Beranda blog Halaman 338

Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Raja Gunung Jalani Vaksinasi Tahap II

Dandim Letkol Inf Raja Gunung Nasution bersama Ketua Persit Cab XV DIM 1303 Bolmong, saat menjalani vaksinasi covid-19 tahap II. (Foto: Istimewa)

ZONA KOTAMOBAGU — Komandan Kodim (Dandim) 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution telah menjalani vaksinasi tahap II, yang mulai dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, bertempat di Puskesmas Motoboi Kecil, Senin (5/2).

Vaksinasi tahap dua ini diberikan kepada penerima yang telah melalui vaksin tahap pertama dua pekan sebelumnya. Hal ini untuk membentuk sistem antibodi atau kekebalan tubuh yang sempurna.

Selain Dandim 1303 Bolmong, sejumlah pimpinan Organisasi Perengkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Kotamobagu juga turut melakukan vaksinasi untuk kedua kalinya.

Usai divaksin tahap II, Dandim mengaku lega, karena sudah memberikan contoh bagi masyarakat Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya pada umumnya, dalam mengkampanyekan program pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya sudah menjalani vaksinasi tahap pertama pada 1 Februari 2021 lalu. Nah hari ini kembali menjalani penyuntikan tahap kedua. Semoga ini bisa menambah keyakinan warga untuk menjalani vaksinasi covid-19,” kata Dandim.

Lanjutnya, vaksin covid-19 sudah melalui uji klinis oleh pemerintah sebelum diberikan kepada rakyat. “Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Mari bersama kita sukseskan program vaksinasi covid-19 ini, karena vaksin aman dan halal,” ajaknya. (*/guf)

Komisi III DPRD Kotamobagu Gelar RDP bersama Dinkes

ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Kotamobagu, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Senin (15/2).

RDP ini dipimpin ketua Komisi III Royke Kasenda, didampingi wakil ketua DPRD Syarifudin Mokodongan, Dani Iqbal Mokoginta, Steward Adityo Pantas, Anugerah Beggie Gobel, Rewi Daun, dan Abas Limbalo.

Menurut Royke, tujuan RDP ini yakni terkait realisasi anggaran dan finalisasi penanganan Covid 19 di Dinas Kesehatan sepanjang tahun 2020.

“Evaluasi terkait anggaran dan penanganan wabah Covid-19 tahun 2020 bersama Dinas Kesehatan dalam hal ini Satgas Covid-19,” ucapnya.

Lanjutnya, selain evaluasi penggunaan anggaran Covid 19 tahun lalu. Juga membahas tentang rencana serta bagaimana proses penggunaan anggaran dalam penanganan wabah pandemi di tahun ini (2021).

“RDP ini membahas penggunaan anggaran dan kami juga membahas program serta langkah apa saja yang akan dilakukan Dinas Kesehatan dan satgas Covid -19 dalam penanganan, penekanan, penyebaran Covid -19 tahun ini (2021), “tandasnya. (*/guf)

700 Nakes Selesai Divaksin Tahap I, Hari Ini Tahap II Mulai Dilaksanakan

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 700 tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Kotamobagu telah melakukan vaksinasi tahap I. Dan Terhitung hari ini, Senin 15 Februari 2021, mulai dilaksanakan vaksinasi tahap II kepada Nakes. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Tanty Korompot, Senin (15/2).

Menurut dr Tanty, dari total 1.375 tenaga kesehatan yang berada di lingkup Pemerintah Kotamobagu, sudah ada sekira 700 orang yang telah dilakukan vaksinasi dalam tahap I.

Masing-masing terbagi dari beberapa pos pelayanan vaksinasi, RSUD Kotamobagu 337 Nakes, PKM Gogagoman 104 Nakes, PKM Motoboi Kecil 95 Nakes, PKM Kotabangon 36 Nakes, PKM Upai 41 Nakes, PKM Bilalang 41 Nakes, Klinik Polres 47 Nakes dan Rumkitban 69 Nakes.

“Jadi total keseluruhan tenaga kesehatan yang sudah di vaksinasi, terhitung sejak dari tanggal 1 hingga 11 Februari sebanyak 700 orang. Mereka semua yang memenuhi syarat,” ungkapnya.

