Beranda blog Halaman 252

Bupati Sachrul Dampingi Ketua PT Tinjau Lokasi Pembangunan PN Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Ketua Pengadilan Tinggi Sulut, Dr Lexsy Mamonto SH MH foto bersama di lokasi pembangunan Pengadilan Negeri Boltim.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto S Sos, Jumat (29/10), menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Sulawesi Utara (Sulut) DR H Lexsy Mamonto SH MH, didampingi Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu YM Andri Sufari SH M Hum dan rombongan. Kunjungan tersebut sekaligus meninjau lokasi rencana pembangunan gedung Pengadilan Negeri Boltim.

Ketua PT sulut bersama rombongan tiba di rumah jabatan Bupati di Tutuyan usai Sholat Jumat. Setelah jamuan makan siang oleh Bupati, Ketua PT Sulut didampingi Bupati Boltim menuju ke lokasi dimana akan dibangun Pengadilan Negeri Boltim.

Melihat di lokasi tepatnya di Jalur dua Tutuyan, Ketua PT Sulut mengatakan bahwa lokasi tersebut sangat strategis untuk dibangun gedung perkantoran.

“Tanahnya luas dan rata. Lokasinya juga berada di pinggir jalan. Ini sangat strategis,” puji Ketua PT Sulut.

Ia berharap agar segala persyaratan pembangunan gedung PN Boltim segera rampung.

Sementara itu, Bupati Boltim memberi ucapan terima kasih kepada Ketua PT Sulut karena telah meluangkan waktu untuk datang berkunjung ke Boltim. Bupati menjelaskan bahwa lahan rencana pembangunan gedung PN Boltim berdekatan dengan lahan milik Polres Boltim.

“Jadi Mapolres Boltim dan Pengadilan Negeri berdekatan. Sedangkan untuk jalan nantinya akan kita buat jalan lingkar dua jalur di lokasi ini,” Terang Bupati seraya memperlihatkan denah lokasi yang dipajang di tempat tersebut.

Menurut Bupati, apabila Boltim sudah memiliki Pengadilan Negeri sendiri, maka proses penyelesaian perkara pidana maupun perdata di Boltim akan lebih cepat. (*/guf)

November, Rekonsiliasi Hasil Tes SKD CPNS Kotamobagu

Suasana tes SKD yang digelar Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – 1.272 peserta yang dinyatakan lulus passing grade pada tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Kotamobagu tahun 2021, masih harap-harap cemas. Pasalnya, sesuai aturan yang akan lanjut pada tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tiga kali jumlah kebutuhan formasi. Semisal jumlah formasi tertentu ada 3 sedangkan passing grade 11 peserta, maka yang akan diambil 9 peserta dengan nilai akumulatif tertinggi.

Sedangkan sesuai hasil keputusan KemenPAN-RB terkait kuota CPNS Kota Kotamobagu sebanyak 330. Itu artinya, jika yang passing grade sebanyak 1.272 peserta, maka yang akan diambil untuk tahap SKB kemungkinan besar 990 peserta.

“Makanya kami walaupun passing grade tetap ada was-was juga, apakah lanjut atau tidak. Semua tergantung pengumuman hasil tes SKD oleh BKN. Karena nama-nama yang keluar di masing-masing formasi, akan berurutan sesuai nilai tertinggi. Disitulah kita akan tahu apakah bisa ke SKB atau tidak. Semoga saja beruntung,” ujar salah satu peserta.

Adapun terkait pengumuman hasil tes SKD CPNS Kotamobagu, hingga kini belum dapat dipastikan oleh Panitia Seleksi Daerah CPNS Kotamobagu. Sebagaimana disampaikan Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, BKPP Kotamobagu, Alfi Syahrin Rustam.

“Kami masih menunggu jadwal rekon tahap kedua dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujarnya yang juga salah satu Panitia Seleksi Daerah CPNS Kotamobagu.

