Beranda blog Halaman 272

Pemkab Boltim Usulkan 245 Unit RTLH ke Kementerian PUPR

Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengusulkan pembangunan 245 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) ke Kementerian PUPR.

“Kita sudah usulkan 245 unit RTLH melalui DAK ke Kementerian PUPR. Usulan itu diutarakan saat harmonisasi DAK bidang perumahan dan pemukiman beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta, Jumat (3/9).

Menurutnya, jumlah ratusan unit ini nantinya terbagi hampir diseluruh desa yang ada di Boltim, dan akan disesuaikan dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Dinas Sosial (Dinsos). Dan dalam usulan, per 1 unit RTLH memakan anggaran Rp21 juta.

“Lewat dana stimulan, pemerintah daerah harus menyediakan dana pendamping sekitar Rp10 juta per unit, mengingat harga material bangunan semakin mahal. Untuk itu, setiap penerima RTLH wajib ada swadaya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, penerima RTLH harus memiliki lahan yang legal untuk kedudukan rumah. “Sebelum pekerjaan, kita akan kroscek di lapangan sesuai DTKS. Sebelum membangun RTLH, kita lakukan verifikasi data dan kepemilikan tanah serta sejumlah poin tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Nikma Mokoagow menyampaikan, penerima bantuan harus berdasarkan DTKS. “DTKS kita sudah serahkan ke PUPR sejak awal tahun 2021. RTLH ini adalah program pamerintah pusat yang diperuntukan bagi masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah,” terangnya. (*/guf)

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi yang Digelar Pemkab-Polres Boltim

Salah satu warga yang mengikuti program vaksinasi yang digelar Pemkab dan Polres Boltim.

ZONA BOLTIM – Pemkab bersama Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar vaksinasi massal, bertempat di lapangan Gogaluman, Tutuyan, Jumat (3/9).

Program percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut disambut antusias warga dan berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemkab bersama dengan Polres guna menekan laju penuaran Covid-19 di wilayah Boltim.

“Kami menetapkan target sebanyak 2.500 warga yang akan disasar, sesuai dengan ketersedian jumlah dosis vaksin yang sudah ada yakni 250 vial,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, vaksin yang digunakan hari ini merupakan vaksin yang diberika oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Vaksin yang kita gunakan saat ini adalah vaksin Polri yang sebelumnya dikirimkan oleh Mabes ke Polda, lalu disalurkan ke setiap Polres,” jelasnya.

Melihat antusias dari warga untuk melakukan vaksinasi, Irham berharap, target yang ditetapkan bisa tercapai. “Target ini sesuai isi surat edaran yang disampaikan kepada seluruh Camat, agar dapat menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 15 orang per desa. Kecuali untuk Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan dan Kecamatan Motongkad, itu tiap desanya diwajibkan menghadirkan minimal 35 orang untuk melakukan vaksin serta wajib membawa e-KTP sebagai syarat untuk melalukan vaksinasi,” pungkasnya. (*/guf)

Konsep Triple Helix Kunci Lahirnya Inovasi

Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Adnan Massinae.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Adnan Massinae mengungkapkan, saat ini Pemkot Kotamobagu sedang menjalankan konsep kolaboratif antar aktor untuk membangun daya saing daerah melalui konsep triple helix.

“Konsep ini akan membangun sinergitas yang seimbang, timbal balik dan terus menerus dilakukan antara akademisi, pemerintah daerah dan para pelaku sektor bisnis,”

Menurutnya, triple helix menjadi kunci bagi lahirnya inovasi, keterampilan, kreativitas, ide dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kapasitas sosial masyarakat.

“Inovasi penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing daerah, memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, memangkas wakut yang panjang serta akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/guf)

Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Boltim Tinggal Menunggu MoU

Slamet Umbola.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal itu terkait pembiayaan jaminan kesehatan untuk peserta BPJS, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Universal Health Coverage (UHC).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Slamet Riyadi Umbola mengatakan, kurang lebih 30.000 peserta BPJS Boltim masuk daftar pembiayaan Pemerintah Kabupaten Boltim.

