Beranda blog Halaman 528

DLH Dapat Tujuh Unit Kendaraan Roda III

ZONA KOTAMOBAGU —  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menerima bantuan tujuh unit kendaraan roda III. Kendaraan yang diberikan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) itu akan difungsikan sebagai armada pengangkut sampah khusus di wilayah yang tak terjangkau kendaraan jenis truk.

Sekretaris DLH, Abdul Thalib Dilapanga, mengatakan armada pengangkut sampah yang ada saat ini semuanya berjenis truk, dan tak bisa masuk ke jalan-jalan kecil. “Dengan adanya kendaraan roda III ini, maka sampah-sampah yang ada di dalam lorong bisa dijangkau. Operasionalnya hanya fokus di lorong-lorong kecil saja,” katanya.

Untuk mengatur operasionalnya, ia mengungkapkan pihaknya akan membuat rute atau wilayah angkutan setiap kendaraan. “Rutenya hanya di jalan lorong saja. Nanti akan kita atur agar semua lorong kecil bisa terjangkau. Sebelumnya kita akan turun ke semua desa dan kelurahan mendata semua lorong-lorong yang ada,” ungkapnya.

Ketambahan tujuh unit kendaraan toda tiga itu diharapkannya dapat mengatasi berbagai persoalan sampah. “Selama ini masalah sampah yang terlambat di angkut rata-rata berada di dalam lorong. Tapi dengan adanya kendaraan ini, maka harapan kita bisa mengatasi semua persoalan-persoalan itu,” harapnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. “Sudah ada tempat sampah yang disiapkan di pinggir jalan. Buang di situ saja, nanti ada petugas yang akan mengangkutnya,” imbaunya. (ads/trz)

Target PAD Dishub Naik 1,4 miliar

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan ditargetkan sebesar Rp3 miliar di tahun 2019 mendatang. Jumlah tersebut naik sekira Rp1,4 miliar dari tahun ini yang hanya ditargetkan sebesar Rp1,6 miliar.

Kepala Dishub, Nasli Paputungan, mengakui pihaknya akan berupaya mengejar target tersebut. Berbagai potensi yang ada akan dimafaatkan, termasuk dari sektor retribusi perparkiran. “Tahun depan PAD kita naik. Maka semua harus kita maksimalkan. Untuk retribusi perparkiran akan kita naikkan,” katanya.

Ia menjelaskan, menaikan retribusi parkir merupakan sebuah solusi dalam mengejar besaran target PAD. Besaran retribusi yang diterapkan saat ini katanya masih mengacu ke Peraturan Daerah (Perda) tahun 2011. “Nantinya Perda ini akan kita revisi untuk menyesuaikan besaran retribusi parkir,” ujarnya.

Lanjutnya, kenaikan retribusi parkir tidak akan terlalu memberatkan pengendara roda dua maupun roda empat. “Misalnya di rumah sakit. Kita gunakan portal elektronik dan retribusinya menjadi seribu dari sebelumnya lima ratus. Itu tidak terlalu berat, karena di daerah lain saja bahkan ada yang sampai dua ribu atau lebih,” ujarnya.

Ditambahkannya, rencana menaikan tarif retribusi parkir itu terlebih dahulu akan disosialisasikan sebelum diterapkan. “Pasti akan banyak yang komplen, makanya kita akan sosialisasikan dulu sebelum diterapkan,” tambahnya. (ads/trz)

Besok Final Wali Kota Cup 2018

ZONA KOTAMOBAGU — Turnamen sepam bola Wali Kota Cup 2018, memasuki babak final. Dua tim dari daerah berbeda yakni Persin Sinindian (Kota Kotamobagu) dan Poobers Poopo Bersatu (Kabupaten Bolmong) akan tampil pada partai puncak yang akan dilaksanakan Sabtu (8/12).

“Jadwal pertandingan final sudah ditetapkan Hari Sabtu (besok). Hasil koordinasi dengan ibu wali kota, insya allah beliau yang akan hadir dan menutup kegiatan ini,” kata salah satu panitia, Erwin Damopolii.

