ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu (KK) siap ambil bagian dalam penyelenggaraan Legsilatif Sulut-Go Expo ke-8 Tahun 2020. Hal ini diutarakan Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat Dewan (Setwan), Khaerudin Mamonto.
Menurutnya, pekan lalu dilaksanakan rapat teknis terkait penyelenggaraan Legislatif Sulut-Go Expo yang diikuti Sekretariat Dewan se-Sulawesi Utara dan Gorontalo. “Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 3 sampai 6 Maret di Manado Town Square. Insya allah DPRD Kota Kotamboagu siap ikut kegiatan ini,” katanya.
Tema kegiatan Sulut-Go Expo tahun ini adalah ‘Wakil Rakyat Energi Baru Harapan Baru’. Sementara kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memeriahkan kegiatan itu adalah; pameran expo, talk show, forum pimpinan dewan dan anggota DPR-DPD RI, rakyat bertanya wakil rakyat menjawab serta study banding di tempat. “Kemudian ada juga beberapa kegiatan pendukung, seperti lomba fashion show baju dinas resmi pimpinan dan anggota dewan, lomba expo go talent dan catur perorangan,” ujarnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Bisnis wallpaper mulai menjamur di Kota Kotamobagu. Keuntungan besar menjadi jaminan bagi pelaku bisnis usaha tersebut.
Ika Harun, warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, adalah salah satu pebisnis wallpaper. Keuntungan yang ia dapatkan dari bisnis usaha itu cukup menjanjikan. “Alhamdulillah hasilnya cukup lumayan. Bisa untuk menambah pendapatan keluarga,” sebutnya.
Bisnis wallpaper yang dijalankannya itu sudah berlangsung beberapa tahun. Sejak awal hingga saat ini, banyak pelanggan yang datang mencari atau memesan wallpaper kepadanya. “Harganya 85 ribu untuk 10 meter,” ujarnya.
Ia mengakui, memulai bisnis tersebut awalnya hanya coba-coba. Namun secara perlahan mulai banyak pelanggan dan tetap bertahan hingga saat ini. “Wallpaper yang dijual disesuaikan dengan perkembangan jaman. Ada banyak motif yang tersedia, tergantung kemauan pemesan,” tambahnya. (gjm)
Wali Kota Tatong Bara menyaksikan penandatangan prasasti oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Tatong Bara menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow (OD-SK), atas keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam memajukan dunia pendidikan di Bolaang Mongondow Raya (BMR), khususnya di Kota Kotamobagu.
Hal itu dikatakan wali kota saat memberikan sambutan usai penandatanganan prasasti SMA, SMK dan SLB penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 se Bolaang Mongondow Raya (BMR), di SMK Cokroaminoto Kotamobagu, Senin (24/2).
“Tentu ini merupakan bukti nyata keseriusan dari bapak Olly Dondokambey dan Steven Kandouw selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dalam rangka meningkatkan fasilitas pendidikan yang ada di Bolmong Raya, demi menuju SDM unggul, Sulut hebat dan Indonesia maju,” kata wali kota.
Wali kota juga berharap, berbagai kegiatan dan pembangunan di Kota Kotamobagu akan dapat terus ditingkatkan oleh Pemprov Sulut. “Kiranya Pemprov dapat terus memperhatikan, meningkatkan serta melanjutkan berbagai pembangunan di Bolmong Raya khususnya di Kota Kotamobagu,” ujar Tatong.
Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur atas segala bantuan yang diberikan di daerah Kota Kotamobagu.
“Atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, atas saran arahan serta bantuan dana kepada Pemkot Kotamobagu dalam melaksanakan program pembangunan yang ada, termasuk bantuan pembangunan RSUD Kotamobagu yang hingga hari ini sudah 50 Miliar diserahkan Pemprov Sulut,” pungkasnya. (gjm)
Penyerahan piagam penghargaan kepada anggota Polres Kotamobagu yang breprestasi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
ZONA HUKRIM – Enam personil Polres Kotamobagu yang dinilai berprestasi dalam melaksanakan tugas kepolisian diberi piagam penghargaan. Pemberian penghargaan itu dilakukan Senin (24/2) usai apel di Lapangan Mapolres, oleh Kapolres AKBP Prasetya Sejati SIK.
