ZONA KOTAMOBAGU – 601 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mencapai passing grade pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), belum aman. Pasalnya, para pejuang Nomor Induk Pegawai (NIP) itu masih akan melalui proses perankingan sebelum masuk ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
“Yang mencapai nilai ambang batas belum serta-merta ikut SKB. Masih ada proses perankingan lagi,” kata Anggota Tim Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS Kotamobagu, Alfi Syahrin Rustam.
Pelaksanaan SKB dijadwalkan pada Maret mendatang. Untuk peserta yang akan mengikuti tahapan itu adalah berdasarkan perankingan.
“Jadi dari 601 peserta yang passing grade tidak semua ikut SKB, karena ada perankingan dulu. Misalnya untuk formasi kebidanan dengan satu formasi, bila yang lulus satu orang maka hanya satu orang itu yang ikut SKB. Kalau dua orang, dua-duanya ikut. Begitu juga kalau tiga orang, semuanya ikut SKB. Berbeda kalau lima orang, akan akan diranking terlebih dahulu. Peringkat 1, 2 dan 3 yang berhak ikut SKB,” ujarnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan Rumah Penitipan Anak (RPA) di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Hal itu bertujuan untuk membantu para orang tua yang hendak membesuk pasien di rumah sakit.
RPA yang dibangun itu dilengkapi peralatan permainan serta guru PAUD yang nantinya akan dikelola Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).
“Jadi jika ada orang tua yang datang menjenguk keluarga (pasien) di RSUD dan membawa anak dibawah usia 13 tahun bisa langsung dititipkan di RPA. Disitu kita sudah sediakan alat bermain di dalam ruangan dan satu kamar untuk anak balita,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala.
Dirinya menerangkan, jika telah selesai dibenahi rumah penitipan anak tersebut, pihaknya akan menugaskan tutor-tutor PAUD untuk mengelola fasilitas RPA. “Ada empat guru PAUD yang akan kita tugaskan. Sistem kerjanya dibuat ship pagi jam 07,00 sampai jam 13.00, kemudian ship siang jam 13.00 sampe jam 20.00,” ujar Rukmi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Rafiqa Bora mengatakan, saat ini rumah penitipan anak di RSUD Kotamobagu dalam tahap penyelesaian. “Sekarang masih pembenahan,” singkatnya. (gjm)
Wali kota Tatong Bara (kanan) dan Kepala Disperinaker Imran Golonda (kiri) foto bersama dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.
ZONA KOTAMOBAGU – Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam membina program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), berbuah penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov). Penghargaan itu diterima Wali Kota, Tatong Bara, dari Gubernur Olly Dondokambey, usai upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja nasional tahun 2020 Provinsi Sulawesi Utara, di Kantor Gubernur, Senin (17/2).
“Alhamdulillah, tadi ibu wali kota sudah menerima penghargaan dari pak gubernur,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker), Imran Golonda.
Ia mengungkapkan, penghargaan yang diterima wali kota itu merupakan bukti perhatian dan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. “Ada 10 aspek yang jadi fokus perhatian dalam penerapan sistem K3, yakni komitmen dalam kebijakan K3, sistem manajemen K3, program K3, pelaksanaan P3K, manajemen kebakaran, lembaga K3, BPJS tenagakerjaan dan kesehatan, hygieni industry, audit SMK3 serta data JKO tiga tahun terakhir. Dari hasil pengawasan tim pengawas tenaga kerja yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Kotamobagu dan Disperinaker Provinsi Sulawesi Utara, semua perusahaan di Kota Kotamobagu menerapkan semua aspek yang ditetapkan itu,” ungkapnya. (gjm)
Wali kota Tatong Bara saat menerima penghargaan K3 dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.
Wali Kota, Tatong Bara, menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, usai upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja nasional tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara, di Kantor Gubernur, Senin (17/2).
Penghargaan itu diberikan karena Pemerintah Kota (Pemkot) dinilai berprestasi dalam membina program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dengan baik.
Foto bersama dengan Gubernur Sulut.
Usai menerima penghargaan itu, wali kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut atas perhatian kepada seluruh pekerja di Kota Kotamobagu, terutama dari sisi keselamatan dan kesehatan kerja.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Ini merupapakan wujud perhatian Pemprov Sulut juga kepada para pekerja di daerah. Terima kasih atas penghargaan ini,” sebut wali kota.
Raihan penghargaan itu menjadi energi positif bagi Pemerintah Kota terutama dalam meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas semua perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Kotamobagu. “Pengawasan di lapangan terus kita perketat, terutama soal penerapan keselamatan dan kesehatan pekerja,” sebut wali kota. (advertorial)
ZONA BOLMUT – Pra audit pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut) tahun anggaran 2019, hingga saat ini terus dilakukan oleh tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda), Dr Asripan Nani MSi, adanya proses pemeriksaan tersebut, Pemkab Bolmut terus bekerja sama dalam menyajikan dokumen yang dibutuhkan untuk memperlancar proses pemeriksaan yang dilaksanakan BPK selama 30 hari kedepan ini.
