Beranda blog Halaman 360

SSM-OPPO Harapan Masyarakat untuk Wujudkan Perubahan dan Kemajuan Boltim

Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo (SSM-OPPO)

ZONA BOLTIM – Sejak menjadi daerah otonom pada tahun 2008, pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) belum sepenuhnya merata dirasakan masyarakat. Bukan itu saja, di beberapa sektor, Boltim masih jauh tertinggal dari daerah lain di Sulawesi Utara (Sulut).

Boltim butuh pemimpin yang punya visi dan misi serta komitmen kuat untuk memajukan daerah. Baik dari sumber daya manusia, infrastruktur, serta tak kalah penting pelayanan kepada masyarakatnya.

Calon Bupati dan Wakil Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto-Oskar Manoppo (SSM-OPPO) dinilai sebagai pemimpin yang bisa mewujudkan perubahan dan kemajuan itu.

Keinginan masyarakat Boltim agar SSM-OPPO memimpin lima tahun ke depan makin terlihat. Dukungan kepada pasangan calon nomor urut 2 tersebut makin besar.

Fakta itu bisa dilihat pula setiap kegiatan kampanye atau sekadar silaturahmi dari SSM-OPPO di semua wilayah. Ribuan orang selalu tumpah ruah di jalanan untuk sekadar menyambut calon pemimpin mereka itu.

“SSM-OPPO sudah harga mati. Dua-dua punya kemampuan, pengalaman dan dekat dengan masyarakat. 9 Desember 2020 saya dan keluarga akan mencoblos SSM-OPPO,” ungkap Sudi Mamonto, warga Kecamatan Modayag Barat, Selasa (24/11).

Hamdan, warga Kecamatan Nuangan, juga menyebut SSM-OPPO figur yang layak diberikan amanah memimpin Boltim. “Mungkin nanti SSM-OPPO baru Boltim ini maju,” ucapnya.

Senada dikatakan Donny, warga Kecamatan Kotabunan. “Kami yakini Boltim akan maju kalau pemimpinnnya seperti Pak Sachrul dan Pak Oskar. Karena itu sudah bulat, SSM-OPPO. Dan kami secara sukarela terus turun sosialisasikan SSM-OPPO kepada masyarakat lainnya,” katanya.

Sementara itu, setiap kampanye atau silaturahmi, pasangan calon SSM-OPPO selalu mengungkapkan bahwa jika terpilih memimpin Boltim, mereka akan menghadirkan kepemimpinan yang betul-betul sesuai harapan masyarakat. “Pemerataan pelayanan dan pembangunan akan kami lakukan, itu komitmen kami,” ujar SSM-OPPO baru-baru ini. (*/guf)

Timsel Pemda Bolmut, Lelang Delapan Kursi Pejabat Eselon IIB

ZONA BOLMUT — Siap-siap bagi para calon pejabat mumpuni eselon II dan III, di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov), Sulawesi Utara (Sulut). Pasalnya, saat ini tim panitia seleksi (Timsel) Pemkab Bolmut, telah mengumumkan seleksi terbuka pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon IIB) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut).

Kepada para awak media, ketua Timsel Pemkab Bolmut, Dr Drs Hi Asripan Nani MSi mengatakan, untuk pengisian jabatan ini sedikitnya ada delapan kursi jabatan eselon IIB lingkup Pemkab Bolmut. “Pengisian kursi jabatan ini wajib dilaksanakan dengan sistem lelang, karena sudah menjadi ketentuan undang-undang tentang pemerintahan,” kata Asripan.

Lebih lanjut Asripan mengatakan, kedelapan kursi jabatan ini, masing-masing, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Dinas Pariwisata serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah. “Maksimal dari masing-masing jabatan yang akan dilelang ini wajib di isi oleh tiga orang peserta, dan lebih jelasnya para peserta bisa melihat persyaratannya pada papan pengumuman seleksi JPT di Kantor BKPP Bolmut,” terangnya.

Sementara itu, sejumlah pemerhati Bolmut, berharap pengisian jabatan ini harus benar-benar dilaksanakan dengan selektif, sehingga dengan begitu penjaringan JPT eselon IIB di lingkungan Pemkab Bolmut, dapat menghasilkan para pejabat yang mumpuni sesuai basic ilmu bidang masing-masing. “Tak ada kata lain, harus selektif untuk kemaslahatan masyarakat Bolmut,” pungkas Cristopel Popo Buhang, salah satu tokoh pemerhati Bolmut. (Rendi)

KPU Boltim Siap Gelar Tahapan Debat Publik Terakhir

Jamal Rahman Iroth.

