Beranda blog Halaman 458

PKL di Jalan Kartini Siap-siap Dipindah, ini Dua Lokasi yang Disiapkan Pemkot

Asisten II Gunawan Damopolii saat memimpin rapat kerja bersama instansi terkait membahas rencana pemindahan PKL di Jalan Kartini.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu menyiapkan dua lokasi alternatif terkait rencana pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Kartini.

Hal ini dikatakan Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Gunawan Damopolii, saat memimpin rapat kerja bersama instansi terkait, di ruang kerjanya, Rabu (29/1).

Menurutnya, pemindahan PKL di jalan Kartini menyusul adanya keluhan dari pihak pertokoan di jalan tersebut.

“Untuk itu kita lakukan rapat bersama instansi terkait, dan hasil kesimpulannya ada dua lokasi, yakni di jalan Kampus STIE kompleks Siti Barokah dan eks Kantor Bupati Bolmong di Kelurahan Kotobangon,” sebut Gunawan.

Lanjutnya, besok pagi pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan peninjauan dua lokasi sementara untuk pemindahan PKL.

“Esok pagi kita lakukan peninjauan sekaligus membuat denah atau layout lokasi sementara pasar kuliner. Setelah itu kita buat laporan untuk disampaikan ke ibu wali kota,” ujarnya.

Terkait pasar kuliner yang dibangun di eks Rumah Sakit Datoe Binangkang, Gunawan mengatakan, belum bisa digunakan karena masih menunggu serah terima dari Kementerian Perdagangan RI.

“Kita masih menunggu hibah dari Kementerian Perdagangan untuk penggunaanya. Jika sudah diserahterimakan ke Pemkot Kotamobagu, kemudian kita kembali melakukan lanjutan pembangunan. Seperti pemasangan paving blok, pagar, sanitasi dan lain lain di pasar kuliner. Sebab pasar kuliner ini juga merupakan ikon Kotamobagu, jadi harus kita tata sebaik mungkin,” tuturnya.

Hadir dalam rapat kerja, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Herman Aray, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Sahaya Mokoginta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Irawan Ginoga, serta staf masing masing instansi. (gjm)

BPKD Siap Proses Pencairan Gaji Januari

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembra bagi Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot). Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) siap memproses pencairan gaji untuk bulan Januari.

“Mulai hari ini kita proses pencairan gaji Januari,” kata Kepala BPKD, Sugiarto Yunus.

Ia mengungkapkan, pihaknya memproses pencairan gaji jika terlebih dahulu ada pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) dari bendahara OPD. “Intinya kita siap memproses. Soal kapan dicairkan itu tergantung bendahara di tiap OPD,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya baru memproses pembayaran gaji ASN untuk bulan Januari. “Untuk TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) belum. Masih tunggu SK dulu,” tambahnya. (gjm)

DPRD Buol Belajar Tatib Dewan di Kotamobagu

Rombongan dari DPRD Buol diterima di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Kotamobagu.

ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buol berkunjung ke DPRD Kota Kotamobagu, Rabu (29/1). Kunjungan para wakil rakyat asal daerah di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) itu dalam rangka konsultasi mengenai tata tertib (tatib) dan agenda dewan lainnya yang dilaksanakan DPRD Kota Kotamobagu.

“Teman-teman dari DPRD Buol melihat bahwa kita di sini bisa bertukar informasi dan komunikasi mengenai banyak hal, termasuk soal tatib dan agenda-agenda lainnya. Kunjungan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara DPRD Kota Kotamobagu dan DPRD Buol,” kata Wakil Ketua DPRD, Syarifudin Mokodongan, usai menerima kunjungan rombongan DPRD Buol, bersama sejumlah anggota DPRD dan Sekretariat Dewan.

Ketua DPRD Buol, Sri Kandy Batalipu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyambutan jajaran DPRD Kota Kotamobagu. “Terima kasih kepada DPRD Kota Kotamobagu yang sudah menerima dan menyambut hangat kedatangan kami di sini. Mudah-mudahan pertemuan di tempat ini bisa lebih menambah keakraban di antara kita,” ujarnya.

Berkaitan dengan kunjungan ke Kota Kotamobagu, ia mengungkapkan ada beberapa poin yang jadi sasaran dan akan diadopsi di Kabupaten Buol. “Banyak hal yang kita dapatkan dari kunjungan ini. Pada intinya, apa yang kita dapat di sini akan diterapkan nanti di daerah kami,” ungkapnya. (gjm)

Innovative Government Award Berhadiah Puluhan Juta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar lomba Innovative Government Award (IGA). Lomba itu berhadiah puluhan juta rupiah, dan dimulai 24 Januari hingga 6 Maret mendatang.