“Allhamdulilah, hingga saat ini, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masih terus melakukan langkah-langkah yang dapat menunjang kinerja BPK selama dalam pemeriksaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika dalam penyusunan LKPD 2019 ini, pihaknya akan melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Selain akan melibatkan BPKP, Pemkab Bolmut pula akan mempercepat penyusunan LKPD dengan target, menjadi daerah pertama di Sulut yang akan menyampaikan LKPD ke pihak BPK-RI,” tambahnya.
Untuk saat ini kami (Pemkab) tetap optimis dalam hal mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyusunan LKPD 2019. “Sebagaimana komitmen bersama antara SKPD dengan bapak bupati, pada LKPD ini kita bisa mempertahankan opini WTP dari BPK, semoga dengan adanya kerja keras yang kita laksanakan ini dapat tercapai,” tutupnya. (Rendi)
Ketua Dekranasda Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta, saat mengunjungi pengrajin sapu ijuk di Desa Sia’.
ZONA KOTAMOBAGU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menginventarisir kerajinan dan keterampilan di tiap desa dan kelurahan. Senin (10/2) lalu, Dekranasda turun ke Desa Sia’ mendata sekaligus mengecek langsung aktivitas pembuatan sapu ijuk di desa tersebut.
“Kunjungan ini kita lakukan untuk melihat langsung proses pembuatan sapu ijuk dan sabut kelapa ini seperti apa. Ini penting agar bisa kita ketahui apa saja kerajinan yang ada untuk kemudian ditindaklanjuti sampai proses pemasarannya,” kata Kepala Dekranasda Anki Taurina Mokoginta melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Novarita Damopolii.
Dari kunjungan ke Desa Sia’ itu, ia mengungkapkan pihaknya melihat secara langsung proses pembuatan sapu berbahan dasar ijuk dan serabut kelapa yang masih dilakukan secara tradisional. “Tapi kualitasnya juga sangat baik. Ini terbukti masih banyaknya peminat sapu ijuk maupun serabut kelapa sekarang ini,” ungkapnya.
Sapu ijuk dan serabut kelapa hasil kerajinan tangan warga Desa Sia’ akan dipromosikan Dekranasda KK pada berbagai even pameran, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. “Bukan hanya sapu ijuk di Desa Sia’, tapi semua hasil kerajinan tangan yang ada di desa dan kelurahan akan kita inventarisir, kemudian dibantu proses pemasarannya. Kita rencana akan membuat website Dekranasda KK. Semua hasil kerajinan tangan akan kita tampilkan di website itu,” ujarnya. (gjm)
Kumpulan foto kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Polres Bolmut di dua rumah ibadah.
ZONA BOLMUT – Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar bakti sosial dengan membersihkan dua rumah ibadah, Jumat, (14/02). Dua rumah ibadah yang jadi pusat kegiatan itu adalah di Masjid Agung Baiturrahman Boroko dan Gereja Sentrum.
Wakapolres, Kompol Geri Suwandi Utiarahman Ssos, mengatakan Baksos yang dilaksanakan itu merupakan instruksi Kapolres AKBP Eko Kurniawan SIK. “Sesuai instruksi Pak Kapolres, bahwa semua Polsek dan jajaran ikut dalam kegiatan ini. Kegiatan seperti ini akan digilir tiap pekan di wilayah teritorial Polsek yang ada di Bolmut,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan Baksos itu merupakan bagian dari pelayanan ke masyarakat dengan sasaran terciptanya hubungan baik antar umat beragama. “Ini juga bagi dari upaya kita memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Bolaang Mongondow Utara,” tambahnya. (Rendi)
ZONA KOTAMOBAGU – Pencairan 40 Dana Desa (Dandes) tahap I belum bisa dilakukan. Pasalnya, masih ada beberapa syarat sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 2015/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa, yang belum terpenuhi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow, mengatakan berdasarkan PMK Nomor 2015/PMK.07/2019 itu, syarat pencairan Dandes tahap I adalah Peraturan Wali Kota (Perwako) mengenai tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa, Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dan surat kuasa pemindahbukuan.
“Untuk Perwako tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa sudah rampung. Kalau surat kuasa pemindahbukuan itu adalah kewenangan BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah),” katanya.
Untuk Ranperdes APBDes, ia mengungkapkan di tiap desa saat ini sementara merampungkan Ranperdes APBDes. Selanjutnya dokumen tersebut akan dievaluasi untuk ditetapkan menjadi Perdes APBDes. “Kita masih menunggu. Mudah-mudahan secepatnya sudah ada yang rampung, karena setelah itu masih akan dievaluasi lagi baru ditetapkan menjadi Perdes APBDes,” ungkapnya.
