ZONA BOLTIM – Calon Bupati terpilih, Sam Sachrul Mamonto (SSM), menyampaikan pesan natal bagi umat kristiani di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
“Saudara-saudaraku umat kristiani, rayakan Natal dengan damai. Semoga kasih dan damai Natal selalu menyertai kita semua,” kata SSM.
Selain itu, Calon Bupati terpilih yang berpasangan dengan Oskar Manoppo itu juga menitip pesan agar dalam pelaksanaan ibadah maupun perayaannya, untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. “Kita ikuti anjuran pemerintah mengenai penerapan protokol kesehatan. Ini demi mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Bolaang Mongondow Timur,” imbaunya.
Bagi masyarakat Boltim secara keseluruhan, SSM meminta agar selalu menjaga perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat. “Toleransi antar umat beragama yang sudah lama terjalin dengan baik harus kita jaga bersama. Kita beri rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang merayakan natal,” pintanya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor: 282/W-KK/XII/2020, tentang panduan penyelenggaraan kegiatan Ibadah dan perayaan Natal serta pembatasan jam operasional masyarakat dalam menyambut tahun baru 2021 di masa pandemi Covid-19 tahun 2020 di Kota Kotamobagu.
Surat edaran yang ditandatangani Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, tertanggal 18 Desember 2020 ini, merupakan tindak lanjut atas surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: SE.23 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan Ibadah Natal di masa Pandemi Covid-19 serta hasil rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kota Kotamobagu.
Berikut poin-poin yang tertuang dalam surat edaran: Klik Disini
ZONA EKONOMI – Bisnis kue rumahan di Kotamobagu masih menjadi andalan para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya, produk kue Amandel yang berbahan dasar telur, tepung, gula, mentega dan susu. Kue ini sangat familiar di Kotamobagu, bahkan masuk dalam oleh-oleh khas Kotamobagu.
Itha Boulu, warga Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan, yang sudah menekuni bisnis kue rumahan “Chanita cake and cookis” ini sejak 2019 hingga sekarang.
Ibu tiga anak tersebut mengakui bisnisnya dilakukan di dapur rumahnya. “Setiap hari saya bias membuat kue Amandel sebanyak 15 sampai 20 box, tergantung banyak dari pesanan konsumen,” kata bunda Itha sapaan akrabnya, Rabu (23/12).
Itha mengatakan kue amandel miliknya banyak diminati warga lokal bahkan sampai ke luar negeri. “Allhamdulilah, banyak konsumen yang mengatakan kuenya sangat enak dan terjangkau. Selain konsumen dari warga Kotamobagu, ada juga yang dari luar Daerah,Provinsi bahkan ke luar Negeri,” tambahnya.
Untuk harga kue Amandel, perboxnya dibanderol Rp50 ribu dengan isi 40 cup. Selain itu Itha juga menerima pemesanan melalui media sosial Facebook: Itha Boulu, via telepon dan WhatsApp 081354841316, atau bisa datang langsung ke alamat Perumahan Permai Pobundayan, Blok E. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, mengajak serta mengimbau seluruh masyarakat Kota Kotamobagu untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menyusul meningkatkan kasus baru terkonfirmasi positif pekan ini.
“Saya ingatkan, masyarakat giatkan kembali 3M. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar wali kota dalam sambutannya disela-sela kegiatan penyerahan bantuan anak asuh, di aula rumah dinas, Rabu (23/12) pagi.
Wali Kota menjelaskan, bahwa kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan satu-satunya vaksin ampuh untuk mencegah penyebaran wabah virus covid. “Hari ini covid seluruh Indonesia melonjak tinggi, termasuk di Kotamobagu. Kemarin tenaga kesehatan kita cukup tinggi terkonfirmasi positif,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Tatong pun mengajak untuk saling bahu membahu melawan virus ini. “Kita harus disiplin dan jangan saling menyalahkan. Selain itu, ditengah wabah ini kita jaga kesehatan, jangan pernah menganggap yang lain sehat serta terpenting jangan pernah lepas masker ketika beraktivitas,” tutupnya.
Kegiatan yang digelar di aula rumah dinas wali kota kotamobagu ini, dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Undangan diwajibkan menerapkan 3M sebelum memasuki area kegiatan. (guf)
Wali Kota Tatong Bara menyerahkan secara simbolis bantuan anak asuh kepada siswa SMA.
ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 3.804 siswa mulai dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi telah menerima bantuan Anak Asuh dari Pemerintah Kotamobagu tahun anggaran 2020. Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Tatong Bara, bertempat di Aula rumah dinas wali kota, Rabu (23/12) pagi.
Selain itu, wali kota juga memberikan bantuan anak asuh bagi 32 siswa dan mahasiswa berprestasi pada lomba MTQ tahun 2020.
Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para siswa dan mahasiswa penerima bantuan. “Selamat bagi para siswa baik SD, SMP dan SMA dan mahasiswa dan kepada ibu-ibu yang menerima bantuan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucap Wali Kota.
