Beranda blog Halaman 513

Terungkap Identitasnya, Satu Jasad Korban Tambang Bakan Dijemput Keluarga di RSUD Kotamobagu

dr Paula Lihawa

ZONA KOTAMOBAGU — Satu jasad korban tambang Bakan yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya, telah dijemput pihak keluarga, Kamis (28/3) sekira pukul 13.00 Wita.

Identitas korban adalah Abdul Pitres Larame (44), warga Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Jasad korban sudah dijemput tadi oleh istri dan keluarganya,” kata Kepala Tim Postmortem DVI Polda Sulut, dr Paula Lihawa.

Sebelum menyerahkan jasad korban ke pihak keluarga, katanya pihaknya terlebih dahulu meminta keterangan ke pihak keluarga terkait ciri-ciri korban. “Kita tidak langsung menyerahkan, tapi disesuaikan dulu antara keterangan keluarga dengan ciri-ciri korban,” terangnya. (trz)

Ini Jumlah Sementara dan Nama Korban Tragedi Tambang Bakan

Proses evakuasi di lokasi kejadian.

ZONA KOTAMOBAGU — Upaya evakuasi terhadap korban yang tertimbun di lokasi pertambangan Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, terus dilakukan. Sejak Selasa (26/2) hingga Rabu (27/2) sekira pukul 20.00 Wita, sudah ada 23 korban yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga: Umur Sekira 40 Tahun, Ini Ciri-ciri Korban Tambang Bakan yang Belum Teridentifikasi

Dari jumlah yang berhasil dievakuasi itu, terdapat empat korban meninggal dunia, dengan tiga diantaranya telah berhasil diidentifikasi dan sudah diketahui identitasnya. Sedangkan 19 korban lainnya masih selamat namun beberapa diantaranya mengalami luka berat dan luka ringan.

Jumlah korban tersebut masih memungkinkan bertambah. Terinformasi masih ada puluhan penambang lain yang belum berhasil dievakuasi dan masih terjebak dalam lubang galian material di lokasi kejadian. (trz)

 

Nama Korban Tambang Bakan yang Sudah Dievakuasi:

1) Muin Andriase

2) Harson Mokoginta

3) Fandi Modeong

4) Rusman Pobela

5) Rustam Golonggom

6) Topan Potabuga

7) Madinanto Singosari

8) Anas Sutyo Nugroho

9) Fian Potabuga

10) Sudarto Tulong

11) Kito Tulong

12) Sapri Mokodompit

13) Eman

14) Langkau

15) Beny Mamonto

16) Arifin Mamonto

17) Waldi Tiwang

18) Risko Tampoi

19) Heldi Mokoagow

20) Toni Paputungan

21) Udin Tulong

22) Ikran Makahinda

Umur Sekira 40 Tahun, Ini Ciri-ciri Korban Tambang Bakan yang Belum Teridentifikasi

dr Paula Lihawa

ZONA KOTAMOBAGU – Salah satu korban meninggal dunia yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, belum diketahui identitasnya. Hingga Rabu (27/2) pukul 20.00 Wita malam ini, jasad korban masih berada di ruang jenazah.

“Ada dua korban meninggal dunia yang dibawa hari ini, dan yang teridentifikasi baru satu. Yang sudah diidentifikasi itu tinggal menunggu keluarga untuk dibawa pulang,” kata Kepala Tim Postmortem DVI Polda Sulut, dr Paula Lihawa.

Ia menjelaskan, jasad korban yang belum teridentifikasi itu berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan di atas 40 tahun, tinggi badan 152 centi meter (cm), tidak ada tahi lalat, tidak ada tato, tidak ada bekas patah dan memiliki tindik di telinga bagian kiri. “Korban menggunakan kaos berwarna hijau dan celana pendek biru bergaris hitam-putih. Di dalam saku celana hanya ada satu bungkus rokok, macis dan uang seratus ribu,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu hingga Kamis (28/2) hari ini. Namun jika belum ada yang datang melapor memiliki anggota keluarga seperti cirri-ciri tersebut, maka jasad korban tersebut akan langsung dikuburkan. “Kita sudah koordinasi dengan wali kota dan wakil wali kota, kalau sampai besok belum ada, maka jasad korban akan langsung dikuburkan,” tambahnya. (trz)

1 Maret, Lima Unit BRT Diuji Coba

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Bantuan Bus Rapid Transit (BRT) yang diberikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan segera dioperasikan. Namun sebelum dioperasikan sebagai angkutan penumpang jenis baru di Kota Kotamobagu, akan di uji coba terlebih dahulu oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dishub, Nasli Paputungan, mengatakan uji coba BRT tersebut direncanakan Jumat (1/3). Selama masa uji coba, katanya masyarakat bisa memanfaatkan bus tersebut sebagai angkutan umum secara gratis. “Karena masih pelat merah sehingga masih gratis. Masyarakat bisa menggunakannya tanpa harus membayar,” katanya, kemarin.

