Beranda blog Halaman 423

Ketua Fraksi PKB Ajak Masyarakat Doakan Kesembuhan Pasien Covid-19

Jusran Mokolanut

ZONA POLITIK – Tim Satgas Covid-19 Kota Kotamobagu Kamis (23/04) mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kota Kotamobagu. Dari 12 pasien yang awalnya sudah dirapid test, ada 5 pasien dinyatakan positif terpapar virus corona sesuai hasil swab test.

Menanggapi itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kotamobagu, Jusran Mokolanot, berharap agar masyarakat tidak mengucilkan pasien dan keluargnya. “Mari kita berikan semangat saudara-saudara kita yang kena cobaan positif corona untuk terus semangat sampai sembuh. Jangan kucilkan mereka dan keluarganya,” ujar aleg 3 periode ini.

Ia juga mengimbau kepada warga Kota Kotamobagu, untuk saling membangun solidaritas sosial. “Mari kita bahu membahu bergotong royong lawan virus covid 19, yang punya kelebihan bantu tetanggamu terdekat, Yang kaya bantu yang kurang. Mari kita saling menguatkan,” tutupnya. (guf)

Tiga Tenaga Medis Reaktif Rapid Test

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kotamobagu, mengumumkan tiga tenaga medis reaktif berdasarkan hasil rapid test.

ZONA KOTAMOBAGU – Selain mengumumkan 1 pasien terkonfirmasi Covid-19 hasil swab test, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu juga menginformasikan penambahan kasus reaktif berdasarkan hasil rapid test, Jumat (24/4) malam.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Kantor Wali Kota, juru bicara penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Tanty Korompot, mengumumkan ada tiga tenaga medis reaktif rapid test.

“Ada tiga tenaga medis yang reaktif setelah dilakukan rapid test. Sampel akan dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan swab,” ujar Tanty.

Dengan adanya tiga tenaga medis yang reaktif rapid test, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar ikut berperan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kotamobagu. “Berikan informasi yang benar kepada petugas medis saat memeriksakan diri. Tetap disiplin dengan senantiasa menerapkan physical distancing atau jaga jarak, rajin cuci tangan, menjaga pola hidup bersih dan sehat serta olahraga teratur,” pungkasnya. (guf)

Breaking News: Kotamobagu Ketambahan 1 Pasien Positif Covid-19

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif korona hasil swab test.

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu ketambahan 1 Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) berdasarkan hasil swab test. Total sudah 6 pasien positif Covid-19.

“Satu warga Kotamobagu ini tercatat pasien 011 kontak erat 07,” ungkap juru bicara penanganan Covid-19, Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot, Jumat (24/4) malam.

Sebelumnya Kamis (23/4), Tim Gugus Tugas mengumumkan 5 warga Kotamobagu positif Corona. Lima warga Kotamobagu ini terdiri dari pasien 01 Mongkonai, 05 Mogolaing, 07 Mogolaing, 08 Mogolaing dan 10 Mogolaing. Ketiga positif memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, sementara dua warga memiliki kontak erat dengan pasien positif lainnya. (*)

Pemkot Kaji Rencana Usulan PSBB ke Kemenkes

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) tengah melakukan kajian terhadap pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat, setelah 5 warganya terkonfirmasi positif Covid-19 melalui pemeriksaan swab.

“Saat ini kami sedang membahas sejauh mana kesiapan kita untuk pengajuan PSBB di wilayah Kota Kotamobagu. Kami ingin melakukan kajian yang komprehensif dan terukur sebelum mengajukan usulan,” ujar Wali Kota Tatong Bara, Kamis (23/4), di Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Sejak 7 warga Kotamobagu reaktif positif Covid-19 melalui rapid test pekan lalu, saya sudah meminta Tim Gugus Tugas mempelajari kemungkinan pengajuan PSBB, dengan mempertimbangkan peningkatan jumlah kasus yang ada, maupun kajian epidemiologis-nya. Kami sudah membahas ini sebelum 5 warga terkonfirmasi positif hari ini. Kriteria dalam PSBB cukup ketat, mulai dari jumlah kasus dan kematian yang meningkat tajam, penyebaran yang mulai meluas ke beberapa wilayah melalui transmisi lokal, serta terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah lain,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga harus menyiapkan beberapa informasi pendukung yang harus dipenuhi dalam pengajuan ke pemerintah pusat dalam hal ini ke Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

“Informasi kesiapan daerah dalam penyediaan kebutuhan hidup dasar masyarakat, fasilitas kesehatan, ketersediaan anggaran dan operasional jaring pengaman sosial, serta aspek keamanan dan perekonomian daerah, juga harus disampaikan bersama kriteria yang ada,” ucap wali kota.

