ZONA KOTAMOBAGU – Pengerjaan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) terus berlanjut. Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu pun menargetkan tahun 2017 ini masjid kembanggaan warga BMR itu bisa digunakan.
“Target kita untuk tahun ini Masjid Raya sudah bisa digunakan,” kata Sekretaris Kotamobagu Tahlis Gallang, Rabu (29/03).
Menurutnya, untuk anggaran pembangunaan MRBM tahun anggaran 2017 dianggarkan Rp16 miliar lebih. Dana yang telah diplot itu merupakan dana dari APBD murni. “Kalau kemarin kita ambil sebagian dari DAK. Tapi untuk tahun ini, dananya bersumber dari APBD murni,” jelasnya.
Diketahui pada tahun anggaran sebelumnya, Pemkot menganggelontorkan dana sebesar Rp17 miliar lebih. Dana tersebut untuk pemasangan lima buah kubah serta pekerjaan pengecoran lantai dan pekerjaan fisik lainnya.(ads/gito)
ZONA HUKRIM – Setelah didalami penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bolmong, laporan polisi soal kasus dugaan penculikan anak di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, pada Senin (20/03) lalu dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana.
Sebagaimana dikatakan Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas, berdasarkan fakta-fakta yang ada, peristiwa tersebut bukan merupakan kasus penculikan anak.
“Ini juga telah didasari dengan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan terhadap korban yang berkaitan dengan laporan yang ada. Setelah dihubungkan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP), laporan tersebut bukan merupakan kasus penculikan anak. Ini juga telah kami singkronkan dengan keterangan beberapa saksi yang diperiksa,” kata Lukas saat dikonfirmasi zonabmr.com, Kamis (30/3) siang tadi.
Selain itu lanjut Lukas, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, terlapor MM alias Osa alias Maliki (50) tidak dapat dibuktikan melakukan perbuatan sebagaimana yang dilaporkan. “Dalam penyelidikan yang dilakukan, kami tidak menemukan bukti yang cukup sehingga yang bersangkutan tidak bisa kami tahan,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, MM alias Maliki alias Osa (53) merupakan warga Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, diamankan aparat pada Rabu (22/03), di perkebunan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, atas adanya dugaan kasus penculikan anak. (Baca:Terduga Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Matali Tertangkap).(gito)
ZONA BOLMONG – Pembangunan sarana penunjang pasar seperti pembangunan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan kebutuhan air bersih akan menjadi proritas Dinas Prindustrian Perdaganggan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindak-ESDM) Kabupaten Bolmong di tahun 2017 ini.
Dikatakan Sekretaris Disprindak-ESDM Bolmong Desi Wongkar, tahun ini sebelum dilakukan pembangunan sarana pasar pihaknya segera mengecek item prioritas pembangunan pasar tersebut di beberapa kecamatan yang berada di Bolmong.
“Minggu ini kita akan turun ke pasar untuk melakukan pengecekan, baik dari wilayah Dumoga Raya, Kecamatan Poigar, maupun Kecamatan Sangtombolang. Dan kami langsung memantau apa yang paling prioritas,” ujar Desi, Kamis (30/3)
Lanjutnya, pembangunan sarana dan prasarana pasar adalah prioritas pihaknya untuk tahun ini karena SPK-nya sudah ada, dan pekerjaannya secepatnya akan dilaksanakan. Dan di tahun depan pihaknya tambah Desi, akan menganggarkan perbaikan pasar.
“Ya, tahun depan kita akan menganggarkan pemeliharaan bangunan pasar. Mudah-mudahan terwujud karena hal ini merupakan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(gung)
Pj Bupati Bolmong saat mengukuhkan Paskibraka tahun 2016 lalu
ZONA BOLMONG – Setalah menjalani berbagai tes, akhirnya diumumkan proses kelulusan nama–nama pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada upacara kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2017 di Kabupaten Bolaang Mongondow nanti.
