Beranda blog Halaman 246

Pansel Pengadaan CPNS Kotamobagu Umumkan Jadwal dan Ketentuan Peserta SKB

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi (Pansel) pengadaaan CPNS Kota Kotamobagu Tahun 2021, mengumumkan jadwal pelaksanaan serta ketentuan peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sesuai surat pengumuman nomor: 39/813/PANSEL-CASN/XI/2021 tertanggal 22 November 2021, yang ditandatangani Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sande Dodo, disampaikan bahwa pelaksanaan SKB dengan Computer Assisted Test (CAT) dilaksanakan pada hari Minggu sampai dengan Senin yakni tanggal 28 November 2021 sampai 29 November 2021, bertempat di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.

Untuk hari pertama, 28 November 2021 terbagi 4 sesi yakni; sesi pertama 100 peserta, sesi kedua 100 peserta, sesi ketiga 100 peserta, dan sesi keempat 100 peserta. Kemudian hari kedua 3 sesi yakni; sesi pertama 100 peserta, sesi kedua 100 peserta, dan sesi ketiga 73 peserta.

Terkait kesiapan peserta, Kabid Pengadaan dan Pengembangan Potensi, BKPP Kotamobagu, Yosnandi Damopolii, mengatakan bahwa peserta SKB wajib membawa Kartu Ujian dan Deklarasi sehat yang di print pada Aplikasi SSCASN, dengan menggunakan akun masing-masing paling lambat H-1 pelaksanaan SKB. Kemudian wajib menggunakan masker 3 play serta sarung tangan medis, selanjutnya peserta wajib mengikuti dan mentaati protokol kesehatan di lokasi SKB.

“Peserta juga wajib membawa hasil tes PCR yang berlaku 3X24 Jam atau Tes Antiken 1X24 Jam yang di terbitkan oleh fasilitas kesehatan Pemerintah. Selain itu, peserta wajib mentaati seluruh ketentuan dalam pelaksanaan SKB, termasuk ketentuan berpakaian dan ketentuan lain-lain sebagaimana tercantum dalam pengumuman,” pungkasnya. (guf)

KLIK DISINI: JADWAL DAN KETENTUAN BAGI PESERTA SKB CPNS KOTAMOBAGU TAHUN 2021

Bangun Sinergitas, AKBP Irham Halid Sowan ke Wali Kota Kotamobagu

Wali Kota Tatong Bara foto bersama dengan Kapolres Kotamobagu beserta jajaran.

ZONA KOTAMOBAGU– Wali Kota Tatong Bara, menerima kunjungan Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK beserta jajaran di rumah dinasnya, Senin (22/11).

Usai menerima kunjugan, Wali Kota mengatakan, bahwa kunjungan Kapolres Kotamobagu itu lebih kepada silaturahmi dalam rangka membangun sinergitas dengan pemerintah daerah. “Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi sekaligus merasa senang sekali atas kunjungan ini,” ucap Tatong.

Menurut wali kota, dalam pertemuan bersama Kapolres Kotamobagu itu, ada berbagai hal yang dibahas, termasuk menyamakan persepsi dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Kota Kotamobagu.

“Seperti saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, kita masih punya kewajiban bersama untuk bagaimana masyarakat seluruhnya divaksin, olehnya kerjasama terus kita jalankan. Lebih dari itu, persoalan keamanan, karena pemerintah tanpa Polri/TNI dan komponen masyarakat tentu tidak bisa wujudkan itu semua,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Tatong, kunjungan ke pemerintah daerah ini sendiri, merupakan kunjungan pertama dari rangkaian kunjungan Kapolres pasca resmi menjabat.

“Rangkaian kunjungan Kapolres, dimulai dari sini, selanjutnya mungkin pak Kapolres akan melakukan silaturahmi ke tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur lainnya, dalam rangka membangun sinergitas untuk menjaga keamanan di daerah ini,” ujarnya.

“Kotamobagu kita tahu bersama merupakan barometer kegiatan di wilayah Bolmong Raya, olehnya saya mengajak, mari kita bantu pak Kapolres untuk bisa mewujudkan rasa aman di wilayah Kotamobagu dengan aktifitas yang semakin tinggi ini,” sambungnya lagi.

Ditempat yang sama, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Wali Kota Tatong Bara, atas sambutan dari kunjungan silaturahminya bersama jajaran.

