Beranda blog Halaman 420

Pansus DPRD ‘Maraton’ Bahas LKPj Wali Kota

PANITIA Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Kotamobagu 2019, telah mengundang secara bergilir 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkot Kotamobagu.

Ke- 37 OPD ini digilir Pansus LKPj bentukan DPRD Kotamobagu hanya dalam kurun waktu sepekan sejak mereka bekerja. Mereka bekerja siang dan malam.

OPD yang telah digilir di ataranya, Dinas Pendidikan, Inspektorat, Bagian Hukum, Bagian Kesra, Dinas Capil, Kantor Kesbangpol, Bagian Humas dan Protokol, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bagian Pemerintahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, termasuk Sekertariat DPRD Kota Kotamobagu.

Ketua Pansus LKPJ, Agus Suprijanta mengatakan, Pansus mengundang ke- 37 OPD dalam waktu sepekan ini, membutuhkan energi dan kekompakan personil Pansus.

Bahkan mereka bekerja siang malam, meski dalam keadaan menjalankan ibadah puasa dan dibawa bayang-bayang Covid-19.

“Saya mengapresiasi kawan-kawan pansus termasuk staf di DPRD yang siap kapan saja mendampingi pansus, bahkan hingga menjelang sahur,” ucap Ketua DPC Hanura Kotamobagu ini, Senin (4/5).

“Masih ada beberapa OPD yang belum Pansus undang. Namun Insya Allah dalam waktu dekat ini semua OPD sudah selesai,” kata Agus yang juga ketua Komisi I DPRD Kotamobagu ini. (Advertorial)

Abon Ikan Aba’ Kadabra Beromset Ratusan Ribu per Hari

ZONA EKONOMI – Lutfy Syawie, warga Kelurahan Gogagoman, mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan abon ikan. Omset yang ia dapat dalam sehari mencapai ratusan ribu rupiah dari usaha yang ia beri nama Aba’ Kadabra itu.

“Awalnya hanya untuk konsumsi keluarga, kemudian coba-coba menjualnya. Alhamdulillah banyak peminat,” katanya.

Abon ikan ia jual dengan harga yang bervariasi. Ada Rp15 ribu, Rp25 ribu dan Rp50 ribu. “Alhamdulillah dalam sehari bisa 10 sampai 15 mika yang terjual,” ujarnya.

Bagi yang hendak memesan abon ikan, bisa menghubunginya melalui whatsapp melalui nomor 082190638091. (guf)

Disdagkop-UKM Data UKM Terdampak Covid-19

Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) mendata Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Kotamobagu yang terdampak Pandemi Covid-19.

Kepala Disdagkop-UKM, Herman Aray, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan UKM yang terdampak pandemi ini. “Semua pastinya terdampak pandemi ini. Saat ini kami sedang dalam pendataan UKM yang terkena dampak,” ujar Aray.

Selain pendataan dari Disdagkop-UKM, lanjut Aray, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga mengundang para pelaku UKM yang debitur di bawah Rp10 Juta.

“Ada juga dari kementerian koperasi lewat provinsi bahwa UKM debitur yang dibawah 10 juta sudah diundang, mereka tinggal menunggu tahapan selanjutnya,” tukasnya. (guf)

Penyaluran BLT Dandes Tunggu Hasil Musdes

Rum Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Dandes) akan segera disalurkan. Tiap Kepala Keluarga (KK) penerima akan mendapatkan Rp600 ribu.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dinas PMD, Rum Mokoagow, penerima BLT adalah hasil pendataan yang dilakukan relawan berbasis RT (rumah tangga), kemudian digelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk validasi dan finalisasi. “Setelah di Musdes-kan kemudian ditetapkan dalam peraturan sangadi (kepala desa), setelah itu diajukan ke camat mewakili wali kota untuk pengesahan,” kata Rum.

Lanjutnya, saat ini 15 desa di Kotamobagu sedang dilakukan tahap pendataan dan ada juga desa yang sudah dalam tahap Musdes. “Desa yang sudah melakukan Musdes yakni, Desa Kobo Kecil, Bungko dan Poyowa Besar satu. Sementara untuk desa lainnya yang sudah Musdes kita masih pantau, karena yang dampingi langsung di lapangan baik pendataan dan Musdes itu pendamping profesional desa,” tuturnya.

