ZONA BOLMONG – Simpati dan dukungan dari masyarakat terus berdatangan untuk Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. Hal itu menyusul ditetapkan Yasti sebagai tersangka dalam kasus dugaan pidana pengerusakan fasilitas PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC).
Tarban, salah satu warga Desa Solog Kecamatan Lolak mengungkapkan, mereka selalu mendukung apapun kebijakannya sebagai Bupati Bolmong hebat. “Ibu Yasti selalu di depan untuk kepentingan rakyat Bolmong, sekarang waktunya kita di depan untuk dukung beliau,” ungkapnya, Selasa (25/7) sore tadi.
Diketahui, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK, dalam keterangan persnya mengatakan, hari ini Bupati Bolmong ditetapkan sebagai tersangka. “Hari ini telah dilaksanakan gelar perkara oleh penyidik dan telah menetapkan Yasti sebagai tersangka,” tulisnya.(gung)
ZONA BOLMONG – Tim dari WHO dan Kemenkes lakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong. Bertempat di ruang rapat lantai lll Kantor Bupati, Selasa (25/7) siang, kunjungan itu terkait kerja sama atas keperdulian terhadap pencegahan dan pemberantasan penyakit kusta.
Dalam sambutannya, Bupati Bolmong Yasti S Mokoagow berharap semoga kunjungan itu dapat meningkatkan hubungan dan komitmen serta dapat meningkatkan keperdulian terhadap pencegahan dan pemberantasan penyakit kusta “Terima kasih atas kunjungan Mr Yohei Sasakawa selaku President of Foundation, serta tim WHO dan Kemenkes, dalam bentuk perhatian di daerah ini untuk mencegah dan memberantas penyakit kusta,” ujar Yasti.
Yohei Sasakawa berharap, Dinkes dan seluruh stakholder terkait kesehatan agar dapat menyosialisasikan pencegahan dan pemberantasan penyakit kusta ini. “Saya berharap ada perhatian tentang pemyakit ini. Dan harus selalu proaktif mendeteksi penyakit. Untuk para pembimbing yang ada di Bolmong agar dimohon menjalin kerja sama yang baik, ini demi orang banyak,” ungkapnya.
Dirinya beserta tim WHO sangat berterima kasih karena sudah disambut dengan baik. “Saya harap daerah Bolmong ini terus menjalin kerja sama dengan Jepang dalam hal menangani penyakit kusta atau penyakit lain sebagainya,” harapnya.
Selain Mr Yohei Sasakawa dan tim, turut hadir dr Tiara Pakasi dari Kemenkes, Ketua DPRD Welty Komaling, Asisten ll Sonda Simbala, Asisten lll I Wayan Gede, Kapala Dinas Sosial Lutfi Limbanadi, serta tim Dinkes Bolmong.(gung)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kotamobagu telah menyiapkan program andalannya yakni Desa wisata. Menurut, Kepala Disparbud Kotamobagu, Agung Adati, konsep desa wisata yang ada di wilayahnya bisa menjadi andalan untuk mengangkat taraf hidup masyarakat.
“Sektor pariwisata bisa menjadi sektor penopang pemasukan bagi daerah dan masyarakat. Setiap daerah memiliki ciri khas atau penonjolan karakteristik alam maupun kultural dan aspek lainnya,” kata Agung.
Mantan Kepala Diskominfo Kotamobagu itu menambahkan, desa memiliki segudang potensi yang bisa diangkat menjadi komoditas, dan bisa dipoles dengan manajemen strategi yang tepat untuk menjadi desa wisata.
Antara lain akan dilihat dari keindahan alam, hasil bumi, kekayaan flora dan fauna atau hayati, sosio kultural, masyarakat, tradisi atau hal-hal yang bersifat khas yang unik yang tak dimiliki daerah lain.
“Konsep itu saya pikir akan kita rancang ke depan, salah satunya adalah pengembangan destinasi air terjun Molimpungan di Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur,” katanya.
Saat ini menurut Agung, Detail Enginering Desain (DED) sudah ada, tinggal pembebasan lokasi. Namun lanjutnya, perangkat aturan atau regulasi harus juga disiapkan agar berjalannya aktivitas wisata beserta dampaknya tetap berada dalam koridor regulasi sebagai payung hukumnya.
“Banyak tahapan yang harus dilewati. Termasuk pelatihan bagi seluruh komponen desa, yang ada di dalamnya pemerintah desa agar bisa tahu tentang manajemen pariwisata,” katanya.