“Kami berterima kasih kepada ibu wali kota karena sudah menerima kunjungan kami dengan penuh kehangatan dan keterbukaan. Mudahan dengan kerjasama sinergi antara Polres dan Pemkot serta seluruh segenap komponen masyarakat, kita yakin together we are strong (bersama kita kuat) untuk mewujudkan Kotamobagu mo aman Kotamobagu mo sehat,” ucap Irham. (*/guf)

Kapolres Boltim Lantik Iptu Ahmad Bastari Sebagai Kasat Narkoba

Suasana pelantikan Kasat Narkoba di Mako Polres Boltim.

ZONA HUKUM – Kantor Kepolisian Resor (Polres), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), resmi memiliki Satuan Reserse (Satres) Narkoba.

Untuk mengisi Satuan tersebut, Kapolres Boltim AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya N, SIK, mengambil sumpah dan melantik Kepala Satres Narkoba, IPTU Ahmad Bastari, S.Sos, bertempat di Mako Polres, Senin (22/11).

Pelantikan tersebut, berdasarkan Telegram Kapolda Sulut Nomor: ST/265/X/2021 tanggal 30 Oktober 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Sulawesi utara.

Dalam sambutannya, AKBP Dewa mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan suatu penyegaran bagi pelaksanaan tugas pembinaan maupun operasional serta sebagai indikator bagi kesiapan SDM dalam menjaga dan memelihara sinergitas yang ada di lingkungan Polri.

“Sertijab Kasat Narkoba Polres Boltim merupakan satuan fungsi yang baru dibentuk di Polres Boltim. Satuan Narkoba yang sangat diperlukan dalam rangka memberantas, mencegah dan menanggulangi peredaran gelap Narkoba, Obat Keras dan minuman keras lainnya yang beredar di wilayah hukum Polres Boltim,” ujar Dewa.

Lanjut Kapolres mengatakan, Selain pembentukan satuan fungsi yang kosong dalam suatu organisasi. Pelantikan suatu jabatan adalah untuk kebutuhan organisasi sehingga dapat bermanfaat bagi organisasi dimana tugas dan tanggung jawab jabatan ini digunakan sebagai sarana untuk memperluas pengetahuan, wawasan dan keterampilan.

“Kepada pejabat baru Kasat Narkoba Polres Boltim, saya ucapkan selamat bekerja, tunjukkan loyalitas, dedikasi serta tanggung jawab pada kesatuan ini dengan bekal yang saudara miliki sebelumnya tentunya disertai dengan semangat yang tinggi sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” harapnya.

“Jabatan Kasat Narkoba telah diberikan tugas dan tanggung jawab dalam menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis sehingga bisa memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Boltim,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung dengan Protokol Kesehatan tersebut, dihadiri para Pejabat utama Polres Boltim dan para Kapolsek. (*/guf)

Ciptakan Produk Gula Semut Berkualitas, Disperinaker Gandeng Baristand Bekali Petani

Asisten II Setda Kotamobagu, Sitty Rafiqa Bora membuka kegiatan pelatihan pengolahan air nira dan turunannya.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar kegiatan Pelatihan Pengolahan Air Nira dan Turunannya, bertempat di lokasi sentra gula semut, Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (22/11).

Kegiatan tersebut, dihadiri sekaligus dibuka langsung Asisten II Setda Kotamobagu, Sitty Rafiqa Bora. Turut hadir, Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu Jusran Deby Mokolanut, Kepala Disperinaker Kotamobagu Imran Golonda, SKPD terkait, Sangadi Moyag Rusmin Mamonto, Sangadi Moyag Tampoan Halidun Tunggil dan Sangadi Moyag Todulan Sartono Makalalag. Kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kepala Disperinaker, Imran Golonda mengatakan, tujuan dari pelatihan tersebut selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani, juga menambah pengetahuan serta merubah mindset atau cara berpikir petani gula aren tentang bagaimana cara mengolah air nira untuk di produksi menjadi gula aren serta gula semut yang berkualitas.

“Pelatihan ini, kita bekerjasama dengan Balai Riset dan Standarisasi Barang (Baristand) Industri Manado. Jadi gula semut ini akan ditingkatkan menjadi produk berkualitas yang bisa bersaing di pasar. Yang diantaranya, akan ada gula semut dalam bentuk pasta (gula kental) dan ada juga gula aren yang dikemas dalam botol. Setelah itu, kualitas dan standar kadaluarsa akan di uji di Lab Baristand Manado,” terangnya.