“Ada dua kategori lomba yaitu perangkat daerah dan kategori umum. Untuk perangkat daerah terdiri dari SKPD dan lembaga pemerintahan lainnya. Untuk kategori umum terdiri dari perguruan tinggi, sekolah, instansi vertical, swasta dan masyarakat,” kata Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Fenty Mifta.

Penyelenggaraan lomba itu bertujuan untuk memacu dan memotivasi perangkat daerah dan pihak lain dalam berinovasi dan kreatif, sekaligus mendorong arah penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai visi misi wali kota dan wakil wali kota, yakni Kota Kotamobagu sebagai kota jasa dan perdagangan berbasis kebudayaan lokal menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong peran instansi pemerintah dan lembaga lainnya dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi daerah demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera (innovation for welfare),” ujarnya. (gjm)

Wali Kota Hadiri Workshop Implementasi Kode Etik BPK

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota, Tatong Bara, bersama kepala daerah se-Sulawesi Utara menghadiri workshop implementasi kode etik BPK, Selasa (28/1), di Hotel Four Points Manado. Kegiatan itu dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Usai menghadiri kegiatan itu, wali kota berharap sinergitas antara pemerintah daerah dengan BPK dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik dan berkualitas. “Kegiatan seperti ini sangat baik, terutama dalam meningkatkan peran dan kapasitas di bidang pengelolaan keuangan,” kata wali kota.

Banyak hal yang menjadi fokus pembahasan pada kegiatan itu, termasuk soal regulasi yang mengatur kode etik dan norma-norma yang harus dipatuhi setiap anggota BPK dan pemeriksa selama menjalankan tugasnya. (Advertorial)

Sia’ dan Kopandakan I Disiapkan jadi Desa Agro Wisata

Anki Taurina Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) melirik Desa Sia dan Desa Kopandakan I untuk dikembangkan pusat wisata berkonsep milenial. Hal ini diutarakan Kepala Disparbud, Anki Taurina Mokoginta.

Menurutnya, pusat wisata yang akan dikembangkan di Desa Sia adalah konsep desa wisata, sedangkan di Desa Kopandakan adala desa agro wisata. “Nantinya kita akan bekerja sama dengan pemerintah desa setempat, terutama soal penggunaan anggaran,” katanya.

Ia menjelaskan, desa agro wisata di Desa Kopandakan I direncanakan akan menampilkan konsep tentang tanaman. “Masyarakat akan kita berdayakan menanam serentak tanaman seperti kangkung darat, barito, bunga hias dan sebagainya. Kalau ditanam pada kawasan yang besar ini tentu memiliki daya tarik tersendiri, dan akan dicari oleh para wisatawan dan juga pecinta fotografi,” jelasnya.

Sedangkan konsep desa wisata di Desa Sia, katanya adalah untuk pengembangan objek paralayang. “Tapi untuk ini kita akan bekerja sama dengan kementrian desa, dan salah satu syaratnya adalah harus ada SK wali kota untuk penetapan sebagai desa wisata. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Selain itu, katanya ada juga objek wisata lain yang akan dikembangkan, seperti Air Terjun Molimpungan di Desa Kobo Kecil dan Air Panas Malelang di Desa Bilalang I. (gjm)

Masyarakat Diminta Tak Panik Soal Virus Corona

Dinkes Kotamobagu saat turun ke jalan membagikan masker dan brosur terkait virus corona.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot, mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada terkait virus Corona.

“Kepada masyarakat jangan panik dalam menyikapi kondisi wabah virus corona yang terjadi di Kota Wuhan, Cina. Tapi harus tetap waspada. Sampai saat ini belum ada laporan yang positif tertular virus corona di Kotamobagu,” ujar Tanty, Senin (27/1).

Dalam mengantisipasi virus ini, lanjut Tanty, pihaknya telah mengirimkan surat edaran terkait himbauan penyebarluasan informasi tentang virus corona ke rumah sakit, Puskesmas, Klinik Swasta, TNI dan Polri.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi dan memberikan informasi tentang kasus tersebut kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas hingga turun ke jalan dengan menggunakan pengeras suara lewat mobil Puskesmas keliling,” ujarnya.

Selain melakukan sosialisasi di puskesmas, petugas Dinkes juga turun ke jalan dengan membagikan masker dan brosur tentang pencegahan wabah virus corona kepada masyarakat.

“Tadi kita langsung turun ke jalan tepatnya di depan bundaran paris untuk sosialisasi. Masyarakat diimbau untuk lebih meningkatkan pola hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan secara rutin sebelum memegang hidung, mata dan mulut. (gjm)

Antisipasi nCoV, ini yang Dilakukan Dinkes

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU – Untuk mengantisipasi masuknya wabah penyakit novel Corona Virus (nCoV) di wilayah Kotamobagu, Pemkot melalui di Dinas Kesehatan (Dinkes) menurunkan surat pemberitahuan terkait himbauan penyebarluasan informasi tentang virus mematikan tersebut, ke rumah sakit, Puskesmas, Klinik Swasta, TNI dan Polri.