“Kami tinggal menunggu penandatanganan MoU. Ini dilakukan agar semua masyarakat bisa tercover dalam BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Lanjutnya, semua dokumennya sudah dikirim pihak BPJS Boltim dan BPJS Pusat. “Dokumen yang kita kirim ke BPJS Pusat, nantinya akan diperiksa lebih lanjut. Jika sudah tidak ada yang akan diubah, maka selanjutnya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Insyaallah akan terealisasi dalam waktu dekat ini,” tutupnya. (*/guf)

Pemkab Boltim Percepat Pelaksanaan Vaksinasi, Besok Digelar di Lapangan Gogaluman

ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Untuk memaksimalkannya, Pemkab bekerja sama dengan Polres Boltim melaksanakan vaksinasi massal. Kegiatan itu akan digelar di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, Jumat (3/9).

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut, para camat di masing-masing wilayah diminta untuk menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 15 orang per desa. Khusus Kecamatan Kotabunan, Tutuyan dan Motongkad, tiap desa wajib menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 35 orang.

“Waktu pelaksanaan vaksinasi massal mulai 09.00 Wita-17.00 Wita,” demikian isi surat Sekretariat Daerah (Setda) Perihal Vaksinasi Massal yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokah.

Untuk keperluan pendaftaran, sasaran vaksinasi diharapkan membawa KTP dan Keluarga. (*/guf)

Zoom Meeting Bersama Wali Kota, Mantan Pj Gubernur Sulut Rindu Suasana Kotamobagu

Berlatar Belakang Taman Depan Rumah Dinas, Wali Kota Hadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan IID Tahun 2021 Secara Virtual bersama Kemendagri.

ZONA KOTAMOBAGU – Ada yang menarik dari kegiatan Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu secara virtual, Kamis (2/9) pagi.

Dalam latar belakang layar zoom meeting orang nomor satu di Kota Kotamobagu ini, tersaji pemandangan taman depan Rumah Dinas Wali Kota yang langsung berhadapan dengan Jalan Ahmad Yani dan Alun-alun Lapangan Kotamobagu.

Menurut Wali Kota, pemilihan lokasi taman depan Rumah Dinas sebagai latar belakang dimaksudkan untuk menambah kesan “fresh” pada saat pelaksanaan zoom meeting. Selain itu, di masa pandemi Covid yang masih berlangsung hingga saat ini, terkadang kita juga harus berada di tempat terbuka agar udaranya lebih segar. “Kesejukan Kotamobagu di pagi hari sangat terasa dari tempat ini,” kata wali kota.

Latar belakang layar yang disajikan Wali Kota ini, mendapat tanggapan dari mantan Penjabat Gubernur Sulut, Dr. Drs Agus Fatoni, M.Si., yang hadir sebagai narasumber dan saat ini dipercayakan sebagai Kepala Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Menurutnya, melihat latar belakang layar zoom meeting Ibu Wali Kota, ia langsung teringat dan rindu dengan suasana Kota Kotamobagu, terutama kesejukan udaranya dan kebersihan di setiap sudut wilayahnya. (*/guf)

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan IID

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara menghadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu secara virtual, Kamis (2/9) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bappelitbangda ini, diikuti seluruh jajaran Perangkat Daerah Pemkot Kotamobagu, serta dibuka langsung Sekretaris Daerah, Ir Sande Dodo, MT, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sitti Rafiqa Bora, SE., dan Kepala Bappelitbangda, Adnan Masinae, S.Sos., M.Si.

Menurut Sekretaris Daerah Ir. Sande Dodo, MT., kegiatan ini penting dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi kepada jajaran perangkat daerah di Lingkungan Pemeritah Kota Kotamobagu dalam melakukan penginputan indeks inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah sangat penting untuk mendorong pelaksanaan Tupoksi Perangkat Daerah dalam pencapaian indikator-indikator yang ada dalam RPJMD. Selain akan mendorong perangkat daerah dan ASN-nya untuk berinovasi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan, juga daerah bisa mendapatkan alokasi anggaran melalui Dana Insentif Daerah (DID) jika Indeks Inovasi Daerah-nya masuk 10 besar dan masuk kategori sangat inovatif.

“Pemerintah Kota Kotamobagu sendiri saat ini Indeks Inovasi Daerahnya sudah berada pada kategori inovatif. Kami akan berupaya agar Kota Kotamobagu ke depannya bisa masuk ke daerah dengan kategori sangat inovatif melalui inovasi-inovasi yang dilakukan jajaran perangkat daerah dan seluruh ASN,” ujar Sekda.

