UGM, Pemerintah Kota Kotamobagu merupakan salah satu Pemda yang memperoleh indeks kondisi keuangan daerah terbaik untuk regional Sulawesi.

“Penghargaan ini akan diserahkan Rektor UGM,” kata Kasubag Pengumpulan Data dan Informasi Bagian Humas, Hendry Mokodompit.

Penyerahan penghargaan tersebut bersamaan dengan seminar nasional bertema “Dari WTP menuju pengelolaan keuangan yang sehat dan transparan”.

Seperti diketahui, dalam empat tahun terakhir, pengelolaan keuangan Pemkot Kotamobagu selalu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Memperbaiki sistem pengelolaan keuangan daerah merupakan komitmen semua jajaran Pemkot.

“Opini WTP yang kita dapat menjadi pemacu dan pemicu semangat bagi kita semua untuk terus memberi yang terbaik bagi daerah,” kata Walikota Tatong Bara, beberapa waktu lalu. (ads/gito)

Rekam e-KTP, Dinas Dukcapil Masuk Desa

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan (Dukcapil) mulai turun ke desa dan kelurahan untuk merekam e-KTP, Senin (21/8) hingga Senin (16/10) mendatang. Para wajib KTP berusia 17 tahun ke atas dan belum merekam menjadi target Dukcapil.

“Mulai besok (hari ini, red). Jadwal pertama di Desa Pontodon Timur. Mulai pukul 09.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita. Tempat perekaman di balai desa. Setelah itu kita pindah ke desa dan kelurahan lain. Tujuan kita turun ke tiap desa dan kelurahan adalah untuk penyempurnaan data kependudukan. Agar ketika dibutuhkan, kita punya data valid,” kata Sekretaris Dukcapil, Muliyono Mokodompit, Minggu (20/8).

Dijelaskannya, ada sekira 4000-an wajib KTP yang belum melakukan perekaman. Namun demikian, pihaknya akan berupaya agar beberapa bulan ke depan para wajiib KTP itu sudah terekam. “Setelah merekam kita akan mengeluarkan surat keterangan pengganti KTP sementara sembari menunggu pencetakan. Kalau untuk blanko, saat ini masih aman,” jelasnya.

Untuk memaksimalkan perekaman di tiap desa dan kelurahan, ia meminta para sangadi dan lurah untuk dapat menginformasikannya kepada masyarakat. “Kita harapan bantuan dari pemerintah desa dan kelurahan. Dari data yang ada, paling banyak yang belum merekam adalah petani yang setiap harinya berada di kebun,” tambahnya. (ads/gito)

Walikota Apresiasi Kinerja SKPD

Tatong Bara

ZONAKOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mengapresiasi kinerja jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah bekerja keras dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016. Dari hasil penilaian tim Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), LPPD Pemerintah Kota (Pemkot) mendapat ranking kedua tertinggi di Sulut.

“LPPD ini merupakan salah satu alat ukur keberhasilan pemerintahan daerah. Sebuah pemerintahan bisa dikatakan sukses jika dinilai dari tiga indikator, yaitu opini BPK, LPPD dan LAKIP. Kalau tiga hal ini baik, maka secara umum pemerintahan itu berjalan dengan baik. Opini BPK dan LPPD sudah ada hasilnya dan alhamdulillah baik. Kita tinggal menunggu LAKIP, mudah-mudahan mendapat nilai B,” kata walikota, saat audiens dengan sangadi, lurah, LPM, BPD dan tokoh masyarakat, pekan lalu.

Walikota menambahkan, capaian Pemkot di tahun 2016 itu akan terus ditingkatkan kedepannya. “Ini menjadi pemcau dan pemicu semangat bagi kita untuk terus memberi yang terbaik bagi daerah ini,” tambah walikota.

Seperti diketahui, peringkat Kota Kotamobagu dalam penilaian LPPD dalam terus mengalami peningkatan. Di Tahun 2014, Kota Kotamobagu hanya berada di peringkat 14 atau kedua terendah di Sulut. Di Tahun 2015 naik drastis ke peringkat 7 dan di tahun 2016 kembali naik ke peringkat 2.

