ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu.
Bahkan upaya yang dilakukan membuahkan hasil yang baik. Dimana sesuai Peta Penyebaran Covid-19, Kota Kotamobagu sudah berada dalam Zona Hijau atau nol kasus.
Kepala Dinkes Kotamobagu, dr Tanty Korompot membenarkan status zonasi tersebut. “Hari ini Selasa 16 November 2021, Kota Kotamobagu sudah berada di zona hijau,” ungkapnya.
Meski sudah zona hijau, pihaknya meminta serta mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.
“Jadi kepatuhan serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan adalah kunci melawan penyebaran covid-19. Meski sudah zona hijau, prokes tetap dijalankan,” terang Tanty.
Dirinya juga mengajak kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar mendatangi setiap pos pelayanan yang tersebar di setiap desa dan kelurahan. “Agar kekebalan bersama bisa kita raih sebelum Desember 2021,” ucapnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kotamobagu tahun 2021, masih menunggu kepastian atau rilis resmi dari pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Pengembangan Potensi, Yosnandi Damopolii, Senin (15/11).
“Kita tinggal menunggu kepastian jadwal dari BKN,” kata Yosnandi.
Menurutnya, jika berdasarkan jadwal tes SKB akan digelar sekitar 27 November sampai 18 Desember 2021. Sedangkan untuk titik lokasi SKB, tetap dipusatkan di Kantor Regional (Kanreg) XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.
“Untuk pelaksanaan SKB, semua di BKN Manado. Jadi tidak ada opsi pilihan lokasi SKB, ketika peserta masuk ke akun untuk pilihan lokasi yang ada hanya Kantor Regional XI BKN Manado,” jelasnya.
Ditambahkannya, pada pelaksanaan tes SKB, protokol kesehatan tetap menjadi utama, diantaranya hasil Test Antigen atau Test PCR serta masker. “Terkait protokol kesehatan tetap menjadi utama pada pelaksanaan tes SKB,” tandasnya.
Seperti diketahui, sebanyak 673 peserta yang lulus dalam tes SKD akan mengikuti tes SKB CPNS Kotamobagu. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Kriteria dan persyaratan bakal calon (Balon) Sangadi (Kepala Desa) yang akan ikut dalam Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak pada Mei 2022 mendatang, akan dituangkan lewat Peraturan Wali Kota (Perwako) Kotamobagu. Demikian diutarakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Nasli Paputungan, Senin (15/11).
“Jadi akan ada Perwako soal kriteria dan ketentuan bakal calon sangadi yang akan ikut pada Pilsang serentak tahun depan,” kata Nasli.
Selain itu, lanjut Nasli, untuk tahapan pembentukan panitia penjaringan bakal calon sangadi tak lama lagi akan segera dibentuk.
“Tapi kita masih menunggu paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang nantinya ditetapkan menjadi Perda baru mulai masuk pada tahapan, termasuk pembentukan panitia penjaringan calon,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk pembentukannya nanti akan ada panitia di tingkat daerah dan tingkat desa. “Nantinya Pjs Sangadi yang akan melaksanakan agenda-agenda tersebut, setelah dirinya dilantik oleh wali kota,” tandasnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU– Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.
Dalam pengumuman dengan nomor: 37/813/PANSEL-CASN/XI/2021 tertanggal 13 November 2021, yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, terlampir nama peserta disertai capaian nilai masing-masing.
Dalam pengumuman itu juga disampaikan kepanjangan/pengertian dari singkatan/akronim dalam lampiran pengumuman:
P/L: adalah Peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021 dan berhak mengikuti SKB.
P: adalah Peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021 namun tidak berhak mengikuti SKB karena melebihi dari 3 (tiga) kali formasi.
TL: adalah Peserta yang tidak memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021; dan
TH: adalah Peserta SKD yang tidak hadir.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Sarida Mokoginta mengatakan, untuk lokasi pelaksanaan tes SKB akan digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara Regional XI Manado.
“Untuk tanggal pelaksanaan SKB, menunggu jadwal selanjutnya dari BKN selaku Panitia Seleksi Nasional,” ujarnya.
Lanjutnya, pengumuman hasil SKD sekaligus perankingan untuk peserta yang akan lanjut ke ujian SKB.