Ditanya soal kemungkinan jadwal pengumumannya, Alfi katakan, besar kemungkinan bulan depan. “November kemungkinan pelaksanaan rekonsiliasi hasil tes SKD CPNS Kotamobagu,” pungkasnya.

Diketahui terkait surat keputusan MenPAN-RB Nomor 746 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Dalam keputusan MenPAN-RB tersebut, terlampir rincian penetapan kebutuhan ASN di Lingkungan Pemkot Kotamobagu sebanyak 330 dengan rinciannya 168 tenaga kesehatan dan 162 tenaga teknis. (*/guf)

Sangadi, Perangkat dan BPD se-Boltim ‘Tambah Ilmu’ Cara Kelola Keuangan dan Aset Desa

Sangadi, perangkat dan BPD se-Boltim menerima materi cara pengelolaan keuangan, aset desa dan pengembangan desa wisata.

ZONA BOLTIM – Sangadi, perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang tata cara Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa serta Pengembangan Desa Wisata yang diikuti.

Kegiatan itu dilaksanakan di Hotel Paradise Golf and Resort, Likupang, Minahasa Utara, mulai sejak Kamis (28/10) hingga Sabtu (30/10).

Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokah, yang mewakili Bupati Sam Sachrul Mamonto saat membuka kegiatan itu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dilaksanakan, mengingat peran yang cukup besar dari sangadi dan perangkat desa dalam mengelola anggaran dan aset desa.

“Mengelolah desa bukanlah hal mudah. Apalagi kita tahu bersama anggaran yang dikelola tiap desa sangat besar. Sehingga itu perlu ada Bimtek seperti ini, agar pengelolaan anggaran desa bisa sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sekda, dalam sambutannya.

Melalui kegiatan itu, ia berharap dapat meningkatkan kemampuan para sangadi dan jajaran dalam mengelolah anggaran maupun aset desa. “Pengelolaan anggaran desa harus sesuai, karena akan dipertanggungjawabkan. Jadi bukan hanya selesai laporan, kemudian selesai juga urusannya. Masih ada audit dari BPK lagi. Sehingga itu penting bagi para peserta kegiatan ini untuk bisa mengikuti dengan baik semua materi yang akan diberikan. Ini demi peningkatan kemampuan dalam pengelolaan anggaran desa,” harapnya.

Selama mengikuti kegiatan, para sangadi, perangkat desa dan BPD akan diberi materi tentang pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa, dengan narasumber Ditjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri.

Materi selanjutnya adalah penata kelolaan aset desa berdasarkan aplikasi SIPADES 2.0 dengan narasumber Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri. Kemudian ada juga materi tentang pengawasan dalam pengelolaan keuangan dan aset desa oleh Kajari Kotamobagu dan Kapolres Boltim.

Selain itu, ada juga materi tentang pengembangan desa wisata dan perencanaan pembangunan desa oleh Staf Khusus Bupati, serta sistem administrasi, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan desa oleh BPKP. (*/guf)

Mahasiswa KKNT UNG Manfaatkan Potensi Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomis

ZONA GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar sosialisasi pemanfaatan dan potensi eceng gondok kepada masyarakat Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan sosialisasi sekaligus pelatihan ekonomi kreatif eceng gondok menjadi produk kerajinan tangan yang bernilai jual itu dilaksanakan sebagai wujud nyata dari kegiatan KKN UNG dengan tema “Desa Membangun” yang tujuannya untuk mengabdi kepada masyarakat dan membantu pembangunan desa melalui pemanfaatan potensi desa.
Kegiatan itu bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo, serta didampingi dosen pembimbing lapangan, Indri Wirahmi Bay, S.Pd., M.A.

“Dipilihnya eceng gondok sebagai tajuk utama program pengabdian Mahasiswa KKNT UNG ini, karena kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda dunia setahun terakhir ini berdampak terhadap pencapaian target SDGs (Sustainable Development Goals), sehingga berdampak terhadap ekonomi masyarakat,” kata Koordinator Desa, Muhammad Hazral Bogdadi.
Selain itu, besarnya potensi eceng gondok di Desa Payunga juga melatarbelakangi gelaran sosialisasi sekaligus pelatihan ekonomi kreatif terhadap masyarakat dalam pemanfaatan jenis tanaman tersebut.