Sementara Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Adnan Massinae, S.Sos., M.Si., menuturkan inovasi penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing daerah, memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, memangkas wakut yang panjang serta akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Menurut Adnan, saat ini Pemerintah Kota Kotamobagu sedang menjalankan konsep kolaboratif antar aktor untuk membangun daya saing daerah melalui konsep triple helix. Konsep ini akan membangun sinergitas yang seimbang, timbal balik dan terus menerus dilakukan antara akademisi, pemerintah daerah dan para pelaku sektor bisnis. “Triple helix menjadi kunci bagi lahrinya inovasi, keterampilan, kreativitas, ide dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kapasitas sosial masyarakat,” ucap Adnan.

Pemateri pada sosialisasi adalah Mantan Penjabat Gubernur Sulut, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., yang saat ini sebagai Kepala Litbang Kemendagri RI, dan Isman AP, Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Litbang Kemendagri RI. (*/guf)

Wali Kota Minta Dinas PP-KB Lebih Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Wali Kota Tatong Bara saat mendengarkan capaian program dari Dinas PP dan KB Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kotamobagu (PP-KB), Rabu (1/9) kemarin.

Wali Kota meminta Dinas PP dan KB untuk melakukan evaluasi terhadap capaian indikator-indikator yang ada.

“Keterbatasan fiskal dalam APBD harus bisa dimaksimalkan dalam pencapaian target dan indikator-indikator sasaran sampai pada tahun ketiga RPJMD ini,” kata wali kota.

Menurut Wali Kota, kunjungan langsung ke perangkat daerah dilakukan untuk bisa memotret secara langsung kondisi perangkat daerah, mengidentifikasi permasalahan yang ada, melihat mana yang urgent dilakukan untuk bisa dijadikan skala prioritas dalam perencanaan penganggaran.

Wali Kota juga meminta Dinas PP dan KB bisa lebih meningkatkan kinerja pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. (*/guf)

Wali Kota Minta Dishub Fokus Pencapaian Program Kegiatan

Wali Kota Tatong Bara saat mendengarkan paparan capaian program dari Dinas Perhubungan Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu, Rabu (1/9) kemarin.

Wali Kota meminta jajaran Dishub untuk fokus lagi terhadap pencapaian program kegiatan di tahun 2021, terutama ketersediaan infrastruktur lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Kotamobagu. “Mana yang belum bisa di-cover di tahun ini dalam APBD Perubahan, maka itu harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran tahun 2022,” kata wali kota.

Lanjut Wali Kota, pihak Dishub juga harus menjajaki informasi Perum Damri yang ingin melakukan MoU dengan Pemkot Kotamobagu dalam hal penyediaan angkutan penumpang. “Siapkan apa-apa saja persyaratan yang harus dilengkapi dan dipenuhi untuk MoU ini. Perencanaannya harus matang, ketika Perum Damri masuk ke Kota Kotamobagu maka kita semua harus siap,” ujarnya.

Wali Kota juga meminta Dishub untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. “Ada 123 ribu masyarakat Kotamobagu yang menggunakan fasilitas jalan, keselamatan mereka harus menjadi perhatian utama dalam memberikan pelayanan. Cintai pekerjaan sehingga bisa dirasakan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” harapnya. (*/guf)

Kunjungi Dinas P3A, Wali Kota Apresiasi Pencapaian Kota Layak Anak

Wali Kota Tatong Bara saat kunjungan kerja di Dinas P3A Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu, Rabu (1/9).

Wali Kota menyampaikan apresiasi terkait pencapaian Kota Layak Anak yang berhasil diraih tahun 2021 ini. Hal ini menunjukkan kerjasama kolektif dan kolaborasi yang dilakukan dengan perangkat daerah maupun stakholders terkait lainnya berjalan dengan baik. “Insya Allah tahun-tahun mendatang capaiannya bisa ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujar wali kota.

Terkait dengan anggaran yang terbatas dalam APBD Kota Kotamobagu hampir 2 tahun ini, Wali Kota meminta DP3A untuk lebih memperhatikan lagi pencapaian indikator-indikator yang ada baik indikator sasaran, program maupun kegiatan yang ada. “Mana yang sudah tercapai, mana yang belum dan perlu ditingkatkan lagi dalam penganggaran tahun 2022 nanti,” pintanya. (*/guf)