Beranda blog Halaman 655

Pelaku Usaha Diingatkan Soal Penyediaan Lahan Parkir

ZONA KOTAMOBAGU –  Meningkatnya arus kendaraan di wilayah Kota Kotamobagu, membuat sejumlah titik jalan sering mengalami kemacetan. Itu dipengaruhi kurangnya lahan parkir yang disediakan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara mengatakan, bagi pelaku usaha yang berpotensi ramai dari kunjungan warga, agar dapat menyediakan lahan parkir. “Ini sangat perlu. Sebab, bisa mengganggu arus lalu lintas jika lahan parkir tidak ada kemudian kendaraan harus diparkir di badan jalan,” kata Tatong, usai meresmikan Rumah Sakit Kinapit Kotamobagu, Rabu pekan lalu.

Menurut Wali Kota, lahan parkir juga sangat penting bagi setiap tempat pelayanan seperti rumah sakit, restoran, kafe maupun tempat lainnya. “Seperti RS Kinapit, lahan parkir masih sangat minim. Sehingganya saya meminta kepada manajemen RS untuk berupaya mendapatkan lahan parkir yang layak, agar pasien merasa nyaman, serta pengendara pun tidak akan terganggu,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, pelayanan kesehatan kepada pasien dan masyarakat agar senantiasa diberikan secara prima. “Melayani warga bukan hanya memberikan obat. Sikap ramah dan santun juga merupakan bagian dari pelayanan. Layani warga  dengan senyum, santun dan ramah.”

Kesehatan merupakan hak dasar masyarakat, dalam memberikan pelayanan kata Wali Kota, juga tidak boleh membeda-bedakan antara pasien yang mempunyai ekonomi tinggi dan rendah. Semuanya sama mendapatkan pelayanan keshatan sesuai standar dan prosedur.

“Semakin meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat di Kotamobagu juga dapat dilihat dari data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Tercatat, indeks pembangunan manusia di Kotamobagu saat ini berada pada angka 70.70 yang jika berdasarkan peringkat, Kota Kotamobagu berada di posisi ke 6 se-Sulut,” tambahnya.

Sekadar diketahui, dalam peresmian turut dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu Djainuddin Damopolii, Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir, serta para undangan lainnya baik dari BUMD maupun BUMN.(ads/gito)

Akhir 2017, Perekaman e-KTP Ditargetkan Tuntas

Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menargetkan penyelesaian perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) kepada instansi terkait akhir tahun ini.

“Target dari Kemendagri harus selesai perekaman dalam tahun 2017 ini. Karena mengingat sudah dekat untuk pilkada serentak tahun 2018, serta Pilpres dan Pileg 2019 nanti. Ini juga salah satu pembahasan saat Rakornas Disdukcapil se-Indonesia di Gorontalo beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu, Virgina Olii, kemarin.

Menurutnya, guna untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan terus memacu melakukan perekaman hingga selesai tahun ini. “Kita akan kerja optimal dan akan tuntaskan itu. Namun data kependudukan itu dinamis, setiap saat setiap detik bisa berubah. Ada yang meninggal berarti berkurang, ada yang lahir otomatis bertambah, atau juga ada yang pindah dan ada yang masuk.  Mungkin tidak akan 100 persen tapi tetap akan kita upayakan,” jelasnya.(ads/gito)

Puasa Ramadan, ASN Tetap Semangat

ZONA KOTAMOBAGU – Selama Ramadan, jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kotamobagu dikurangi. Atas itu, tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk bermalas-malasan. Demikian ditegaskan Sekretaris Kota Kotamobagu, Tahlis Gallang.

Dirinya meminta bagi para ASN khususnya yang berouasa untuk tetap semangat bekerja. Saat ini, jam kerja ASN dimulai dari pukul 08.00-15.00 Wita pada Senin-Kamis. Sementara untuk Jumat, dimulai pukul 8.00-15.30 Wita.

“Biasanya, PNS masuk pukul 08.00, pulang pukul 16.00 Wita. Bulan puasa, pulang lebih cepat tetapi masuk tetap pukul 08.00 Wita,” katanya.

Menurut Tahlis, ketentuan jam kerja itu mengacu pada Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi No 20 Tahun 2017 tentang Jam Kerja Aparatur Sipil Negara, TNI, dan Polri selama Ramadan.

“Dimaklumi, di awal-awal puasa kondisi badan bisanya terasa lemas, tapi hal itu tidak menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja. Justru bulan puasa harus dijadikan momen untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja dengan niat beribadah,” ucapnya.

Untuk menegakkan kedisiplinan pegawai, Tahlis mengaku akan terus melakukan pemantauan kepada para pegawai di lingkungan Pemkot Kotamobagu. “Jika ditemukan pegawai yang melanggar, sanksi akan diberikan, mulai dari teguran lisan hingga surat peringatan,” jelasnya.(ads/gito)

Agenda Berkantor di Desa-Kelurahan, Wali Kota Tunggu Jadwal

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, mengungkapkan dirinya tinggal menunggu jadwal terkait agenda berkantor di setiap keluarahan dan desa. “Rencana itu sudah ada. Saya tinggal menunggu jadwal dari desa dan kelurahan,” katanya.