Lanjutnya, penyuntikan vaksin tahap I telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya terhitung mulai hari ini Senin (15/2), Dinkes mulai melakukan penyuntikan tahap II bagi para tenaga kesehatan. “Hari ini mereka yang telah divaksinasi tahap 1 pada dua pekan lalu wajib untuk divaksin kembali di tahap 2 ini. Kecuali yang sakit. Kalau ada yang sakit ditunda maksimal dua pekan,” Pungkasnya. (*/guf)

Wali Kota Tatong Bara: Ditangan ODSK Sulut akan Semakin Maju dan Unggul di Kawasan Asia Pasifik

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Olly Dondokambey dan Steven O.E Kandouw (ODSK) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) periode 2021-2024.

Pasangan dengan jargon ODSK itu, dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (15/2).

“Atas nama pribadi, keluarga, jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, saya mengucapkan banyak selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak Olly Dondokambey, SE., dan Bapak Drs. Steven O. E. Kandouw, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Masa Jabatan 2021-2024, oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo, di Istana Negara, Senin 15 Februari 2021,” ucap Wali Kota Tatong Bara.

Wali Kota berharap, semoga ke depan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Kotamobagu dapat terus bekerjasama dan bersinergi dalam pelaksanaan berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan di Sulawesi Utara.

“Saya yakin dan percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Olly Dondokambey, SE., dan Bapak Steven O. E. Kandouw, bumi nyiur melambai akan semakin maju, unggul dan menjadi etalase Indonesia di kawasan Pasifik,” ujar Wali Kota. (guf)

Sukses Selenggarakan Pilkada 2020, Mantan Komisioner DKPP Apresiasi Kinerja KPU Kotamobagu

ZONA POLITIK – Dua narasumber atau pembicara utama yang tampil secara daring pada Rapat Evaluasi Divisi Teknis dan Penyelanggaraan mengapresiasi kinerja KPU Kota Kotamobagu dalam melaksanakan seluruh tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Saya sudah search ke mana-mana, bahkan di google sekalipun, ternyata KPU Kota Kotamobagu tidak tercatat dalam sengketa hasil di Mahkamah Konstitusi. Juga tidak banyak permasalahan hukum maupun etika yang terjadi selama penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 kemarin. Ini menandakan bahwa kerja-kerja KPU Kota Kotamobagu sudah sesuai aturan dan regulasi yang berlaku,” tegas Prof. Dr. Anna Herliana, SH, MH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Menurut Prof Anna, tidak bisa dibayangkan ditengah pandemik COVID-19 serta bayang-bayang sengketa atau gugatan hukum bila terjadi kesalahan dalam setiap tahapan, toh KPU Kota Kotamobagu bisa mengakhiri semuanya dengan baik. “Mudah-mudahan hal ini bisa dipertahankan pada pemilihan-pemilihan berikutnya,” ujar mantan Komisioner Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diera Ketua DKPP Prof. Dr. Jimly Ashidiqie ini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Anna juga berpesan kepada seluruh jajaran KPU Kota Kotamobagu untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga nilai-nilai integritas. “Yang paling terpenting lagi kita semua harus berhati-hati dan menjaga diri jangan sampai diproses di DKPP terkait masalah etik. Karena itu perbanyaklah berkomunikasi dengan Bawaslu dan koordinasi ke atas dengan KPU Provinsi Sulawesi Utara dalam banyak hal, terutama regulasi apabila terjadi perbedaan penafsiran.” pesannya.

Sebelumnya Dian Kartikasari SH, pemerhati Pemilu yang juga Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Pusat sempat menelisik secara teliti tahapan demi tahapan yang terjadi pada Pilkada 2020 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Kota Kotamobagu. “Bahkan tidak tercatat satu pemilihpun yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya, meski sempat terjadi pemungutan suara ulang di salah satu TPS. Tapi bila dihitung-hitung itu tidak sampai 1 persen dari total kesuksesan tahapan pemungutan suara dari 288 TPS pada Pilkada 2020 di Kota Kotamobagu.” terangnya.