Enam anggota Polres yang mendapat piagam penghargaan itu adalah; Ipda Hendrik C Runtuwarouw (KBO Sabhara Polres Kotamobagu), AIPDA Calvin J Tamalangi ( Ps Kanit Binkamsa Sat Binmas Polres Kotamobagu), Bripka I Komang Kariyasa (Ba Sat Intelkam Polres Kotamobagu), Bripka Riza Rahmat Totondeng (Ba Sat Reskrim), Bripka Mikson Katiandagho (Ba Sat Reskrim Polsek Kotamobagu) dan Brigadir Raymond C Hundo (Ba Sat Reskrim Polsek Kotamobagu).
Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, mengatakan pemberian piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, khususnya Bidang Operasional.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada personel yang telah mengukir prestasi dalam pelaksanaan tugas. Prestasi merupakan hasil dari usaha dalam pelaksanaan tugas, prestasi diapresiasi melalui pemberian penghargaan sebagai bentuk pengakuan. Ini harus jadi motivasi, sehingga prestasi dapat dipertahankan dan terus dikembangkan,” kata Kapolres.
Pemberian reward dan punishment merupakan bagian dari manajemen pembinaan SDM Polri yang diatur dalam Perkap Nomor 3 tahun 2017 tentang Pemberian Penghargaan di lingkungan Polri. Pemberian penghargaan kepada personel Polri juga didasari oleh prinsip legalitas, objektif, keterbukaan, keteladanan dan proporsional.
“Tujuan dari pemberian penghargaan sama dengan tujuan kebijakan dan strategi Polri yang berorientasi pada peningkatan kinerja, perubahan kultur dan manajemen media. Pada personel yang diberi penghargaan harus mampu menjaga dan mengembangkan penghargaan yang sudah diterima dan harus ikut berperan aktif dalam mengimplementasikan Commander Wish Kapolda Sulut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kapolres.
“Saya mengucapkan selamat kepada personel yang menerima piagam penghargaan atas prestasi dan dedikasinya dalam pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan. Pertahankan dan terus tingkatkan prestasi yang telah diraih untuk memajukan Polres Kotamobagu dan Kepolisian Republik Indonesia. Moment ini menjadi motivasi dan inspirasi kepada seluruh personel Polres Kotamobagu, bahwa pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kepolisian membutuhkan kesungguhan, perjuangan dan mendengarkan panggilan hati, dan nantinya pemberian ini akan dilakukan secara kontinyu setiap Triwulan berjalan” tambah Kapolres. (gjm)
Peserta saat mengikuti seminar ilmiah keolahragaan di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Seminar Ilmiah Keolahragaan dengan tema “Coaching clinic, tes pengukuran, budaya unggul dalam olahraga serta perkembangan dan peningkatan olahraga, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Senin (24/2).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Marham Anas Tungkagi, mengatakan dilaksanakannya seminar tersebut dalam rangka mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga serta tata cara kepelatihan bagi cabang olahraga di Kota Kotamobagu.
“Kegiatan seminar ini diawali coaching clinic selama dua hari di lapangan Kotamobagu dari tanggal 20-21 Februari yang juga diikuti peserta seminar ini,” kata Anas.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga, Hendra Mokoagow, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan seluruh guru olahraga SD dan SMP serta pelatih cabang olahraga (Cabor) sebagai peserta.
“Untuk peserta, kami bekerjasama dengan lintas OPD khususnya Dinas Pendidikan, guru olahraga tingkat SD dan SMP hingga 40 pelatih cabang olahraga se-Kotamobagu,” ujarnya.
