Beranda blog Halaman 460

Kembangkan Potensi Wisata, Disparbud Genjot Infrastruktur

Anki Taurina Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Peningkatan infrastruktur pariwisata menjadi target Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Hal ini diutarakan Kepala Disparbud, Anki Taurina Mokoginta.

Menurutnya, pelaksanaan program di bidang pariwisata harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya akan bersinergi dengan intansi terkait lainnya dalam peningkatan infrastruktur pariwisata. “Walaupun banyak program, tapi tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai, tentu akan kurang maksimal. Sehingga diharapkan ada senergitas dengan dinas terkait agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur pariwisata di daerah bisa diwujudkan,” katanya.

Selain itu, ia berharap ada dukungan semua elemen masyarakat dalam mendukung serta ikut terlibat dalam promosi pariwisata di daerah. “Kolaborasi antar lembaga dan juga seluruh elemen masyarakat juga penting dilakukan, agar seluruh potensi pariwisata di daerah ini bisa digali dan diperkenalkan dengan maksimal ke daerah lain,” tambah Ketua TP PKK Kotamobagu itu.

Wali Kota, Tatong Bara, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada ratusan pejabat struktural pekan lalu, meyakini sektor pariwisata akan lebih maju dibawa kepemimpinan Anki Taurina Mokoginta sebagai Kepala Disparbud. Selain sebagai Ketua TP PKK, pejabat Kepala Disparbud itu juga adalah Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kotamobagu yang memiliki keterkaitan dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Sektor pariwisata di daerah ini saya yakin akan lebih maju, apalagi kepala dinasnya adalah Ketua TP PKK dan juga Ketua Dekranasda. Ini tentu akan memudahkan dalam proses promosi pariwisata nanti. Kemudian infrastruktur pariwisatanya juga saya yakin akan meningkat, apalagi background-nya dari Dinas PU,” sebut wali kota. (gjm)

Pemkot dan Komisi II Gelar Rakor Pengelolaan dan Pengembangan Pasar

Pemkot Kotamobagu bersama Komisi II DPRD Kotamobagu saat membahas pengelolaan pasar.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu bersama Komisi II DPRD Kotamobagu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pengelolaan dan pengembangan pasar yang ada di Kotamobagu yakni, Pasar 23 Maret, Pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil. Pertemuan tersebut digelar di aula Bappelitbangda, Selasa (21/1).

Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu, Jusran Debby Mokolanut mengatakan, pertemuan ini dilakukan agar fungsi pasar itu terintegrasi dan pendekatannya terintegrasi dari semua sektor.

“Makanya tadi diundang 10 OPD supaya masalah-masalah yang dihadapi di pasar itu bisa kita tahu dan bisa kita carikan konsep untuk mencarikan solusi. Kemudian kita menginginkan ada perubahan paradigma serta perilaku soal penanganan, pengelolaan dan pengembangan pasar, baik dari pemerintah maupun dari warga pasar yakni pembeli dan penjual,” kata Jusran.

Politisi PKB ini juga menginginkan, agar seluruh persoalan persoalan pasar dalam tahun ini bisa dikeluarkan skema pengelolaannya dan secara bertahap pengelolaan dan pengembangannya itu action dilakukan.

“Jadi kita inginkan dari seluruh pasar di Kotamobagu ini adalah pasar itu adalah pasar yang bersih, tertib, aman yang pada akhirnya akan menjadi indah, baik dari sektor transportasi, dari kebersihan, keamanan dan ketertiban, kemudian produktivitas pasar itu sendiri maupun sifatnya kenyamanan dari para penjual,” ujarnya.

“Tadi banyak berkembang isu strategis termasuk produk produk lokal di Kotamobagu, kalau misalnya di pasar itu ada ivent atau ada gerai, maka produk produk lokal itu bisa kita konsentrasikan di pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, menyambut positif inisiatif dari Komisi II DPRD Kotamobagu untuk mengundang seluruh stakeholder terutama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Satpol PP dan instansi terkait dalam rangka memaksimalkan pasar 23 Maret, pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil.

“Untuk Pasar Poyowa Kecil sudah jalan walaupun belum maksimal. Tapi pasar Genggulang belum jalan. Nah itu yang kita tanya ke Kadis Perdagangan strateginya seperti apa. Itukan jalan sudah bagus. Cuma memang belum ada terminal di pasar itu untuk bongkar muat barito, ikan dan sayur. Nah kedepan itu harus ada. Dan tadi disampaikan oleh pak Kadis Perdagangan bahwa Pasar Genggulang segera akan dibuka, karena fasilitas sudah bagus, kemudian akses masuk sudah maksimal dengan dua jalur dan sudah ada penerangan jalan. Jadi tinggal tantangan dari kepala dinas perdagangan bagaimana pasar genggulang sudah mulai jalan,” ujar Sande.

Dirinya mengungkapkan, pertemuan tersebut juga mencari solusi supaya sumber PAD di pasar tertagih semua.

