ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengimbau warga khususnya kalangan muda agar tidak melakukan uji nyali di bangunan eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang.
Hal itu sebagaimana ditegaskan Kepala Dinas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, Jumat (03/02) siang tadi. “Selain berbahaya bagi diri sendiri, ini juga demi menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” kata Sahaya.
Untuk mencegah hal tersebut, tambah Sahaya, pihaknya telah menurunkan 10 personel Satpol PP untuk melakukan penjagaan di RSUD tersebut. “10 anggota dalam waktu 1×24 jam terus disiagakan untuk pengamanan eks RSUD,” ujarnya.
Dirinya pun kembali menegaskan, jika ada yang akan kedapatan melakukan kegiatan-kegiatan menyimpang tersebut, pihaknya akan menindak sesuai dengan ketentuan yang ada.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Guna terus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kotamobagu, Pemerintah Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, mulai berlakukan pembayaran kartu retribusi kebersihan.
Lurah Motoboi Besar, Zulvan Pombaile mengatakan, pelayanan pembayaran kebersihan di bulan Januari 2017 akan mulai ditagih Februari. “Berdasarkan data Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kotamobagu, 539 kartu pembayaran retribusi kebersihan di Motoboi Besar mulai disebarkan di empat lingkungan yang ada,” kata Zulvan.
Namun, dari data yang ada tambah Zulvan, pihaknya masih akan melakukan evaluasi kembali kartu yang disebarkan. “Kami masih akan melakukan pengecekan kembali apakah dari 539 ini sudah mendapatkan pelayaan kebersihan mobil pengangkut sampah,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Zulvan, pihaknya juga meminta seluruh perangkat kelurahan agar membuat peta yang sudah dilayani mobil sampah. “Jika kartu yang diberikan sesuai dengan angka dari BLH, maka kami akan mengikuti sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut Zulvan mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kelurahan Motoboi Besar, agar dapat menyadari kebersihan dan harus sadar dalam pembuangan sampah.
Diketahui, dari angka 539, Kelurahan Motoboi Besar mendapatkan target Rp27 juta/ bulannya. Jika dibagi maka perbulanya, setiap warga yang memperoleh kartu kebersihan akan membayar Rp5000/bulan.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti program salat subuh berjamaah, di Masjid At Taqwa, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (03/02) besok.
Wali Kota Kotamobagu, melalui Asisten III, Adnan Massinae mengatakan, agenda itu akan dilaksanakan rutin setiap Jumat subuh bagi ASN yang beragama Islam. “Demi meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, ini juga dapat mempererat hubungan talisilaturahmi antara sesama ASN dan masyarakat,” katanya.
Ini merupakan agenda ke dua Pemkot Kotamobagu terkait program salat subuh berjamaah. “Untuk program subuh berikutnya nanti akan kita informasikan lagi di mana pelaksanaa salat subuh berikutnya,” ujarnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Khofifa Indar Parawansa, menyambangi Gudang Bulog Sub Divre Bolaang Mongondow, di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kamis (02/02). Mensos beserta rombongan yang tiba sekitar pukul 11.00 Wita, disambut Wali Kota Kotamobagu Ir. Tatong Bara.
Disambut dengan tarian kabela adat Bolaang Mongondow, kedatangan Menteri Khofifa turut didampingi Dirjen Pemberdayaan Sosial Hartono Laras, Dirjen Rehabilitasi Sosial dan Penanggulangan Sosial Marzuki.
Kunjungan tersebut, merupakan agenda kerja Menteri Khofifa dalam rangka penyaluran langsung bantuan Beras Sejaterah (Rastra) dan paket sedang secara simbolis ke 150 orang perwakilan penerima bantuan di Kotamobagu dari jumlah keseluruhan penerima Rastra 5510 penerima.
Dalam kesempatannya, Mensos Khofifa mengatakan kehadiran pihaknya untuk melihat langsung penyaluran bantuan apakah layak atau tidak. “Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kotamobagu memiliki harapan hidup yang makin tinggi, tambah hari tambah bahagia, tambah sehat, tambah sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu Ir.Tatong Bara dalam sambutanya mengatakan, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kotamobagu menyampaikan selamat datang kepada Menteri Khofifa di calon Ibu Kota Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut, Dandim 1303 dan seluruh jajaran SKPD Pemkot Kotamobagu.(adv/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Perwakilan Direktorat Jendral Administrasi Induk Bidang Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu, Rabu (1/2/2017).
“Kedatangan kami ini untuk menyosialisasikan betapa pentingnya dokumen kependudukan antara lain akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan dan akta perceraian,” kata Kepala Seksi Perkawinan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Endang Retnowati yang didampingi staf Dirjen, Eti Ruswati.
Menurutnya Endang, untuk Kotamobagu terkhusus BMR masih banyak yang kekurangan dalam hal kearsipan dokumen berupa registrer dan berkas pendaftarannya masih perlu diperhatikan. “Untuk mendokumentasikan dokumen membutuhkan ruangan, penataan arsip yang didukung sarana dengan prasana.”
