Beranda blog Halaman 475

TP PKK Kotamobagu Ukir Prestasi di Tingkat Provinsi

Ketua TP PKK, Anki Taurina Mokoginta, saat menerima piala dari Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Kotamobagu meraih gelar Juara 1 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, pada kegiatan Gerakan Diversifikasi Pangan dan Lomba Cipta Menu, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (27/11).

Ketua TP – PKK, Anki Taurina Mokoginta ST ME, mengatakan diraihnya Juara 1 pada Lomba Cipta Menu Tingkat Provinsi Sulawesi Utara tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota TP – PKK Kotamobagu untuk terus berkarya.

“Diraihnya gelar sebagai juara ada Lomba Cipta Menu Tingkat Provinsi Sulut ini, juga tidak lepas dari adanya kebersamaan dari seluruh jajaran pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK Kotamobagu, yang sejak awal telah berkomitmen untuk memberikan karya dan pengabdian yang terbaik dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus dan Anggota TP – PKK Kotamobagu,” ujar Mokoginta.

Dikatakannya lagi, setelah meraih Juara 1 pada Lomba Cipta Menu tersebut, selanjutnya Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara pada kegiatan Lomba Cipta Menu, yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Palu – Sulawesi Tengah. “Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu tentunya juga akan berupaya semaksimal mungkin, untuk memberikan hasil yang terbaik pada Lomba Cipta Menu Tingkat Nasional,” ujarnya.

Kegiatan Diservifasi Pangan dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis Sumber Daya Lokal,  yang dilaksanakan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara bekerjasama dengan Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara tersebut, dibuka langsung Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen, serta dihadiri Ketua TP – PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Rita Maya Dondokambey – Tamuntuan, dan jajaran Pengurus TP – PKK Provinsi Sulut dan TP – PKK Kabupaten / Kota se – Provinsi Sulawesi Utara. (gjm)

KONI Tinjau Persiapan Tim Bola Basket Kotamobagu

Ketua KONI, Tony Ponongoa, saat memberi arahan sekaligus motivasi kepada pemain dan official tim Bola Basket jelang pemberangkatan ke Kota Bitung.

ZONA KOTAMOBAGU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotamobagu meninjau kesiapan Tim Bola Basket Kotamobagu saat latihan di Lapangan Basket Kelurahan Mongkonai, Rabu (27/11). Tim tersebut dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olaharaga Provinsi (Porprov) di Kota Bitung.

Pada kesempatan itu, Ketua KONI, Tony Ponongoa, memotivasi para pemain, tim official serta pengurus Persatuan Bola Basket Suluruh Indonesia (Perbasi) jelang keikutsertaan pada Porprov tahun ini.

“Tak ada kesuksesan yang diraih tanpa tantangan. Tak ada hal baik yang datang dengan sendirinya tanpa perjuangan. Kita harap Perbasi dan official tim tetap solid dan bersama memajukan olahraga basket di Kota Kotamobagu,” kata Tony.

Baca juga: https://www.zonabmr.com/porprov-2019-perbasi-optimis-sumbang-medali-dari-cabor-basket/

Cabor Bola Basket, Tony mengaku tidak memasang target berlebihan. Namun katanya, pihaknya tak menginginkan Tim Bola Basket Kotamobagu hanya sebagai penggembira pada Porprov tahun ini. “Tim Bola Basket Kotamobagu harus menunjukkan jati dirinya kembali karena di Porprov. Tahun lalu meraih perak, dan untuk tahun ini minimal dapat mempertahankan prestasi itu,” ujar Tony.

Foto bersama Ketua Koni, Ketua Perbasi, Official dan Tim Basket Kotamobagu yang akan mengikuti Porprov di Kota Bitung.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kotamobagu, Muhammad Ikbal Daud, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua KONI Kotamobagu yang sudah turun meninjau persiapan sekaligus memotivasi para pemain dan official Tim Bola Basket.

“Ucapan terima kasih dari kami pengurus Perbasi Kotamobagu kepada Ketua KONI yang telah memberikan motivasi serta membakar semangat para pemain yang akan berlaga di Porprov nanti,” ucapnya.