Selain itu, peserta atau petani gula aren juga dilatih bagaima cara mengatur atau memenej usaha sampai pada pemasaran. “Tentunya dalam pemasarannya nanti ada beberapa dinas yang akan bekerjasama. Misalnya dalam pemasaran ada Dinas Perdagangan, kemudian untuk perizinan kerjasam dengan Dinas PMPTSP,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sekarang ini permintaan pasar untuk gula semut sudah mulai bagus, namun stok yang ada kurang tersedia. “Kita sudah MoU dengan pihak Baristand, jadi mereka akan terus melakukan pendampingan terhadap IKM dan terlebih khusus ke sentra gula semut. Mudah-mudahan dengan adanya pendampingan dari pihak Baristan ini, pabrik gula semut yang terletak di Desa Moyag akan segera beroperasi,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap, hadirnya Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu dalam kegiatan tersebut ikut memompa semangat dan optimisme petani serta pengrajin gula aren. “Petani juga butuh dukungan penganggaran dari pihak legislatif dalam mengelola potensi gula aren menjadi produk gula semut berkualitas,” harapnya.

Ditambahkannya, terkait pabrik gula semut yang ada di Desa Moyag, akan ada pengurus untuk mengelola pabrik tersebut. “Nantinya ada lima orang yang akan mengurus serta mengelola pabrik gula semut. Dalam struktur pengurus, kita juga akan libatkan perempuan. Insha Allah setelah pelatihan ini pabrik gula semut juga akan segera beroperasi. Kemudian kita juga akan melakukan penyambungan jaringan pipa air bersih ke pabrik gula semut,” pungkasnya. (guf)

Bapemperda Gelar Uji Publik Ranperda Pengelolaan Sampah

Kegiatan uji publik Ranperda Pengelolaan Sampah yang dilaksanakan Bapemperda DPRD Kotamobagu.

ZONA POLITIK – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, menggelar Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolahan Sampah, Minggu (21/11).

Kegiatan yang dibuka Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarifuddin Mokodongan, dan dipimpin Ketua Bapemperda Kotamobagu Anugerah Chandra Begie Gobel, didampingi Ketua Panitia Kerja (Panja) Eka Sartika Mashoeri ini, dilaksanakan di Restoran Lembah Bening.

Uji Publik ini juga diikuti seluruh anggota Bapemperda Kotamobagu, dan Pemkot Kotamobagu diantaranya Dinas Lingkungan Hidup, camat serta seluruh sangadi dan lurah se-Kota Kotamobagu, serta tamu dan undangan.

Ketua Panja, Eka Mashoeri mengatakan, uji publik Ranperda tentang pengelolaan sampah ini, merupakan rangkaian atau tahapan yang wajib dilalui sebelum Ranperda ini disetujui.

“Kami dari Bapemperda atau Panja sudah sudah empat (4) kali melakukan pembahasan bersama dinas terkait,” kata politisi Golkar ini.

Lanjutnya, Uji Publik Ranperda ini, menghadirkan berbagai pihak untuk mendengarkan aspirasi mereka untuk penyempurnaan Ranperda ini.

“Uji publik ini, menghadirkan dinas terkait, para camat, Pemerintah Desa dan Kelurahan, serta beberapa pengusaha di Kotamobagu,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Kotamobagu, Begie Gobel mengatakan, Ranperda Pengelolaan Sampah ini, untuk mengatur sistimnya yang baik mulai dari pengumpulan sampai pengangkutan yang berakhir di TPA, termasuk daur ulang semua kan diatur lewat Ranperda ini.

Selain itu, pada Ranperda ini, juga diatur berbagaibsangsi bagi pelanggar. “Jika ini sudah menjadi Perda, maka para pemangku kepentingan terutama diwilayah sudah memahami isi aturan ini dan dapat disosialisasikan kepada masyarakat,” harapnya. (*/guf)

PN Kotamobagu Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Disertai Sidang Keliling di Bolmut

Suasana Penyuluhan Hukum dan Sosialisasai Layanan Pengadilan ZONA BOLMUT – Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu tak henti-hentinya memberikan layanan prima bagi seluruh masyarakat pencari keadilan di wilayah hukumnya yang begitu luas meliputi 4 kabupaten dan 1 kota. Terbukti, setelah sebelumnya melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dan sosialisasi pelayanan pengadilan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow pada akhir Oktober lalu, kini PN Kotamobagu kembali melaksanakan kegiatan yang sama disertai agenda sidang di luar gedung (Sidang Keliling) di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Jumat 19 November 2021.

Kegiatan yang dipimpin Ketua PN Kotamobagu, Andri Sufari S.H., M.Hum., tersebut, digelar di dua tempat di waktu yang sama pukul 09.00 Wita. Penyuluhan hukum dan sosialisasi pelayanan pengadilan digelar di Kantor Kecamatan Kaidipang. Sedangkan layanan sidang keliling dilaksanakan di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil setempat, dengan menyidangkan sejumlah perkara permohonan yang diajukan masyarakat, di antaranya permohonan perubahan nama, permohonan dispensasi nikah, dan lainnya.