“Itu sekaligus yang lanjut ke SKB nanti. Jika misalnya 9 peserta passing grade yang akan diambil pada formasi tertentu untuk lanjut ke SKB, maka tinggal lihat nilai teratas,” jelasnya. (guf)
ZONA BOLTIM – Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Dalam pengumuman nomor: 800/B.03/P-CPNSD/22/XI/2021 yang ditandatangani Ketua Pansel, Sonny Warokah, terlampir nama peserta disertai capaian nilai masing-masing.
Dalam pengumuman itu juga disampaikan kepanjangan/pengertian dari singkatan/akronim dalam lampiran pengumuman yakni;
P/L: adalah Peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021 dan berhak mengikuti SKB.
P: adalah Peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021 namun tidak berhak mengikuti SKB karena melebihi dari 3 (tiga) kali formasi.
TL: adalah Peserta yang tidak memenuhi Nilai Ambang Batas menurut Keputusan MenPANRB Nomor 1023 Tahun 2021; dan
TH: adalah Peserta SKD yang tidak hadir.
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Boltim Reza Mamonto mengatakan, pengumuman sesuai jadwal Sabtu (13/11).
“Karena BKN memberikan jadwal tanggal 13 November diumumkan,” ujar Kepala BKPSDM Boltim Reza Mamonto.
Pada pengumuman itu, sekaligus akan diketahui peserta yang lanjut ke ujian SKB CPNS Boltim.
“Jika formasi tertentu akan diambil enam peserta passing grade, maka tinggal lihat mana yang memiliki nilai teratas itu yang lanjut ke SKB,” ungkap Reza Mamonto yang juga Sekretaris Panselda CPNS Boltim.
Sedangkan untuk jadwal SKB, Reza mengatakan, akan disampaikan kemudian hari. “Jadwal pelaksanaan tes SKB diumumkan kemudian. Karena masih menunggu penjadwalan dari Kantor Regional XI BKN Manado khusus Boltim,” tambahnya. (guf)
Pengunjung kedai Kalibrasi Kopi 43 yang terletak di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur.
ZONA EKONOMI – Bisnis kedai kopi di Kota Kotamobagu begitu menjanjikan. Pasalnya tidak sedikit warga Kota Kotamobagu membuka bisnis kedai kopi. Baik itu kedai kopi khusus kopi, atau kedai yang menyediakan minuman dan makanan.
Dari kedua jenis kedai kopi ini, kedai yang menyediakan minuman dan makanan lah yang paling berpotensi meraup keuntungan yang besar. Itu karena, konsumen yang ada di Kota Kotamobagu lebih suka kedai kopi yang memiliki varian minuman mulai dari kopi, non coffee serta makanan .
Nah, salah satu kedai kopi yang menyediakan minuman dan makanan adalah Kalibrasi Kopi 43. Kedai kopi yang terletak di simpang empat Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur ini menyediakan berbagai varian minuman dan makanan.
“Minuman utama disini adalah berbahan dasar kopi. Tapi selain itu, juga ada minuman non coffee serta minuman penghangat seperti saraba. Sedangkan untuk makanan, tersedia mulai dari makanan berat hingga ringan. Menu favorit makanan disini adalah ayam geprek. Tetapi ada juga menu makanan lain,” kata Sumantri, owner Kalibrasi Kopi 43.
Pun, tersedia minuman yang mengangkat kearifan lokal Desa Moyag yakni gula aren. “tersedia juga minuman signature. Berbahan dasar gula aren yang diracik sedemikian rupa sehingga menjadi minuman signature,” tukas Tri.
Dalam semalam, omset yang diraup bisa sampai Rp700.000 – Rp1.000.000. “Alhamdulillah omset yang diraup itu hanya dalam semalam mulai pukul 6 sore,” ujar Tri sapaan akrabnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam memudahkan kendaraan di wilayah Boltim melakukan uji kendaraan di Balai Uji Kotamobagu.
Berdasarkan peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), sejak 2020 tidak ada lagi buku KIR. Tetapi sudah dalam bentuk KIR online yang diberlakukan sejak 2020.
