Beranda blog Halaman 402

Dipimpin Presiden Jokowi, Nayodo Hadiri Upacara HUT ke-74 Bhayangkara secara Virtual

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, mengikuti upacara peringatan HUT ke-74 Bhayangkara secara virtual di ruang kerjanya, Rabu (1/7) pagi. Upacara secara virtual dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Negara Jakarta.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia tidak boleh menyerah dari Covid-19. “Sebagai bangsa pejuang kita tidak boleh cepat menyerah, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia merupakan cobaan yang berat,” kata Presiden Jokowi seperti yang disiarkan via daring di kanal YouTube Setpres.

Jokowi berharap, Polri dan seluruh masyarakat tetap semangat dan gotong royong menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, hal yang wajib diutamakan sekarang adalah kesehatan dan ekonomi. “Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi,” jelas Jokowi.

Jokowi percaya, bila kerja sama Polri dan masyarakat bisa menekan angka penularan Covid-19. Terutama dalam mendisplinkan protokol kesehatan, penyaluran bantuan sosial dan menjaga ketertiban umum. “Mulai dari jajaran Mabes dan Polda Polres dan Polsek sampai bhabinkamtibmas di desa-desa harus ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial dan tentu saja menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif tetap aman dan damai,” ucapnya.

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, usai mengikuti upacara virtual, menyampaikan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-74 kepada segenap keluarga besar Polri dan khususnya Polres Kotamobagu.

“Di HUT Bhayangkara ke-74 ini, Kepolisian terus semakin baik, profesional, mengayomi dan melindungi masyarakat, dan berintegritas agar menjadi dambaan kita semua,” ujar Nayodo. (guf)

30 Personil Polres Kotamobagu dan Brimob Batalyon B Inuai Naik Pangkat

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK menyiramkan air kembang kepada Danki 1 Brimob Batalyon B Pelopor, AKP Agung Widodo SIK.

ZONA HUKUM – 30 personil masing-masing, 13 anggota Polres Kotamobagu dan 17 anggota Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Sulut, Inuai, menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara Korps Raport yang dipimpin Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, digelar di Lapangan Upacara Mapolres Kotamobagu, Selasa (30/6).

Upacara Korps Raport tersebut, terdiri dari IPTU ke AKP 2 Personil, AIPDA ke AIPTU 1 Personil, BRIPKA ke AIPDA 3 Personil, BRIGADIR ke BRIPKA 22 Personil, BRIPTU ke BRIGADIR 1 Personil dan BHARADA ke BHARATU 1 Personil.

Menariknya, dua Personil yang naik pangkat merupakan pasangan suami istri yakni, AKP Novita Restika SIK, selaku Kasat Lantas Polres Kotamobagu dan AKP Agung Widodo SIK selaku Danki 1 Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sulut.

Kapolres Kotamobagu dalam amanatnya, mengajak kepada segenap personil mengucapkan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberi kesempatan mengikuti upacara Korps Raport kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi periode 1 Juli 2020. “Kenaikan pangkat bukan merupakan hal yang mutlak bagi seluruh Anggota Polri, tetapi bagian dari sistem pembinaan karier berdasarkan pertimbangan, pendekatan tugas dan prestasi kerja serta kebutuhan organisasi Polri” kata Kapolres.

Setelah upacara korps raport kenaikan pangkat, Kapolres Kotamobagu mengajak segenap personil baik Perwira maupun Bintara yang naik pangkat untuk melaksanakan tradisi siraman air kembang yang menambah semaraknya suasana. Kegiatan Korps Raport kenaikan pangkat tetap menggunakan Protokol Kesehatan dengan memakai Masker dan menjaga jarak.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya SIK, para Pejabat Utama Polres Kotamobagu, Perwira dan Brigadir serta ASN Polres Kotamobagu. (guf)

Soal Jam Operasional, Wawali Pantau Aktivitas Pasar Tradisional

Wawali Nayodo Koerniawan saat berdialog dengan pedagang Pasar Serasi.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, turun memantau aktivitas pasar tradisional terkait jam operasional, Selasa (30/6).

Menurut Wawali, telah beredar kabar informasi bahwa di Pasar Serasi jam operasional tutup jam 13.00 wita, sementara di Pasar 23 Maret jam opersional tutup jam 15.00 wita.

“Sehingga kita memantau langsung dan berdialog dengan pedagang Pasar Serasi bahwa jam tutup operasional yakni jam 15.00 wita, sama dengan jam tutup operasional di pasar 23 maret,” tegasnya.