Kepala Dinkes, dr Tanty Korompot, mengatakan dalam penyebarluasan informasi tentang virus corona ini, pihaknya akan menggelar penyuluhan di Puskesmas kepada setiap pengunjung serta turun ke lapangan dalam memberikan pemahaman kepada warga masyarakat.

“Sehubungan dengan perkembangan yang sangat cepat dari kasus novel Corona virus (nCoV) di beberapa wilayah di China dan terjadinya kasus import, diperlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di Kota Kotamobagu. Untuk itu diharapkan kepada direktur rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas dan klinik se-Kotamobagu dapat melaksanakan informasi ke masyarakat tentang novel Corona Virus,” ujar Tanty.

Lanjutnya, dalam kasus ini, sampai sekarang belum ada laporan yang masuk ada warga yang positif tertular nCoV. “Hari ini juga ada pembagian masker dan lifket gratis kepada masyarakat, rencana kita bagikan di bundaran paris,” ujarnya. (gjm)

Pasar Kuliner Tunggu Hibah dari Kementerian Perdagangan RI

Pasar kuliner di eks Rumah Sakit Datoe Binangkang.

ZONA KOTAMOBAGU – Pengoperasian Pasar kuliner di eks Rumah Sakit Datoe Binangkang tinggal menunggu usulan hibah dari Kementrian Perdagangan RI. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Herman Aray.

“Pasar kuliner tinggal menunggu pengusulan hibah dari Kementerian Perdagangan ke Pemerintah Kota. Jadi kita akan mengusulkan hibah ke kementerian, semacam kita lakukan seperti Pasar Poyowa Kecil waktu lalu. Yakni dihibahkan dulu untuk penggunaan,” kata Aray.

Ia menjelaskan, salah satu dasar mendapat bantuan harus ada sertifikat dari Kementerian Perdagangan RI.

“Nanti kalau sudah ada hibah dari kementerian bahwa itu sudah milik dari pemerintah kotamobagu, kemudian kita laporkan ke pimpinan yakni ibu wali kota bagaimana untuk kelanjutan pembangunan ke depan,” terangnya.

Menurutnya, dalam penataan pasar kuliner ini, nantinya akan kembali dianggarkan. “Jadi harus eksklusif karena status kota. Disitu masih akan dipasang paving, pagar, kemudian sanitasi. Kalau masih dalam kondisi begitu lalu pedagang dipindah kan tidak bagus,” jelasnya. (gjm)

Gelora Ambang Akan Menjadi Kebanggaan

Gelora Ambang

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) saat ini tengah mempersiapkan Detail Engineering Design (DED) dalam perencanaan pembangunan.

Menurut Sekretaris Dispora, Hendra Makalalag, rencana pembangunan yang dimulai dari DED merupakan konsep pembangunan bertahap, mengingat hampir seluruh fasilitas Keolahragaan akan dibangun didalamnya.

“Pekerjaan DED Gelora Ambang saat ini pada tahap penyusunan dokumen pengadaan dan dilelang dalam waktu dekat ini,” ujar Makalalag.

Lanjutnya, dalam pelaksanaan kegiatan nanti pihak Dispora akan lebih banyak berdiskusi dengan pihak konsultan maupun para pihak terkait, agar bisa menyamakan persepsi dalam konsep pembangunan nanti.

“Dengan luas lahan 13,5 hektare rencananya akan dimaksimalkan agar semua fasilitas olahraga ada di dalam Gelora Ambang, sehingga pemerintah daerah melalui Dispora dapat mengelolanya hingga nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” tuturnya.

Dirinya berharap, ke depan Gelora Ambang akan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara, lebih khusus Bolaang Mongondow Raya (BMR). Sebab kata Hendra, lokasinya sangat strategis berada ditengah Kota yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Sulawesi Utara.

“Rencana pembangunan dengan konsep bertahap akan dituangkan dalam kebijakan anggaran baik bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi dan APBD Kota Kotamobagu dan tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan pihak ketiga (investor),” sebutnya.

Ia menambahkan, didalam konsep pembangunan fisiknya nanti, disertai dengan Wisma atlit dan Gedung Kantor Dispora Kotamobagu berada dikawasan Gelora Ambang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemondokkan atlit bila ada even dan memudahkan pengawasan dari Dispora yang bertanggungjawab atas keberlangsungan pemanfaatan fasilitas yang tergolong mahal.

“Dukungan semua stakeholder sejak perencanaan sampai pada tahapan pembangunannya nanti sangat diharapkan,” pungkasnya. (gjm)