Ia berharap, tahapan pendataaan dan Musdes di tingkat desa secepatnya sudah terlaksana agar penyaluran BLT juga bisa dipercepat kepada warga yang terdampak ekonomi akibat pembatasan aktifitas selama masa Pandemi Covid-19. “Sesuai Permendesa untuk pagu dana desa Rp800 juta sampai Rp1,2 miliar maksimal 30 persen. Kemudian diatas Rp1,2 miliar maksimal 35 persen,” sebutnya. (guf)

Pencarian Korban Diduga Hanyut di Sungai Ilanga Pangkusa Masih Berlanjut

Tim SAR melakukan pencarian korban yang diduga hanyut di Sungai Ilanga, Pangkusa.

ZONA BOLMUT — Pencarian terhadap orang yang diduga hanyut di Sungai Ilanga, Pangkusa, terus dilakukan Tim Search and Rescue (SAR) sejak Sabtu (25/4).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Viktor Nanlessy, korban yang diduga hanyut itu bernama Manaf Ibarahim (22), warga Desa sangkub IV.

“Kronologinya, sebelum kejadian korban bersama saudaranya hendak mengambil rakit di seberang sungai Ilanga Pangkusa, dengan berpegangan pada tali. Namun naas baginya, ia terlepas dari pegangan dan langsung tenggelam. Saudaranya yang berada disitu tidak sempat menolong karena kondisi arus sangat deras,” ungkapnya.

Saat ini Tim SAR masih melakukan pencarian. “Dari lokasi tenggelam hingga menyusuri sungai, namun sampai saat ini koban belum ditemukan. Kuat dugaan korban terseret arus dan menjauh dari lokasi tenggelam,” ujarnya. (Rendi)

Pandemi Covid-19, Giat Petani Menanam Tanaman Pangan Meningkat

Pihak Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu saat meninjau kebun cabe petani Matali beberapa waktu lalu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pandemi virus corona belum memberi dampak terhadap sektor pertanian di Kota Kotamobagu. Sebaliknya, giat petani untuk menanam tanaman pangan justru meningkat.

“Sejauh ini belum ada efek di sektor pertanian. Justru petani kita lebih giat dalam menanam,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Ramjan Mokoginta.

Ia mengungkapkan, pihaknya terus memantau produksi tanaman pangan seperti jagung dan padi, serta bawang merah dan cabe.

“Masyarakat juga kita harapkan untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangan dalam menanam tanaman pangan. Apalagi kondisi seperti ini (pandemic virus corona) yang belum kita ketahui kapan akan berakhir,” ujarnya. (guf)

Positif Covid-19 Bolmut Pernah Berkunjung di Daerah Transmisi lokal

Konferensi pers Tim Gugus Tugas Bolmut.

ZONA BOLMUT – Tim gugus tugas Covid 19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengumumkan ada 1 ketambahan pasien positif Covid dan kini menjadi 45, Kamis (30/4) kemarin.

1 pasien berumur 46 Tahun berasal dari Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di wilayah kelurahan Bintauna.

Hal ini dibenarkan oleh Tim Gugus Tugas Bolmut. Penyampaian langsung oleh Bupati Drs Depri Pontoh saat konferensi pers di ruang rapat Dinkes, Jumat (1/5). Ada perubahan status dari sebelumnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) kini positif Covid 19. “Pasien tersebut tidak mempunyai riwayat kontak erat dengan yang positif, hanya saja dirinya pernah menjemput sejumlah santri yang sebelumnya berada di wilayah/daerah transmisi lokal,” ungkapnya.

Lanjutnya, ini merupakan hasil swab pertama dan pasien langsung dinyatakan positif. “Pasien sekarang masih di isolasi di RSUD Tomoagu Bolmut dengan status positif.

Bupati mengimbau kepada keluarga pasien agar tidak berkecil hati, dan kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan. Harus diberi support agar pasin lebih cepat sembuh “harap Bupati. (Rendi)

Penyaluran BLT Dandes Tunggu Verifikasi DPMD

Rum Mokoagow

ZONA, KOTAMOBAGU — Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Dandes) akan segera disalurkan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD, Rum Mokoagow.