Dijelaskan, untuk berkantor di keluarahan dan desa, selain akan melihat sejauh mana program yang dicapai, sekaligus memantau langsung kondisi kemanan dan lingkungan masing-masing. “Jadi akan kelihatan desa mana yang sistem administrasinya buruk. Begitu juga dengan program yang ada. Program dana desa yang ada selama ini akan saya cek,” paparnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan bertujuan untyuk mengimplementasikan visi dan misi pemerintah. Selain itu, sebagai bagian dari inovasi manajemen pemerintahan. Sebab di dalam manajemen, berbicara tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksaan dan evaluasi.

“Ini dilakukan, untuk mengetahui langsung situasi dan kondisi di lapangan, termasuk data-data terpadu tentang masyarakat miskin dan bantuan-bantuan pemerintah. Ini sebagai bagian dari evaluasi dan perencanaan,” tambahnya.(ads/gito)

Wali Kota: Kesadaran dan Ketaatan Bayar Pajak harus Ditingkatkan

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir. Tatong Bara berharap, kesadaran dan ketaatan masyarakat membayar pajak harus ditingkatkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan pembangunan di Kota Kotamobagu.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penyampaian Daftar Himpunan Ketetapan Pajak Terhutang (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan  (PBB P2) Tahun 2017, di Aula Kantor Wali Kota, Rabu (24/5) lalu.

“Indikator utama mengukur kemampuan suatu daerah dalam melanjutkan pelaksanaan otonomisasi daerah, adalah tingkat kemampuan dalam hal penyediaan pembiayaan kebutuhan operasional pemerintahan, salah satunya melalui potensi pendapatan dari sektor pajak yang merupakan sumber pemasukan bagi pendapatan asli daerah,” ujar Wali Kota.

Untuk mendukung kesuksesan pembayaran PBB P2 oleh masyarakat, menurut Wali Kota perlu diimbangi dengan peningkatan profesionalisme aparatur pajak, termasuk kecepatan penyampaian SPPT PBB kepada masyarakat wajib pajak.

“Dengan penyampaian SPPT PBB P2 lebih awal, diharapkan akan lebih mendorong para wajib pajak untuk sesegera mungkin membayar pajak,” katanya.

Pada Tahun 2017 ini, target Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) Kota Kotamobagu sebesar Rp 2.853.330.164. Untuk itu, Wali Kota mengimbau kepada seluruh lurah/sangadi se Kota Kotamobagu, agar segera mendistribusikan SPPT PBB tersebut kepada seluruh wajib pajak setempat.

“Melalui kesempatan ini saya minta kepada seluruh lurah dan sangadi untuk segera mendistribusikan SPPT PBB ini kepada seluruh wajib pajak yang ada di Kota Kotamobagu, sekaligus memantau proses pembayaran PBB sehingga dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan,” imbaunya.

Kegiatan turut dihadiri pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Kacab BRI Kotamobagu, Gandjar Wisnugroho Sumardi, Asisten Manager Pemasaran Kantor Cabang BRI Kotamobagu, Eko Soesiloadi, para camat, serta lurah dan sangadi se-Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Jam Kerja ASN Diubah

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu menetapkan perubaham jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada saat bulan Ramadan 1438 H. Hal itu berdasarkan surat edaran Nomor: 800/BKPP-KK/860/V/2017, yang ditandatangani Sekertaris Kota Kotamobagu, Tahlis Gallang.

“Penetapan jam kerja ASN untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2017, tanggal 16 Mei 2017 tentang Jam kerja ASN, TNI dan Polri pada Bulan Ramadan,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan dan Pendidikan Kotamobagu, Refly Mokoginta.

Ia menjelaskan, dalam surat tersebut ditetapkan jam kerja ASN jajaran Pemkot hari Senin sampai Kamis sejak pukul 08.00-15.30 Wita. Untuk hari Jumat, masuk pukul 07.00–11.30 Wita. Dengan waktu istrahat pukul 12.00 sampai 12.30 Wita. Sedangkan hari Jumat, tidak ada waktu istirahat.

“Untuk RSUD Kotamoabgu dan UPTD Puskesmas yang melakukan pelayanan menyesuikan dengan jadwal di unit kerja masing-masing,” kata Mokoginta.

Ia mengimbau agar selruh ASN lingkup pemkot untuk menaati jadwal jam kerja yang tertuang dalam surat edaran tersebut. “Meskipun menjalani ibadah puasa, ASN harus tetap mengutamakan pelayanan sesuai jam kerja yang ada,” harapnya.(ads/gito)

Soal Sampah, DLH dan PU Saling Tuding

ZONA BOLMONG – Lolak sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) seharusnya bersih dari tumpukan sampah. Namun hal berbeda terlihat hampir di setiap sudut kota. Pasalnya, sampah banyak berserahkan bahkan hingga di depan kantor SKPD.

Dikonfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), disebutkan bahwa soal sampah tupoksi-nya di DLH, namun anggaran untuk operasional pengangkutan sampah tidak ada. “Anggaran untuk oprasional pengangkutan sampah tak ada di DLH, namun ada di Dinas PU,” tegas Kepala Bidang Penataan, Perlindungan, Pengelolahan Lingkungan Hidup dan Peningkatan Kapasitas, Adriana Ginoga.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Norma Makalalag mengatakan, dana untuk pengangkutan sampah tak ada di PU, karena strukturnya sudah tak ada di instansinya. “Sejak januari dananya sudah tak ada di Dinas PU namun sudah di DLH,” ungkap Norma.(gung)

Bupati Bolmong Tinjau Pelebaran Jalan

ZONA BOLMONG  –  Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti S. Mokoagow dan Yanny R. Tuuk, melakukan peninjauan ke lokasi pelebaran jalan yang berada di Desa Mongkoinit dan Desa Dulangon, Jumat (26/5) pagi tadi.

Bupati Yasti merencanakan pelebaran jalan dari Jembatan Kaiya hingga Desa Pinogaluman dengan lebar 30 meter.  “Ya, memang sudah direncanakan, masih dalam peninjauan untuk lokasi pelebaran jalan,” ujarnya.

Yasti menambahkan, untuk suksesnya pelebaran tersebut dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari masakarakat setempat. “Kami pemerintah, sudah betul-betul bersemangat untuk membangun, namun ini sangat dibutuhkan dukungan dari masyarakat supaya pelebaran boleh berjalan dengan baik,” tambahnya.

Lanjut ditegaskan, kalaupun memang akan ada ganti rugi karena adanya rumah yang akan terkena pelebaran ini, pihaknya akan memberikan ganti rugi.

“Tapi ganti rugi tersebut hanya untuk rumah yang terkena pelebaran, kalau hanya lahan tanah tentunya tidak. Juga memberian ganti ruginya akan disesuaikan dengan kondisi rumah, kecuali rumah yang tidak ada IMB itu tidak ada,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bolmong Norma Makalalag mengatakan, pihaknya akan berupaya supaya pembangunannya tetap dilaksanakan di Kaiya-Pinogaluman.

“Lokasi di sini bagus, apalagi ini adalah pusat Pemerintahan Bolmong. Kami akan berupaya supaya bisa mendapat dukungan dari masyarakat,” tutupnya.(gung)

Gelar Sidak, Bupati Bolmong Larang ASN Merokok di Ruang Kantor

ZONA BOLMONG – Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, Yasti S. Mokoagow dan Yanny R Tuuk melaksanakan sidak ke kantor bupati, Jumat (26/5). Dalam agenda tersebut, sejumlah pelayanan hingga ke hal-hal kecil menjadi sorotan.

Yasti menegaskan, setiap ruangan harus bebas asap rokok. Aparatur Sipil Negara tak boleh merokok di dalam semua ruangan di kantor bupati maupun kantor organisasi perangkat daerah.

Yasti juga dalam kegiatan itu meyoroti setelah mendapati kotornya toilet kantor. Ia pun menegaskan toilet harus lebih diperhatikan. “Toilet kok kotor? Harus lebih diperhatikan,” ujarnya.

Dirinya pun menyinggung soal jaringan internet yang belum ada di kantor bupati. Ia mengusulkan kantor bupati harus segera dipasang internet. “Seharusnya di kantor bupati harus ada jaringan internet,” tambahnya.(gung)

Ini Kata Bupati Bolmong di Apel Perdana

Apel perdana Bupati Bolmong yasti Soepredjo Mokoagow

ZONA BNOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti S. Mokoagow menegaskan soal penegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Penegasan itu disampaikan saat apel perdana di halaman Kantor Bupati. Jumat (26/05) pagi tadi.

Dalam sambutannya, Yasti menegaskan seluruh ASN supaya bekerja lebih objektif, harus mengevaluasi diri dan harus lebih ditingkatkan kedisiplinan.

“Saya harap supaya kerja seluruh ASN lebih baik dari sebelumnya. Karena, sesuai PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai, tidak ada ASN yang cepat pulang, minimal kalau hari jumat seperti ini pukul 15:00 baru bisa pulang,” sebutnya.

Lanjutnya, seluruh ASN punya kesempatan yang sama untuk meningkatkan karir masing-masing. “Siapa pun ASN di Bolmong kalau sesuai kinerja yang telah diberikan lalu dilaksanakan dengan benar, maka saya tidak akan segan-segan untuk mempromosikan jabatannya,” ujar Yasti.(gung)