Dirinya juga menambahkan data dan informasi yang menjadi kriteria ini harus benar-benar disajikan secara terukur agar bisa disetujui oleh pemerintah pusat.

“Sudah banyak daerah yang ditolak pangajuannya karena tak bisa memenuhi kriteria yang ditentukan, sementara jumlah kasus di daerah-daerah tersebut juga sudah tergolong cukup mengkhawatirkan. Gorontalo misalnya yang sudah memiliki kasus 12 pasien berstatus positif Covid-19, tapi masih ditolak oleh pemerintah pusat. Saat ini di kita 5 pasien berstatus positif, 6 pasien dalam pengawasan (PDP), serta 14 orang dalam pemantauan (ODP). inilah yang harus kita kaji dan persiapkan dengan matang. Kriterianya harus bisa terpenuhi agar nantinya usulan kita bisa disetujui,” ungkapnya.

Selain penyedian data dan informasi, pemerintah daerah juga harus melakukan kajian terhadap berbagai aspek, mulai dari masalah sosial, ekonomi, maupun keamanan, terutama kemampuan ketersediaan anggaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak langsung selama penerapan PSBB.

“Ketika PSBB ditetapkan, maka akan ada pembatasan terhadap berbagai aktifitas masyarakat, mulai tempat kerja yang tutup, pembatasan kegiatan sosial, keagamaan, aktifitas di tempat umum, maupun transportasi,” ungkap wali kota.

Berdasar data yang ada, di beberapa daerah yang telah menetapkan PSBB ternyata penambahan kasus tetap terjadi setiap harinya. Hal ini juga menjadi salah satu bahan kajian pemerintah kota.

“Penerapan PSBB pun belum merupakan jaminan bahwa jumlah kasus akan mulai berkurang. Kita bisa melihat Jakarta, Tangerang Selatan dan Tangerang, serta beberapa daerah lainnya. Meski sudah PSBB tapi hampir setiap hari ada penambahan kasus baru, ini juga patut dijadikan pertimbangan, karena pada dasarnya semua kembali ke masyarakat, terutama bagaimana mereka disiplin dan menaati protokol Covid-19,” ucap wali kota. (guf)

Pacu Pembahasan LKPj, Pansus Minta SKPD Proaktif

ZONA POLITIK – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun 2019, memacu pembahasan bersama mitra kerja. Masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) digilir untuk membahas dokumen pertanggungjawab kepala daerah tahun anggaran 2019. Pimpinan SKPD termasuk para kepala bidang dan pelaksana kegiatan di tiap SKPD dihadirkan dalam pembahasan.

“Target kita secepatnya bisa selesai, dan setelah itu langsung diparipurnakan,” kata Ketua Pansus, Supandri Damogalad.

Pembahasan LKPj yang dilakukan Pansus DPRD tetap memperhatikan anjuran pemerintah mengenai physical distancing dan menggunakan masker. “Pandemi virus corona saat ini tak mempengaruhi kerja-kerja kita di DPRD Bolmong. Termasuk pembahasan LKPj ini yang terus kita pacu agar bisa segera diparipurnakan,” tambahnya. (guf)

Ini Susunan Pansus DPRD Kotamobagu yang Akan Membahas LKPj Wali Kota Tahun 2019

Agus Suprijanta

ZONA POLITIK — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tahun 2019. Ketua Pansus terpilih adalah Agus Suprijhanta dari Fraksi Hanura, dan Novie Reggie Manoppo dari Fraksi Demokrat.

Pengangkatan Ketua Pansus berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimpinan DPRD Kota Kotamobagu nomor 31 Tahun 2020 yang dibacakan Sekretaris Dewan (Sekwa), Agung Adati, pada sidang paripurna penyampaikan LKPj wali kota, Kamis (23/4)

Ketua Pansus, Hi Agus Suprijanta, mengatakan semua personil Pansus akan bekerja maksimal. “Kami dari Pansus LKPJ, meminta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu agar dapat menghadirkan pejabat terkait jika diundang Pansus,” katanya.

Susunan Tim Pansus LKPj Wali Kota Tahun 2019

Ketua :  Hi Agus Suprijanta

Sekertaris : Novi Regie Manoppo

Anggota:

Adrianus Mokoginta

Anugrah Begie Gobel

Ahmad Sabir

Steward Adhityo Pantas

Eka Sartika Mashoeri

Fahrian Mokodompit

Yosi Samad

Hi Suryadi Baso

(Sumber: Sekertariat DPRD Kota Kotamobagu)

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPj Wali Kota

ZONA POLITK — DPRD Kota Kotamobagu menggelar paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat I penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali kota Tahun 2019, Kamis (23/4).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Meiddy Makalalag, didamping Wali Ketua Syarif Mokodongan dan Herdy Korompor, serta diikuti para anggota DPRD, dan dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan bersama pejabat di lingkungan Pemkot Kotaobagu.