Belajar pada kesuksesan desa wisata lainnya lanjut Agung, yakni studi banding. “Banyak belajar pada keberhasilan desa wisata lain khususnya yang sejenis. Karena tipikal permasalahan dan tantangan masa depan yang bakal dihadapi kurang lebih sama,” jelasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu mulai menyalurkan bantuan bagi warga lanjut usia (lansia) dan penyandang cacat di wilayahnya, Selasa (25/07).
Menurut Sekertaris Dinas Sosial, Suhartien Tegela, bantuan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para lansia dan penyandang cacat. “Yang menerima bantuan berjumlah 91 orang, terdiri dari 61 lansia dan 30 penyandang cacat. Para lansia dan penyandang cacat yang menerima bantuan tersebar di seluruh kecamatan,” kata Tien.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok, seperti beras, gula telur, susu, kacang hijau, mie istan, minyak goreng, serta ikan kaleng. “Proses penyaluranya langsung ke rumah masing-masing penerima bantuan,” ungkapnya.
Dia mengharapkan, bantuan itu bisa meringankan beban para lansia dan penyandang cacat serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.“Harapan pemerintah agar bantuan ini bisa dimanfaatkan,” tambahnya.(ads/gito)
ZONA BOLMONG – Pemkab Bolmong terus menggali potensi destinasi pariwisata Pulau Tiga, yang berlokasi di wilayah Pantai Utara (Pantura) Bolmong, tepatnya di Desa Maelang , Kecamatan Sangtombolang. Tempat itu diketahui memiliki keindahan yang sangat menakjubkan, yaitu dengan pesona taman lautnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bolmong Ulfa Paputungan mengatakan, dengan ditemukannya taman laut yang ada di objek Pulau Tiga, bisa membuat pariwisata yang ada di Bolmong dikenal luas. “Selain terumbuk karang yang indah, ekosistem yang ada juga sangat beragam dengan banyaknya jenis-jenis biota laut yang unik dan menarik,” ungkapnya, Senin (24/07) siang tadi.
Ditambahkan, untuk mengoptimalkan dan menarik wisatawan, pihaknya harus bekerja sama dengan beberapa pihak. “Pastinya pesona taman laut ini akan kami optimalkan demi menarik wisatawan, sehingga bisa menambah pendapatan asli daerah, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya.(gung)
ZONA BOLMONG – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bolmong dalam waktu dekat ini akan diganti. Hal itu sebagaimana dikatakan Asisten ll Sekertariat Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sonda Simbala.
Menurutnya, beberapa waktu lalu Pemda telah memanggil seluruh karyawan dan Dirut PDAM untuk menyelesaikan masalah terkait dugaan korupsi dan hak karyawan lingkup PDAM yang tak terbayar.
“Dengan banyaknya masalah yang ada di PDAM Bolmong serta tak pernah ada jalan keluarnya, maka dari itu Dirut dipastikan diganti. Untuk itu kami tinggal menunggu putusan Bupati. Sebab, Ibu Bupati masih di Jakarta,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkab akan melaksanakan sidang terhadap Dirut PDAM. “Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan sidang mengenai kasus PDAM terkait pemeriksaan Inspektorat yang menemukan kasus pencucian uang yang ada di PDAM dan dipastikan Dirut diganti,” ujar Simbala.(gung)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPR-KP) Kotamobagu, saat ini telah menyelesaikan pemasangan 4000 sambungan air bersih yang tersebar di wilayah tersebut.
Kepala Dinas PR dan KP, Imran Amon, mengungkapkan bahwa sejak Minggu (23/07) kemarin, pihaknya telah menuntaskan pemasangan sambungan air bersih tersebut. Sambungan tersebut diambil dari empat Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di antaranya, IPA Kelurahan Poyowa Besar, Desa Kobo Kecil, Desa Pontodon Timur dan Desa Bilalang IV. “4000 sabungan air bersih tersebut semuanya sudah dilengkapi dengan meteran air dan siap beroperasi,” ujarnya.
Menurutnya, dari pemasangan sambungan air bersih tersebut, pihaknya menargetkan Pendapatan Hasil Daerah (PAD) sekitar Rp 1,2 miliar dari restribusi air bersih. “Kita tinggal melakukan optimalisasi sambungan air bersih agar dapat meningkatkan PAD,” katanya.
