ZONA BOLMUT – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018. Penghargaan tertinggi di bidang pengelolaan keuangan daerah itu diterima Bupati, Drs Hi Depri Pontoh, yang diserahkan Kepala BPK Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba, Senin (27/5), di Kantor BPK, Manado.
“Opini WTP yang diterima para Kepala Daerah ini harus dijadikan motivasi dalam mewujudkan administrasi keuangan yang lebih baik. Jangan mudah puas. Pengelolaan keuangan harus tetap dimaksimalkan dengan mengacu pada prinsip dan asas pengelolaan keuangan,” kata Kepala BPK Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba.
Sementara itu, Bupati Depri Pontoh mengungkapkan raihan opini WTP merupakan bukti kerja sama, kerja keras serta dukungan dari semua pihak. “Prestasi ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkap bupati. (Rendy)
BOLTIM – Lewat tangan dingin kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah ((BPKPD) Oskar Manoppo, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali mempersembahkan predikat opini Wajar Tanpa Pemgecualian (WTP) untuk ke enam kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Opini ini diketahui setelah Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Tangga Muliaman Purba membacakan hasil pemeriksaan di hadapan para kepala daerah se-Sulut, di Aula Kantor BPK-RI Perwakilan Sulut jalan 17 Agustus Manado, Senin (27/05/2019).
Dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (LKPD) Kabupaten Boltim Tahun Anggaran 2018 itu, langsung diserahkan Kepala BPK Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba yang diterima langsung oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar didampingi Ketua DPRD Boltim, Marsaoleh Mamonto yang disaksikan langsung Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Kepala Daerah se-Sulut.
Oskar Manoppo mengatakan, hasil yang diraih tidak akan maksimal tanpa tim yang kompak. Karena tim kompak dan mau bekerja keraslah mampu menghasilkan pengelola keuangan yang baik. “Semua ini tak lepas dari kerjasama semua pihak yang terlibat. Terutama Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Kabupaten selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada saya. Tanpa meraka saya bukan apa-apa,” ungkap Oskar.
Menurutnya, WTP ke-enam menjadikan ASN di Boltim lebih termotivasi dalam mengelola keuangan. Karena hasil yang baik itu kata dia, didapat dengan kerja keras dan kekompakan tim. “Tanpa bantuan dari SKPD dan seluruh ASN di Boltim saya tak akan mampu membawa Boltim meraih WTP ke enam secara beruntun,” terangnya. (Advetorial)
Ketua Presidium KAHMI Boltim, Robbi Mamonto, menyerahkan sembako kepada lansia di Desa Purworedjo, Kecamatan Modayag.
ZONA BOLTIM – Untuk kesekian kalinya Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), kembali menggelar aksi sosial berupa pembagian sembako di berbagai wilayah di Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), Sabtu (25/05/2019).
Data yang dihimpun, total paket yang disalurkan mencapai 150 paket, yang terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula, minyak kelapa ukuran 1 kg, teh hingga susu kemasan.
“Paket – paket ini merupakan donasi dari seluruh anggota. Serta dana kas KAHMI Boltim,” tutur Hendra Damopolii, Presidium KAHMI Boltim.
Serupa dengan itu, Ketua Presidium KAHMI Boltim, Robbi Mamonto, mengungkapkan, penyaluran sembako tersebut merupakan hajatan tahunan yang digelar jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.
“Agenda ini wujud komitmen KAHMI Boltim untuk meringankan asa warga kurang mampu. Selain niatnya ibadah juga bentuk silaturahmi. Sasaran kami, para mustahak infaq seperti, lansia, janda-janda kurang mampu,” tuturnya.
Amatan wartawan, penyaluran sembako ini digelar pada sepuluh desa di empat kecamatan se-Boltim. Tercatat, sembilan desa tersebut antara lain, Desa Buyat, Paret, Kayumuyondi, Tombolikat, Tutuyan, Togid, Iyok, Badaro, serta Purworedjo Bersatu.
“Harapannya, desa-desa yang belum tersebut akan kita maksimalkan pada tahun berikutnya. KAHMI berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga tidak mampu di daerah ini,” imbuhnya. (iza)
Kepala BPKD, Oskar Manoppo, saat menerima piagam penghargaan.
ZONA BOLTIM -Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali torehkan prestasi gemilang lewat pengelolaan keuangan. Terbukti, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kembali menerima penghargaan sebagai pengelolaan keuangan terbaik sebagai penyetor iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian Kerja (JKM) Non ASN (Aparatur Sipil Negara) se-Sulawesi Utara (Sulut).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala PT Taspen Cabang Manado, Rachmat Sujana, belum lama ini.
Kepala BPKD Boltim, Oskar Manoppo berujar, penghargaan yang diberikan adalah usaha dan kerja keras tim yang dipercayakan pemerintah kabupaten. “Ini adalah hasil dari kerja tim,” ketus Oskar.
“Keberhasilan ini diraih dengan usaha dan kerja keras dari tim yang dipercayakan,” sambungnya.
Penghargaan ini tutur Oskar, adalah satu kebanggaan bagi publik Boltim.