“Tahun kemarin PAD dari Dinas Perdagangan hanya 76 persen. Untuk itu pertemuan ini dalam rangka mencari solusi agar PAD itu bisa masuk semua, termasuk potensi PAD yang ada di ruko-ruko di Jalan Kartini. Dan kita minta bantuan dari Komisi II untuk menelusuri bersama terkait dengan HPL,” pungkas Sekda. (gjm)

494 Juta Untuk Perbaikan Jembatan Penghubung KK-Boltim

Regina Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Perbaikan jembatan di Jalan Perkebunan Motoboi Besar, akan dikerjakan tahun ini. Anggaran sebesar Rp494 juta sudah ditata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pengerjaan jembatan di jalur alternatif yang menghubungkan Kota Kotamobagu (KK) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) itu.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Regina Mokoginta, pihaknya saat ini sedang melakukan survey lokasi. Selanjutnya, akan dibuatkan RAB untuk proses lelang. “Kalau sudah rampung semuanya, dokumen lelang akan kita serahkan ke ULP,” katanya.

Jika semua proses berjalan lancar, ia memperkirakan pengerjaan jembatan tersebut akan dimulai dalam beberapa waktu ke depan. “Insya allah akhir Bulan Maret  atau April sudah dimulai. Rencana kontrak kerja 120 hari,” terangnya. (gjm)

Tekan Angka Pengangguran, Disperinaker Siapkan Program Pelatihan Menjahit

Imran Golonda

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya menekan angka pengangguran. Salah satu yang dilakukan adalah memberi pelatihan keterampilan bagi masyarakat, terutama bagi yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Imran Golonda, mengatakan untuk tahun ini program pelatihan yang akan dilakukan adalah pelatihan menjahit. “Pelatihan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Untuk pelatihan menjahit ini akan diikuti 25 peserta,” katanya.

Setelah mengikuti pelatihan itu, ia berharap para peserta bisa memiliki keterampilan dalam menjahit. “Setelah mengikuti pelatihan kita harap mereka bisa secara mandiri dan menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Idris Amparodo, mengungkapkan pelatihan menjahit itu digratiskan bagi tiap peserta. “Pelatihan ini adalah bagian dari upaya Pemkot dalam menekan angka pengangguran,” ungkapnya. (gjm)

Kunjungi TPA, Komisi II Sorot Pengelolaan Bank Sampah

Para personi Komisi II DPRD Kotamobagu foto bersama Kepala DLH usai mengunjungi TPA.

ZONA POLITIK – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu,mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat, Senin (20/1). Dalam kunjungan itu, para personil Komisi II melihat kondisi TPA, penggunaan peralatan, hingga pengelolaannya.

Ketua Komisi II, Jusran Mokolanot, mengatakan pemantauan kali ini dalam rangka memastikan peralatan suport yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) agar berfungsi dengan baik. “Alat berat ini juga harus terus dirawat. Agar nantinya, tidak menjadi barang rongsokan,” ujar Jusran.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Syarifuddin Mokodongan menjelaskan, management pengelolaan sampah dalam hal ini bank sampah harus terstruktur dengan baik. “Jadi dalam management bank sampah itu harus ada Perda. Apalagi ini belum ada skema yang pasti. Maka dari itu, kami memberikan jangka waktu 2 bulan guna untuk menyusunnya,” ujar Ketua DPD Nasdem Kotamobagu itu. (gjm)

Awal Maret Prajab CPNS 2019

Sarida Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pra Jabatan (Prajab) 232 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi tahun 2019, direncanakan pada awal Maret mendatang. Hal ini diutarakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sarida Mokoginta.

Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terkait pelaksanaannya. “Kami sudah menyurat dan tinggal menunggu balasan (surat resmi) dari mereka (BPSDM),” kata Sarida.

Diungkapkannya, biaya pelaksanaan Prajab tersebut ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot). “Sudah dianggarkan di APBD. Jadi semua ditanggung pemerintah, kecuali transportasi dan kebutuhan pribadi peserta,” ungkapnya. (gjm)

Begini Penjelasan Pansel Soal Pelamar CPNS yang Belum Ambil Kartu Ujian

Salah satu pelamar CPNS Kotamobagu saat mengambil kartu ujian di Kantor BKPP, Jumat (17/1) sore.

ZONA KOTAMOBAGU – Jadwal pengambilan kartu ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sudah berakhir Jumat (17/1) pukul 16.00 Wita. Namun hingga batas waktu yang ditentukan itu, masih ada 62 dari 1.968 kartu ujian yang belum diambil peserta.

“Yang sudah ambil kartu ujian 1.906 pelamar. Sisanya masih ada 23 untuk tenaga teknis dan 39 tenaga kesehatan,” kata anggota Tim Sekretariat Pansel, Alfi Syahrin Rustam.