“Dari sisi lingkungan, meningkatnya tanaman eceng gondok di Danau Limboto cukup menjadi sorotan. Ini kesempatan bagi kami mahasiswa selaku agent of change untuk berkontribusi melalui pengenalan sistem pengelolaan eceng gondok yang lebih ramah lingkungan dan inklusif kepada masyarakat Kecamatan Batudaa khususnya yang ada di Desa Payunga, serta menjawab permasalahan ekonomi di masa pandemi ini,” ujar Mahasiswa Teknik Sipil itu.

Antusias masyarakat mengikuti kegiatan itu cukup tinggi, serta mendapat apresiasi dan respon positif dari masyarakat setempat. “Itu ide bagus dan kreatif, agar masyarakat Desa Payuga tahu dan mengerti bagaimana memanfaatkan potensi eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomis,” sebut Resmiyati Yunus, warga Desa Payunga yang juga akademisi UNG.

Sementara itu, Kepala Desa Payunga, Wawan A M Kassa, mengakui program pengabdian mahasiswa UNG pada KKN kali ini sangat baik dan inovatif. “Mereka mampu menghadirkan ide-ide kreatif dalam membangun ekonomi masyarakat, sekaligus mengatasi masalah lingkungan yang diakibatkan populasi eceng gondok yang semakin mengkhawatirkan,” sebutnya, sembari berharap masyarakat Desa Payuga bisa memanfaatkan dengan baik potensi eceng gondok tersebut. (*/guf)

Kapolda Sulut Terpukau dengan Keindahan Objek Wisata Mangrove di Boltim

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto foto bersama dengan Kapolda Sulut beserta jajaran di lokasi wisata hutan mangrove di Desa Kotabunan Selatan, Boltim.

ZONA BOLTIM – Objek wisata Hutan Mangrove, yang terletak di Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapat perhatian khusus dari Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Nana Sudjana, dalam lawatannya di daerah Boltim, Rabu (27/10) kemarin.

Dalam kunjungan di lokasi wisata tersebut, Kapolda Sulut turut didampingi Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto dan Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid. Hadir juga sejumlah perwira menengah dan Bhayangkari Polda Sulut serta sejumlah pejabat Pemkab Boltim.

Kepada awak media, Kapolda Sulut mengatakan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu cara untuk mendorong perekonomian daerah.

“Sektor pariwisata adalah salah satu item pendapatan daerah, yang kemudian harus didorong secara maksimal guna memulihkan ekonomi di tengah situasi pandemi saat ini. Dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan masyarakat secara umum dan tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam hal pengembangan pariwisata di tengah situasi bencana non alam pandemi Covid 19,” ujar jenderal bintang dua usai meninjai pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Boltim.

Kapolda juga meminta kepada Pemerintah Daerah, selain pengembangan wisata untuk sektor perekonomian daerah, Pemerintah juga perlu memperhatikan aspek kesehatan masyarakat, terutama dalam mengatasi bersama bahaya virus corona (Covid-19) yang melanda tanah air.

Tentu lewat kekompakan bersama antara Pemerintah Daerah (Pemkab Boltim) sampai ke jajaran Pemerintah Desa, dengan TNI-Polri. “Apresiasi terhadap Pemkab Boltim, yang hingga saat ini bersinergi dengan pihak Polri dan TNI dalam hal mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Boltim, termasuk penerapan protokol kesehatan di tempat tempat wisata,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Sementara itu, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, dihadapan Kapolda Sulut menyampaikan bahwa salah satu prioritas pembangunan daerah Boltim adalah peningkatan sektor pariwisata. Dimana kata bupati, Boltim itu sepenggal surga yang ada di ujung timur Totabuan.