Dalam Porprov nanti, dirinya menyebut para atlet sudah siap bertarung dan mempersembahkan yang terbaik untuk Kotamobagu. “Target kita medali emas. Sebab tahun kemarin kita bisa meraih perak. Dengan melihat komposisi pemain serta persiapan yang ada, insya Allah apa yang kita targetkan ini dapat membuahkan prestasi untuk cabang bola basket,” tambahnya. (gjm)

Porprov 2019; Perbasi Optimis Sumbang Medali dari Cabor Basket

Foto bersama Ketua Koni, Ketua Perbasi, Official dan Tim Basket Kotamobagu yang akan mengikuti Porprov di Kota Bitung.

ZONA KOTAMOBAGU – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Kotamobagu optimis bisa meraih prestasi terbaik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini melalui cabang olahraga (Cabor) Bola Basket.

Ketua Perbasi Kotamobagu, Muhammad Ikbal Daud, mengatakan ada 14 atlit bola basket yang akan diutus mengikuti Porprov tahun ini di Kota Bitung. Ke-14 atlit tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan tim pelatih. “Dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami optimis bisa mendapatkan hasil maksimal di Porprov tahun ini,” katanya, disela menyaksikan latihan tim di Lapangan Basket, Kelurahan Mongkonai, Rabu (28/11).

Pada penyelenggaraan Porprov tahun sebelumnya, Tim Bola Basket Kotamobagu berhasil mendapatkan medali perak. Prestasi yang didapat itu ditargetkan bisa dipertahankan, dan bahkan ditingkatkan lagi. “Tahun sebelumnya kita dapat medali perak. Untuk tahun ini kita targetkan bisa lebih dari itu. Medali emas,” sebutnya.

Tim Bola Basket Kotamobagu tergabung dalam satu grup bersama Kabupaten Sangihe dan Kota Manado. Pertandingan pertama melawan Sangihe, dan kedua melawan Manado. “Kami yakin dan percaya atlit kita bisa memberi hasil yang terbaik. Kita harap juga dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar tim bola basket bisa meraih prestasi dan membawa harum nama Kota Kotamobagu pada ajang Porprov tahun ini,” tambahnya. (gjm)

Pemkot Peringati HGN dan HUT ke-74 PGRI

Wali kota Ir Hj Tatong Bara, Rabu (27/11), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN), dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 74 Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Wali kota yang membacakan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesua, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata – kata Inspiratif dan Retorik. mohon maaf, tetapi hari ini Pidato saya akan sedikit berbeda. “Guru Indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan,” ujar Walikota.

Dikatakannya lagi bahwa, Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

“Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Kegiatan Upacara dalam rangka Peringatan HGN dan HUT ke – 74 Tahun PGRI yang dilaksanakan di Lapangan Kotamobagu tersebut, juga dihadiri Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, serta Guru se – Kota Kotamobagu. (advertorial)

Wawali Buka Uji Publik Ranperda Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2012

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan (kedua dari kiri), saat menghadiri kegiatan uji publik Ranperda perubahan atas Perda nomor 7 tahun 2012.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota (Wawali), Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Atas Perda Nomor 7 Tahun 2012, tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor. Kegiatan itu dilaksanakan di Restoran Lembah Bening Kelurahan Sinindian, Rabu (27/11).

Wawali dalam sambutannya, menyampaikan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang harus dilaksanakan bersama untuk dapat memberikan informasi publik sekaligus untuk memberikan pemahaman, persepsi, wawasan serta pengetahuan tentang substansi dan materi yang diatur dalam ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah Nomor 7 tahun 2012 tentang Retribusi Pengujian kendaraan bermotor sebelum disahkan menjadi peraturan daerah.

“Ranperda ini lebih disebabkan karena telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah maka peraturan daerah Nomor 7 tahun 2012 dianggap sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kondisi saat ini sehingga perlu untuk disesuaikan melalui penetapan peraturan daerah perubahan atas perda nomor 7 tahun 2012 tentang Retribusi Pengujian kendaraan bermotor,” ucap Wawali.