Kasubag Pengadaan dan Pemberhentian BKPP itu mengungkapkan, pelamar yang belum datang mengambil kartu ujian itu rata-rata berasal dari luar daerah.

“Itu (kartu ujian) tetap akan diberikan. Kita beri kemudahan bagi mereka, dan tetap akan dilayani sampai sebelum pelaksanaan tes,” ungkapnya.

Setelah mendistribusikan kartu ujian, Pansel Pengadaan CPNS selanjutnya tinggal menunggu pemberitahuan resmi terkait waktu dan tempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). (gjm)

Pemdes Kobo Kecil Alokasikan Anggaran Penataan Air Terjun Molimpungan

Air Terjun Molimpungan di Desa Kobo Kecil.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Kobo Kecil mengalokasikan anggaran berkisar Rp400 juta dalam Dana Desa (Dandes) Tahun 2020, untuk penataan lokasi wisata Air Terjun (Arter) Molimpungan. Hal ini diutarakan Sangadi Kobo Kecil, Refli M Ginintu.

Menurutnya, pengembangan lokasi wisata Air Terjun Molimpungan menjadi salah satu fokus pembangunan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat. “Tahun ini ada beberapa fasilitas yang akan kita bangun di sekitar lokasi Air Terjun, seperti pembuatan tangga menuju titik Air Terjun. Itu sudah masuk dalam program kerja yang sudah terlebih dahulu disepakati bersama,” katanya.

Air Terjun Molimpungan menjadi merupakan salah satu objek wisata alam di Kota Kotamobagu yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan. Pemerintah Kota dan Pemerintah Desa bahu-bahu menggenjot penataan kawasannya.

“Mudah-mudahan rencana pembangunan kita berjalan sesuai yang diharapkan. Jika sudah tertata dengan baik, maka tentunya ini akan jadi salah satu tempat wisata tujuan banyak orang. Apalagi lokasinya dekat dengan pemukiman,” ujarnya. (gjm)

Di Apel Korpri, Nayodo Ingatkan ASN Soal Kompetensi dan Profesionalisme

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat membacakan sambutan pada apel korpri di Lapangan Boki Hotinimbang.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus meningkatkan kompetensi. Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan pada Apel Korpri di Lapangan Boki Hotinimbang, Jumat (17/1).

Sebagai pengayom masyarakat tentunya semua anggota Korpri harus bisa menjawab tantangan di tengah perkembangan jaman. Kuncinya adalah terus meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing,” kata Nayodo.

Selain kompetensi, Nayodo juga mengingatkan soal profesionalisme sebagai seorang ASN yang merupakan bagi dari pengayom masyarakat. “Prinsipnya setiap tugas kita harus ditunaikan dengan penuh keikhlasan dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Nayodo.

Berkaitan dengan apel korpri, Nayodo berharap agar bisa dijadikan momentum untuk menguatkan tekad serta komitmen dalam rangka meningkatkan pelayanan serta pengabdian bagi daerah. “Apel korpri ini harus dijadikan wadah untuk mengevbaluasi kembali, serta mempersiapkan langkah strategis untuk memaksimalkan tugas di tahun ini,” harapnya. (gjm)

Di Apel Korpri, Wabup Ingatkan ASN Soal Disiplin, Loyalitas dan Profesionalisme

Wakil Bupati Bolmut, Drs Hi Amin Lasena MAP.

ZONA BOLMUT — Wakil Bupati Drs Hi Amin Lasena MAP Pimpin Apel Korps Pegawai Repubilk Indonesia (Korpri) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Bolmut.

Dalam Apel tersebut, Wabup menyerahkan Surat Keputusan Bupati Bolmut tentang penjatuhan hukuman Disiplin Pemberhentian Dengan Tidak Hormat atas permintaan sendiri sebagai PNS kepada 2 (dua) ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.

Terkait hal tersebut, dirinya menegaskan agar tidak ada lagi ASN yang melakukan pelanggaran dispilin berat yang pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri. “Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, ASN harus menjunjung tinggi disiplin, profesional dan loyalitas. ASN harus saling mendukung, bekerjasama untuk mewujudkan visi misi Pemerintah dengan berpegang pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Wabup.

Usai apel itu, Wabup juga menyerahkan Sertifikat Akreditas Tahun 2018-2019 kepada Puskesmas Boroko,  Bolangitang, Bintauna dengan Status Akreditasi Utama. Puskesmas Ollot, Bohabak, Sangtombolang dengan Status Akreditas Madya, kemudian Puskesmas Sangkub, Bintauna Pantai, Mokoditek dengan Status Akreditas Dasar, sekaligus menyerahkan Sertifikat Penilaian Lomba Tanaman Obat Keluarga Tingkat Kabupaten Bolmut Tahun 2019 kepada Juara I Desa Duini Kecamatan Pinogaluman, Juara II Desa Vahuta Kecamatan Bintauna dan Juara III Desa Saleo Kecamatan Bolangitang Timur. (Rendi)