Dalam paparannya Deputi Direktur INFID ini juga mengidentifikasi seluruh tahapan yang berjalan di Kota Kotamobagu, dimulai dari proses pemungutan suara yang dilakukan di 288 TPS. Dia memastikan apa yang dilakukan KPPS se-Kota Kotamobagu terkait dengan protokol kesehatan dilakukan sangat ketat dan disiplin, mulai dari cek suhu badan, tidak ada kerumunan atau pemilih yang berjubel, menjaga jarak di luar mapun di dalam TPS, tersedia tempat cuci tangan, pelayanan khusus bagi pemilih diatas suhu 27,7 derajat, wajib menggunakan masker serta pintu masuk dan keluar TPS yang berbeda. “Yang membahagiakan kita semua tidak ada konflik atau keributan selama pemungutan suara dan semuanya berjalan secara damai.” ucapnya.

Demikian pula ketika memasuki tahapan penghitungan suara di TPS. Dian mengidentifikasi beberapa kejadian; (1). Penghitungan suara di TPS tidak mengalami hambatan, (2). Penghitungan dilaksanakan secara terbuka, disaksikan oleh pemilih, panwas, dan saksi calon, (3). Pengguna hak pilih sebanyak 63.987, berarti ada 21.852 tidak menggunakan hak pilih, (4). Jumlah suara sah sebanyak 63.584, (5). Jumlah suara tidak sah 403 (kurang dari 1 persen dari seluruh pengguna hak pilih. Berikuntya (6). Tidak ada petugas mengalami sakit/meninggal dalam proses penghitungan suara, (7). Tidak ada penolakan dari warga atau saksi calon gubernur-wakil gubernur, terhadap hasil penghitungan, (8). Dilakukan pemotretan c-hasil dan pengiriman ke sirekap, ditemukan keluhan dalam mengirimkan data, (9). Pengisian Surat Pengantar Salinan Berita Acara dan Kotak Suara hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS kepada PPK melalui PPS, dan (10). Pengisian model berita acara sudah sesuai, meski ada yang perlu dikoreksi.

Tak hanya itu, Dian juga menilai seluruh tahapan lainnya sudah sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. “Kalaupun ada kesalahan atau ketidak sesuaian perlu dimaklumi karena model form isiannya sendiri berubah dan tidak sama dengan pemilihan sebelumnya. Ini ditambah lagi dengan mepetnya waktu bimtek yang diberikan kepada para petugas TPS. Meski demikian tidak ditemukan masalah dalam penghitungan dan penyalinan data, yang mempengaruhi hilang atau berkurangnya perolehan suara kontestan.” jelasnya.

Dian sempat menggarisbawahi kejadian saat pleno ditingkat Kota Kotamobagu. Katanya, saat presentasi Kecamatan Kotamobagu Barat terjadi perbedaan antara jumlah surat suara pada form c-hasil dengan form d-hasil. Namun kesalahan yang terjadi merupakan kesalahan administratif dan tidak mengubah perolehan suara. “Kesalahan tersebut menunjukkan masih terdapat kelemahan di tingkat PPK.” katanya.

Sekali lagi Dian mangapresiasi kerja-kerja KPU Kota Kotamobagu, apalagi tingkat partisipasi masyarakat selama Pilkada 2020 meningkat 21 persen lebih dari sebelumnya hanya 53 persen menjadi 74,7 persen. “Ini sebuah prestasi ditengah pandemic. Ini berkat kerja-kerja yang bagus dan koordinasi yang baik terutama dengan KPU Provinsi Sulawesi Utara.” inbuhnya.

Sementara itu, pembicara ketiga Pimpinan Bawaslu Kota Kotamobagu; Mishard Manoppo, SE, lebih menyinggung soal koordinasi yang baik antara KPU dengan Bawaslu Kota Kotamobagu selama penyelenggaraan Pilkada 2020 yang bernuansa COVID-19. “Dilapangan kami menemukan banyak hal, namun secepatnya kami berkomunikasi serta berkoordinasi, sehingga ada perbaikan-perbaikan. Sejak awal kami memang sudah bertekad mengawal pelaksanaan Pilkada 2020 ini dengan baik dan sesuai regulasi yang berlaku.”

Terkait dengan Sirekap, Bawaslu menilai pihaknya memang tidak terlalu fokus untuk melakukan pengawasan Sirekap, karena memang status Sirekap sendiri masih sebagai alat bantu atau uji coba. “Kami lebih menekankan pada dua hal penting terkait teknis penyelenggaraan adalah penerapan prokol kesehatan dan proses pemungutan serta penghitungan suara di TPS,” tuturnya.

