
ZONA MANADO – Guna mendorong efektivitas dan efisiensi kinerja ASN, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, menghadiri undangan Bimtek Kebijakan Strategis Pemerintah Pusat dalam rangka penyederhanaan birokrasi, Senin (12/4), bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Bimtek ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandow, serta seluruh Kepala daerah se Sulut.
Dalam penyampaiannya, MenPAN-RB berharap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sulut, dapat bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional.
Upaya ini dilakukan melalui implementasi kebijakan Kementerian PAN-RB. Kebijakan tersebut antara lain penyederhanaan birokrasi, sistem kerja berbasis digital, manajemen ASN, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap agar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam program visi misinya agar bisa sejalan dan bersinergi dengan Pemerintah Pusat. Dengan bgitu, pelaksanaan reformasi birokrasi yang tertuang dalam visi dan misi Presiden Joko Widodo dapat tercapai.
Terkait hal itu, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim siap menindaklanjuti apa yang disampaikan MenPAN-RB.
Soal penyederhanaan birokrasi, saat ini Pemkab Boltim melalui Bagian Organisasi dan BKPSDM sementara menginventarisasi jabatan eselon IV yang akan disederhanakan, dan dialihkan ke dalam jabatan fungsional.
Kemudian perihal usulan CPNS Tahun 2021, Pemkab Boltim telah mengusulkan 280 formasi CPNS ke Kemenpan-RB, dan usulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 215 khusus tenaga Guru.
“Pak Menteri memaparkan banyak hal terkait birokrasi pemerintahan. Tentunya akan kita tindaklanjuti demi terselenggaranya sistem pemerintahan yang baik dan bersih,” terang bupati.
Ditempat terpisah, Wakil Bupati Oskar Manoppo SE MM, Sekretaris Daerah Ir J Sonny Warokka PhD bersama jajaran Asisten dan Kepala SKPD, mengikuti bimtek tersebut secara virtual, bertempat di Hotel Quality Manado. (Advertorial)

Dirinya berharap, BLT dana desa yang sudah diterima dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga,” harapnya.
Sementara itu, pendamping desa, Alim Paputungan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa Moyag dan seluruh perangkat desa yang terlibat langsung dalam penyaluran BLT dana desa. “Ucapan terima kasih kepada bapak Sangadi Moyag, sekdes serta perangkat desa yang pada hari ini kembali menyalurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa. Ini merupakan wujud nyata pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang selalu memberikan perhatian kepada warga yang terdampak ekonomi akibat pembatasan aktivitas. Semoga dengan disalurkannya bantuan ini dapat membantu serta memenuhi kebutuhan warga,” pungkasnya. (guf)


Usai mengikuti tahapan vaksinasi, Bupati mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan penyuntikan vaksin Covid-19 jenis sinovac. Sebab, tidak ada efek negatif dari penggunaan vaksin tersebut, kemudian dipastikan aman dan halal.
Bupati menambahkan, Pandemi covid-19 belum tahu kapan akan berakhir. Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program vaksinasi demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Boltim.



Menerima laporan warga pukul 04.20 Wita, Pemadam Kebarakan (Damkar) Kotamobagu, langsung mengerahkan 4 unit armada ke TKP.