Ada 27 nama dari 17 sekolah berbeda yang akan ditugaskan untuk menjadi Paskibraka di Bolmong dan 2 peserta dari dua sekolah akan dikirim ke provinsi untuk mengikuti seleksi menjadi Paskibraka di Istana Negara RI.(gung)
Inilah daftar petugas Paskibraka 2017 yang akan bertugas di bolmong dan bakal menjadi Paskibraka pusat;
ZONA BOLMONG – Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bolmong memprioritaskan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk rumah tak layak huni yang sampai sekarang di Bolmong masih tergolong banyak. Begitu dikatakan Kepala DPRKP Dadang Nugroho baru-baru ini.
Menurutnya, untuk merealisasikan program BSPS tersebut dalam waktu dekat pihaknya membuat tim untuk inventarisir penerima bantuan dengan tujuan agar sampai ke tangan yang benar.
“Kami melakukan sosialisasi dan pendataan rumah yang akan menerima bantuan ini. Kami juga telah menurunkan tim untuk melakukan sosialisai dan melakukan pendataan kepada penerima BSPS agar benar-benar tepat sasaran,” ujarnya
Ditambahkan, dana BSPS untuk satu rumah yang mendapatkan bantuan bekisar Rp15 juta “Bantuan yang Rp15 juta itu bukan untuk pembuatan rumah, namun hanya pengadaan barang untuk pembuatan rumah. Karena, pihak kami sampai sekarang belum ada dana untuk pembuatan rumah baru,” ungkap Dadang.
Selain itu kata Dadang, pihaknya akan melihat toko yang mampu mengadakan barang bangunan untuk bantuan BSPS. “Kami masih melihat toko yang mampu mengadakan barang itu karena dalam pengadaan harus barang dulu, baru bayar,” jelas Dadang.(gung)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, menghadiri kegiatan Workshop Pemantapan Pemeriksaan dan Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2016 wilayah Indonesia Timur. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia tersebut digelar di Hotel Grand Clarion, Makassar, Rabu (28/03).
Wali Kota Kotamobagu usai kegiatan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat penting, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, maka peserta, khususnya para kepala daerah akan semakin banyak memperoleh informasi, khususnya tentang pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel, serta sesuai dengan peraturan perundang–undangan,” ujar Wali Kota.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua KPK RI, Saut Situmorang, Anggota III BPK–RI, Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Hamdani, serta para gubernur, wali kota dan bupati se-Indonesia Timur.(adv/gito)
Imbauan Penerimaan Anggota Polri (F: Kabid Humas Polda Sulut)
ZONA KOTAMOBAGU – Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Polres Bolmong) mulai melaksanakan verifikasi administrasi dan pengecekan fisik para calon anggota Polri, baik yang mendaftar sebagai calon Taruna Akpol, Bintara PTU maupun Tamtama.
Menurut Staf Bagian Sumber Daya Manusia Polres Bolmong Brikpka Jumadir, verifikasi administrasi yang dilakukan kepada para calon anggota, untuk memastikan apakah syarat yang dimasukkan melalui pendaftran secara online sudah sesuai persyaratan yang dicantumkan atau tidak.
“Untuk pendaftraan anggota Polri dilakukan secara online melalui website. Jadi kami (Polres) hanya memverifikasi administrasi dan pengecekan fisik sesuai persyaratan yang berlaku,” kata Jumadir.
Menurut Jumadir, hingga saat ini jumlah para calon yang sudah terverifikasi administrasi masing-masing untuk Akademi Kepolisian 5 orang, Bintara PTU 145 orang, Bintara TI 1 orang, Bintara masih kosong, dan Tamtama 13 orang. “Ini data sementara yang admintrasinya sudah terverifikasi,” ungkap Jumadir.
Terpisah, Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kassubag Humas AKP Syaiful Tammu mengimbau kepada para calon yang sudah mendaftar secara online, untuk segara mempersiapkan dan melengkapi persyaratan sebelum diverifikasikasi. “Periksa dengan teliti berkas yang akan dibawa ke Bagian Sumber Daya Manunsia Polres Bolmong agar prosesnya bisa berjalan lancar,” kata Syaiful.