Wawali berharap, untuk pedagang yang berjualan sebelum masuk jam penutupan pasar pada pukul 15.00 Wita, agar sudah mengemasi barang dagangannya. “Sehingga jam 15.00 wita benar-benar sudah tidak ada lagi aktifitas jual beli dipasar serasi,” pungkasnya. (guf)

Sampaikan 10 Tuntutan, Massa PRD Audiens bersama Wawali

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat audiens bersama massa PRD di Aula Kantor Pemkot.

ZONA KOTAMOBAGU – Puluhan massa mengatasnamakan Persatuan Rakyat Demokratis (PRD) Kotamobagu, menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kotamobagu dan Kantor Pemerintah Kotamobagu, Selasa (30/6).

Usai melakukan aksi di gedung wakil rakyat, para pengunjuk rasa bertolak ke Kantor Wali Kota Kotamobagu dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan mengelar audiens. Dalam audiens para pengujuk rasa menyampaikan 10 tuntutan, diantaranya meminta ganti rugi semua beras yang ada dalam bantuan, transparansi anggaran, Rapid Test harus ada kejelasan, Rapid Test disubsidi jika point tiga tidak terpenuhi, usulan untuk bantun UMKM.

Selain itu, subsidi bagi pelajar SD/SMP, menggratiskan surat keterangan sehat, menarik kembali himbauan covid-19 yang tidak sesuai regulasi, pemerataan bantuan BLT dan BST, dan menyederhanakan prosedur administrasi surat keterangan perjalanan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, mengatakan dari hasil audiens bersama para mahasiswa aksi, telah menghasilkan beberapa persetujuan untuk membuat nota kesepahaman. “Pemerintah juga meminta para mahasiswa peserta aksi juga untuk turut mengawal dan mengawasi menyangkut bantuan-bantuan sosial yang diserahkan Pemerintah Kotamobagu,” kata Nayodo.

Menurutnya, dari audiens tersebut ada beberapa masukan yang diberikan dan nantinya akan dibahas dan dipertimbangkan. “Seperti menyangkut Rapid Test bagi Mahasiswa yang nantinya akan pulang ke daerah asal, jika nanti ada anggaran yang mencukupi kenapa tidak untuk kepentingan para Mahasiswa kembali melakukan studi itu digratiskan,” terangnya.

Setelah melakukan audiens bersama Wakil Walikota Kotamobagu, para Mahasiswa peserta aksi membubarkan diri dengan tertib. (*/guf)

Kotamobagu Masih Rawan Terapkan New Normal

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan tatanan hidup baru atau new normal di Kota Kotamobagu nampak belum bisa dilakukan. Pasalnya, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 makin bertambah.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot. “Melihat kondisi saat ini Kota Kotamobagu masih sangat rawan untuk menerapkan New Normal, karena makin hari makin bertambah kasus covid-19 di kota Kotamobagu,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu ini.

Menurutnya, dalam menuju ke tatanan hidup baru atau New Normal ini seluruh stakeholder bersama masyarakat harus benar-benar mempersiapkan diri. “Menghadapi new normal, kita harus memastikan trend kasus baru covid-19 melandai atau stabil dalam beberapa periode tertentu. Pemutahiran data yang terkait kesiapan semua sektor dalam menerapkan new normal kemudian kebijakan tidak bisa satu untuk semua, tetapi harus memperhatikan kesiapan dari semua sektor termasuk infrastruktur Dinas Kesehatan,” terangnya. (guf)

Polres Boltim Launching Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara

Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar disaksikan Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK saat menanam bibit jagung dalam Launching Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur.

ZONA BOLTIM – Dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 mulai dari tingkat paling bawah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Polres Boltim resmi me-launching program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur, Kecamatan Modayag, Senin (29/6).

Hadir dalam peresmian, Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, Wakapolres Boltim, Kompol Muhammad S. Manoarfa SSos, Mewakili Dandim 1303 Bolmong, Mayor Inf Burhan, Sekda Boltim, Sonny Waroka, Asisten 1, Priyamos, Asisten 2, Ramlah Mokodompis, Asisten 3, Djainudin Mokoginta, Kadis PMD, Uyun Pangalim, Kadis Kesehatan, Eko Marsidi, Kadis Pertanian, Mat Sunardi, Camat Modayag, Sukaryanto Sudikrom, Kapolsek Modayag, Iptu Suradiman, Kapolsek Kotabunan, Kompol Rulie Suhendi Djam, Kapolsek Nuangan, Iptu Agus Sumadik, Kepala Puskesmas Modayag, dr Randi Permadi, para Sangadi dan Aparat Desa Se-Kecamatan Modayag, para Anggota Koramil Modayag, anggota Polres dan Polsek Modayag, serta Masyarakat Liberia Timur.

Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kampung Tangguh Nusantara ini merupakan program Kapolri yang pelaksananaannya bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa. Dengan adanya penyebaran virus Covid-19, maka Polri dalam hal ini melakukan satu terobosan dalam rangka memutus atau mencegah penyebaran virus corona. “Tujuan pembentukan Kampung Tangguh Nusantara ini juga untuk mendorong warga masyarakat agar mereka melakukan satu kegiatan-kegiatan demi untuk memutus mata rantai Covid-19. Diantaranya yaitu tangguh keamanan, tangguh kesehatan, dan tangguh ketahanan pangan yang tujuannya memutus rantai Covid-19,” kata Kapolres.

Kapolres juga berharap, kepada pemerintah desa dan masyarakat agar selalu membangun sinergitas demi menciptakan suasana yang kondusif dan aman. “Polri akan selalu hadir ditengah masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 belum berakhi,” harapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar, sangat mengapresiasi pencanangan Kampung Tangguh Nusantara di desa Liberia Timur oleh Polri khususnya Polres Boltim. “Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bagi masyarakat Boltim. Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan terima kasih kepada Polri khususnya Polres Boltim yang telah menunjuk desa Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara,” ujar Sehan.

Sangadi Desa Liberia Timur, Sudarno Mislan saat memberikan sambutan didampingi Bhabinkamtibmas, Brikpa Hijrah Arafat Mamonto dan Babinsa, Serda Eko Sofyan Hadi.

Sangadi Liberia Timur, Sudarno Mislan, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pemerintah dan masyarakat Desa Liberia Timur merasa bangga dan terhormat atas ditunjuknya sebagai Kampung Tangguh Nusantara. “Pemèrintah dan Masyarakat Siap membantu dan melaksanakan pprogram dari Polri dalam hal ini Polres Boltim. Dan semoga program ini bisa bermanfaat dan memberikan berkah bagi desa kami di liberia timur agar Kami tetap tangguh dan kuat dalam ketahanan pangan. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Liberia Timur mengucapkan banyak terima Kasih kepada Kapolres Boltim yang telah menjadikan Desa Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan launching Kampung Tangguh Nusantara di Desa Liberia Timur, diawali gunting pita oleh Bupati Boltim didampingi Kapolres Boltim sekaligus penyerahan Bantuan Bibit jagung, pala, kelapa, cabai, dan benih ikan air tawar, kemudian dilanjutkan kegiatan pelepasan benih ikan air tawar, peninjauan UKM (Usaha Kecil Menengah), penanaman benih jagung serta peninjauan peternakan jenis sapi. (gufran)

Minat Rak Bunga Minimalis? Di Sini Tempatnya…

Delly Kawulusan saat membuat rak bunga minimalis pesanan konsumen dari Manado.

ZONA EKONOMI – Pandemi Covid-19 tak menjadi penghalang bagi warga untuk mengasah kreativitasnya. Delly Kawulusan, warga Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, berkreasi dengan memanfaatkan sisa besi di bengkelnya dijadikan rak bunga minimalis yang bisa diletakkan di dalam maupun di luar rumah.

“Awalnya, saya membuat hanya untuk tempat pot bunga di rumah. Namun karena banyak ibu-ibu yang suka mengoleksi bunga di rumah mereka saat ini, saya mencoba menawarkan beberapa desain rak bunga, Alhamdulillah langsung banyak peminat,” kata Delly yang juga pemilik bengkel Bandung Knalpot.

Harga rak bunga buatannya ditawarkan beragam, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp900 ribu, tergantung bentuk dan tingkat kerumitan pembuatannya. “Selain dari Kotamobagu ada juga pemesan dari Manado. dalam sehari 3 sampai 4 rak bunga bisa selesai kami kerjakan,” ucapnya.

Tak hanya sendiri, Delly juga memiliki dua karyawan bertugas merakit besi sebagai bahan rak pot bunga. “Selain memilih bentuk gambar yang sudah kami siapkan, pelanggan juga bisa membawa gambar sendiri, nanti kita buatkan di sini,” pungkasnya.