“Sarana prasaranan baik ruangannya, pengajuannya, pengadaan arsipnya, kemudian kalau bisa ahli media sistem digitalisasi untuk memudahkan pengarsipan digital agar dokumen tidak musnah dan tidak rusak karena ini dukumen Negara,” urai Endang.
Kepala Disdukcapil Kotamobagu Virgina Olii mengatakan, kedatangan perwakilan Ditjen Kemendagri ini menguntungkan pihaknya karena masih banyak hal dan kebijakan dari pusat yang belum diketahui bisa terpenuhi. “Kunjungan ini kepada seluruh Disdukcapil di BMR yang dipusatkan di sini,” ungkapnya.(ads/gito)
Suasana Sosialisasi Tax Amnesty antara KPPP Kotamobagu dan DPRD Bolmong di Ruang Komisi II DPRD Bolmong, Selasa 31 Januari 2017. (F: Neno/KoranBolmong)
ZONA BOLMONG – Tax Amnesty atau disebut dengan pengampunan pajak, kini sudah masuk dalam periode ketiga atau periode terakhir yang hanya sampai dengan bulan Maret 2017. Aparatur Sipil Negeri (PNS) Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) dari periode pertama sampai periode terakhir ini baru 4 orang yang melaporkan harta kekayaannya.
Demikian ditegaskan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotamobagu Denny Tri Satrianto kepada awak media usai Sosialisasi Tax Amnesty dengan DPRD Bolmong, Selasa (31/1) di Kantor DPRD Bolmong.
Dikatakannya, dari 105.364 ribu ASN di Sulawesi Utara (Sulut), baru 260 ASN di Sulut yang melaporkan harta kekayaannya. “Di Sulut baru 260 yang melaporkan, dan untuk Bolmong baru 4 orang PNS yang melaporkan hartanya,” ungkap Denny, kemarin.
Untuk itu, pada kesempatan sosialisasi dengan DPRD dia mengharapkan agar seluruh ASN dan anggota DPRD yang mempunyai harta dengan penghasilan diluar gaji agar segera melaporkan sebelum periode ketiga berakhir.
“Kami mengharapkan di periode terakhir ini, ASN maupun anggota Dewan Bolmong yang belum melaporkan hartanya agar segera melaporkannya sehingga jumlah yang melaporkan bisa bertambah,” ujar Tri Satrianto.
Dia juga mengatakan, jika periode terakhir selesai dan masih ada yang belum melaporkan, ada konsekuensi dari kami sesuai Undang-Undang Tax Amnesty.
“Untuk itu kami mengimbau melalui surat maupun sosialisasi. Tapi itu tergantung masing-masing, apakah dia mau ikut atau tidak karena itu haknya. Setelah habis tax amnesty, nanti ada konsekuensi sesuai Undang-Undang Tax Amnesty. Siapa yang belum ikut tax amnesty namun ada harta yang belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), itu akan dianggap sebagai penghasilan bersih di tahun 2016 dan kita akan tagih pajaknya,” tutup Denny.
Sementara itu, Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah DPRD Bolmong Marthen F. Tangkere mengatakan selaku warga negara Indonesia yang mempunyai penghasilan diluar gaji sebaiknya harus melaporkan harta kekayaannya ke kantor pelayanan pajak. “Kami pun wajib melaporkan karena menjadi contoh bagi masyarakat. Kami pasti ikut,” katanya.
Tangkere juga menambahkan, bahwasanya diapun baru mengetahui jelas tentang tax amnesty. “Sebenarnya dari lalu, hanya karena belum terlalu mengerti karena hanya dengar-dengar dan ternyata sudah tahap ketiga. Ketika ada penjelasan langsung dari KPP Pratama Kotamobagu, saya kira ini merupakan kewajiban kita sebagai anggota DPRD untuk memajukan daerah Bolmong ini,” tutupnya.(kb)
Julin Ester Papuling SKM ME (F: Neno/Koran Bolmong)
ZONA BOLMONG – Cuaca ekstrim awal tahun 2017 ini, rentan membuat penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang. Sebagaimana untuk awal Januari ini saja, sudah enam warga Bolmong positif terkena penyakit mematikan tersebut.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Penyakit Tidak Menular, dan Kesehatan Jiwa (PD2M PTM dan Keswa) Dinas Kesehatan Bolmong, Wiyono, mengatakan, pihaknya sudah langsung melakukan fogging ke daerah yang warganya terkena penyakit DBD.
“Warga yang terkena penyakit DBD sudah dibawa ke rumah sakit (RS), yang ada di Kotamobagu. Belum ada korban jiwa, namun kami langsung melakukan fogging ke tempat tinggal mereka,” katannya.