Kasubid Pembinaan Keuangan Daerah dan Desa Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Adi Mokoagow, mengungkapkan pihaknya sementara merampungkan surat kuasa pemindahbukuan yang menjadi syarat lain mendapatkan Dandes tahap I dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD) melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Hal itu sesuai Pasal 23 PMK 2015 Tahun 2019.
“Sementara proses. Mudah-mudahan secepatnya selesai, karena salah satu syaratnya juga adalah Ranperdes APBDes. Kalau sudah rampung semua persyaratan, baru proses transfer dari RKUN ke RKD melalui RKD,” ungkap Adi.
Sesuai Pasal 23 PMK 2019 Tahun 2019, Dandes tahap I (40 persen) dicairkan paling cepat Bulan Januari dan paling lambat Juni. Sedangkan tahap II (40 persen) paling cepat Maret dan paling lambat minggu ke-empat Agustus. Untuk tahap III (20 persen), paling cepat Juli dan paling lambat Desember. Dandes yang akan diterima 15 desa tahun ini sebesar Rp22.524.214.000. (gjm)
Ketua DPC PDIP Kotamobagu, Meiddy Makalalag saat melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Bonawang.
ZONA POLITIK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu, Meiddy Makalalag bersama Kader Partai melakukan penanaman 1.000 pohon di Hutan Kota Bonawang, Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (14/2) pagi.
Kegiatan menanam pohon itu sebagai sikap kepedulian dan kelestarian lingkungan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu, Meiddy Makalalag, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut berdasarkan instruksi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Yakni, penanaman pohon tersebut wajib dilaksanakan oleh seluruh kader dan simpatisan di daerah.
“Ibu Ketua Umum selalu menekankan kepada semua kader untuk menjaga, melestarikan dan mencintai alam kita. Sebagai tindakan nyata, kader se-Indonesia harus melakukan penanaman pohon di daerah masing-masing,” ujar Meiddy yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Kotamobagu.
Lebih lanjut dikatakannya, penanaman pohon hari ini adalah bentuk kecintaan dan perhatian partai terhadap keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup, yang dirangkaikan juga dengan kegiatan HUT ke-47 PDI Perjuangan dan HUT ke-73 Megawati Soekarnoputri.
“Sekaligus juga menjalankan apa yang selalu diingatkan oleh Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, agar kader di daerah selalu menjaga keberlangsungan alam sekitar kita. Pun selain di hutan kota, penanaman ini juga dilaksanakan di empat Kecamatan se Kotamobagu,” tutur Meiddy.
Meiddy juga mengucapkan terima kasih kepada semua kader dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
Sementara itu, mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, Nayodo Koerniawan selaku Wakil Walikota, mengapresiasi kegiatan penanaman pohon oleh PDI Perjuangan. Bahkan, kata Nayodo, dengan adanya kegiatan ini, Pemkot Kotamobagu juga hari ini melaksanakan juga penanaman pohon di kompleks RSUD.
Pada kesempatan itu, PDI Perjuangan Kotamobagu juga menggandeng 11 Komunitas Pecinta Alam (KPA), dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam melakukan penanaman pohon jenis Gaharu ini. (*)
ZONA BOLTIM — Empat rumah warga milik Ulun Agoan, Fence Kalumata, Ep Tewal dan Adi Bombulo, di Desa Modayag, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolmong Timur, terbakar. Kejadian itu Kamis (13/2) sekira pukul 23.55 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun menimbulkan kerugian materil yang diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Tiga dari empat rumah yang terbakar itu rata tanah. Barang berharga termasuk sepeda motor tak bisa diselamatkan. Ketiga rumah tersebut masing-masing milik Ulun Agoan, Fence Kalumata dan Ep Tewal. Sedangkan satu rumah lainnya yang sementara dibangun milik Adi Bombulo, hanya di bagian dapur dan atap yang terbakar.
Infromasi didapat dari warga sekitar, sumber api yang memicu kebakaran itu berasal dari rumah milik Ulun Agoan, kemudian merembet dan membakar rumah lainnya yang ada di samping kiri dan kanan.
Warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api. Namun karena hanya menggunakan peralatan seadanya membuat api sulit dipadamkan sehingga dengan cepat menjalar ke rumah warga yang lain. Api baru berhasil dipadamkan setelah lebih dari satu jam warga berjibaku menggunakan ember mengambil air sungai untuk memadamkan kobaran api.
Hingga api berhasil dipadamkan, tidak ada mobil pemadam kebakaran (damkar) milik pemerintah daerah setempat yang tiba di lokasi kejadian. Hanya ada satu unit water canon milik Polres Kotamobagu yang tiba di lokasi disaat kobaran api sudah berhasil dipadamkan. (red)