“Berdasarkan peraturan Dirjen Hubdat, sekarang sudah menggunakan sistem barcode. Maka pemeriksaan di lapangan sudah menggunakan barcode. Pada prinsipnya pemerintah kedua daerah ini membuka seluas-luasnya, segala aspek yang bisa dikembangkan bersama,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Mohammad Zulvan Pombaile.
Kerja sama ini dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan kendaraan wilayah Boltim setiap hari masuk ke wilayah Kotamobagu.
Untuk itu uji kendaraan perlu dilakukan agar dapat mengurangi angka kecelakaan.
“Kotamobagu memiliki Balai Uji Kendaraan yang terakreditasi, untuk wilayah Bolaang Mongondow Raya, hanya ada dua wilayah yang memiliki balai, yakni Bolmong dan Kotamobagu. Sehingga indikator keberhasilan Dinas Perhubungan dalam mengurangi kecelakaan bisa kita capai,” kata Zulvan.
Secara keseluruhan kendaraan wajib uji, tetapi karena orientasi masyarakat Boltim umumnya menggunakan kendaraan penumpang yang lebih banyak masuk ke wilayah Kotamobagu, maka saat ini yang menjadi sasaran utama ialah kendaraan penumpang.
“Diharapkan kendaraan wajib uji khususnya mobil penumpang yang ada di Boltim, wajib melakukan uji kendaraan, serta nanti akan ada terminal penyangga antar-kedua wilayah. Sementara, untuk balai uji di Pobundayan sudah berjalan sejak awal 2021,” pungkasnya. (*/guf)
Pihak YEAI mendampingi Pemerintah Daerah meninjau fasilitas pengolahan emas tanpa merkuri.
ZONA BOLTIM – Yayasan Emas Artisanal Indonesia (YEAI) bekerja sama dengan Artisanal Gold Council (AGC) Kanada menyerahkan bantuan berupa fasilitas pengolahan emas tanpa merkuri kepada Koperasi Bulawan Sejahtera Mandiri. Serah-terima fasilitas itu dilakukan di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Tobongon, Kamis (11/11), oleh pihak YEAI kepada pengurus Koperasi Bulawan Sejahtera Mandiri.
Ketua Koperasi Bulawan Sejahtera Mandiri, Ganitji Mamonto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak YEAI yang bekerja sama dengan Artisanal Gold Council Kanada menyerahkan fasilitas tersebut. “Kami juga bersyukur kepada Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Boltim yang sudah memberi rekomendasi kepada kami menerima fasiltias ini,” katanya, saat memberi sambutan.
Setelah menerima bantuan fasilitas tersebut, ia mengungkapkan akan memanfaatkannya dengan baik untuk mengelolah emas tanpa merkuri. “Kami juga bertanggungjawab untuk menyosialisasikan ke semua koperasi yang ada agar tidak menggunakan merkuri dalam pengolahan emas, karena itu membahayakan kesehatan,” ungkapnya.
Country Project Manager Program Emas Rakyat Sejahtera (PERS), Agni Pratama, mengatakan keberadaan YEAI yang bekerja sama dengan Artisanal Gold Council Kanada dan didukung Pemerintah Kanada melalui Global Affair Kanada, bertujuan untuk mendukung program kerja pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2019 mengenai pengurangan dan penghapusan penggunaan merkuri di wilayah Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK). “Kita masih punya waktu untuk memastikan bahwa kita punya cara dan alternatif lain dalam mendapatkan (mengolah) emas tanpa merkuri,” katanya.
Dalam aktivitasnya PERS memperkenalkan teknologi pengolahan emas tanpa merkuri dan membangun fasilitas pengolahan di Provinsi Sulawesi Utara dan Kalimantan Tengah, yang salah satunya berada di Desa Tobongon, Kecamatan Modayag.
“Untuk keberlanjutan manfaat dari penggunaan fasilitas pengolahan emas tanpa merkuri ini, PERS telah mendampingi Koperasi Bulawan Sejahtera Mandiri,” ungkapnya.
“Kami harap melalui program ini bisa membantu masyarakat mendapatkan manfaat besar, baik dari sisi ekonomi maupun maupun kesehatan lingkungan,” tambahnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kotamobagu memperpanjang waktu pendaftaran kartu tani. Pendaftaran akan dibuka selama dua hari, yakni pada 15-16 November 2021.