Lanjutnya, ada kurang lebih Rp6 Miliar dana yang dialokasikan lewat program bantuan anak asuh daerah melalui APBD 2020. Dimana, dibagi atas Rp5,4 Miliar untuk Kelurahan dan sekitar Rp500 juta lebih untuk Desa. “Ditengah Pandemi, satu-satunya anggaran yang tidak pernah disentuh atau digeser itu adalah bantuan anak asuh ini. Itu karena pendidikan yang paling utama demi masa depan siswa dan mahasiswa kotamobagu,” terang wali Kota.
Oleh sebab itu, wali kota berharap kepada siswa dan mahasiswa maupun orang tua untuk dapat memanfaatkan dengan baik bantuan ini. “Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan beban orang tua siswa dalam membiayai anak-anaknya dalam proses pendidikan,” harapnya.
Kegiatan tersebut, dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Undangan diwajibkan menerapkan 3M sebelum memasuki area kegiatan.
Sekadar diketahui, sumber dana dari program bantuan anak asuh ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Dimana total dana yang dialokasikan sebanyak Rp6.045.950.000, yang terdiri dari 3 kategori yaitu; bantuan anak asuh kelurahan sebesar Rp5.464.450.000 dengan rincian penerima, SD sebanyak 1.508 siswa, SMP 943 siswa, SMA 856 siswa dan 315 mahasiswa. Sementara bantuan anak asuh untuk tingkat mahasiswa di desa se Kotamobagu jumlah dana yang dialokasikan sebesar Rp517.500.000 dengan rincian penerima sebanyak 150 mahasiswa. Kemudian total anggaran untuk bantuan anak asuh bagi 32 siswa dan mahasiswa berprestasi pada lomba MTQ tahun 2020, senilai Rp64.000.000. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Rumah dua lantai semi permanen milik Hendrik Naholoroan (74) warga lingkungan 4 Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, ludes diamuk si jago merah, Selasa (22/12) sekira pukul 19.45 Wita.
Peristiwa tersebut, sontak membuat warga sekitar yang berdekatan dengan rumah yang terbakar panik dan langsung membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun bantuan warga itu, tak mampu membendung kobaran api yang semakin meluas.
Dari keterangan saksi yang juga pemilik rumah (Hendrik), Ia dan istrinya bernama Ema Yuliana Ota, pada saat kejadian sedang asyik menonton tv di ruang tamu, tiba-tiba ia melihat api sudah menyala di bangunan lantai dua rumah milik mereka yang terbuat dari papan kayu. Melihat api semakin membesar, Hendrik langsung berlari mematikan meteran listrik yang berada di depan dinding rumah kemudian mengeluarkan istrinya dari dalam rumah. Dirinya juga berusaha menyelamatkan surat-surat berharga, namun karena api semakin membesar ia pun bergegas keluar rumah untuk meminta bantuan warga sekitar. Dengan alat seadanya warga mencoba memadamkan api, namun tiupan angin membuat api semakin meluas.
Anggota Polsek Urban Kotamobagu melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Menerima informasi dari warga, sekira pukul 19.59 Wita, petugas dari Polsek Urban Kotamobagu langsung mendatangi TKP dan melaporkan kepada anggota piket di Mako Polsek bahwa ada kebakaran rumah di Kelurahan Sinindian dan kemudian menghubungi unit Damkar Pemkot Kotamobagu.
Mendapat informasi, pada pukul 20.15 Wita, 2 unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman. Api pun berhasil dipadamkam petugas pada pukul 20.58 Wita, hingga tidak mengakibatkan api meluas ke rumah warga sekitar.
“Saksi juga menerangkan bahwa bangunan lantai dua rumah tersebut, dinding dan lantainya terbuat dari kayu yang sudah kering dan ada beberapa kasur di tempat tersebut,” terang Kapolsek Urban Kotamobagu, AKP Aprizal Nugroho SIK.
Akibat Peristiwa tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian ratusan juta rupiah. “Belum kita ketahui apa yang jadi penyebabnya. Anggota kita masih melakukan penyelidikan. Dugaan awal korsleting listrik,” ujar Kapolsek. (guf)
ZONA HUKUM – Operasi Lilin Samrat 2020, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan bagi-bagi masker serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 jelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (22/12) pagi.
Kegiatan diawali dengan Apel di depan Pos Terpadu Polres Kotamobagu, yang berada di Bundaran Paris Pusat Kotamobagu. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bagi-bagi Masker kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di pusat perbelanjaan serta kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melewati Pusat Kotamobagu.
Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Novita Citra M. Restika SIK mengatakan, bahwa dilaksanakannya kegiatan ini guna mendukung program pemerintah terkait penanggulangan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Kotamobagu.