Untuk Sirekap, lanjut Manoppo, Bawaslu merekomendasikan untuk segara diperbaiki baik server maupun aplikasinya, bila memang akan diberlakukan pada pemilihan-pemilihan berikutnya. Apalagi Kota Kotamobagu sangat bagus jaringan internetnya. “Kalau memang semua pihak berkeinginan Sirekap ini berjalan dengan lancar, atau akan diterapkan selanjutnya, sebaiknya para KPPS operator Sirekap dilengkapi dengan alat atau handphone yang seragam. Karena hal itu juga yang ternyata menyebabkan permasalah ketika mengirimkan foto ke server,” ujarnya.

Sementara itu, pada bagian akhir, Asep Sabar, Ketua Divisi teknis Penyelenggaraan KPU Kota Kotamobagu menambahkan, bahwa manfaat Sirekap itu sebenarnya banyak, terutama untuk efisiensi waktu, tenaga dan biaya. Hanya saja butuh server, infrastruktur, SDM dan kelengkapan jaringan yang baik. Dia berharap ke depan semua kesiapan infrastruktur sudah bisa terpenuhi sehingga Sirekap akan benar-benar mendukung pelaksanaan pemilihan agar lebih akurat dan transparan.

Hadir di acara yang dipandu moderator Hapsari itu seluruh komisioner KPU Kota Kotamobagu; Iwan Manoppo (Ketua), Asep Sabar, Yokman Muhaling, Zulkifli Kadengkang, Adrian Herdi Dayoh dan Frans T Manoppo (Sekretaris). Bahkan kegiatan yang berlangsung di Cafe Strawberry Kotamobagu dipantau langsung salah satu Komisioner KPU Sulawesi Utara; Salman Saelangi. (*/guf)

Majelis Dzikir Nurul Khairat Tabang Meriahkan Baksos Donor Darah MWC NU Kotsel

ZONA KOTAMOBAGU – Majelis Dzikir Nurul Khairat Desa Tabang ikut memeriahkan Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Donor Darah yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kotamobagu Selatan (Kotsel), Jumat (12/2).

Sebelum kegiatan donor darah berlangsung, tamu undangan yang hadir mulai dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kotamobagu, Ansor Kotamobagu, Banser Kotamobagu disuguhkan lantunan sholawat yang diiringi alat musik rebana khas anak-anak majelis dzikir Nurul Khairat, Desa Tabang.

Pelantun shalawat dan pemain rebana yang masih terbilang anak-anak ini, terlihat piawai dalam melantunkan shalawat dan memainkan alat musik rebana. Suara merdu cukup menghibur dan menyejukan hati. Cafe iboss yang berkonsep restaurant seketika berubah menjadi seakan-akan di pondok pesantren.

Syofyan Bawoel selaku pembina anak-anak majelis tersebut melalui wakilnya Sasmo Podomi, mengatakan bahwa anak didik mereka masih dalam tahap belajar.

“Kurang dari 3 bulan anak-anak belajar dan menghafal shalawat, latihan rebana, serta menghafal ratib, namun mereka sudah menunjukan kemajuan yang luar biasa. Saya sendiri terkejut dengan daya hafal mereka dibandingkan dengan anak didiknya dari desa lain,” ungkapnya.

“Mereka rata-rata hafal semua dengan materi sholawat dan ratib yang saya berikan,” sambung Sasmo yang juga wakil ketua MWC Kotamobagu Selatan.

“Ustad Sofyan Bawoel sendiri merasa senang dengan semangat anak didiknya. Semangat yang luar biasa ini, membuat mereka cepat sekali hafal, prestasi anak anak ini tidak lepas dari kepedulian para orang tua, masyarakat, dan pemerintah Desa Tabang. Dukungan para orang tua dan masyarakat ditunjukan dengan begitu cepatnya pengadaan alat musik rebana, dengan waktu yang singkat dana cepat terkumpul, sehingga barang yang didatangkan dari kota Jepara sudah tersedia,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kotamobagu, Nasrun Koto SH MH, mengapresiasi upaya masyarakat dan pemerintah Desa Tabang yang membuat gebrakan pembentukan majelis untuk menghalau serbuan pengaruh negatif.

“Tadi Malam (jumat,12/2) bertempat di Masjid Al Ikhlas Desa Tabang dibentuk Majelis Dzikir binaan Ansor Kotamobagu, dan ternyata di masjid An Nur Desa Tabang juga sudah terbentuk majelis serupa, yang diprakarsai masyarakat disekitar masjid itu,” ungkap Nasrun dengan bangga.