“Terima kasih Bapak Kapolda Sulut dan rombongan yang sudah bersedia berkunjung ke Boltim dan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi, sekaligus peresmian Pos Lantas Polres Boltim yang berada di simpang empat Tutuyan. Kedepan nanti, tempat-tempat wisata akan kami bangun menjadi lebih baik lagi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di berbagai tempat wisata yang ada di Boltim. Jangan bosan-bosan untuk datang berwisata ke Boltim,” ujar Bupati. (*/guf)

Ratusan Warga Desa Moyag Antusias Jalani Vaksinasi Dosis I-II

Masyarakat di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur terus berdatangan ke lokasi pelayanan vaksinasi di kantor desa setempat.

ZONA KOTAMOBAGU – Ratusan warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, begitu antusias mengikuti program Vaksinasi Covid-19 baik dosis I maupun dosis II.

Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu itu, bertempat di kantor desa setempat, Kamis (28/10). Dalam pelayanan vaksinasi di Desa Moyag, Dinkes melibatkan tenaga kesehatan dari PKM Motoboi Kecil dan PKM Bilalang.

Data diterima dari PKM Motoboi Kecil dan PKM Bilalang, sebanyak 113 warga Desa Moyag telah menerima vaksinasi baik dosis I dan II, dari total yang mendaftar sebanyak 137 orang. Sisanya 24 orang masih ditunda karena dalam tahap pemeriksaan (screening) memiliki keluhan serta riwayat penyakit mulai dari sesak nafas, benjolan dileher, hipertensi hingga tekanan darah tinggi.

“Sebenarnya jadwal vaksinasi untuk desa moyag dilaksanakan pada pukul 15.30 Wita, namun karena masih banyak warga yang belum melakukan vaksinasi, jadi waktu pelaksanaan dimajukan pukul 08.30 Wita sampai selesai. Dan alhamdulillah animo masyarakat untuk datang melakukan vaksinasi begitu tinggi hingga stok vaksin baik Sinovac dan Astra Zeneca habis terpakai,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Moyag, Maskur Gumalangit.

Ia menambahkan, vaksinasi itu diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan remaja, lansia dan pra lansia hingga masyarakat umum. “Kita berharap tingginya antusiasme warga mengikuti vaksinasi ini dapat mempercepat pembentukan herd immunity di desa Moyag,” ujarnya.

Diketahui, adapun jumlah vaksin yang terpakai dalam pelayanan di Desa Moyag sebanyak 20 vial, masing-masing; Sinovac 8 vial dan Astra Zeneca 12 vial. Sementara untuk target sasaran vaksinasi di Desa Moyag sebanyak 1.778 orang. (Advertorial)

Siapkan SDM Berkualitas, DP3A Kotamobagu Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Suasana pelatihan Konvensi Hak Anak yang digelar Dinas P3A Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA), bertempat di restoran Lembah Bening, Kamis (28/10).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Asisten II Sitti Rafiqa Bora yang juga sebagai pemateri dalam pelatihan ini. Adapun peserta yang ikut dalam pelatihan ini yakni tenaga pengajar di beberapa sekolah di Kotamobagu, Pengusaha, Masyarakat dan SKPD serta siswa-siswi yang masuk dalam Forum Anak Kotamobagu.

Adapun materi dalam kegiatan ini, yakni terkait Undang-Undang (UU) 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2003, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) UU 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT.

Dalam sambutannya, Asisten II Rafika Bora menyampaikan bahwa peran penting bagi perlindungan anak, khususnya bagi orang tua. “Karena kita semua perlu tahu bagaimana cara mendidik anak, agar orang tua tidak terlibat ke persoalan hukum. Salah satu contoh memukul anak, itu harus hati-hati,” kata Asisten II.

Menurutnya, tak sedikit kasus yang saat ini ditangani oleh DP3A. “Dinas tersebut, bekerja sama dengan pihak Polisi, Kejaksaan dan Pengadilan untuk penanganan kasus perlindungan anak, sampai tuntas,” ucapnya.