Pelaksanaan paripurna tersebut menerapkan physical distancing dan menggunakan masker sebagai bagian dari upaya penyebaran Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, semua fraksi di DPRD, masing-masing; Fraksi PKB, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Hanura, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Nasdem, menerima LKPj untuk dibahas ke tahap selanjutnya.

“Enam fraksi sepenuhnya menerima dan selanjutnya akan membahas draft LKPj mekanisme. Kami sampaikan, terima kasih kepada jajaran eksekutif dan legislatif baik  hadir maupun melalui vidio conference,”  kata Meiddy. (guf)

Jelang Paripurna LKPj Wali Kota, Gedung DPRD Disemprot Disinfektan

PENCEGAHAN penyeberan Corona virus disease 2019 atau Covid-19 di Kota Kotamobagu terus dilakukan. Tak hanya pemerintah dan masyarakat, namun juga kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu juga ikut dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mencegah virus tersebut.

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Pencegahan Covid 19, penyemprotan cairan disinfektan di ruang paripurna tersebut, dilakukan sebelum pelaksanaan Rapat Paripurna Penyampaian Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun 2019, Kamis (23/4).

“Ruangan Paripurna kita sterilkan dulu dengan cairan disinfektan sebelum paripurna LKPj wali kota tahun 2019,” ujar Sekretaris DPRD, Moh Agung Adati.

Rapat Paripurna kali ini dilakukan secara Virtual dan Fisik. Jadi, ada yang hadir secara fisik, sementara yang lain mengikuti rapat paripurna lewat video conference.

Selain itu dilakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap peserta rapat yang hadir di ruang paripurna dengan tetap memperhatikan physical Distancing. (Advertorial)

Begini Pernyataan Wali Kota Terkait 5 Warga Kotamobagu Positif Covid-19

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota, Tatong Bara, memberi pernyataan terkait lima warga Kota Kotamobagu yang terkonfirmasi positif Covid-19 di tengah situasi menyambut bulan suci ramadhan.

Berikut pernyataan wali kota:

1. Atas nama pribadi dan keluarga, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu saya mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H/2020 kepada seluruh kaum muslimin dam muslimat di Kota Kotamobagu. Marhaban Yaa Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa. Insya Allah segala amal ibadah kita di bulan yang penuh keagungan dan kemuliaan ini akan berlipat ganda pahalanya serta senantiasa bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.
Saya menyadari di tengah situasi mewabahnya Covid-19 saat ini, bukan hal yang mudah bagi kita sekalian untuk dapat melaksanakan ibadah puasa sebagaimana yang kita harapkan bersama. Saat ini kita semua sedang menghadapi cobaan dan musibah yang teramat berat, yang sangat membutuhkan kesadaran kita bersama untuk berupaya semaksimal mungkin memutus mata rantai penyebaran virus ini. Memasuki bulan suci Ramadhan ini, saya mengajak seluruh umat islam di Kota Kotamobagu untuk lebih meningkatkan serta memaksimalkan seluruh rangkaian ibadah kita kepada Allah SWT, sambil terus membuka hati untuk lebih peduli dan sayang kepada keluarga kita, saudara, kerabat serta orang-orang di sekitar kita. Saya sangat memahami bahwa melaksanakan ibadah puasa dengan berdiam diri di rumah saja, tentu bukan hal yang mudah dan sesuatu yang kita inginkan bersama. Namun karena situasi yang tidak memungkinkanlah yang membuat kita semua harus melaksanakannya dari rumah. Beribadah di rumah tidak akan pernah mengurangi niat, amalan dan pahala kita bersama, terlebih di tengah situasi seperti ini. Justru saat inilah kita semua harus terus meningkatkan amal ibadah kita dengan lebih khusyuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sembari memohon doa agar kiranya kita semua tetap dilimpahkan kesehatan, kekuatan, kesabaran dan ketabahan menghadapi situasi ini, senantiasa dalam lindungan-Nya, serta semoga cobaan dan musibah yang kita alami bersama saat ini kiranya bisa segera berakhir dan kita semua dapat menjalani aktifitas seperti sediakala.