Bagi warga yang berminat rak pot bunga minimalis terbuat dari bahan dasar besi ini, bisa langsung mendatangi tempat pembuatan di Bengkel Bandung Knalpot tepat di Depan SPBU Moyag Tampoan. Atau bisa menghubungi langsung di nomor whatsapp, 085757538046. (guf)

Penyaluran BLT Dandes Diperpanjang Sampai September, Tiap Penerima Dapat 300 ribu per Bulan

Rum Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Dandes), diperpanjang hingga tiga bulan ke depan atau sampai September mendatang.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow, mengatakan penyaluran BLT Dandes untuk tiga bulan selanjutnya, yakni Juli, Agustus dan September mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor: 50/PMK.07/2020 tentang perubahan kedua atas PMK nomor: 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan Dana Desa, yang ditindaklanjuti dengan Perwako Nomor 26 Tahun 2020 dan Perwako tindak lanjut Permendesa nomor 7 Tahun 2020.

“Tiap (KK) penerima akan mendapatkan 300 ribu per bulan selama tiga bulan (Juli, Agustus, September),” katanya.

Penerima BLT Dana Desa di Kota Kotamobagu sebanyak 893 Kepala Keluarga (KK) dengan total anggaran yang diterima sebesar Rp1.607.400.000. “Jumlah penerima di tiga bulan selanjutnya tetap mengacu pada draf sebelumnya. Tapi bisa saja ada perubahan apabila ada ketentuan untuk perubahan (bertambah atau berkurang),” tambahnya.

Mengenai penyaluran BLT Dandes untuk Bulan April, Mei dan Juni, ia mengungkapkan sudah hampir selesai. Tinggal satu desa saja yang akan dicairkan Jumat (26/6) besok. “Tinggal satu desa. Terakhir besok di Desa Moyag penyaluran Bulan Juni,” ujarnya. (guf)

Bertambah 2, Total Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kotamobagu menjadi 22 Kasus

Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Kotamobagu saat mengumumkan data terbaru pasien terkonfirmasi positif tertanggal 28 Juni 2020.

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu kembali mengumumkan data terbaru pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (28/6).

Juru bicara gugus tugas, dr Tanty Korompot, menyampaikan dari hasil rilis gugus tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara tertanggal 27 Juni 2020, bahwa Kota Kotamobagu ketambahan 2 orang positif.

“Pasien ke-21 adalah laki-laki usia 34 tahun berasal dari Kelurahan Upai, merupakan pelaku perjalanan dari Kalimantan yang melakukan pemeriksaan Swab mandiri di laboratorium Prodia. Dan pasien ke-22 adalah perempuan usia 25 tahun asal desa Guaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Pasien tersebut merupakan hasil penjaringan melalui rapid test yang dilakukan oleh dinas kesehatan Kotamobagu di Pasar 23 Maret,” ujar dr Tanty.

Dengan adanya ketambahan kasus positif ini, tim surveilans Dinas Kesehatan Kotamobagu lagi melakukan kontak tracing dari dua pasien tersebut. “Saat ini data Covid-19 Kota Kotamobagu yang terkonfirmasi positif berjumlah 12 orang. ODP 3 orang, PDP 5 orang (tiga dirawat di RSUD Kotamobagu, 1 dirawat di RSUP Kandou, dan 1 dirawat di RS Bhayangkara Manado). Sementara untuk pelaku perjalanan sebanyak 3.013 orang dan pelaku perjalanan dalam pemantauan 168 orang. Sampai saat ini jumlah total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Kotamobagu adalah 22 kasus, sembuh 9 orang dan meninggal 1 orang,” terangnya. (guf)

Diikuti 10 ASN, BKPP Gelar Ujian Dinas

Ujian dinas untuk penyesuaian ijazah yang diselenggarakan BKPP.

ZONA KOTAMOBAGU – 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mengikuti ujian dinas untuk penyesuaian ijazah yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Senin (29/6).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPP, Sarida Mokoginta, mengatakan peserta ujian dinas tersebut adalah ASN dari berbagai golongan dan sudah dinyatakan memenuhi syarat. Rinciannya; 3 ASN tingkat satu, 5 ASN tingkat dua dan 3 lainnya untuk penyesuaian ijazah. “Kegiatan ini dilaksanakan dua hari (hari ini dan besok),” katanya.

Di hari pertama pelaksanaannya, peserta ujian dinas mengikuti tes tertulis. Sedangkan di hari kedua, tiap peserta akan memaparkan atau presentase makalah. “Ujian dinas untuk tingkat 1 adalah untuk peralihan golongan III ke golongan IV. Begitu juga tingkat 2, peralihan dari golongan II ke golongan III,” ungkapnya.

“Ini juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kotamobagu dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan,” tambahnya. (guf)