Lanjut Nasrun, dengan adanya wadah seperti Majelis Dzikir, generasi muda khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bisa diarahkan ke hal-hal yang positif. “Sehingga mereka tidak akan terjerumus oleh pengaruh yang dilarang agama,” ujar owner Kopi Korot ini.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Baksos yang juga Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kotamobagu Selatan, Joko Prasojo Spd menjelaskan, Baksos Donor Darah kali ini sengaja khusus mengundang Majelis Dzikir Nurul Khairat. Tujuannya agar mereka mempunyai Jam terbang untuk tampil.

“Dengan sering tampilnya mereka pada kegiatan sosial seperti ini, mental anak-anak menjadi kuat dan semangat pun jadi meningkat. Rasa minder dan grogi bisa berkurang,” Jelas Mas Joko yang Juga owner iboss cafe. (*/guf)

Mantan Gubernur Sulut Tutup Usia, Wali Kota Kotamobagu Sampaikan Ucapan Duka Cita Mendalam

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas berpulangnya mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

“Atas nama pribadi, keluarga, jajaran pemerintah kota dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, saya menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas meninggalnya salah satu tokoh nasional dan putera terbaik Sulawesi Utara, Bapak Dr. Drs. Sinyo Harry Sarundajang,” ucap wali kota, Sabtu (13/2).

Menurut Wali Kota, Almarhum merupakan sosok pemimpin yang menjadi panutan, teladan dan begitu menginspirasi kami para kepala daerah di Sulawesi Utara dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di daerah masing-masing.

“Jejak kepemimpinan Almarhum telah begitu banyak memberikan kontribusi besar bagi Sulawesi Utara, termasuk sumbangsihnya untuk negeri ini,” ujarnya.

Berbagai jabatan prestisius Almarhum mulai dari Sekrertaris Daerah Minahasa, Walikota Bitung, Pj. Gubernur Maluku, Pj. Gubernur Maluku Utara, Irjen Depdagri, Pj. Walikota Manado, Gubernur Sulawesi Utara 2 periode (2005-2015), dan terakhir dilantik Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Philipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, telah mencatatkan sejarah tersendiri yang terus akan dikenang oleh negeri ini serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

“Satu lagi kontribusi besar Almarhum khususnya bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Raya adalah di era kepemimpinan Almarhum lah, Bolmong Raya dimekarkan hingga menjadi 4 kabupaten dan 1 kota seperti saat ini,” terang wali kota.

“Terima kasih Pak Sarundajang, syukur mo’anto, syukur mobarong atas segala jasa, sumbangsih dan kontribusi besar bagi kami masyarakat Bolmong Raya. Semua kebaikan, dedikasi dan pengabdian untuk Bolmong Raya akan menjadi sejarah indah yang akan selalu kami kenang selamanya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan senantiasa membalas semua kebaikan, semua jasa, dedikasi serta pengabdian Almarhum selama hidup. Tuhan Memberkati,” ucapnya. (guf)

Peluang Kerja ke Jepang, BP2MI Manado Fasilitasi 30 Warga Kotamobagu Mendaftar Program SSW

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag kembali mensosialisasikan peluang kerja ke Jepang kepada masyarakat Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado kembali mensosialisasikan peluang kerja ke Jepang kepada masyarakat Kota Kotamobagu, Rabu (10/2) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, UPT BP2MI Manado juga menggandeng Jayadi Global Education Center (JGEC) Manado sebagai organisasi pendukung pendaftaran program Specified Skill Worker (SSW) ke Jepang.

Mengambil tempat di Kafe Bogani Kota Kotamobagu, sebanyak 30 peserta diberikan materi mengenai prosedur penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri dan materi mengenai peluang kerja sebagai Care Worker di Jepang. Kedua materi ini diberikan langsung oleh Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag serta tim dari JGEC Manado.

Setelah diberikan materi, dilanjutkan dengan tanya jawab. Dalam tanya jawab berbagai keluhan serta kendala disampaikan oleh calon pekerja migran Indonesia (CPMI) Kotamobagu. Permasalahan yang diangkat, langsung dijawab oleh UPT BP2MI Manado dan JGEC, sehingga ke-30 peserta langsung mendaftarkan dirinya untuk ikut dalam program SSW ini. Dan untuk memfasilitasi kelas pelatihan bahasa dan skill ke-30 orang ini, pihak JGEC akan membuka kelas pelatihan langsung di Kota Kotamobagu.