ZONA BOLTIM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) siap menggelar tahapan Debat Publik terakhir, Rabu (25/11/2020), pukul 20.00 – 22.00 WITA.

Ketua KPU Boltim Jamal Rahman mengatakan, debat publik malam ini akan diikuti tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Boltim.

“Para paslon malam ini akan memaparkan program mereka seputar tema Sinergitas Pelaksanaan Pembangunan Daerah Dalam Perspektif NKRI,” kata Jamal didampingi Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Parmas dan SDM KPU Boltim Terry Suoth.

Sementara itu, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Parmas dan SDM KPU Boltim Terry Suoth juga mengajak warga menyimak setiap segmen debat lewat siaran TV dan streaming media sosial.

”Debat publik terakhir ini akan disiarkan langsung TVRI, serta masyarakat bisa disaksikan lewat streaming Facebook KPU Boltim,” terang Suoth.

Debat publik terakhir ini dipastikan akan diikuti oleh pasangan nomor urut 1 Amalia Ramadhan Landjar-Uyun Kunaefi Pangalima, nomor urut 2 Sam Sachrul Mamonto-Oskar Manoppo, dan nomor urut 3 Suhendro Boroma-Rusdi Gumalangit. (rpm)

Jual Keripik Pisang, Winarsy Raup Puluhan Juta Perbulan

ZONA EKONOMI – Winarsy Undo SE, warga Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Selatan, membuka peluang usaha dengan berjualan kripik pisang.

Winarsy menceritakan dirinya berjualan sekitar tahun 2015, hingga kini mampu memperoleh omzet sampai dengan puluhan juta setiap bulan. “Untuk pertama kali saya berjualan itu sekitaran tahun 2015, itu pun hanya karena stok pisang goroho yang saya miliki ada banyak dan tidak tahu mau dibuat apa,” ujarnya.

Ia menuturkan, awalnya ibu dua anak ini mencoba menyulap pisang tersebut menjadi sebuah keripik pisang goroho dengan bungkusan kecil yang Ia jual dengan harga seribuan. “Awalnya saya hanya menjual keripik dengan bungkusan kecil, tapi dengan bertambahnya permintaan pelanggan, saya pun membuat bungkusan besar dengan bermacam-macam harga dan rasa,” ungkapnya.

Keripik pisang goroho kreasinya sekarang ini sudah banyak varian rasa, ada rasa garam (original), rasa masako, royko yang dijual dengan harga Rp20 ribu setiap toples. Ada juga yang pakai gula merah, dabu-dabu kepala ikan, dan rasa balado dijual dengan harga Rp30 ribu pertoples. “Dalam sehari itu, saya bisa mendapatkan omset sampai dengan Rp700 ribu,” pungkasnya. (guf)

Rastono: Rekrutmen PPPK Solusi Atasi Kekurangan Guru

Rastono Sumardi

ZONA KOTAMOBAGU — Kabar gembira bagi para tenaga pendidik yang masih berstatus Honorer. Pasalnya tahun 2021 mendatang Pemerintah akan membuka perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus Guru sebanyak 1 juta orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu, Rukmi Simbala melalui Sekretaris Dinas, Rastono Sumardi, usai mengikuti Webinar Kemendikbud yang dibuka Wakil Presiden RI, K.H Ma’ruf Amin dengan menghadirkan narasumber diataranya Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mendagri M. Tito Karnavian, MenpanRB Tjahjo Kumolo serta Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan diikuti Pemerintah Daerah (Pemda) dan Asosiasi Profesi Guru se Indonesia, Senin (23/11) kemarin.

“Hasil pengumuman Kemendikbud melalui webinar hari ini, tahun 2021 akan dibuka Guru status PPPK sebanyak 1 juta orang dan yang bisa mengikuti seleksi PPPK ini yakni mereka para Guru Honorer yang terdaftar di Dapodik, Guru honorer K2, dan Guru lulusan PPG (tidak wajib honorer),” kata Rastono.

Diterangkannya, dalam webinar tersebut pemerintah daerah diminta mengusulkan kuota Guru PPPK sebanyak mungkin sesuai kebutuhan daerah. Dimana, untuk mempersiapan calon peserta dalam mengikuti seleksi, Kemendikbud menyiapkan modul materi seleksi agar para guru yang akan mengikuti seleksi benar benar siap dengan standar kompetensi yang ditetapkan.

“Mekanisme dalam seleksi nanti, setiap peserta yang belum lulus masih diberi kesempatan ikut seleksi ulang, karena setiap peserta seleksi diberikan kesempatan sebanyak 3 kali untuk membuktikan kompetensi sesuai standar yang ditetapkan,” terangnya.