Untuk itu, ia berharap agar setiap orang tua, maupun guru serta masyarakat agar berhati-hati dalam mendidik anak. “Cara kita mendidik anak tentu berbeda-beda, akan tetapi kita semua juga perlu berhati-hati agar selain terhindar dari Hukum, psikolog anak dan mental mereka tidak terganggu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P3A Kotamobagu, Virginia Olii, pelatihan ini untuk menyediakan sumber daya manusia yang terlatih dan dapat memahami Konvensi Hak Anak (KHA) secara utuh sehingga dapat mengembangkan kebijakan dan langkah-langkah strategis dalam implementasi KHA. Kegiatan pelatihan KHA ini juga merupakan salah satu tolok ukur dalam evaluasi Kota Layak Anak (KLA).

Virginia juga mengatakan, untuk pemateri yang dihadirkan dalam pelatihan ini yakni Sitti Rafiqa Bora yang juga Asisten II Setda Kotamobagu. “Kenapa kami hadirkan Ibu Rafika Bora, karena beliau sudah bersertifikat Konvensi dari kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Selain itu beliau juga pernah menjabat Kadis DP3A,” ungkapnya.

Sebagai informasi, data yang ditangani oleh Dinas P3A hingga Oktober 2021, sebanyak 90 kasus, diantaranya; kasus perempuan 28 dan kasus anak 62. Sehingga, dalam hal ini UPTD PPA Kotamobagu, memberikan ruang pada masyarakat, apabila ada kasus kekerasan terhadap perempuan atau anak, maka tak perlu ragu melapor.

“Kami siap menerima keluhan masyarakat, dan apabila ada kasus tersebut yang dilaporkan pada kami, kami akan segera tangani sampai selesai,” ujar Kepala UPTD PPA, Susilawati Gilalom. (*/guf)

Lantik Pengurus PBVSI Boltim, ini Harapan Kapolda Sulut

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana menyerahkan bendera pataka kepada Ketua PBVSI yang baru dilantik.

ZONA BOLTIM – Kapolda Sulut, Irjen Pol Nana Sudjana, mengukuhkan serta melantik Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masa bakti 2021-2025, bertempat di Rumah Dinas Bupati Boltim, Rabu (27/10).

Hadir dalam pelantikan tersebut, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Kasrem 131/Santiago, Kapolres Boltim, Anggota DPRD Boltim Samsudin Dama, serta sejumlah pejabat utama Polda Sulut.

Kapolda Sulut yang juga ketua PBVSI Provinsi Sulut dalam sambutannya menyampaikan, agar para pengurus PBVSI yang baru saja dilantik dan dikukuhkan agar dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, serta membawa olahraga Bola Voli di Boltim lebih berprestasi lagi.

“Wajib mengemban visi dan misi, mengembangkan olahraga bola voli di Boltim, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan bukan hanya sekadar mencari kehormatan dan kedudukan semata,” ujar Kapolda.

Kapolda juga berharap PBVSI di bawah kepengurusan Kapolres Boltim AKBP Irham Halid, agar bisa memajukan olahraga Bola Voli di Boltim. “Anak-anak Atlet Bola Voli dibina dari tingkat SD, SMP, dan SMA, agar menjadi Atlet yang andal dan bisa mengharumkan nama daerah hingga menjadi perwakilan Provinsi,” harap Kapolda.

Adapun yang dilantik sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Boltim adalah AKBP Irham Halid yang juga merupakan Kapolres Boltim, Ketua Harian yakni Meidy Lensun (Wakil Ketua DPRD Boltim) dan Wakil Ketua Umum I adalah Kevin Sumendap (Anggota DPRD Boltim). (*/guf)

Jusran Minta Dinas Dukcapil Respon Cepat Soal NIK Bermasalah

Jusran Deby Mokolanut.

ZONA POLITIK – Program percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu, diketahui terus digencarkan pemerintah daerah setempat, lewat Dinas Kesehatan selaku instansi teknis terkait.