Selain Wali Kota Tatong Bara sebagai penggagas kegiatan tersebut, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow juga direncanakan hadir dan menyaksikan pertandingan final nanti. “Bupati Bolmong akan hadir, karena salah satu tim yang akan bertanding berasal dari Bolmong. Kemudian kita juga mengundang unsur Forkopimda. Setelah pertandingan nanti langsung acara penutupan,” ujarnya.

Wali Kota Cup 2018 diikuti 18 tim se-Bolaang Mongondow Raya. Adapun total hadiah yang disiapkan panitia untuk masing-masing pemenang sebesar Rp100 juta. Untuk pertandingan memperebutkan juara III dan IV sudah dilaksanakan Kamis (6/12) antara Garuda Putih Moyag melawan Kota Utama Gogagoman. Pertandingan itu dimenangkan Garuda Putih Moyag dengan skor 1-0.

“Kami ucapkan selamat kepada Persin Sinindian dan Poobers Poopo karena bisa mencapai babak final. Ucapan selamat juga kepada Garuda Putih Moyag dan Kota Utama Gogagoman yang berhasil menjadi juara III dan IV pada turnamen. Kemudian ucapan terima kasih juga dari kami panitia kepada semua tim peserta yang sudah ikut ambil bagian pada kegiatan ini,” sebutnya. (ads/trz)

15.056 UMKM Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus didorong. Data di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM), ada 15.056 UMKM yang terdiri dari 14.837 Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 219 Usaha Mikro Besar (UMB).

Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray, mengatakan kehadiran UMKM di Kota Kotamobagu sangat berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu UMKM yang ada juga katanya ikut menyerap banyak tenaga kerja. “Jumlah pekerja pada usaha mikro kecil sebanyak 28.308 tenaga kerja. Kemudian 4.607 orang menjadi pekerja pada usaha mikro besar. Penyerapan tenaga kerja untuk UMKM ini cukup besar, dampaknya juga pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Aray.

Ia mengungkapkan, pihaknya terus mendorong pengembangan UMKM yang ada di Kota Kotamobagu. Selain memberi bantuan dan pelatihan terhadap para pelaku usaha, Pemkot juga memudahkan setiap pelaku usaha mendapatkan ijin usaha secara gratis. “Semua ini kita lakukan dengan tujuan untuk memberi akses dan ruang bagi setiap pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya masing-masing,” ungkapnya.

Disisi lain, ia meminta para pelaku UMKM untuk terus memperbaiki kualitas produk usahanya masing-masing. Hal itu penting dilakukan agar produk usaha yang dihasilkan bisa bersaing dengan produk-produk lainnya terutama yang berasal dari daerah lain. “Misalnya untuk produk usaha kacang goyang, selain kualitas rasa juga diperhatikan kemasannya agar bisa menarik minat masyarakat untuk membelinya,” imbaunya. (ads/trz)

Disparbud Cari Ide Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) menggelar Focus Group Discussion, Kamis (6/12), di Aula Bapelitbangda. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Kota Kotamobagu maupun daerah lainnya di Bolmong Raya pada tahun 2019 mendatang.

“Perlu ada kerja sama dari semua pihak dalam mengelola pariwisata. Sehingga itu, melalui focus group discussion ini diharapkan akan diperoleh banyak ide dan gagasan dalam rangkan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di Bolaang Mongondow Raya,” kata Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae, saat membuka kegiatan tersebut.

Kepala Disparbud, Agung Adati, mengungkapkan dari FGD yang dilakukan itu didapat kesimpulan dan poin penting tentag upaya peningkatkan jumlah wisatawan mancanegara datang ke Bumi Totabuan, seperti paket terpadu serta membentuk forum komunikasi antar Dinas Pariwisata se-Bolaang Mongondow Raya.

“Paket terpadu yang dimaksud adalah, setiap wisatawan yang datang akan diarahkan untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada di tiap daerah di Bolmong Raya. Kemudian untuk forum komunikasi Dinas Pariwisata itu adalah menunjang berbagai even pariwisata yang dilaksanakan tiap daerah. Dengan begini, maka jumlah kunjungan wisatawan mancanegara datang ke Bolmong Raya pasti akan meningkat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Regional I Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kotamobagu serta jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan se-Bolaang Mongondow Raya. (ads/trz)

Penyesuaian Luas Wilayah Tunggu Kesepakatan Bersama Pemkab Bolmong-Boltim

Marham Anas Tungkagi
Marham Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut akan memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kota (Pemkot), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong dan Boltim, soal penyesuaian luas wilayah Kota Kotamobagu. Agenda tersebut terinformasi akan dilaksanakan pekan depan sekaligus penandatangan berita acara kesepakatan bersama ketiga daerah berbatasan tersebut.