“Mereka yang terdaftar dalam e-RDK bisa mendapatkan pupuk bersubsidi,” kata Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluh Pertanian Rahmat Putra Talibo.
Dijelaskannya, mereka yang terdaftar dalam e-RDK bisa mendapat pupuk bersubsidi di kios yang telah ditentukan.
“Kios yang melayani pembelian pupuk bersubsidi ada 7 kios yang tersebar di wilayah Kotamobagu. 4 kios di Kecamatan Kotamobagu Selatan, dan masing-masing 1 kios di 3 kecamatan lainnya,” ujar Rahmat.
Untuk tahun ini, pupuk bersubsidi hanya diperuntukka bagi 3.456 petani yang telah terdaftar pada tahun 2020 lalu. Sedangkan tahun 2022 tercatat 4.115 petani sudah terdaftar.
Perlu diketahui, kata Rahmat, peruntukan pupuk bersubsidi hanya untuk tiga tanaman saja, yaitu padi sawah, jagung dan kedelai dengan luas lahan tanam 14.114 ha untuk tiga kali musim tanam.
Lebih lanjut kata dia, Distankan Kotamobagu telah meminta persetujuan Kementerian Pertanian untuk memperluas cakupan pemanfaatan pupuk bersubsidi, tidak hanya PAJAKE tapi juga kakao, bawang dan lain-lain pada tahun 2022.
Rahmat berharap petani di Kotamobagu segera mendaftarkan diri untuk mendapat kartu tani. Jika tidak maka petani akan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. (*/guf)
Tim Kemenko Perekonomian dan Kemendagri mengunjungi Desa Poyowa Besar II, melihat langsung proses pengolahan hingga produksi kopi moanok.
ZONA KOTAMOBAGU – Tim dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kunjungan sekaligus meninjau lokasi perkebunan Kopi Moanok yang berada di Desa Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (11/11) kemarin.
Dalam kunjungan itu, rombongan yang dipimpin oleh ketua tim yakni Kepala Bidang Prasarana Pangan dan Agrobisnis Kemenko Perekonomian, Tony Naingolan, untuk melihat langsung proses pembuatan dari awal sampai pengemasan kopi dengan cita rasa arabika itu di lahan milik Rudi Mokodompit selaku petani dan peracik Kopi Moanok tersebut.
“Tim ini datang untuk mencari data korporatisasi petani di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kotamobagu salah satunya. Disini, ditemukan kalau awalnya tanaman kopi yang tidak bisa tumbuh di dataran rendah, justru bisa diproduksi di perkebunan Mogoluyun ini,” ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Adnan Massinae.
Sementara itu, Tony Nainggola selaku Kepala Bidang Prasarana Pangan dan Agrobisnis Kemenko Perekonomian, mengatakan kalau sejumlah harapan yang menjadi keinginan mereka, ternyata telah ditemukan dalam diri Rudi Mokodompit, yang telah berhasil menanam, mengolah, sampai memproduksi kopi moanok. “Beliau (Rudi Mokodompit) mampu mengelola dengan maksimal potensi yang ada di lingkungannya. Dimana, dirinya menjadi pelaku metode dari hulu sampai hilir atas penanaman, pengolahan hingga produksi kopi, yang telah ditiru oleh petani yang lain,” imbuhnya.
Diketahui tim dari dua kementerian tersebut, terdiri dari Kepala Bidang Prasarana Pangan dan Agrobisnis Kemenko Perekonomian, Tony Naingolan, Kepala Sub Bidang Kebijakan Pembiayaan Kelembagaan Kemenko Perekonomian, Kunto Nugroho selaku anggota, dan Peneliti Madya Badan Penelitian dan Pengembangan atau Litbang Kementerian Dalam Negeri, Herry Saksono selaku anggota tim.
Kunjungan dari dua tim kementerian ke perkebunan kopi Moanok itu, turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan informatika, Fahri Damopoli SKom ME, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu, Camat Kotamobagu Selatan, bersama Sangadi Desa Poyowa Besar I, dan Sangadi Poyowa Besar II. (*/guf)