2. Covid-19 bukanlah aib. Sekali lagi ini bukanlah aib yang harus disembunyikan. Hari ini 5 warga Kotamobagu yang merupakan saudara-saudara kita sedang mengalami musibah. Saya mengajak kita sekalian untuk tetap menyayangi mereka, jangan pernah menunjukkan antipati, jangan kucilkan mereka, jangan pernah melukai hati dan perasaan mereka, atau menunjukkan sikap dan perilaku yang akan melukai perasaan mereka dan keluarganya. Jangan lagi ada bahasa yang menyudutkan atau secara langsung mengatakan bahwa merekalah yang telah membawa virus ini ke daerah kita. Mari kita bantu mereka dan keluarganya, kita berikan mereka dorongan dan motiviasi untuk bangkit dan melawan virus ini. Kita doakan agar saudara-saudara kita ini senantiasa diberikan kekuatan untuk melewati ini semua dan bisa segera sembuh. Mereka adalah saudara-saudara kita semua, bagian dari kita seluruh masyarakat Kotamobagu.
Saya sangat mengapresiasi ketika beberapa waktu lalu, setelah hasil rapid test beberapa warga dinyatakan positif, banyak masyarakat secara langsung bahu-membahu memberikan bantuan kepada mereka dan keluarganya. Sebenarnya sikap dan kepedulian seperti inilah yang harus kita jaga, pelihara dan pertahankan di tengah situasi bencana seperti saat ini. Sekali lagi mari tetap kita sayangi, kita bantu dan doakan mereka agar bisa segera bangkit dan pulih kembali.

3. Saya dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu telah berkomitmen siap lahir batin untuk mengalokasikan anggaran selama penanganan Covid-19 ini, jika kemudian situasi terus berlanjut hingga Desember 2020. Kami sudah menyiapkan berbagai skenario yang jelas dan terukur untuk melakukan penanganan terhadap penyebaran virus ini, terutama penyediaan social safety net (Jaring Pengamanan Sosial) bagi masyarakat terdampak langsung dan sangat membutuhkan bantuan. Yakinlah bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu akan selalu ada untuk seluruh masyarakat Kotamobagu.
Untuk itu kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu saya minta untuk tetap tenang, jangan panik tapi tetap waspada. Mari kita tetap mematuhi Protokol Covid-19 yang sudah ditetapkan, meningkatkan kedisiplinan kita, mulai dari menjaga pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, terus menerapkan social distancing dan physical distancing, tetap di rumah, serta selalu mengikuti anjuran pemerintah. Karena tidak ada yang bisa memutus rantai penyebaran ini selain kita semua, terutama masyarakat Kotamobagu.

4. Kepada seluruh masayarakat Kota Kotamobagu sekali lagi saya minta untuk tetap menjaga rasa persaudaraan dan kebersamaan kita semua dengan tetap menjunjung tinggi falsafah Mototompiaan, Mototabian Bo Mototanoban, yang sudah mengakar kuat dan menjadi identitas kultur kita selama ini. Social distancing dan physical distancing tidak harus membuat kita jauh secara emosional, malah seharusnya lebih mendekatkan ikatan persaudaraan. Mari kita saling bantu, saling menjaga, saling berempati, saling menyayangi, saling menguatkan serta saling mendoakan.
Kepada para pihak tertentu yang masih saja terus menggiring hal ini ke ranah politik, saya minta mari kita sudahi perbedaan yang terjadi selama ini. Mari kita hentikan saling kritik dan saling menyakiti, mari hentikan kegaduhan yang hanya akan menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Kasihan masyarakat kita yang terus menerus menjadi korban. Masyarakat Kotamobagu saat ini sangat membutuhkan perhatian dan kerjasama kita semua.

5. Dan untuk saudara-saudaraku para pekerja pers di wilayah Kota Kotamobagu, saya sangat mengharapkan bantuan kalian untuk terus membangun optimisme di tengah masyarakat Kotamobagu, teruslah bangun kesadaran, kebersamaan dan soliditas serta keyakinan seluruh masyarakat bahwa kita pasti akan bisa melewati semua cobaan ini.

Hindari Kerumunan, Bupati: Safari Ramadhan Ditiadakan

Depri Pontoh

ZONA BOLMUT – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) meniadakan safari ramadhan atau tarwih keliling yang biasanya dilakukan dalam mengisi kegiatan selama bulan ramadhan. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan upaya pencegahan penyebaran pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Bupati Drs Depri Pontoh, saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (23/4), mengatakan safari ramadhan yang menjadi agenda rutin ditiadakan pada bulan ramadhan tahun ini. “Saat ini kita diperhadapkan dengan bencana sehingga harus menunda kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk dapat menghindari keramaian. “Karena sejatinya kami (Pemda) tidak pernah melarang orang untuk melakukan ibadah. Silakan saja itu hak kalian. Kami (Pemda) hanya mengimbau jangan ada kerumunan masa yang banyak, karena virus ini (covid 19) proses terjangkitnya sangat cepat. Alangkah baiknya sholat Tarwih dan Jumat di rumah saja,” imbaunya. (Rendi)