Ia mengungkapkan, pengguna BRT akan dikenakkan tarif jika telah dialihkan menjadi pelat kuning. “Tarifnya sedang dalam pembahasan, tapi yang pasti lebih murah dan terjangkau. Nanti jalurnya akan melewati shelter-shelter yang ada di dua koridor,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, mengatakan BRT tersebut akan segera dioperasikan. Infrastruktur penunjang, seperti shelter katanya telah rampung dan siap digunakan. “Rencananya Hari Sabtu, tapi karena ada agenda lain sehingga kita majukan di Hari Jumat,” ujar Nayodo, saat meninjau kesiapan operasional BRT di Kantor Dishub, kemarin. (ads/trz)

Tragedi Tambang Bakan, Wali Kota Ucapkan Belasungkawa

Wali Kota, Tatong Bara (tengah) saat berada di lokasi kejadian.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), meninjau langsung proses evakuasi korban tragedi tambang Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (27/2).

“Biar bagaimanapun ada warga Kotamobagu yang bekerja di sana (Tambang Bakan). Mereka juga menjadi korban,” kata wali kota, kemarin.

Wali kota juga menyampaikan rasa keprihatinan dan turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimbulkan korban, termasuk yang berasal dari Kota Kotamobagu.

“Terinformasi ada korban dari Kota Kotamobagu. Atas nama pemerintah menyampaikan turut berbelasungkawa. Dan semoga korban maupun pihak keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” sebut wali kota. (ads/trz)

Pemkab Berbenah Jelang Penilaian Kabupaten Kota Sehat

Rapat advokasi penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bappelitbangda.

ZONA BOLMUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berbenah jelang penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2019. Selasa (26/2), dilaksanakan rapat advokasi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat 2019, di ruang rapat Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda).

Ketua Tim Pembina Kabupaten Sehat, Leksi Talibo, mengingatkan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Kabupaten Sehat untuk terus berbenah dan mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan dalam penilaian. “Waktu penilaian semakin dekat, yaitu pada Bulan Maret. Untuk itu semua harus bekerja sama dan mematangkan persiapan penilaian,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Jusnan Mokoginta, menjelaskan ada enam kategori penilaian Kabupaten Kota Sehat, yaitu tatanan kehidupan sehat masyarakat mandiri, tertib lalu lintas dan pelayanan kesehatan, industry perkantoran sehat, pemukiman sarana dan prasarana sehat, ketahanan pangan dan gizi serta tatanan pariwisata sehat. “Dengan berbagai persiapan yang kita lakukan, insya allah kita bisa dapat penghargaan Kabupaten Sehat tahun ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, penyelenggaraan kabupaten kota sehat merupakan upaya perwujudan gerakan masyarakat hidup sehat yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat. “Penyelenggaraannya lebih mengutamakan proses daripada target,” tambahnya. (Rendy)

Tak ada Anggaran, Atlit Kotamobagu Terancam tak Bisa Ikut Porprov

Atlit Kotamobagu yang diutus berlaga di Porprov tahun lalu.

ZONA KOTAMOBAGU — Atlit di Kota Kotamobagu terancam tak bisa ikut Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) tahun ini. Pasalnya, tidak ada anggaran yang ditata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk keikutsertaan atlit di ajang tersebut.

“Anggaran di bidang olahraga tidak ada, yang ada hanya di bidang kepemudaan saja untuk Paskibraka,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa.

Meski tidak ada anggaran, namun ia yakin tetap bisa mengikutsertakan atlit ke Porprov yang akan dilaksanakan di Bitung. Bahkan ia mengakui, saat ini sedang mempersiapkan atlit-atlit yang akan bertarung membawa nama Kota Kotamobagu pada ajang tersebut. “Ada 15 cabang olahraga yang kita persiapkan. Kita juga masih menunggu kepastiannya waktu pelaksanaan. Kalau Bulan September, maka kita akan mempihakketigakan tiap cabang olahraga ke BUMN-BUMN yang ada di sini. Nantinya satu cabang olahraga ada satu BUMN yang menangani. Tapi jika pelaksanaannya Bulan Desember, maka anggarannya kita akan tata di APBD Perubahan. Pada prinsipnya, kita tetap siap berangkat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pada Poprprov tahun ini pihaknya menargetkan Kota Kotamobagu masuk lima besar. “Insya allah tahun ini kita bisa masuk lima besar. Untuk tahun lalu target kita begitu (lima besar), tali hanya peringkat delapan,” tambahnya. (ads/trz)

Peringati HPSN, Wawali Ajak Budayakan 3R

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat memberi sambutan pada upacara peringatan HPSN.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menaruh perhatian serius masalah persampahan. Saat ini, Pemkot sedang giat-giatnya mengurangi volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya.