Bahkan lanjutnya, sesuai keterangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui webinar tersebut, untuk biaya seleksi sepenuhnya ditanggung Pemerintah Pusat. “Termasuk gaji Guru PPPK yang lulus, sehingga pemerintah daerah tidak perlu khawatir soal anggaran untuk PPPK tersebut, karena semua dialokasikan oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.

Rastono menambahkan, selaku dinas terkait, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terkait formasi dan usulan Guru PPPK di Kota Kotamobagu.

Ia pun berharap, para guru agar mempersiapkan diri dengan menguasi kompetensi melalui materi- materi yang disiapkan Kemendikbud secara daring. “Semoga ini akan menjadi solusi dalam mengatasi kekurangan guru khususnya di Kota Kotamobagu, serta merupakan solusi bagi para guru honorer apa lagi yang usia mereka sudah tidak memungkinkan jadi PNS, agar statusnya dapat di akui sebagai ASN dengan status PPPK yang tentunya juga akan berdampak pada kesejahteraan para guru serta mutu layanan pendidikan lebih khusus di Kota Kotamobagu,” harapnya. (*/guf)

Pemkot Gelar FGD Revisi Perda RTRW

ZONA KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) III dan Pembahasan Laporan Akhir, revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kotamobagu 2014-2034, Selasa (24/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula rumah dinas Wali Kota, dibuka langsung oleh Wali Kota Tatong Bara, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan serta perwakilan dari sejumlah OPD, Camat, Lurah serta Kepala Desa se-Kotamobagu.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014-2034 sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi eksisting yang ada saat ini, selanjutnya sinergitas terhadap pelaksanaan kebijakan pemanfaatan ruang lintas sektoral melalui pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dalam RTRW nasional provinsi dan kabupaten kota.

“Dalam kegiatan ini telah kita ketahui bersama bahwa untuk menjamin ruang yang terbatas dan pemahaman masyarakat yang berkembang terhadap pentingnya penataan ruang sehingga diperlukan penyelenggaraan penataan ruang yang transparan efektif dan partisipatif agar terwujud ruang yang aman nyaman produktif dan berkelanjutan sebagaimana yang menjadi amanah dari undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang,” ujar wali kota.

Diterangkannya, pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan penataan ruang diberikan wewenang. “Salah satunya penataan ruang wilayah kota melalui perencanaan dan untuk pelaksanaan wewenang yang dimaksud pemerintah daerah wajib menyusun rencana umum rencana tata ruang wilayah dan rencana rinci tata ruang. Dimana pemerintah daerah Kotamobagu sendiri juga telah menyusun rencana umum tata ruang wilayah melalui peraturan daerah dan Nomor 8 Tahun 2014 tentang RT RW Kotamobagu 2014 tentang RT RW Kotamobagu tahun 2014- sampai tahun 2034,” terangnya.

Meski demikian lanjutnya, rencana tata ruang wilayah tersebut dapat ditinjau kembali sebagaimana yang diamanatkan undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang khususnya pada pasal 16 Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2010 tentang penyelenggaraan penataan ruang pada pasal 82 serta berdasarkan peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI.

“Sehingga diharapkan, pelaksanaan FGD tentang laporan akhir revisi peraturan daerah nomor 8 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014 sampai 2034 akan dapat terwujud perencanaan ruang yang sesuai dengan dengan kebutuhan pengembangan wilayah kota Kotamobagu sebagai Kota jasa dan Perdagangan berbasis kebudayaan lokal,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut, tetap dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Dimana para peserta diwajibkan mencuci tangan, memakai masker sebelum masuk area kegiatan, pun halnya dengan tempat duduk diatur dengan jarak 1 meter antar peserta. (*/guf)

Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Optimis PAD Over Target

Yeyen Yambo

ZONA KOTAMOBAGU – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, telah mencapai target 100 persen.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, melalui Kepala bidang Cipta Karya, Yeyen Yambo mengatakan, bahkan pihaknya optimis akan melewati target PAD yang ditentukan. “Hingga November 2020, realisasi PAD bidang Cipta Karya menyentuh angka Rp220 juta atau sudah 100 persen,” kata Yeyen, Senin (23/11).

Dirinya menambahkan, PAD yang didapati oleh pihak mereka ini bersumber dari retribusi Instalasi Pengelolaan Air (IPA). “Kemungkinan pendapatan tahun 2020 ini akan melebihi target yang ditentukan. Sebab, masih tersisa bulan ini (Desember). Maka dari itu, pihak kami dalam hal ini petugas lapangan akan memaksimalkan pelayanan dan penagihan retribusi ke masing-masing pengguna IPA di Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

KPU Boltim Mulai Sortir Surat Suara

ZONA, BOLTIM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai melakukan penyotiran surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim.