Dari pantauan media ini, dalam kegiatan penyuluhan Ketua PN Kotamobagu mengatakan, berbagai upaya serta inovasi dilakukan pengadilan guna membantu dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Utara yang disadari termasuk wilayah yang radiusnya paling jauh dari PN Kotamobagu.

“Setidaknya membutuhkan 6-7 untuk bisa sampai ke pengadilan. Sehingga dengan adanya layanan-layanan bantuan hukum berbasis digital atau online yang telah disiapkan di pengadilan di antaranya aplikasi e-Tilang, e-Raterang, Sirayap, SIPP, e-Court, masyarakat diharapkan dapat termudahkan.”

Lebih lanjut Ketua PN Kotamobagu berharap, kegiatan hari itu dapat bermanfaat bagi para peserta, dan tak lupa dirinya mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

Terpantau dalam kegiatan hari itu, Ketua PN turut didampingi para hakim di antaranya Zulharman, S.H., M.H., Giovani, S.H., Nike Rumondang Malau, S.H., serta Ida Ayu E. P. Sari, S.H., M.H., selaku Panitera Pengganti dan dibantu sejumlah staf pengadilan. Turut hadir, Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Rachmat R Pontoh, S.H., M.Si., Camat Pinogaluman dan Kaidipang, serta sejumlah masyarakat peserta penyuluhan dan sosialisasi.(Zul/Ldy)

Menjanjikan, Produksi Kopi dan Kakao di Kotamobagu Capai Ratusan Ton

ZONA EKONOMI – Produksi kopi dan kakao di Kota Kotamobagu sangat menjanjikan dengan produksi mencapai ratusan ton. Hal ini sebagaimana data yang diungkap oleh Badan Perencanaan penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu.

Dari data Bappelitbangda Kotamobagu itu, produksi mencapai ratusan ton itu dari hasil perkebunan Kopi dan Kakao di daerah bisa terwujud menyusul luas lahan perkebunan di wilayah Kotamobagu masih cukup luas.

Dimana, dari data tersebut diketahui untuk luas lahan perkebunan kopi di Kotamobagu bisa mencapai 228,75 hektare, sementara dari luas lahan tersebut ada 225,05 hektare yang tercatat masih merupakan lahan produksi aktif untuk tanaman kopi, dari data itu juga terinformasi kalau produktifitas perkebunan kopi saat ini di Kotamobagu menyentuh angka 0,676 ton per hektar lahan.

Sementara itu, untuk perkebunan kakao sendiri di Kotamobagu masih seluas 1115,19 hektare, dengan luas lahan aktif yakni 815,19 hektare, dengan jumlah produksi 0,75 ton per hektare.

Data potensi perkebunan kopi dan kakao di Kotamobagu itu, dipaparkan Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah atau Bappelitbangda Kota Kotamobagu, di hadapan tim dari Kementerian Kordinator Perekonomian dan tim dari Kementerian Dalam Negeri, yang tengah berkunjung ke Kotamobagu, untuk melakukan monitoring dan evaluasi di daerah itu. (*/guf)

RSUD Kotamobagu Segera Miliki Unit Transfusi Darah

Rumah Sakit Umum Daerah Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, dalam waktu dekat akan memiliki Bank Darah, dengan tujuan untuk memudahkan pasien melakukan donor dan transfusi darah.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kotamobagu, Tofan Simbala mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan Bank Darah ditingkatkan ke level Unit Transfusi Darah (UTD).

“Hal ini agar pelayanan tidak lagi harus dilakukan di Palang Merah Indonesia (PMI) untuk tranfusi darah,” katanya.

Lanjutnya, kehadiran Bank Darah di RSUD Kotamobagu guna memudahkan pasien mendapatkan darah. Selain itu dengan hadirnya UTD tersebut, juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotamobagu. “Ada beberapa tahapan dan administrasi untuk memenuhi syarat sebagai UTD,” kata Tofan.

Hingga saat ini, terangnya, sudah pada tahap proses dan itu terus digenjot. Targetnya selesai hingga akhir tahun ini. “Sejauh ini sudah mencapai 60-70 persen progresnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, bank darah yang sudah dibangun beberapa tahun lalu oleh RSUD Kotamobagu belum bisa melayani transfusi darah atau pengambilan darah secara langsung, namun hanya bisa menyimpan darah. Sehingga itu untuk transfusi darah selama ini masih dilakukan di PMI. (*/guf)

Bupati Sachrul: Sulut Diberkati Ditangan Gubernur Olly Dondokambey

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto memberikan doa dan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) kepada Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, yang pada hari ini Kamis (18/11), genap berusia 60 tahun.