“Alhamdulillah berkat kerja keras semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta dorongan dan motivasi walikota, LPPD kita tahun 2016 berada di peringkat ke-dua menggeser Kota Tomohon, Kabupaten Sangihe, Minahasa Selatan, Sitaro dan Minahasa Tenggara,” ujarnya. (ads/gito)

Intensitas Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

Refly Mokoginta

ZONAKOTAMOBAGU – Hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah Kota Kotamobagu dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Warga yang beraktivitas di luar rumah diminta untuk selalu waspada. Meski tidak berdampak banjir maupun tanah longsor, namun kondisi cuaca seperti saat ini sangat rentan terjadi bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat beberapa desa dan kelurahan sebagai rawan bencana, seperti Kelurahan Upai, Gogagoman, Kobo Besar, Desa Moyag Bersatu, Poyowa Besar I dan II serta Kobo Kecil.
“Kita semua harus waspada. Banjir, longsor dan pohon tumbang memungkinkan terjadi disaat kondisi seperti ini,” kata Kepala BPBD, Refly Mokoginta.

Ia mengungkapkan, pihaknya terus memantau kondisi terkini wilayah serta berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Kita terus pantau, kalau terjadi bencana pasti akan langsung ditindaklanjuti. Ada tim kita yang selalu siaga setiap saat,” ungkapnya. (ads/gito)

Tatong: Beri yang Terbaik untuk Kemajuan Bangsa

ZONA KOTAMOBAGU –  Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diharapkan dapat dimaknai dan dijadikan momentum oleh elemen masyarakat dalam memberi yang terbaik untuk kemajuan bangsa. Hal ini diutarakan Walikota Tatong Bara, usai upacara di Lapangan Boki Hotinimbang, Kamis (17/8).

“Hari ini (upacara) ada sebuah rasa yang berbeda dengan tahun lalu. Mudah-mudahan kita semua dapat memaknainya dan berkomitmen bersama untuk membuat negara dan khususnya daerah kita menjadi lebih maju dan mandiri,” kata Tatong.

Sebagai pimpinan daerah lanjut Tatong, dirinya memaknai peringatan hari kemerdekaan ini dengan hal yang sangat dalam.

“Kita bisa merasakan getaran di 17 agustus ini, saat bendera merah putih dinaikan dengan hikmat. Betapa besar perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang, hingga akhirnya negara ini bisa terbebas dari belenggu penjajahan. Sehingga itu, sebagai generasi penerus bangsa, marilah kita menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, dengan mengisi aktivitas-aktivitas positif,” ujar Tatong. (ads/gito)

7 Narapidana Bebas, 148 Lainnya Dapat Pengurangan Masa Hukuman

PENGURANGAN HUKUMAN: 155 narapidana di Rutan Kelas IIB Kotamobagu mendapat remisi umum dalam rangka HUT Proklamasi. Tampak walikota saat memberi SK remisi umum II kepada salah satu narapidana.

ZONAKOTAMOBAGU – 155 dari 319 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu mendapat remisi umum dalam rangka HUT Proklamasi. Dari jumlah itu, terdapat tujuh diantaranya yang mendapat remisi umum II atau langsung bebas. Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) nomor W27-47.PK.01.01.02/2017 tentang remisi umum dibacakan oleh petugas Rutan dan diserahkan Walikota Tatong Bara pada upacara pemberian remisi kepada narapidana di halaman rutan, Kamis (17/8).

“Ada tujuh orang yang mendapat remisi umum II atau langsung bebas. Sisanya 148 orang itu bervariasi, paling banyak lima bulan dan paling rendah satu bulan,” kata Kepala Rutan, Anton Heru Susanto.

Ia menjelaskan, dasar pemberian remisi umum bagi 155 narapidana tersebut karena selama berada di rutan para WBP tersebut berkelakuan baik, menaati aturan yang ada serta mendapat predikataik dari pelaksanaan program pembinaan yang diselenggarakan petugas rutan. “Remisi umum ini diberikan kepada narapidana saat HUT Proklamasi. Kemudian ada juga remisi khusus yang diberikan saat hari besar keagamaan,” terangnya.

Ditambahkannya, narapidana yang diberikan remisi adalah yang hukumannnya maksimal 20 tahun penjara. Selebihnya, narapidana yang bersangkutan harus mengajukan grasi ke presiden untuk bisa mendapatkan pengurakan masa hukuman. “Minimal enam bulan menjalani hukuman itu bisa mendapat remisi, dan tidak semua bisa mendapatkannya (remisi) karena kita menilai kelakuan mereka selama berada di sini (rutan),” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Tatong Bara, berharap para narapidana yang mendapat remisi umum bebas agar kembali dan berbaur dengan masyarakat. “Mereka memang pernah berbuat kesalahan, tapi di sini (rutan) mereka belajar berbuat baik untuk menjauhkan mereka dari perbuatan atau tindakan yang sudah mereka lakukan,” harap walikota.