Menurut Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, sudah ada acuan dan pedoman bagi pemerintah dalam menangani permasalahan persampahan. Ada Peraturan Wali Kota (Perwako) nomor 25 tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada), edaran tentang pengurangan sampah pelastik, serta telah mencanangkan pengendalian sampah pelastik di wilayah Kota Kotamobagu. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah tersebut, diharapkannya dapat didukung semua elemen masyarakat untuk menangani permasalahan persampahan.

“Semua elemen masyarakat, termasuk juga para pelaku usaha untuk membangun kepedulian dan kesadaran bersama dalam penanganan sampah dengan membudayakan 3 R (reduce, reuse dan recycle) untuk mengurangi volume sampah,” kata Nayodo, saat memberi sambutan pada upacara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dirangkaikan dengan apel korpri, Senin (25/2), di Lapangan Boki Hotinimbang.

Pada kesempatan itu, Nayodo juga meminta ada sinergitas dengan semua pihak dalam penanganan sampah. “Sampah ini menjadi masalah nasional, dan ini sudah masuk dalam penilaian SAKIP. Wali Kota juga berpesan bahwa anugerah piala adipura yang sudah kita raih tidak harus membuat kita berpuas diri, tapi mari kita jadikan sebagai sumber motivasi serta semangat untuk menjadikan Kota Kotamobagu sebagai kota bersih dan sehat,” ungkap Nayodo.

Upacara tersebut dihadiri para pejabat di lingkungan Pemkot serta PNS dan tenaga honorer. (ads/trz)

Rancang RKPD 2020, Bupati Serap Asmara di Bolangitang Timur

Bupati, Depri Pontoh (tengah), saat menghadiri Musrenbang RKPD di Kecamatan Bolangitang Timur.

ZONA BOLMUT — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kecamatan, sedang berlangsung. Rabu (20/2), agenda untuk merumuskan rencana pembangunan itu dilaksanakan di Kecamatan Bolangitang Timur.

Menurut Bupati Drs Hi Depri Pontoh, Musrenbang RKPD itu dilaksanakan guna menyerap aspirasi (asmara) masyarakat sebagai acuan dalam penyusunan RKPD Tahun 2020.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa merumuskan program dan kegiatan prioritas sekaligus menentukan arah pembangunan sesuai yang dibutuhkan masyarakat, dan bukan berdasar pada keinginan segelintir orang,” kata bupati, dalam sambutannya pada kegiatan itu.

Diketahui, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sedang merampungkan penyusunan RPJMD Kabupaten Bolmut Tahun 2018-2023 yang merupakan acuan dalam merumuskan Rencana Pembangunan Daerah yang tertuang dalam Visi “Mewujudkan Bolaang Mongondow Utara yang Berkelanjutan, Mandiri, Berbudaya dan Berdaya Saing”. Berkaitan dengan itu, menurut bupati perlu ada evaluasi terhadap pencapaian pembangunan sebelumnya, sehingga bisa diketahui berbagai capaian diberbagai aspek pembangunan. “Banyak aspek yang telah dicapai sebelumnya, begitu juga dengan prestasi. Tapi masih banyak juga yang perlu dibenahi,” ujar bupati.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Bupati Amin Lasena, sejumlah anggota DPRD, para pimpinan SKPD, camat dan sangadi se-Kecamatan Bolangitang Timur. (Rendy)

1 Maret Pengumuman Hasil Tes PPPK

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat membuka pelaksanaan tes PPPK.

ZONA KOTAMOBAGU — Sembilan pendaftar calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah mengikuti tahapan tes yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kotamobagu, Sabtu (23/2). Selanjutnya,  calon PPPK itu tinggal menunggu pegumuman hasil.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, mengatakan berdasarkan tahapan seleksi yang dikeluarkan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB), pengumuman hasil tes akan dilakukan pada 1 Maret. “Setelah pelaksanaan tes langsung dilanjutkan dengan pengolahan nilai, kemudian pengumuman,” kata Sahaya.

Sahaya mengakui, jumlah pendaftar dalam seleksi PPPK tahap I ini sangat kurang. Dari 22 kuota yang tersedia, hanya ada sembilan pendaftar yang terdiri dari empat pendaftar tenaga guru dan sisanya penyuluh pertanian. “Untuk tenaga kesehatan tidak ada yang mendaftar,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, berharap semua peserta tes PPPK dapat mengikuti semua tahapan seleksi dengan baik dan mendapat hasil sesuai yang diharapkan. “Lewat seleksi PPPK ini, pemerintah mencari pegawai yang benar-benar berkompeten dan mampu melaksanakan tugas pelayanan di berbagai bidang,” kata Nayodo, saat membuka tes calon PPPK. (ads/trz)