Ditemui ditempat pelaksanaan acara, Hendra Makalalag menyebutkan bahwa animo masyarakat Kota Kotamobagu untuk bekerja ke Jepang cukup tinggi. “Masyarakat Kota Kotamobagu sangat menyambut baik peluang kerja ke Jepang ini. Maka dari itu dari beberapa kali kami mengadakan sosialisasi disini, beberapa sudah ada yang mendaftar. Hari ini sudah 30 yang mendaftar, untuk itu pihak JGEC akan membuka kelas pelatihannya di Kota Kotamobagu. Ini semua adalah kemudahan yang diupayakan oleh BP2MI untuk kepentingan calon pekerja migran”ucapnya.

Hendra juga menyebutkan bahwa masyarakat tidak perlu lagi meragukan keabsahan peluang kerja ke Jepang ini “Peluang kerja ke Jepang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia. Ada sekitar 345.150 lowongan yang dibuka untuk 14 sektor pekerjaan yang dibagi di beberapa negara Asia lainnya termasuk Indonesia. Namun lowongan yang diutamakan untuk diisi adalah untuk Care Worker atau perawat lansia jadi perekrutan masih difokuskan untuk jabatan ini. Pendaftarannya pun harus melalui lembaga resmi yang terdaftar di pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia, jadi peluang ini sangat resmi,” tutupnya. (guf)

13 Peserta Lulus Seleksi JPT Pratama

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mengumumkan hasil uji kompetensi seleksi calon pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Kotamobagu, Kamis (11/2).

Dalam surat pengumuman nomor: 08/PANSEL/ST-KK/II/2021 yang ditandatangani ketua Pansel, Sande Dodo, tanggal 11 Februari 2021, sebanyak 13 peserta lulus dalam seleksi tersebut.

Berdasarkan seluruh hasil penilaian, lima jabatan yang dilelang yakni; Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan 3 orang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 3 orang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 3 orang, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan 2 orang, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan 3 orang.

“Setelah ini menentukan satu nama terbaik, kemudian disampaikan ke KASN untuk permohonan rekomendasi pelantikan,” kata Ketua Pansel, Sande Dodo.

“Rekomendasi turun, langsung persiapan pelantikan,” tambah Sekretaris Daerah Kotamobagu ini.

Diketahui, setelah menentukan pejabat yang memenuhi syarat untuk diangkat dalam JPT Pratama, Pansel melaporkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian yakni, Wali Kota Kotamobagu. Kemudian ditentukan satu nama terbaik, dan disampaikan ke KASN terkait hasil pelaksanaan seleksi sekaligus koordinasi persiapan jadwal pelantikan. (guf)

Berikut Nama-nama yang Memenuhi Syarat untuk Dapat Diangkat dalam JPT Pratama:

ASN Kotamobagu Dilarang Bepergian Selama Libur Imlek

Sande Dodo

ZONA KOTAMOBAGU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kotamobagu dilarang bepergian ke luar daerah selama libur tahun baru Imlek. Hal ini sesuai surat edaran yang dikeluarkan Pemkot Kotamobagu tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan ke luar daerah bagi ASN Kotamobagu di masa pandemi Covid-19.

Hal itu dilakukan, sebagai upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan orang selama tahun baru Imlek pada Jumat, 12 Februari 2021 pekan ini.

Pembatasan atau larangan itu tertuang dalam surat edaran Pemkot Kotamobagu yang ditandatangani Sekretaris Daerah, Sande Dodo, Rabu (10/2).

Dalam edaran itu, ASN ditegaskan untuk tidak melakukan aktifitas bepergian selama libur Imlek.

“Pegawai Aparatur Sipil Negara dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572 kongzili, yaitu sejak tanggal 11 Februari sampai dengan tanggal 14 Februari 2021,” kata Sekda dalam edaran tersebut.

Edaran itu juga menegaskan, apabila ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah pada periode tersebut, maka yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapat izin tertulis dari Wali Kota Kotamobagu.

Berikut isi lengkap surat edaran larangan bepergian ke luar daerah bagi ASN di masa libur Tahun Baru Imlek: