ZONA POLITIK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Meiddy Makalalag, menerima kunjungan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tondano, di ruang kerjanya, Kamis (11/2).
Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi serta menjalin kerjasama untuk memberikan sosialisasi terkait BPJS Kesehatan kepada masyarakat.
Meiddy Makalalag, usai menerima kunjungan tersebut mengatakan, bahwa tujuan BPJS Kesehatan untuk meminta saran lembaga legislatif Kotamobagu agar sosialisasi tentang BPJS Kesehatan bisa diterima masyarakat secara umum.
“Sosialisasi itu penting karna dengan begitu bisa memberi pemahaman ke masyarakat serta dengan asas manfaat dan kendala yang terjadi,” kata Meiddy.
Menurut Mekal sapaan akrab Meiddy, melalui sosialisasi itu bisa menciptakan koordinasi yang baik, serta bisa saling tukar pendapat agar masyarakat bisa paham akan sistem BPJS Kesehatan.
“Kita berharap dan saya sampaikan bahwa benar sosialisasi itu penting. Kadang kita harus ada silaturahmi serta diskusi forum dengan pemerintah di tingkat yang paling tinggi, namun belum tentu juga sampai ke tingkat paling bawah sebagai pengguna dalam hal ini yaitu masyarakat,” tutur Meiddy.
Dirinya berharap, hubungan komunikasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan hingga masyarakat bisa terjalin dengan baik. Alasannya, agar berbagai informasi BPJS Kesehatan bisa diakses langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap kedepanya membangun hubungan komunikasi supaya bisa dilakukan sosialisasi, edukasi, dan pemahaman ke masyarakat sampai ke tingkat bawah minimal ke tingkat kecamatan itu ada pertemuan BPJS dengan pemangku pemangku kepentingan apalagi seperti saat ini pandemi tentu ada batas pesertanya,” ujarnya.
“Atau bisa mengikuti agenda anggota DPRD Kotamobagu saat masa reses, itu juga penting sehingga pola berpikir masyarakat bisa menerima menfaat dari informasi yang diberikan serta adanya jalan keluar setiap kendala,” tambahnya. (*/guf)
ZONA EKONOMI – Manisnya bisnis minuman Boba yang lagi tren di Kota Kotamobagu menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Tren minuman kekinian ini, menarik perhatian Karlina Mokoginta yang merupakan dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.
Melalui Ketertarikannya dengan dunia usaha dan beranjak dari hobi menkonsumsi minuman boba, Karlina mencoba membuka usaha minuman kekinian yang diberi nama Xie Xie Boba Kotamobagu.
Menurut Karlina, awalnya hanya iseng-iseng melihat minuman Boba di Instagram, karena dirinya juga sangat suka dengan minuman segar tersebut.
“Karena sangat suka dengan minuman boba, saya coba-coba melihat minumam tersebut di Instagram. Kemudian saya terfikir untuk membuka usaha, agar bisa menikmati boba setiap hari, dan mendapatkan juga pemasukan,” ungkapnya.
Lanjut Karlina, usaha ini dibuka baru berkisar 4 bulan. Untuk karyawan, untuk sementara dirinya baru baru mempekerjakan satu orang, karena ini masih terbilang usaha yang ringan
“Untuk rasa, ada 17 varian dengan harga mulai dari Rp14 ribu sampai dengan Rp17 ribu. Dan Alhamdulillah juga, jika ramai, dalam sehari bisa sampai 100 cup yang terjual,” katanya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa, untuk jam operasional mereka dibuka dari jam 9 pagi, dan di tutup jam 6 sore. Meski pun begitu, mereka masih tetap menerima pesanan secara online dengan menghubungi nomor Whatsapp 0823-8222-2274, selama persediaan masih ada. Atau langsung mengunjungi tempat usahanya, beralamat di jalan Kesatria, Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara. (guf)
Asisten II Setda Kotamobagu, Sitty Rafiqa Bora memperkenalkan produk UMKM Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) menggelar Pelatihan Virtual Kewirausahaan Mandiri (VKM) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kotamobagu, Kamis (11/2).
Kegiatan yang digelar di ruang rapat Hotel Sutanraja itu, Disdagkop-UKM menggandeng PT Indomarco Prismatana Cabang Manado, dan memberi pelatihan kepada para pelaku UMKM tentang bagaimana cara agar tetap bertahan dan bisa mengembangkan usahanya ditengah gempuran pandemi Covid-19.
Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Assisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Siti Rafiqa Bora, saat membuka kegiatan tersebut dalam sambutanya mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan agar pelaku UMKM di Kota Kotamobagu dapat bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19 dan membantu manajemen UMKM.
“Saya mewakili Pemkot Kotamobagu, sangat mengapresiasi PT Indomarco yang sudah mau membantu memfasilitasi pelatihan Virtual Kewirausaha Mandiri bagi UMKM di Kotamobagu, oleh karena itu Pemkot menyambut baik dilaksanakannya pelatihan bagi UMKM ini,” kata Rafiqa.
Menurutnya, UMKM memiliki peran sangat berpengaruh dalam perkembangan dan pertumbuhan perekonomian. “Untuk itu UMKM harus memiliki kemampuan dalam bersaing,” ucapnya.
Lanjutnya, produktifitas UMKM di Kotamobagu menunjukkan peningkatan, namun nilainya masih sangat kecil dibandingkan produktifitas pengusaha besar. “Untuk itu, pelatihan dan peningkatan ini sangat penting dan strategis untuk UMKM,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk menghadapi persaingan global, pemasaran, serta manajemen usaha, kemampuan UMKM harus ditingkatkan. Sebab kata Rafiqa, selain dipengaruhi pandemi Covid-19 saat ini, juga diakibatkan masih kurangnya kemampuan pelaku usaha baik dari sisi produksi maupun keahlian dalam memasarkan produk yang dihasilkan, serta kemampuan para pelaku UMKM bersaing dengan pelaku industri besar akibat masih rentannya kualitas produk dan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya juga mengimbau kepada pelaku usaha yang ada di Kotamobagu, khususnya yang mengikuti pelatihan ini agar dapat memanfaatkan teknologi informasi baik dalam melakukan inovasi maupun pemasaran,” harapnya.
Diketahui, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta UMKM. Selain itu, juga digelar stand berbagai produk UMKM Kota Kotamobagu. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu resmi memberlakukan pembatasan hajatan kemasyarakatan, baik suka maupun duka, di masa pandemi Covid-19. Langkah ini diambil, guna terus menekan laju penambahan kasus baru terkonfirmasi positif terpapar virus corona.
Pembatasan kegiatan kemasyarakatan itu, tertuang dalam Edaran Walikota Nomor 12/W-KK/II/2021 tertanggal 5 Februari 2021. Dalam surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Walikota Ir Hj Tatong Bara, terbagi dalam empat poin utama. Masing-masing persiapan, pelaksanaan, Tindakan bagi pelanggar, serta pelaporan.
Pada poin persiapan, Tatong menyampaikan kepada para camat untuk mengoordinasikan kesiapan Satgas Covid-19, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan. Tim satgas ini, dipersiapkan untuk pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dengan penegakan hukum dan disiplin bagi pelanggar prokes.
“Satgas Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, wajib melaksanakan pengawasan prokes pada kegiatan masyarakat, seperti perkawinan, ulang tahun, syukuran, kedukaan, dan sebagainya,” kata Tatong dalam surat edaran terssebut.
Ia juga meminta kepada sangadi dan lurah se-Kota Kotamobagu, untuk menyiapkan personel Satgas Covid-19. Mereka terdiri atas Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, perangkat desa/kelurahan, serta relawan. “Tim Satgas Covid-19 tingkat desa dan kelurahan ini, dibentuk berdasarkan keputusan. Mereka bertugas memantau acara di lokasi, mulai dari sebelum kegiatan dimulai sampai selesainya acara,” sebutnya.
Sementara itu, surat edaran walikota tersebut mulai disosialisasikan oleh pihak pemerintah di 33 kelurahan dan desa. Bahkan sudah ada yang langsung action, menerapkan pembatasan hajatan. Seperti yang dilakukan pihak pemerintah Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur. Pesta perkawinan warga setempat pada Jumat (5/2) pekan lalu, mulai menerapkan standar prokes sesuai edaran walikota terbaru.
Adapun standar prokes pelaksanaan hajatan, sebagaimana disyaratkan dalam edaran walikota tersebut, yakni tuan pesta tidak lagi menyajikan makanan dalam bentuk prasmanan. Melainkan mengganti konsumsi dengan nasi kotak. Begitupun dengan jumlah kursi, hanya disiapkan dalam jumlah sangat terbatas. (guf)
ZONA MANADO — Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI Manado, menggelar sosialisasi terkait peluang kerja ke luar negeri dihadapan ratusan pelayan khusus, dari 22 wilayah pelayan Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) se Kabupaten Bolaang Mongondow Raya, pada sidang Sinode ke-53 GMIBM, Rabu (10/2) siang.
Adapun peluang kerja yang disosialisasikan Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag, dihadapan ratusan pelayan khusus itu yakni, sebagai Care Worker ke negara Jepang.
Hal tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan yang dilakukan antara Ketua Sinode GMIBM, Cristina Noula Raintama Pangulimang, M.Th, dan UPT BP2MI Manado pada minggu lalu.
Dalam sosialisasi yang diprakarsai oleh Herry Coloay ini, UPT BP2MI Manado turut menggandeng Jayadi Global Education Center (JGEC) selaku RSO yang melayani pendaftaran program SSW Jepang di Manado.
Dalam sambutannya, Hendra Makalalag menyambut baik kesempatan sosialisasi tersebut.
“Selama ini mungkin masyarakat hanya mendengar sekilas mengenai kerja keluar negeri. Sehingga informasi yang didapat hanya sedikit. Di kesempatan sosialisasi kali ini, kami ingin menjabarkan secara jelas mengenai prosedur kerja ke luar negeri, utamanya ke Jepang, agar masyarakat Sulawesi Utara khususnya Bolaang Mongondow Raya bisa tertarik dan berminat kerja ke luar negeri,” ungkapnya.
Hendra menyebut bahwa peluang kerja ke luar negeri adalah salah satu cara yang efektif untuk membantu pemerintah daerah mengurangi pengangguran.
“Saat ini angka pengangguran Sulawesi Utara sangat tinggi. Kurang lebih 90 ribuan jiwa kini tidak memiliki pekerjaan. Untuk itu peluang kerja ke Jepang sebagai Care Worker ini adalah peluang yang sangat baik untuk dimanfaatkan,” katanya.
Hendra juga menambahkan bahwa gaji yang akan didapat ketika bekerja sebagai pekerja migran juga sangat menggiurkan.
“Gaji sebagai Care Worker di Jepang mulai dari Rp 20 jutaan/bulan. Dengan penghasilan sebesar itu, kami harapkan para pekerja migran asal Sulawesi Utara khususnya Bolaang Mongondow Raya dapat mensejahterakan keluarganya di Indonesia, membantu pemerintah daerah mengurangi pengangguran, serta dapat membangun daerahnya masing-masing lewat remitansi yang dikirimkan setiap bulannya,” tutupnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Selain sukses memperjuangkan bantuan dana yang bersumber dari Bantuan Dana Investasi (BDI) sebesar Rp 3,1 Miliar dari pemerintah pusat, Wali Kota Tatong Bara, juga berhasil me-lobi tambahan anggaran untuk program ‘Bedah Rumah’ yang bersumber dari dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR dengan jumlah mencapai Rp3,4 Miliar.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Kotamobagu, Chelsia Paputungan, ST., Rabu (10/2/2021), di kantor Dinas Perkim Jalan Arief Rahman Hakim, Kotamobagu.
“Alhamdulillah Tahun 2021 ini, Kota Kotamobagu juga mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 3,4 Miliar untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dari Kementerian PUPR. Ini menambah total pagu anggaran kita yang sudah tertata sebelumnya dalam APBD 2021 untuk BSPS sebesar Rp 1,5 Miliar yang bersumber dari DAK. Jadi total anggaran untuk BSPS di Kotamobagu pada tahun 2021 ini mencapai Rp 4,9 Miliar,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan dana sebesar Rp 3,4 Miliar untuk program BSPS yang bersumber dari APBN ini, nantinya diperuntukkan untuk 170 unit rumah di wilayah Kota Kotamobagu.
“Bantuan dana 3,4 Miliar untuk program BSPS ini diperoleh berkat upaya Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, yang sangat intens memperjuangkan tambahan dana untuk pembangunan di Kota Kotamobagu, serta peran anggota Komisi V DPR RI Bapak Herson Mayulu, dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Kotamobagu,” terangnya. (guf)
ZONA POLITIK – Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh 9 Februari 2021, Meiddy Makalalag (Mekal), selaku Ketua DPRD Kota Kotamobagu, berharap insan pers sukses selalu dalam menjalankan tugas sebagai pilar ke empat demokrasi.
“Semoga pers selalu sukses, jaya, dan menjaga independensinya,” kata Mekal.
Mekal juga memberi apresiasi atas pengabdian para pewarta dalam memberikan informasi di tengah – tengah masyarakat.
“Saya atas nama pribadi, Ketua DPRD maupun Ketua DPC PDIP Kotamobagu, menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional, kepada seluruh insan pers di Indonesia dimanapun kalian berada, khususnya di Kota Kotamobagu,” tutur Mekal.
Menurutnya, pers merupakan mitra kerja DPRD dalam rangka memberikan informasi kepada publik terkait kinerja wakil rakyat.
“Kinerja DPRD Kotamobagu, tidak akan diketahui publik jika tidak ada peran pers. Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang telah banyak memberikan kontribusi kepada daerah dan bangsa ini,” tuturnya.
Lanjutnya, dimasa pandemi Covid-19 ini, peran pers juga sangat dibutuhkan dalam upaya mensosialisasikan program pemerintah yang dibantu DPR dalam memerangi virus asal Kota Wuhan, China ini. “Meski pandemi Covid-19, rekan-rekan pers tetap bekerja dan berada di garis terdepan untuk mengabarkan setiap perkembangan situasi pandemi,” ucap Mekal.
Ia mengatakan, pers menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat, harus selalu menjaga optimisme, serta menjaga harapan. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, merespon pengajuan proposal penanganan kawasan kumuh perkotaan yang diajukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Kotamobagu, tahun 2020 lalu.
“Proposal penanganan kawasan kumuh perkotaan yang kami ajukan pada 2020 lalu, sudah mendapat respon dari Kementerian PUPR RI. Alhamdulillah tahun 2021 ini Kotamobagu mendapat bantuan dana, kisarannya mencapai Rp. 3,1 Milyar. Tentu ini kabar yang melegakan sekaligus menggembirakan bagi Kota Kotamobagu, karena bisa mendapatkan tambahan dana untuk penanganan kawasan kumuh di daerah ini,” ungkap Kepala Dinas Perkim Kotamobagu, Chelsia Paputungan, ST., Rabu (10/2/2021) di ruang kerjanya.
Menurut Chelsia, dana sebesar Rp 3,1 Miliar ini diperuntukkan bagi 8 desa kelurahan di Kota kotamobagu. Alokasi anggaran akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di kawasan ini.
“Desa dan kelurahan tersebut antara lain Desa Pontodon Timur, Desa Kobo Besar, Kelurahan Tumubui, Desa Moyag Todulan, Kelurahan Matali, Kelurahan Motoboi Besar, Kelurahan Mongondow, serta Kelurahan Gogagoman. Dananya berasal dari Bantuan Dana Investasi (BDI),” ujarnya.
Kucuran tambahan anggaran dari pemerintah pusat ini menurut Chelsia, tak lepas dari peran Ibu Walikota yang intens berjuang untuk mendapatkan tambahan dana dari pemerintah pusat, meski kita masih dalam situasi pandemi saat ini, termasuk peran Pak Herson Mayulu di Komisi V DPR RI dalam mengawal aspirasi masyarakat Kotamobagu.
“Ya, ini berkat kerja keras dan perjuangan Ibu Walikota Ir. Tatong Bara saat berada di Jakarta beberapa waktu lalu, sehingga Kotamobagu bisa mendapat Bantuan Dana Investasi, termasuk juga perjuangan Pak Herson Mayulu di Komisi V DPR RI,” ucap Chelsia.
Terkait bantuan ini, Dinas Perkim Kotamobagu akan melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaannya sebentar.
“Kami terlebih dahulu akan mempersiapkan kelompok pelaksana di masing-masing desa kelurahan dan memfasilitasi penyusunan DED fisiknya,” ucapnya. (guf)
Hariyanto selaku Komisioner Bawaslu saat memberikan keterangan dalam sidang PHP Kada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Selasa (9/02). (Foto Humas/Teguh).
ZONA POLITIK – Orang yang punya hak pilih boleh menggunakan surat keterangan (suket) dan akan tercatat dalam kategori daftar pemilih tambahan (DPTb). Di samping itu, yang bersangkutan dapat ke TPS di mana ia berdomisili dan melakukan pencoblosan setelah pukul 12.00 WITA.
Demikian keterangan yang disampaikan Komisioner Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Hariyanto, dalam Sidang Penanganan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2020 (PHP Kada 2020), Selasa (9/2/2021).
Terhadap perkara Nomor 111/PHP.BUP-XIX/2021 yang dimohonkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Nomor Urut 3 Hi Suhendro Boroma dan Rusdi Gumalangit (Pemohon) ini, Hariyanto melanjutkan bahwa sehubungan dengan adanya laporan penyalahgunaan suket, pihaknya telah melakukan registrasi perkara dan mengundang para pihak, mulai dari Disdukcapil hingga KPU dan saksi pasangan calon.
“Hasil kajiannya adalah dihentikan karena tidak memenuhi unsur bukti pelanggaran administrasi pemilihan,” kata Hariyanto dalam Sesi 3 dari Sidang Panel III yang dipimpin Hakim Konstitusi Arief Hidayat dengan didampingi Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul, dan Hakim Konstitusi Saldi Isra.
Sementara itu, terkait dengan dalil Pemohon yang menyatakan adanya pemilih yang mencoblos dua kali, pihaknya membenarkan ada laporan dan temuan demikian. Atas hal ini, telah masuk pada ranah pelanggaran pidana. Sehingga di Sentra Gakkumdu, baik jaksa dan kepolisian menyatakan menghentikan perkara karena meski terbukti adanya pemilih yang mencoblos dua kali, tetapi tidak dapat dilanjutkan ke proses penyidikan.
“Kejaksaan berpendapat perkara ini belum memenuhi unsur pada pembahasan kedua dari pelanggaran pemilihan. Dan atas hal ini pulalah, Bawaslu tidak merekomendasikan PSU pada Termohon karena tidak ada lagi pelanggaran serupa yang dilaporkan,” kata Hariyanto.
Pemilih Tambahan
Sementara itu, M. Fandrin Hadistianto selaku kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boltim memberikan jawaban Termohon bahwa hal yang didalilkan mengenai pemilih yang menggunakan suket mencapai 1.631, adalah dalil yang tidak berlandas. Menurutnya, pada 30 TPS yang didalilkan tersebut tidak disebutkan di mana dan TPS nomor berapa saja yang dimaksudkan. Sedangkan untuk pemilih yang berumur di bawah 17 tahun atas nama Lutfi Mamonto, yang ada di salah satu TPS di Desa Idumun tidak benar.
“Nama yang disebutkan tersebut tidak terdaftar di daftar hadir. Jadi ia pun tidak menggunakan hak pilihnya,” kata Fandrin.
Senada dengan keterangan Bawaslu, Fandrin juga mempertegas terkait 15 pemilih yang didalilkan Pemohon menggunakan hak pilih dengan suket dan tidak terdaftar di DPT pada TPS 05 Desa Bongkodai, maka akan masuk pada daftar pemilih tambahan.
“Mereka harus mendaftar dan dimasukkan dalam DPTb, lalu melakukan pencoblosan setelah jam 12.00 WITA, jika jumlahnya banyak pun mereka masih boleh melakukan pencoblosan setelah pukul 13.00 WITA,” terang Fandrin.
Politik Uang
Pada kesempatan yang sama, Sidang Panel III juga mendengarkan jawaban dari Termohon serta keterangan dari Pihak Terkait dan Bawaslu untuk perkara Nomor 119/PHP.BUP-XIX/2021. Terhadap permohonan yang dimohonkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Nomor Urut 1 Amalia Ramadhan Sehan Landjar dan Uyun Kunaefi Pangalima ini,
Komisioner Bawaslu Boltim Hariyanto kembali memberikan keterangan.
Terkait dengan dalil politik uang, Bawaslu Boltim sudah menerima dan meregistrasi serta mengundang secara patut para pihak. Akan tetapi, hanya pelapor yang hadir, sedangkan terlapor serta saksi tidak hadir sehingga pembahasan tingkat kedua dari perkara ini dihentikan karena tidak memenuhi syarat formil.
“Maka berdasarkan form A pengawasan Bawaslu perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 Amalia Ramadhan S.L.–Uyun Kunaefi P. adalah 13.741 suara, paslon nomor urut 2 Sam Sachrul Mamonto–Oskar Manoppo adalah 20.965 suara, dan paslon nomor urut 3 Hi Suhendro Boroma–Rusdi Gumalangit adalah 16.022 suara,” sebut Hariyanto.
ZONA POLITIK – Azan Piola salah satu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone Bolango melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kotamobagu, Selasa (9/2).
Kunjungan kerja ini, diterima langsung Kasubag perencanaan dan keuangan sekretariat DPRD KK Ruslandi Mongilong SE di ruangan sekretaris dewan.
Anggota legislatif partai PPP ini mengatakan, tujuan kunker ini untuk berkoordinasi serta mendiskusikan tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda). “Tujuan kemari yakni untuk berdiskusi tentang penggunaan SIPD dengan Simda yang ternyata hampir semua daerah juga sama,” ucapnya.
Dia berharap, pemerintah pusat dapat memperbaiki sistem perencanaan keuangan daerah agar semua proses pencairan keuangan tidak tersendat. “Kalau kami di Kabupaten Bone Bolango itu SIPD tetap dan Simda sebagai “backup” sehingga tidak ada kendala dalam proses pencairan dan penyerapan anggaran sehingga seluruh program yang ada sudah oke mulai Januari, “lanjutnya.
Sementara itu, Ruslandi Mongilong SE, selaku salah satu pejabat dilingkup Sekretariat Dewan (Setwan) membenarkan apa yang disampaikan oleh pimpinan Dewan Bone Bolango tersebut. “Kalau untuk penggunaanya kurang lebih sama,”ucapnya. (*/guf)