Ketua KPU Boltim Jamal Rahman Iroth mengatakan, logistik yang sudah masuk yakni kotak suara, bilik, surat suara, tinta dan segel.

“Saat ini KPU Boltim sementara melakukan penyotiran surat suara sesuai amanat PKPU nomor 8 Tahun 2020. Pemisahan surat suara yang baik dan yang rusak sesuai kententuan. Penyotiran dilakukan staf KPU dibantu masyarakat,” kata Jamal, Senin (23/11).

Ia menjelaskan surat suara yang baik sesuai ketentuan PKPU 8 tahun 2020 pasal 15 di mana KPU Kabupaten/Kota melakukan Penyortiran Surat Suara dengan melakukan pemisahan Surat Suara yang baik dan yang rusak sesuai dengan ketentuan Surat Suara.

Baik memiliki hasil cetakannya sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Keputusan KPU tentang kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Tidak terdapat cacat cetak berupa bercak tinta yang berbentuk garis, noda titik atau menyerupai tanda pilihan dan/atau foto gambar calon dan/atau pasangan calon buram, berbayang, dan terdapat lubang bekas jarum pengikat pada mesin web dan tidak terdapat cacat fisik berupa potongan kertas yang tidak simetris, tidak sempurna, sobek, dan/atau berlubang di dalam kolom surat suara.

“Surat suara yang rusak merupakan surat suara yang tidak sesuai ketentuan. Untuk surat suara yang rusak akan dikembalikan ke percetakan untuk diajukan pergantian,” jelas Jamal.

Ia menambahkan, selesai melakukan penyortiran akan dilanjutkan dengan pelipatan surat suara. “Untuk penyortiran surat suara kita targetkan selama dua hari, kemudian kita lanjutkan dengan pelipatan surat suara,” ucapnya. (rpm)

Ikut Pelatihan DEA Kemenkominfo, 60 Pelaku UMKM di Rapid Test

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kotamobagu, yang ikut dalam pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), menjalani rapid test di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Senin (23/11).

Kepala Dinkes Kotamobagu, dr Tanty Korompot mengatakan, Rapid test yang dilaksanakan kepada pelaku UMKM adalah syarat yang ditentukan panitia kepada mereka yang lulus dan bersedia mengikuti pelatihan. “Ini jadi syarat yang harus diikuti oleh seluruh peserta. Dan kami dari Dinkes diminta untuk memfasilitasi,” kata dr Tanty.

Pelaksanaan rapid test ini dilakukan selama dua hari dan biaya rapid test bagi pelaku UMKM yang ikut pelatihan ditanggung oleh panitia. “Iya, biaya untuk rapid ditanggung oleh panitia. Pelaksanaannya dimulai hari ini dan besok,” tukas dr Tanty.

Tanty mengungkapkan, dari peserta yang menjalani rapid test hari ini, ada 4 orang peserta yang reaktif Covid-19. “Tadi terinformasi ada 4 peserta yang reaktif. Untuk kelanjutannya nanti menunggu. Tapi yang jelas ketika ada yang reaktif akan langsung dilaksanakan swab test,” pungkasnya. (*/guf)

BKPP Umumkan 10 Peserta Terbaik di Latsar CPNS 2018

ZONA KOTAMOBAGU– Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, mengumumkan nama-nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018, yang masuk 10 besar dalam penilaian selama proses Latihan Dasar (Latsar).

Pengumuman itu disampaikan pada saat upacara penutupan Latsar CPNS formasi tahun 2018, yang digelar di Lapangan Boki Hotinimbang Kotambagu, Jumat (20/11).

“Proses evaluasi terhadap peserta dari awal sampai akhir Latsar telah dilakukan, bersama seluruh widyaiswara, pengendali juga panitia, dimana, penetapan keputusan akhir telah evaluasi telah dilakukan,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu Saridah Mokoginta dalam laporan pelaksanaan Latsar CPNS yang dibacakan pagi tadi. (*/guf)

Berikut 10 Besar Peserta Latsar CPNS Kotamobagu Formasi Tahun 2018:

  1. Mohammad Razak Budi Nugroho ST
  2. Januar Kolondam S.Ars
  3. Fadila Rizky ST
  4. Dr Monica D Paputungan
  5. Novan Hermawan Toisi ST
  6. Sri Wahyuni Koto S.Farm Apt
  7. Elnawati Mamonto SPd
  8. Yelli Oktavia Mokoginta AMdKg
  9. I Made diyatmika Riyantara SPd
  10. Feki Febrianto Umar ST

(Sumber: BKPP Kotamobagu)