“Dimana prestasi ini juga menjadi pendorong bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan kinerja,” tuntasnya.
Dikabarkan penghargaan ini diberikan kepada satu-satunya daerah di Sulut dan Bolmong Raya pada khususnya. (iza)
Wali Kota Tatong Bara saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-12 Kota Kotamobagu.
Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kota Kotamobagu, Kamis (23/5) di Lapangan Boki Hotinimbang. Wali Kota Tatong Bara bertindak sebagai inspektur pada upacara yang dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta para undangan lainnya.
Suasana upacara peringatan HUT ke-12 Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, wali kota mengatakan sejak dibentuk berdasarkan Undang – undang Nomor 4 tahun 2007, sebagai sebuah daerah otonom baru di Provinsi Sulawesi Utara pada Tanggal 23 Mei Tahun 2007, Kota Kotamobagu terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Demikian juga dalam rangka memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kota Kotamobagu juga melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang dapat menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat, termasuk dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana , maupun fasilitas penunjang bagi masyarakat, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian serta berbagai fasilitas umum lainnya, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu.Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Ketua TP PKK Anki Taurina Mokoginta, foto bersama unsur Forkopimda.
Pada kesempatan itu, wali kota juga mengungkapkan, meski baru berusia 12 tahun, namun pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu telah meraih berbagai capaian dan prestasi baik di tingkat Provinsi Sulawesi Utara maupun tingkat nasional. “Mari jadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke – 12 Kota Kotamobagu pada pagi hari ini, sebagai sebuah momentum, untuk lebih meningkatkan semangat serta motivasi kita semua, untuk terus berusaha dan berupaya memberikan pengabdian yang terbaik kepada daerah dan masyarakat,“ kata wali kota. (advertorial)
ZONA BOLTIM – Dinas Pariwisata bakal menyulap kawasan Gunung Ambang menjadi destinasi ekowisata di Kabupaten Bolmong Timur (Boltim). Tak tanggung – tanggung, kawasan tersebut bakal dibangun bumi perkemahan.
Rizky Lamaluta, Kepala Dispar Boltim, menuturkan, sudah menyusun berbagai perencanaan terhadap lokasi tersebut, seperti fasilitas toilet hingga resting area. “Fasilitas itu tujuannya membuat pengunjung semakin betah berkunjung di kawasan Gunung Ambang,” tuturnya.
Tidak hanya itu, dalam menyambut libur lebaran nanti, pihaknya pun tengah menata kembali sejumlah destinasi wisata yang tersebar di daerah itu. “Sudah disiapkan wisata buatan Atoga River View (ARV) Out Bound, dan wisata alam Danau Mooat, Tanjung Silar, dan Pulau Nenas. Alat untuk Snorkling pun akan kami siapkan,” ungkapnya.
Menurutnya, lokasi-lokasi tersebut menjadi incaran wisatawan lokal menghabiskan waktu lenggang bersama keluarga selama libur lebaran mendatang. “Gunung Ambang sendiri kami rencanakan akan bangun bumi perkemahan. Sedangkan, Air Terjun Dodandian di Desa Matabulu, kami minta itu dikelola menggunakan Dana Desa (DD) layaknya objek wisata di Atoga Timur yang sudah maju dan terkenal,” tukasnya.
Ia pun berharap, penataan objek wisata desa wajib didukung oleh pemerintah desa setempat. Langkah itu, dalam rangka menggenjot promosi potensi wisata daerah. “Desa silahkan saja menggenjot potensi wisata mereka. Silahkan tiru manajemennya dari desa yang sudah lebih dulu mengelola destinasi wisatanya,” imbuhnya. (iza)
Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) membekali 77 peserta lintas intansi di Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), lewat Diklat Penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB) dan Standar Satuan Harga (SSH), Senin (20/05/2019).
Diklat tersebut dibuka langsung Bupati Sehan Landjar, dan bertempat di Meeting Room, Hotel Sintesa Peninsula Manado. Dalam acara itu, turut dihadiri Sekretaris Daerah Boltim, Muhammad Assagaf, Sofyan Antonius selaku Kepala Perwakilan BPKP Sulut, serta Asisten Bidang Administrasi Umum, Djainudin Mokoginta.
Suasana kegiatan
Dalam sambutanya, Bupati menyatakan, ASB sendiri merupakan pedoman yang digunakan untuk menganalisis kewajaran beban kerja atau biaya setiap program atau kegiatan, yang akan dilaksanakan oleh SKPD dalam satu tahun anggaran.
Bupati menjelaskan, penilaian kewajaran pembebanan belanja yang dirangkum dalam ASB sendiri mencakup dua hal, yaitu kewajaran beban kerja dan kewajaran biaya. “Beberapa manfaat yang diperoleh dari analisis penyusunan standar yang handal seperti, penetapan platform anggaran pada saat PPAS, cukup menentukan kewajaran biaya dalam melaksanakan kegiatan. Tujuannya, meminimalisir terjadinya pengeluaran yang kurang jelas, dan lain sebagainya,” ujar Bupati.