Bupati Sachrul menyebut, ketika berbicara mengenai Gubernur Sulut Olly Dondokambey, pastinya melihat bahwa gubernur benar-benar figur pemersatu sekaligus seorang bapak untuk Provinsi Sulut.

“Saya berfikir bahwa gubernur adalah berkat dari Tuhan, dan Sulut itu diberkati ketika Pak Olly Dondokambey mejadi Gubernur Provinsi Sulut,” ujarnya.

Buktinya, Bupati Sam Sachrul Mamonto (SSM) katakan, sejak periode pertama sampai sekarang Sulut aman dan pembangunan benar benar maju.

“Dan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey berinovasi yang benar-benar bisa dirasakan langsung seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” sambungya.

“Saya, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sam Sachrul Mamonto mengucapkan dirgahayu Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang ke-60 tahun. Semoga Tuhan selalu menjaga kesehatan pak gubernur hingga membawa Sulut semakin hebat, maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*/guf)

Bupati Sachrul Dorong Penuh Pengembangan Desa Wisata di Bukaka

Bupati Sam Sachrul Mamonto turun meninjau kesiapan Desa Bukaka menjadi Desa Wisata.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, terus berupaya serta mendorong penuh pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hal ini terlihat ketika Bupati Sachrul melakukan kunjungan kerja di Desa Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kamis (18/11).

Kunjungan itu untuk melihat wilayah yang memiliki destinasi wisata alam Hutan Pinus, Air Terjun Bidadari Kayaton, Cagar Budaya berupa Lesung, serta pemandangan pegunungan yang asri.

“Kita kemari untuk melihat sejauh mana pembangunannya, sarana prasarana yang telah dibuat, dan juga manfaat yang diterima oleh masyarakat,” ujar Bupati Sam Sachrul Mamonto (SSM).

Bupati mengatakan, jika pembangunan dilaksanakan dengan baik, kemungkinan besar akan adalagi bantuan dari Kementerian untuk kelanjutan pembangunan Desa Wisata.

“Pemerintah desa harus berkreasi untuk membangun Desa Wisata, apalagi Bukaka mendapatkan suntikan anggaran dari Kementerian di Bulan Agustus lalu,” jelas Bupati.

Bupati pun memuji kreasi Sangadi Bukaka perihal penyediaan jaringan internet yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kemarin, Sangadi sudah berkreasi dengan membangun jaringan internet sendiri walaupun belum lengkap, namun masyarakat sudah bisa memanfaatkannya. Kami pun akan berusaha agar Kementerian Kominfo bisa mendirikan Tower disini, karena hal ini juga merupakan bagian dari visi misi kita. Seluruh masyarakat Boltim harus bisa merasakan merdeka informasi dan digitalisasi, yang pastinya bisa menggunakan internet dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sangadi Bukaka Arfan Ibrahim menyambut baik kunjungan Bupati ini.

“Kami pemerintah desa bersama masyarakat sangat bangga atas kunjungan pak Bupati di Desa Bukaka. Kunjungan ini selain melihat kinerja pemerintah desa, juga lokus Desa Wisata,” ujar Arfan.

Dirinya menjelaskan, untuk pembangunan sarana prasarana, selain dianggarkan lewat Dana Desa, Desa Bukaka mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa (Kemendes) sebesar Rp 600 Juta.

“Bantuan dari Kemendes ini sudah dicairkan termin pertama sebesar 70 persen, dan masih sementara menunggu pencairan termin kedua sebanyak 30 persen. Sisa anggaran 30 persen tersebut kita gunakan untuk penyelesaian pembangunan ini. Pun juga dengan program internet desa sudah 90 persen, Insya Allah pekan depan bisa 100 persen dan bisa digunakan langsung oleh masyarakat. Pembiayaan internet desa ini kita ambil dari Dana Desa,” kata Arfan.

Desa Bukaka sendiri dikenal juga dengan nama Kampoeng Talaga, berada di dataran tinggi Kotabunan, yang bisa ditempuh sekitar 10 Kilo Meter (KM) dari ibu kota kabupaten Boltim Tutuyan. Akses jalan ke Desa Bukaka ada dua yakni melewati Desa Kotabunan-Bulawan dan bisa juga lewat Desa Buyat Barat.

Sedangkan, Imran warga Boltim mengatakan, dengan mengambangkan objek wisata tentu menjadi poin penting terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Boltim terkenal dengan wisatanya. Ketika wisata berkembang pasti efek positif untuk pendapatan warga sekitar mulai dari warung-warung, dan tempat makan sekitar lokasi wisata. ,” tambahnya. (*/guf)