“Selain itu Sat Lantas Polres Kotamobagu juga tetap melakukan edukasi tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Kemudian kami juga mengimbau untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 agar dilaksanakan sesuai Prokes Covid-19, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ucap Kasat Lantas.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 Wita selesai pada pukul 10.30 Wita dan dilanjukan kembali pada pukul 15.30 Wita bersama Instansi terkait. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengeluarkan surat edaran (SE) terkait libur nasional dan cuti bersama dalam rangka hari raya keagamaan dan menyambut Tahun Baru 2021.
Dalam SE bernomor: 003/Setda-KK/856/XII/2020, dijelaskan perihal libur nasional dan cuti bersama tahun 2020, untuk menindaklanjuti perubahan ketiga atas keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 744 tahun 2020 nomor 05 tahun 2020 dan nomor 06 tahun 2020.
“Bahwa dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19 dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi, maka cuti bersama tahun 2020 yang semula pada tanggal 28, 29 dan 30 Desember diubah menjadi hari kerja,” bunyi Surat Edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo.
Sementara untuk cuti bersama hanya berlaku dua hari yakni, 24 Desember 2020 untuk menyambut hari Natal dan 31 Desember 2020 pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.
“Kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas agar mengatur Penugasan Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Harian Lepas (THL) pada tanggal pelaksanaan cuti bersama, sehingga pelayanan langsung kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan berlangsung sebagaimana mestinya,” kata Sekda.
Dalam edaran tersebut juga menjelaskan, bahwa berdasarkan pasal 333 Ayat (2) dan Ayat (3) Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil, dinyatakan bahwa Ayat (2); Cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan, dan Ayat (3); Pegawai Negeri Sipil yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan.
“Seluruh kepala perangkat daerah/unit kerja, bertanggung jawab dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Surat Edaran ini dan apabila ada PNS dan THL yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah pasca pelaksanaan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020, agar dijatuhi sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Sekda. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – 15 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kota Kotamobagu mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19. Pengelola diminta lebih kreatif dan inovatif memanfaatkan peluang usaha untuk meningkatkan kembali usaha yang didorong lewat BUMDes.
“Sesuai data tercatat sebanyak 15 BUMDes yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu, mengalami penurunan Pendapatan Asli Desa (PADes), akibat pandemi Covid-19,” ungkap Kasi Pengembangan SDM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Sulastri Polii.
Dirinya menilai, BUMDes yang bisa bertahan selama pandemi Covid-19 merupakan BUMDes yang bisa membaca dan memanfaatkan peluang yang ada di setiap desa. “Baiknya BUMdes untuk kedepannya melihat sumber daya alam yang ada, melibatkan potensi yang ada di setiap desa, seperti potensi pariwisata, contoh di Desa Bilalang 1 ada kopi, Desa Moyag Ada Gula aren, dan di Desa Sia ada anyaman,” tuturnya.
“Sebelum Covid-19 pendapatan BUMdes masih stabil, tapi setelah adanya Covid-19 pendapatan mulai menurun,” sambungnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Usmar Mamonto berharap, kedepannya BUMdes bisa jadi penyangga perekonomian yang ada di Kota Kotamobagu. “Yang sudah terbentuk di 15 desa tinggal kita benahi sekaligus evaluasi lagi. Dengan harapan BUMDes ini, bisa menjadi penyangga ekonomi apalagi saat ini kita sedang menghadapi wabah corona,” jelas Usmar. (*/guf)
ZONA EKONOMI – Memiliki keahlian dalam melakukan service barang elektronik, Slamet Riadi (35) warga Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, tekuni usaha jual beli Handphone (HP) second (bekas) layak pakai dengan berbagai merk.
Menurut Slamet, usaha yang telah ditekuninya 5 tahun silam ini, sudah menjadi mata pencaharian tetap dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
“Jadi, saya membeli HP rusak yang dijual orang, kemudian saya reparasi menjadi HP layak pakai untuk dijual kembali,” kata Slamet saat ditemui di tempat usahanya, Jumat (18/12).
Slamet mengaku pendapatannya tidak menentu. Karena HP yang dijual hanya berdasarkan jika ada HP rusak yang dibelinya untuk kemudian direparasi. “Alhamdulillah tetap disyukuri, meski pendapatannya tidak menentu. Karena dalam sebulan kadang hanya dua HP yang saya reparasi untuk dijual kembali,” tuturnya.
Lanjutnya, untuk harga HP selesai direparasi dijualnya kembali dengan harga yang cukup terjangkau. Meski murah, namun dirinya memastikan barang hasil resparasinya layak pakai. “Kalau barangnya saya pastikan layak pakai, karena kalau tidak saya tidak berani untuk menjualnya. Untuk saat ini baru sebatas merk Xiaomi, Realme, Samsung dan OPPO saja,” ungkapnya.
Ditambahkannya, selain usaha jual beli HP hasil reparasi, ia pun menerima jasa perbaikan barang elektronik lainnya. “Selain itu saya juga menerima service TV dan Speaker aktif,” tandasnya. (*/guf)