Pelaksanaan seminar ini, kata Hendra pihaknya menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten. “Kegiatan ini digagas oleh mahasiswa Unima yang magang di Dispora, sehingga kami memfasilitasinya. Untuk pemateri, berasal dari dosen Unima dan Pemkot Kotamobagu,” jelasnya.
Selain penyegaran tentang dunia olahraga di Kotamobagu, kegiatan itu lanjut Hendra, sebagai persiapan Kotamobagu dalam mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2021 di Kabupaten Bolmong. “Kegiatan ini juga termasuk ajang pemanasan pelatih untuk siap mengikuti Porprov di Lolak nanti,” pungkasnya. (gjm)
Kepal Dispora Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi saat memberikan arahan kepada peserta seleksi Paskibraka tingkat sekolah.
ZONA KOTAMOBAGU – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini dilakukan lebih ketat dan transparan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, Senin (24/2).
“Seleksi tahun ini lebih ketat dan transparan tanpa nego-nego macam-macam. Tapi harus benar-benar yang terpilih nanti adalah 36 terbaik di Kotamobagu dan dua terbaik untuk tingkat provinsi sampai nasional,” kata Anas.
Lanjutnya, seleksi Paskibraka tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya dilaksanakan disatu tempat yakni di lapangan Gelora Ambang. Hal ini bertujuan kata Anas, untuk lebih dekat lagi dengan masyarakat seperti apa seleksi Paskibraka.
“Terutama lebih mendorong kepada para orang tua yang punya putra-putri yang saat ini anak-anak mereka ada di bangku SMP untuk ikut seleksi Paskibraka tahun depan. Ini juga lebih membuka mata masyarakat umum bahwa seleksi Paskibraka dapat dilihat langsung kelebihan dan kekurangan peserta,” sebutnya.
Ia menerangkan, dalam tahap seleksi tingkat sekolah ini, total ada 341 siswa siswi dari 16 sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Kotamobagu yang mengikuti proses seleksi Paskibraka. “Sebelum masuk ke tahapan berikut, untuk tingkat Kotamobagu kami panitia akan mengambil sedikitnya 200 peserta yang akan dilaksanakan pada bulan maret berdasarkan hasil seleksi tingkat sekolah. Terutama tinggi badan harus ideal dan itu sesuai Permenpora tentang Paskibraka. Kemudian harus paham PBB secara baik,” ujarnya.
Ditambahkan, peserta seleksi Paskibraka tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Untuk Tahun 2019 kata Anas, hanya 247 peserta yang ikut seleksi awal tingkat sekolah. Tapi tahun ini lebih dari 300 peserta.
“Kalau sudah masuk tahapan seleksi tingkat Kotamobagu, maka akan ada lagi tes tertulis, tes fisik, stamina dan wawancara. Selanjutnya akan masuk ke parade PBB yang lebih detail lagi,” pungkasnya. (gjm)
Aksi pencurian di Indomaret Boroko yang terekam CCTV.
ZONA HUKRIM – Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai melakukan penyelidikan kasus pencurian di salah satu gerai Indomaret di wilayah Boroko, yang terjadi Sabtu (22/2) sekira pukul 23.30 Wita.
Menurut Kasat Reskrim, AKP Edi Suryanto SH SIK, pihaknya merespon cepat dengan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). “Kita sudah lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Wakapolres dan saat ini telah melakukan pemeriksaan saksi saksi untuk mengungkap pelakunya,” jelasnya.
Sementara itu, Wakapolres Kompol Geri Suwandi Utiaracman, berharap bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku pencurian tersebut. “Kami pihak Polres Bomut mohon bantuan informasi dari masyarakat dan mengimbau untuk menghidupkan pengamanan di tingkat desa dan lingkungan masing – masing. Tujuannya untuk mengantisipasi berbagai bentuk tidak kriminal di wilayah ini,” ungkapnya. (Rendi)
Foto bersama panitia seleksi dan pejabat tinggi yang mengikuti uji kompetensi.