Adapun jadwal serta lokasi pelaksanaannya, digelar secara bergilir di seluruh desa dan kelurahan serta sejumlah titik fasilitas publik yang ditunjuk. Hal ini dimaksud, agar memudahkan akses masyarakat untuk menerima pelayanan vaksinasi itu sendiri.

Terkait hal ini, tentunya ada hal-hal yang bisa saja menjadi kendala pada saat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat tersebut.

Seperti halnya, data kependudukan berupa KTP yang akan diminta petugas dari Dinas Kesehatan untuk dicatat pada saat akan melakukan vaksinasi.

Terkadang, dari pencatatan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tertera di KTP, ada sejumlah kendala, seperti munculnya NIK bermasalah dari warga yang akan menjalani vaksinasi.

Hal ini pun menuai perhatian dari Jusran Deby Mokolanot selaku anggota DPRD Kota Kotamobagu. Lewat unggahan status di media sosial, Jusran meminta agar NIK bermasalah tersebut bisa segera direspon oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil selaku instansi yang berwenang dalam hal ini.

“Untuk DINAS Capil :
Dalam giat vaksin jika NIK KTP Warga ada yang bermasalah agar segera direspon/Turunkan petugas lapangan agar giat vaksin bisa lebih sukses warga makin byk yg ikut vaksin,” tulis Jusran dalam postingan akun facebooknya tanggal 20 Oktober 2021.

“Untuk Capil: dalam situasi pandemi covid 19 hendaknya punya tim yg cukup bukan hanya 1 ato 2 org utk tim teknis utk NIK KTP yg bermasalah. Harusnya juga alatnya dibeli,hanya satu set, usulkan dalam APBD cuma harga 15 jutaan,” tulisnya lagi, lewat postingan facebook tanggal 25 Oktober 2021. (*/guf)

Kapolda Sulut Apresiasi Peran Pemkab Boltim dalam Penanganan Covid-19

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana bersama Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid dan Kasrem 131/Santiago, meninjau pelaksanaan vaksinasi di pos Pelayanan di Desa Tutuyan, Boltim.

ZONA BOLTIM – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Nana Sudjana, mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang selalu bersinergi dengan TNI-Polri dalam penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan Kapolda, usai meresmikan Pos Lalu Lintas dan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Rabu (27/10).

“Saya mengapresiasi peran pemerintah kabupaten Boltim yang terus bersinergi dengan TNI-Polri dalam penanganan pandemi Covid-19, termasuk penerapan protokol kesehatan baik di tempat umum maupun lokasi wisata,” kata Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulut juga menyampaikan, penanganan Covid-19 adalah tanggungjawab bersama baik Pemerintah, Polri dan TNI, sehingga kekompakan harus terus ditingkatkan, dengan tujuan masyarakat bisa selamat dari bahaya Pandemi Covid-19.

“Kekompakan harus menjadi yang utama dalam penanganan bersama Pandemi Covid-19. Baik itu Babinsa, Babinkamtibmas, dan Pemerintah Daerah,” ujar Kapolda.

Kapolda juga meminta, agar himbauan kepada masyarakat terkait kepatuhan terhadap disiplin protokol kesehatan, harus terus dilakukan. “Bagaimana vaksinasi harus terus dilakukan. Jika bisa target 40 persen, bisa capai dua bulan kedepan,” ungkapnya.

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto mengatakan, pihaknya terus melaksanakan program percepatan vaksinasi di wilayahnya. “Ada tim yang bertugas di perbatasan, dan itu setiap warga masuk atau keluar akan diperiksa apakah sudah divaksin atau belum. Jika belum maka diarahkan ke tempat vaksinasi, selain itu ada juga tim yang turun ke desa-desa. Tujuannya bagaimana semua masyarakat bisa divaksin untuk pencegahan virus corona,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan, lewat langkah tim vaksinasi, Pemkab Boltim siap sukseskan program vaksinasi Covid-19. “Target kita sampai bulan November, 90 persen masyarakat sudah divaksin,” ucap Bupati. (*/guf)