Suasana kegiatan
Sementara itu, Kepala BPKPD Boltim, Oskar Manoppo melalui Sekretaris BPKPD, Syukur Monoarfa, mengungkapkan, bahwa diklat tersebut bertujuan mendorong daya handal ASN terkait sistem pengendalian intern. “Diklat ini adalah tindak lanjut dari penerapan simda perencanaan lewat system e-budgeting perencaan elektronik,” tuturnya.
Bupati Sehan Landjar (ke-empat dari kanan) foto bersama dengan sejumlah pejabat yang hadir pada kegiatan itu.
Dengan demikian, lewat diklat kali ini, lanjut Monoarfa, para peserta memahami seluk beluk perencanaan berdasarkan system e-budgeting secara menyeluruh. “Ini adalah langkah dalam mendorong terciptanya iklim kendali untuk efisiensi, efektifitas dan produktifitas dari penggunaan sumber daya yang ada,” ujarnya.
Diketahui, diklat tersebut digelar selama empat hari, terhitung 20 sampai 23 Mei mendatang. Para peserta yang terdiri dari kasubag program SKPD, Kecamatan serta Puskesmas itu, nantinya akan disuguhi sejumlah materi yang dibawakan oleh Tim BPKP Sulut. (Advetorial)
Wali Kota Tatong Bara foto bersama Gubernur dan para kepala daerah di Sulut usai rakor TPID.
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Ir Hj Tatong Bara, menghadiri Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM), Tim Pengendali Infalasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (20/2).
Rapat koordinasi itu dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sukawesi Utara, Manado, dipimpin Gubernur Olly Dondokambey.
Pada rapat yang dihadiri para kepla daerah itu, membahas tentang ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, pelaksanaan penandatangan Roadmap Pengendalian Inflasi Sulawesi Utara Tahun 2019 – 2021, serta Pencanangan Program Barito 4.0 dengan Tim Penggerak PKK.
Wali kota usai kegiatan itu, mengatakan rapat koordinasi tersebut sangat penting dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabiltas harga bahan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Pemerintah Kota Kotamobagu tentunya mendukungpenuh berbagai langkah dan upaya yang dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok,” kata wali kota.
Selain diikuti para kepala daerah di Sulut, kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angouw, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Rita Maya Dondokambey–Tamuntuan, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat. (trz)
ZONA BOLTIM – Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) Rizky Lamaluta, menilai perbaikan infrastruktur pariwisata dapat memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Peningkatan infrastruktur memang ditujukan untuk menggaet wisatawan berkunjung ke sini. Itu artinya, dari kunjungan tersebut cukup signifikan mendorong PAD dari sektor pariwisata daerah,” katanya, kala dihubungi dengan wartawan, Senin (20/05/2019).
Terlebih, Rizky mengaku, dengan penetapan tarif retribusi pada beberapa objek wisata, semisal, Kawasan Danau Mooat, serta sejumlah destinasi wisata yang tersebar di beberapa wilayah itu, secara bertahap mampu mendorong gairah kunjungan wisatawan ke daerah. “Dari tahun ke tahun, angka kunjungan wisatawan lokal maupun dari manca negara naik drastis. Ini akan mendorong gairah industri pariwisata bergeliat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kabid Pengembangan Destinasi, Rasno Sugeha, menambahkan, penetapan target sebesar Rp2,8 juta bisa tercapai. “Optimis mencapai target. Itu diukur dari jumlah wisatawan yang datang ke daerah ini, utamanya di Kawasan Danau Mooat cukup tinggi,” tambahnya.
Trepisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Oskar Manoppo, menuturkan, sebelumnya target PAD Dinas Pariwisata mencapai 99,28 persen dari target Rp25 juta per tahun. “Makanya, target kita tingkatkan jadiRp 27.850.000. Target ini diharapkan bisa dicapai bukan hanya di Dinas Pariwisata, melainkan juga di instansi lain,” pungkasnya. (iza)
Wali Kota Tatong Bara foto bersama gubernur dan para kepala daera di Sulut.
Wali Kota Ir Hj Tatong Bara, menghadiri Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM), Tim Pengendali Infalasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (20/2).Rapatkoordinasi (rakor) itu dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Manado, dipimpin Gubernur Olly Dondokambey.
Pada rapat yang dihadiri para kepla daerah itu, membahas tentang ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, pelaksanaan penandatangan Roadmap Pengendalian Inflasi Sulawesi Utara Tahun 2019 – 2021, serta Pencanangan Program Barito 4.0 dengan Tim Penggerak PKK.
Suasana rakor TPID yang dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara.
Wali kota usai kegiatan itu, mengatakan rapat koordinasi tersebut sangat penting dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabiltas harga bahan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Pemerintah Kota Kotamobagu tentunya mendukung penuh berbagai langkah dan upaya yang dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok,” kata wali kota.
Wali Kota Tatong Bara foto bersama peserta rakor.
Selain diikuti para kepala daerah di Sulut, kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angouw, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Rita Maya Dondokambey–Tamuntuan, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat. (advertorial)