Dirinya menambahkan, untuk 2016 silam ada 169 penderita DBD di Kabupaten Bolmong. “Dari jumlah itu ada yang meninggal dunia, yakni pada bulan Januari 2016 di Puskesmas Tadoy, seorang anak berusia 13 tahun,” jelasnya.
Menurutnya, jika dulu terkena penyakit DBD diidentifikasi karena umur, maka sekarang justru berbeda. “Waktu nyamuk mencari makanan, mulai pagi sampai pukul 10.00 Wita. Kemudian sore hari setelah pukul 16.00, nah orang-orang kemudian berada dalam rumah, saat itulah justru menjadi sasaran nyamuk. Bisa juga berlaku pada pukul 11.11 jika ruangan itu ber AC sehingga nuansanya mirip seperti pagi,” ungkapnya.
Faktor ekonomi juga, tambah Wiyono, turut menjadi penyebab penyakit ini. “Bisa juga orang yang tinggal di daerah yang menjadi tempat nyamuk mudah berkembang,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, Julin Ester Papuling SKM ME mengatakan salah satu solusinya adalah mengobati penderita agar tidak menularkannya kepada yang lain. “Lingkungan segera dikendalikan, supaya tidak mernjadi perindukan perkembangan nyamuk, serta menjaga lingkungan tetap bersih,” pungkasnya.(kb)
Berikut wilayah di Bolmong yang terkena DBD Januari 2017
ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, mengaku pihaknya siap memfasilitasi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pelecehan seksual terhadap anak.
Dikatakannya, di awal tahun 2017 ini pihaknya hanya sebatas memfasilitasi korban KDRT dan kekerasan terhadap anak, karena pihaknya masih dalam proses tahap pembenahan. “Insyaallah di akhir tahun ini kita sudah akan memiliki rumah aman untuk penampungan korban, yang saat ini terus diupayakan,” kata Rafiqah.
Ditambahkan, jika ada korban KDRT atau kekerasan terhadap anak yang melaporkan terkait hal tersebut, pihaknya akan memfasilitasi korban serta melakukan pendataan dengan kebutuhan visum. “Kami akan lakukan pendampingan, jika korban ada trauma akan ada divisi psisikologi yang akan menangani,” ujarnya.
Jika korban akan melaporkan ke aparat penegak hukum, lanjut Rafiqah, pihaknya juga telah menyediakan advokat untuk melakukan pendampingan terhadap yang bersangkutan.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Perpustakaan keliling dinilai masih memberikan manfaat kepada warga khusunya masyarakat yang ada di desa. Manfaat yang akan didapat selain pengembangan minat baca, juga sebagai pengembangan keilmuan bagi para anak didik.
Kepala Perpustakaan dan arsip daerah Kotamobagu Sair Lentang mengatakan, direncanakan unit mobil perpustakaan yang ada, akan dimaksimalkan untuk pelayanan baca bagi warga yang ada di desa.
“Akan kita maksimalkan dua unit perpustakaan untuk mobile ke desa-desa. Ini juga untuk merangsang minat baca bagi para siswa,” kata Sair saat ditemui zonabmr.com, Rabu (01/02).
Walaupun sudah ada ruang perpustakaan yang disiapkan, tambah Sair, untuk perpustakaan mobil dinilai akan memberikan kemudahan bagi warga yang akan meminjam buku, terutama bagi para siswa.
Perpustakaan keliling di sini lanjutnya, adalah merupakan perpustakaan umum untuk melayani masyarakat yang tidak terjangkau atau sulit dijangkau oleh pelayanan perpustakaan umum. Mengingat keterbatasan dan kelemahan perpustakaan umum.
“Perpustakaan keliling tidak lepas dari buku-buku kegiatan belajar. Dan buku harus didistribusikan kepada pusat-pusat kegiatan belajar. Untuk itulah arti pentingnya perpustakaan keliling atau mobil baca,” ujarnya.(gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan memberikan sanksi tegas bagi setiap agen dan pangkalan gas elpiji 3 Kg yang menjual lebihi Harga Enceran Tertinggi (HET). Hal itu ditegaskan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Alfian Hassan saat di konfirmasi zonabmr.com, Selasa (31/1) pagi tadi.
“Kita tidak mau terjadi ada kenakalan terkait permainan harga dan pengurangan isi tabung gas di Kotamobagu. sesuai dengan ketentuan yang ada harga Het tabung Elpiji 3 Kg, Rp18 ribu per tabungnya,” kata Alfian.
Ditambahkan, pihaknya akan selalu melakukan sosiallisasi di setiap desa dan kelurahan di Kotamobagu terkait hal tersebut. “Jika ada pangkalan atau pun agen elpiji yang menjual melebihi HET yang ditentukan, kami akan memberikan sanksi tegas berupa pencabutan iziin penjualan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap kepada seluruh masyarakat yang mengetahui ada pangkalan atau agen yang melakukan penjualan lebih dari harga yang sudah ditetapkan agar dapat melaporkan ke pihak pemerintah.(ads/gito)