Dalam kesempatan itu, Wawali juga mengatakan pentingnya payung hukum atas perubahan Perda ini kerena retribusi pengujian kendaraan bermotor menjadi salah satu bagian penting dalam usaha pemerintah Kota Kotamobagu untuk meningkatkan jumlah pendapatan asli daerah dari pengujian kendaraan bermotor.

“Ranperda ini juga telah mengatur struktur dan besarnya tarif retribusi pengujian kendaraan bermotor dalam rangka untuk optimalisasi penerimaan pendapatan asli daerah, ujar Wawali.

Diakhir sambutannya, Wawali berharap kepada seluruh peserta kegiatan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh sungguh. “Melalui kegiatan ini saya berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan uji publik ini dengan serius serta dapat memberikan ide, saran, dan masukan yang konstruktif sebagai bahan masukan dalam rangka meningkatkan kualitas Ranperda sebelum di sahkan menjadi peraturan daerah,” harapnya.

Turut Hadir dalam kegiatan, Kasat Lantas Polres Kotamobagu, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, anggota DPRD Kotamobagu, Camat, Lurah dan Sangadi se-Kota Kotamobagu. (gjm)

Wali Kota Bacakan Ungkapan Hati Mendikbud untuk Guru di Indonesia

Wali Kota, Tatong Bara, saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), pada upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-74 PGRI.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Upacara itu dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (27/11).

Wali kota, Tatong Bara, yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makariem.

“Tradisi hari guru biasanya dipenuhi dengan kata-kata inspiratif dan retorika. Tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda, saya ingin berbicara apa adanya dengan hati yang tulus kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” kata Mendikbud, dalam sambutannya yang dibacakan wali kota.

“Guru Indonesia yang tercinta, tugas anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit, anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan, anda frustasi karena tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu setiap anak memiliki kebutuhan berbeda tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi,” katanya.

“Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan, satu hal yang pasti saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas semua berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah ambillah langkah pertama,” ujarnya.

“Besok di manapun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar, berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar dikelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, serta tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apapun perubahan kecil itu jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar yang bernama Indonesia ini pasti akan bergerak, selamat hari guru,” tambahnya.

Sebelum mengakhiri sambutan Mendikbud, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan selamat Hari Guru dan selamat Ulang Tahun ke-74 PGRI. “Jayalah guru, jayalah PGRI,” sebut wali kota. (gjm)

BUMDes Moyag Akomodir Potensi Desa

Produk gula merah hasil produksi pengrajin di Desa Moyag.

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag mengakomodir berbagai potensi desa untuk dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satunya adalah gula merah.

“BUMDes kita terus memaksimalkan guna terus mendorong perekonomian masyarakat. Atas hasil penggalian potensi ini dengan banyaknya para pengrajin gula merah (aren), maka kami dukung unit usaha perdagangan dengan membeli hasil olahan gula merah para petani,” kata Sekretaris Desa Moyag, Maskur Gumalangit.

Dijelaskannya, dalam pengembangan usaha gula merah ini, pihaknya terlebih dahulu membelinya dari para pengrajin seharga Rp10 ribu per buah. “Ada sekira 15 pengrajin yang kita beli hasil olahan gula batu mereka. Tiap pengrajin bisa menghasilkan 30 sampai 40 buah dalam tiga hari pengolahan,” jelasnya.

Untuk pemasarannya, ia mengungkapkan BUMDes bekerja sama dengan pedagang lokal. “Harganya kita patok 12 ribu per buah, kemudian pedagang yang kita ajak bekerja sama ini menjualnya kembali dengan harga yang mereka tentukan sendiri,” ungkapnya. (gjm)

Pemkot Siapkan Tempat untuk Pedagang Kuliner

Pembangunan kawasan kuliner yang disiapkan pemerintah untuk para pedagang kuliner.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan tempat yang representatif untuk para pedagang kuliner. Saat ini sedang berlangsung pembangunan kawasan kuliner yang berlokasi di eks Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB).

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengatakan anggaran pembangunan kawasan kuliner itu bersumber dari dana pembantuan Kementrian Perdagangan (Kemendag) dengan nilai Rp455 juta. “Pekerjaannya sampai Bulan Desember. Mudah-mudahan berjalan lancar, dan hasilnya sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Aray, kemarin.