Usai pelaksanaan upacara, walikota menyempatkan diri bersalaman dan berdialog singkat dengan para narapidana. (ads/gito)

Wali Kota: Semangat Juang dan Kerja Keras Para Pahlawan Harus Diteladani

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Kamis (17/8), di Lapangan Boki Hotinimbang. Walikota Tatong Bara bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang dihadiri ribuan peserta yang terdiri ASN dan berbagai elemen masyarakat.

 

Menurut walikota, peringatan HUT Proklamasi ini adalah sebuah pengingat dan penanda bagi semua anak bangsa untuk terus bekerja keras melanjutkan kemerdekaan yang berhasil diraih para pahlawan dengan perjuangan dan kerja keras.

“Hari ini kita semua merayakan 72 tahun kemerdekaan bangsa ini. Mari kita maknai dan mengambil hikmah dari peringatan momentum yang sangat bersejarah ini. Semangat juang yang tinggi dan kerja keras para pahlawan kita yang merebut kemerdekaan harus kita teladani. Tugas kita semua saat ini adalah melanjutkan kemerdekaan dengan kerja bersama,” sebut walikota.(adv/gito)

Tatong: Peringatan Hari Kemerdekaan Bukan Hanya Sekadar Seremonial

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara meminta agar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia, tidak hanya sekadar kegiatan seremonial.

“Harapan saya ini jangan dilewatkan sebagai seremonial biasa, tapi harus kita jadikan sebagai enegri dan kita implementasikan ditengah masyarakat, apapun peran kita,” kata Tatong, saat memantau persiapan pelaksanaan upacara 17 Agustus di Lapangan Boki Hotinimbang, Selasa (15/08).

Lanjutnya, sebagai pimpinan daerah dirinya memaknai peringatan hari kemerdekaan ini dengan hal yang sangat dalam. “Kita bisa merasakan getaran di 17 agustus ini, saat bendera merah putih dinaikan dengan hikmat. Betapa besar perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang, hingga akhirnya negara ini bisa terbebas dari belenggu penjajahan. Sehingga itu, sebagai generasi penerus bangsa, marilah kita menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, dengan mengisi aktivitas-aktivitas positif,” ujar Tatong.

Terkait persiapan upacara 17 Agustus, Tatong mengaku sudah rampung. “Dari gambaran yang ada ini sudah sangat siap. Tinggal ada pembenahan sedikit, yakni beberapa kanopi yang disiapkan besok (hari ini, red) dan kita monitor terus. Untuk pasukan pengibar bendera pada intinya sudah siap,” tambah Tatong. (ads/gito)

Disparbud Juara II di Festival Pesona Bunaken

Hasna Pasambuna

ZONA KOTAMOBAGU – Tari Mosau yang ditampilkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil meraih juara II pada pagelaran seni dan budaya di Festival Pesona Bunaken 2017 yang diikuti semua daerah di Sulawesi Utara.

Menurut Plh Kepala Disparbud, Meifi Muhammad, keikutsertaan Pemerintah Kota (Pemkot) pada kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen pemerintah  dalam mendukung program pengembangan sektor pariwisata di Sulawesi Utara. “Iven ini juga menjadi ajang promosi kesenian daerah dan merupakan upaya kita untuk melestarikan seni dan budaya daerah dari kepunahan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pariwisata, Hasna Pasambuna, menuturkan seni dan tari khas daerah yang dimiliki merupakan aset daerah yang akan terus dipromosikan.  “Termasuk beberapa destinasi pariwisata yang saat ini sedang dalam kajian untuk dikembangkan. Bila kedua aset ini dikelola dengan baik, maka kedepan Kota Kotamobagu akan menjadi daerah tujuan wisata terkemuka di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Seperti diketahui, Tari Mosau yang ditampilkan peserta dari Kota Kotamobagu merupakan tarian yang dilakukan untuk menjemput para bogani yang baru pulang dari perang setelah mereka memenangkan peperangan. (ads/gito)