Panpel Matangkan Persiapan Fesbudjaton se-Indonesia Timur di Kotamobagu

112

ZONA KOTAMOBAGU – Persiapan pelaksanaan Festival Budaya Jawa Tondano (Fesbudjaton) se Indonesia Timur ke XVII yang akan digelar di Kota Kotamobagu, pada tanggal 21 – 24 Juni 2023 terus dimatangkan oleh panitia pelaksana, dibentuk oleh KKJI Korda Kota Kotamobagu.

Bahkan, informasi yang dihimpun oleh media ini, kalau persiapan panitia untuk kegiatan tersebut sudah capai 90 persen.

“Hingga saat ini kita terus mematangkan pelaksanaan kegiatan Fesbudjaton tersebut. Dimana untuk persiapan lokasi di Lapangan Kelurahan Sinindian sudah mencapai 90 persen,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Fesbudjaton Ali Nurhamidin.

Untuk kesiapan penginapan peserta yang diprediksi mencapai hampir 3000 orang, Ali mengatakan kalau hal tersebut sudah disiapkan oleh mereka. “Pihak panitia dengan bantuan dari Pemerintah Kota Kotamobagu dibawah arahan ibu Wali Kota Tatong Bara sudah menyiapkan rumah rumah yang akan dijadikan lokasi penginapan kontingen pada Fesbudjaton nanti,” tambahnya.

Ali juga menambahkan kalau pihaknya saat ini tengah memfinalisasi sejumlah persiapan teknis lainnya untuk kesuksesan acara tersebut. “Untuk seluruh persiapan teknis saat ini terus kita selesaikan, dimana pusatnya kita fokuskan di sekretariat panitia yakni di Kelurahan Sinindian Kecamatan Kotamobagu Timur,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KKJI Korda Kotamobagu Drs Farid Asimin MAP menambahkan, kalau persiapan pelaksanaan kegiatan Fesbudjaton ke XVII se Indonesia Timur di Kotamobagu ini, mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Pemerintah Kota Kotamobagu dalam hal ini Ibu Wali Kota Tatong Bara memberikan perhatian serius dan mendukung penuh kegiatan ini. Tentunya, hal ini sangat kita apresiasi,” imbuh Farid.

Dirinya juga mengatakan, kalau Fesbudjaton ke XVII se Indonesia Timur di Kota Kotamobagu tahun ini, akan menjadi salah satu potensi wisata budaya. “Banyak seni dan budaya jawa tondano sampai dengan kuliner khas yang akan ditampilkan pada kegiatan Fesbudjaton kai ini. Tentunya, hal ini akan menjadi salah satu destinasi wisata budaya di daerah Kota Kotamobagu,” ungkapnya. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here