Aray mengungkapkan, kawasan kuliner itu disiapkan untuk para pedagang kuliner yang selama ini berjualan di Kawasan Jalan Kartini. “Mereka sudah menandatangani pernyataan bahwa siap dipindahkan di situ. Ada 50 lapak yang disiapkan untuk lima puluh pedagang. Satu lapak ukuran lebarnya dua meter setengah dan panjangnya lima meter. Pedagang yang pindah ke situ tidak dipungut biaya. Mereka (pedagang) hanya membayar retribusi,” ungkap Aray.

Setelah pembangunan selesai, ia mengaku akan berkoordinasi dengan wali kota selaku pimpinan terkait pemanfaatannya. “Kita juga akan lihat apakah semua pedagang langsung dipindahkan atau seperti apa. Intinya tempat berjualan sudah kita sediakan. Kalau ada yang masih kurang tentu akan ditambah lagi kedepannya. Kalau sudah dipindahkan ke situ, eks rumah sakit itu akan jadi pusat wisata kuliner di Kotamobagu,” tambahnya. (gjm)

KINALANG Akomodir Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

Kepala Bidang SIKP, Fahri Damopolii, menjelaskan alur laporan pengaduan melalui KINALANG.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kota (Pemkot) segera me-launching Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG). Terobosan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) itu merupakan sarana bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta berbagai keluhan terkait penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah daerah.

Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP), Fahri Damopolii, menjelaskan sistem kerja KINALANG adalah menerima semua laporan pengaduan via Si KeMas, Sms, Facebook, WhatsApp dan Twiter. Selanjutnya, laporan pengaduan itu akan ditindaklanjuti dengan melalui tahapan verifikasi, klarifikasi dan klasifikasi oleh Kepala Seksi SIKP. “Setelah itu admin akan meneruskan ke perangkat daerah teknis, dan perangkat daerah memberikan tanggapan dan tindak lanjut penyelesaian pengaduan melalui admin perangkat daerah. Kemudian admin KINALANG menerima tanggapan dan meneruskan hasil tindaklanjut ke pelapor,” terangnya.

Bagi pelapor yang melaporkan aduan melalui KINALANG akan diberikan user id untuk memantau perkembangan dari setiap laporan. “Jadi pelapor bisa melihat perkembangan laporannya, karena akan diberikan user id,” ujarnya.

Nama KINALANG diambil dari Bahasa Mongondow yang artinya pemerintah. Dinukil dari satu fase dalam sejarah perjalanan kerajaan Bolaang Mongondow yakni, perjanjian Tudu’in Bakid antara PALOKO (Rakyat) dan KINALANG (Pemerintah).

“Secara filosofis, simbol PALOKO dan KINALANG merupakan penggambaran interaksi antara rakyat dan pemerintah, terutama bagaimana pemerintah memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat dalam penyelenggaraan aspek pelayanan publik,” tambahnya. (gjm)

Kawan Kota Doakan Novia jadi Idola Indonesia

ZONA KOTAMOBAGU — Komunitas Wartawan Kotamobagu (Kawan Kota) antusias mendukung Novia Bachmid yang tampil pada babak spektakuler show Indonesian Idol malam ini.

Selain menyaksikan penampilannya, anggota Kawan Kota juga ikut memberi dukungan melalui sms serta vote via Aplikasi Tokopedia.

“Novia adalah adik kita semua. Mari kita doakan agar ia tampil maksimal dan bisa lolos ke fase selanjutnya. Kita doakan juga agar Novia bisa jadi Idola Indonesia,” kata Khano Tontolawa, Ketua Kawan Kota.

Anggota Kawan Kota, Rusmin Mamonto, mengungkapkan keikutsertaan Novia Bachmid di ajang Indonesian Idol tahun ini menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Bolaang Mongondow Raya dan Sulawesi Utara secara keseluruhan. “Novia harus kita dukung. Ia bukan hanya membawa nama daerahnya (Boltim), tapi Bolaang Mongondow Raya bahkan Sulawesi Utara. Ia adalah kebanggaan kita semua,” ujar wartawan Harian Posko Manado itu. (kwk/gjm)