Menurutnya, penyaluran BLT Dandes akan dilakukan setelah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa selesai melakukan verifikasi terhadap warga yang berhak menerima.
“Saat ini kita masih dalam proses verifikasi dan pendataan calon penerima di 15 Desa se-Kota Kotamobagu. Akan dipercepat agar penyalurannya juga bisa secepatnya,” kata Rum.

Ia menerangkan, proses verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan para calon penerima BLT adalah orang yang benar-benar layak menerima. “Jadi kami turun langsung di lapangan melakukan verifikasi agar bantuan tersebut tepat sasaran,” terangnya.

Nama-nama penerima akan disahkan oleh Wali Kota Kotamobagu didelegasikan ke Camat. “Nah disini akan dicek kembali. Selain itu, ada juga Monev (monitoring dan evaluasi) dari BPD dan Inspektorat,” ujarnya.

Setelah itu, verifikasi dilanjutkan dengan musyawarah di tingkat desa dengan melibatkan BPD, Tokoh Masyarakat, Toko Agama dan Pemuda. Penyaluran paling lambat minggu pertama bulan Mei. “Setiap Kepala Keluarga (KK) akan menerima 600 ribu rupiah, nama-nama yang menerima BLT adalah mereka yang tidak masuk sebagai penerima PKH, bukan penerima BPNT dan memiliki kartu prakerja,” sebutnya. (guf)

Topang Ekonomi Keluarga, Bisnis Kue Donat Mama Nay Terus Berkembang

Kue Donat

ZONA KOTAMOBAGU – Dina Potabuga, warga Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat, menjadikan kue donat sebagai peluang usaha. Usaha yang ia jalankan sekira lima bulan lalu itu terus berkembang sampai saat ini.

“Awalnya hanya coba-coba, kemudian saya coba posting di FB (Facebook) dan ternyata banyak yang berminat. Dari situ saya melanjutkan usaha ini,” katanya.

Mama Nay – sapaan akrabnya – memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan usahanya itu. “Sampai sekarang banyak yang memesan. Harganya 10 per paket. Alhamdulillah omset sehari bisa sampai 200 hingga 300 ribu,” sebutnya.

Usaha kecil yang ia jalankan itu cukup menopang perekonomian keluarganya. “Alhamdulillah hasilnya cukup lumayan. Bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Bagi yang ingin memesan donat buatan Mama Nay, bisa menghubungi nomor 089698024728. (guf)

DPRD Gelar Paripurna LKPj Bupati Tahun 2019

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggjungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2019, Kamis (30/4).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Welty Komaling didampingi Wakil Ketua Sukron Mamonto dan Abdul Kadir Mangkat, serta diikuti para anggota DPRD. Dalam pelaksanaannya, DPRD Bolmong menerapkan physical distancing dan mengenakkan masker sebagaimana protokol pencegahan Covid-19.

Ketua DPRD, Welty Komaling, mengatakan LKPj kepala daerah wajib disampaikan ke DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Hal itu merupakan amanat peraturan perundang-undangan.

“Secara normative, LKPJ memiliki arti penting bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini dimaksudkan untuk peningkatan efisien, efektivitas, produktivitas, dan akuntabilitas penyelenggara pemerintah daerah melalui fungsi pengawasan DPRD,” kata Welty.

Ketua Pansus, Supandri Damogalad, mengungkapkan fungsi pengawasan DPRD salah satu wujud dalam bentuk pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan Pemda. DPRD dalam melakukan pembahasan LKPJ Bupati mengacu pada Pasal 20 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan daerah.

Lanjutnya, DPRD pada Selasa (22/4) telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna melakukan pendalaman dan pengkajian LKPj Bupati Tahun 2019. “Selain itu DPRD juga melakukan perumusan rekomendasi sebagai bagian dari keputusan DPRD dalam rangka perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” terangnya.

Pansus melahirkan sejumlah rekomendasi atas LPKj Bupati Tahun 2019. Rekomendasi itu dikeluarkan untuk ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bolaang Mongondow. (guf)