ZONA KOTAMOBAGU – Sembilan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Kegiatan itu dilaksanakan Jumat (21/2), di ruang kerja wali kota.
Ada sembilan pejabat yang mengikuti uji kompetensi untuk pengisian jabatan-jabatan eselon II B, yakni ; Asisten Administrasi Umum, Inspektur Daerah, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
“Pejabat yang ikut uji kompetensi ini semuanya definitif pada jabatannya masing-masing. Ini hanya penyegaran saja,” kata Ketua Panitia Uji Kompetensi, Sande Dodo.
Uji kompetensi itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS. Dalam Pasal 132 ayat 1, disebutkan; pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) melalui mutasi dari satu JPT ke JPT yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara pejabat pimpinan tinggi dalam satu instansi. Pejabat atau peserta yang mengikuti uji kompetensi itu adalah mereka yang menduduki jabatan paling singkat dua tahun dan paling lama lima tahun.
Uji kompetensi itu wajib dilakukan wali kota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam memutasi pejabat dari satu JPT ke JPT yang lain. Hasil uji kompetensi itu menjadi bahan pertimbangan wali kota dalam menempatkan pejabat tinggi pratama pada jabatan tertentu dengan kompetensi yang dimiliki, atau pada jabatan yang lebih rendah bahkan di non-jobkan. (gjm)
Kepala Dispora Kotamobagu saat membuka event drag race di Poyowa Kecil.
ZONA KOTAMOBAGU – Event Drag Race yang digelar di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Marham Anas Tungkagi, Jumat (21/2) pagi.
Kegiatan yang digagas oleh Muda Charaka dan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) berdirinya Muda Charaka ke 32, sekaligus ajang pemanasan jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Kepala Dispora, Marham Anas Tungkagi, menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat mensuport atas digelarnya event ini. “Ini juga sebagai bentuk peningkatan prestasi bagi generasi muda Kotamobagu. Nah, yang terpenting tentunya animo masyarakat yang begitu antusias dalam menyambut event ini. Apalagi, ini juga bekerjasama dengan UPTD pajak Kotamobagu yang turut mensuport sekaligus mensosialisasikan soal kewajiban membayar pajak kendaraan,” ujar Anas.
Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan ini juga berharap, dengan adanya sosialisasi taat bayar pajak kendaraan ini, tentunya akan mendorong peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di Kota Kotamobagu melalui bagi hasil pajak.
“Saya berharap dengan adanya event ini dapat mendorong masyarakat akan taat membayar pajak. Kemudian bagi para peserta lomba diharapkan dapat dan tetap selalu menjunjung tinggi nilai sportifitas,” harap Anas. (gjm)
Siswa SDN 2 Kotamobagu saat membagikan souvenir hasil kerajinan mereka.
ZONA KOTAMOBAGU – Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kotamobagu, ini berhasil menyulap sampah plastik menjadi souvenir menarik.
Sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2018 silam itu, membagikan hasil kerajinan siswa mereka kepada masyarakat pada kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020, yang diperingati setiap tanggal 21 Februari.
“Souvenir ini dibuat para siswa sejak kemarin. Dimana, bahan dasarnya berasal dari sampah, yang dibersihkan dan dijadikan souvenir untuk dibagikan ke masyarakat, serta mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan terus menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Kepala Sekolah SDN 2 Kotamobagu, Sultje Kamasaan, Jumat (21/2).
Dalam kegiatan jalan sehat itu kata Sultje, para siswa juga memungut sampah yang ada di jalan, untuk kemudian di daur ulang kembali oleh mereka, agar bisa dipergunakan menjadi barang-barang hiasan yang bisa dimanfaatkan lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu, Bambang Ginoga mengatakan, apa yang dilakukan para siswa tersebut, merupakan sebuah hal positif, yang dapat dijadikan contoh.
“Hal ini sebagai sebuah langkah konkret untuk melestarikan lingkungan hidup,” singkatnya. (gjm)