Lanjut syaiful, kepada para pemuda-pemudi Bolaang Mongondow Raya (BMR), yang ingin berkarir sebagai anggota Polri, silahkan membuka website resmi Polri dengan alamat Penerimaan. Polri.go.id atau silahkan menghubungi Bagian Sumber Daya Manusia Polres Bolmong. “Kami siap melayani bagi siapa saja yang ingin memperoleh infomasi soal penerimaan anggota Polri,” jelas Syaiful.(gito)
ZONA BOLMONG – Selain terindikasi mengabaikan izin penggunaan jalan di pelabuhan, aktifitas pengeboman PT Conch North Sulawesi sarat masalah. Ini dikarenakan lokasi pengeboman perusahaan tersebut berada di Desa Solog, Kecamatan Lolak Bolmong, yang berdekatan dengan pembangunan bandara di Desa Lalow.
Dikatakan Kabid Prasarana Dishub Bolmong, Zulfadli Binol, terkait izin angkutan jalan yang digunakan PT Conch pihaknya telah menindaklanjuti dengan mengirimkan surat peringatan. “Ya, kami telah mengirimkan surat kepada PT Conch terkait penggunaan jalan, namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut perusahaan,” ujarnya.
Binol menambahkan, pembangunan PT Conch sangat berdekatan dengan aktivitas bandara nantinya. Hal itu sangat berdampak pada aktifitas bandara. “Pengeboman sangat berdampak pada aktifitas bandara nantinya,” sebutnya.
Sementara itu, upaya konfirmasi ke Bagian Humas PT Conch, Gunawan, hingga berita diturunkan tidak berhasil. Ketika dihubungi via telepon, tersambung namun tidak diangkat.(gung)
ZONA KOTAMOBAGU – Demi menciptakan rasa aman di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menambah jam kerja Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjadi 1×24 Jam.
Sebelumnya, setiap Linmas di desa maupun kelurahan di Kotamobagu hanya melakukan penjagaan pada malam hari saja yang dimulai sejak pukul 19.00 hingga pukul 23.00 Wita. “Biasanya hanya jaga malam dari jam 7 sampai jam 11 malam. Untuk saat ini ditambah mulai dari jam 23.00 sampai pagi. Itu dilakukan secara bergantian atau shift,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotamobagu, Sahaya Mokoginta.
Dengan munculnya isu penculikan anak, lanjut Sahaya, para anggota Linmas juga giat melakukan penjagaan di setiap jam pulang sekolah. “Ini dilakukan agar masyarakat tetap tenang dan aman. Ini juga diharapkan dapat berjalan di setiap desa dan kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Linmas Masrul Mokoginta juga mengatakan, untuk saat ini sudah sekitar 90 persen desa dan kelurahan menerapkan penjagaan tersebut. “Sudah hampir setiap desa dan kelurahan yang ada di Kotamobagu telah menerapkan sistem penjagaan tersebut,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – 560 petugas agama yang ada di empat kecamatan wilayah Kotamobagu segera menerima insentif di akhir pekan ini. Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Kotamobagu Adin Mantali saat dikonfirmasi zonabmr.com, Rabu (29/3).
“Dalam waktu dekat ini Pemkot Kotamobagu akan mencairkan dana insentif bagi para petugas agama. Untuk tahun 2017 ini ada kenaikan insentif. Sebelumnya, insentif tersebut hanya berjumlah Rp300 ribu. Saat ini insentif tersebut menjadi Rp400 ribu,” kata Mantali.
Dijelaskan, petugas agama yang ingin mengambil insentif wajib menyerahkan laporan kegiatan selama tiga bulan terakhir. “Dalam laporan harus dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan. Jika tidak, maka akan menunggu administrasi lengkap. Bagi petugas agama yang lengkap administrasinya akan diprioritaskan,” ujarnya.
lanjut Mantali, pihaknya telah membagi jadwal untuk proses penyaluran insentif. “Kotamobagu Timur dan Selatan dimulai pada 29 Maret. Sedangkan Kotamobagu Utara dan Barat dimulai pada 30 Maret. Bagi petugas agama yang non-Muslim akan disalurkan pada 31 Maret, agar proses penyaluranya dapat berjalan lancar,” pungkasnya.(ads/gito)