Sementara ini, Pemkot sendiri tengah berupaya melakukan koordinasi terkait ke empat IPA yang digunakan. Dijelaskan, IPA yang ada saat ini masih milik atau aset pemerintah pusat. Selain itu, IPA sangat penting karena air yang mengalir sudah layak dikonsumsi dan higienis.
“Sedang diupayakan peralihan aset IPA ke Pemerintah Kotamobagu, agar ke empat IPA tersebut sudah menjadi milik daerah,” urainya.
Ia mengatakan, untuk tahun ini pihaknya akan menambah kembali jaringan sambungan air bersih di tiga kecamatan. Itu dilakukan karena masih banyaknya permintaan dari masyarakat. “Kecamatan Kotamobagu Selatan, Barat dan Utara akan dilakukan penambahan jaringan air bersih. Pelayanan akan kebutuhan air bersih bagi masyarakat tetap kami utamakan,” tambahnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara menegaskan, masih akan melaksanakan rolling tahap dua. Rencanan ini disamapaikannya saat bersua dengan sejumlah awak media usai memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, dan Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (24/7) pagi.
“Rencana pekan depan akan ada rolling tahap dua,” kata Tatong. Untuk rencana pekan depan, hampir sama dengan kondisi yang dilaksanakan sebelumnya. Ia juga mengatakan, sudah memerintahkan tim baperjakat untuk menyusun format yang nantinya akan dilakukan pergeseran. “Pokoknya ada eselon II hingga eselon IV,” ucapnya.
Ia menambahkan, rolling pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu merupakan hal yang biasa terjadi di organisasi pemerintahan, dengan pertimbangan yakni indikator capaian kerja “Tujuan rolling ini yaitu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat serta untuk pembangunan sesuai dengan visi misi,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, memimpin prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, dan Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (24/7) pagi.
Pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota itu diawali pembacaan Surat Keputusan Wali Kota Nomor 137 Tahun 2017, tentang Pengangkatan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, oleh Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Kotamobagu, Drs. Asral Impe. Dalam lampiran surat keputusan tersebut, terdapat 29 pejabat struktural yang dilantik Wali Kota Kotamobagu, terdiri dari pejabat eselon II dan beberapa pejabat eselon III dan IV.
Wali Kota Kotamobagu melalui Sekretaris Daerah Kotamobagu, Adnan Massinae, S.Sos, M.Si menyampaikan agar para pejabat yang baru dilantik untuk bersinergi dengan tugas yang baru dan langsung bekerja.
“Yang kita utamakan sekarang adalah pelayan prima terhadap masyarakat, sehingga diminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar memberikan pelayan terbaik bagi kemajuan daerah ini,” kata Adnan.
Turut hadir dalam pelantikan, Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP. Faisol Wahyudi beserta unsur Forkopimda lainnya, Anggota DPRD Kotamobagu, Agus Suprijanta, SE, para Asisten, staf ahli Walikota, pimpinan SKPD, serta Jajaran Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Kotamobagu.(ads/gito)
Berikut daftar pejabat Kota Kotamobagu yang dilantik:
ZONA KOTAMOBAGU— Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara membuka secara resmi kejuaraan Wali Kota Open Tournament Road Race Championship 2017, Jumat (21/7). Kegiatan itu dilaksanakan di Sirkuit Paloko Kinalang, Jalur Dua Kotamobagu.
Dalam sambutannya Wali Kota mengatakan, selain sebagai wadah penyaluran minat dan bakat serta untuk mencari bibit-bibit pembalap potensial, kegiatan itu merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah dalam membangun dan membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan tentu memiliki daya saing.
“Ajang ini saya harapkan bisa melahirkan pembalap-pembalap muda potensial yang mampu bersaing dan mengangkat prestasi otomotif di daerah ini, baik ditingkat kota, provinsi, hingga ke level nasional,” ucap Wali Kota.
Lebih lanjut Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk mensukseskan kegiatan ini. Sebab di samping sebagai wadah pencarian bakat, kegiatan seperti itu juga merupakan ajang untuk mempromosikan daerah.
“Dengan pelaksanaan kejuaraan ini, Kotamobagu tentunya akan dikunjungi banyak peserta dari luar daerah. Ini tentu harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mempromosikan daerah tercinta ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan, sejumlah anggota DPRD Kotamobagu, Ketua KPUD Kotamobagu, Nayodo Kurniawan, yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Ketua dan jajaran Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulut, serta sejumlah pejabat Pemkot.(ads/gito)