“Informasi dari Biro Pemerintahan agenda itu tanggal 11 atau tanggal 12 Desember. Mudah-mudahan tidak tertunda lagi,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Anas Tungkagi.

Ia mengungkapkan, batas Kota Kotamobagu dengan Kabupaten Bolmong dan Boltim sudah selesai dan telah dituangkan dalam Permendagri nomor 68 Tahun 2017 tentang batas daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong, serta Permendagri nomor 12 tahun 2015 tentang batas daerah Kota Kotamobagu dengan Kabupaten Boltim. “Jadi soal batas daerah ini sudah selesai. Tinggal berita acaranya saja. Bulan ini mudah-mudahan itu sudah selesai, dan selanjutnya akan dibawa ke Kemendagri dan juga Kementrian Keuangan,” ungkapnya.

Luas wilayah Kota Kotamobagu bertambah 40 kilo merer persegi atau menjadi 108 kilo meter persegi dari sebelumnya hanya 68,8 kilo meter persegi. Penambahan luas wilayah itu akan ikut berpengaruh pada peningkatan nilai Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot). “Insya allah semuanya bisa selesai akhir tahun ini, agar pada APBN Perubahan 2019 nanti DAU kita sudah disesuaikan dengan luas wilayah saat ini,” ujarnya.

Wali Kota Tatong Bara terus mem-follow up penambahan nilai DAU untuk Kota Kotamobagu. Saat pertemuan dengan Mendagri beberapa waktu lalu, wali kota menyampaikannya langsung dan berharap pada APBN Perubahan 2019 komponen penghitungan nilai DAU sudah mengacu ke luas wilayah saat ini. (ads/trz)

Empat Camat Jadi Pengawas Orang Asing di Kotamobagu

Wali Kota Tatong Bara menyematkan rompi ke Timpora Kecamatan yang baru dikukuhkan.

ZONA KOTAMOBAGU – Empat Camat se-Kota Kotamobagu dikukuhkan sebagai anggota Tim Pengawas Orang Asing (Timpora). Pengukuhan itu dilakukan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kotamobagu, Jhon Rumagit, dan disaksikan Wali Kota Tatong Bara serta Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny Sompi, Selasa (4/12).

Ke-empat Camat yang dikukuhkan itu adalah, Camat Kotamobagu Barat Sumitro Potabuga, Camat Kotamobagu Timur Usmar Mamonto, Camat Kotamobagu Selatan Hamdan Mokoagow dan Camat Kotamobagu Utara Ariono Potabuga.

“Kehadiran Timpora Kecamatan ini diharapkan dapat lebih memaksimalkan pengawasan terhadap aktivitas orang asing di daerah ini. Kita harap para camat dapat berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, termasuk pihak Imigrasi dalam pelaksanaan tugas pengawasan di lapangan,” kata Wali Kota Tatong Bara, usai pengukuhan.

Camat Kotamobagu Barat, Sumitri Potabuga, mengatakan pihaknya siap melakukan tugas pengawasan terhadap aktivitas orang asing baik di wilayah Kotamobagu Barat maupun di Kota Kotamobagu secara keseluruhan. “Kita siap bekerja bersama instansi terkait termasuk Imigrasi untuk mengawasi semua orang asing yang masuk di daerah kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kotamobagu, Jhon Rumagit, mengungkapkan kehadiran Timpora Kecamatan akan bisa lebih mengoptimalkan pengawasan orang asing masuk ke Kota Kotamobagu. “Setiap gerak-gerik orang asing di daerah ini sudah diawasi oleh Timpora,” ungkapnya.

Ia mengakui, orang asing yang menetap di Kota Kotamobagu belum ada. Namun demikian, pihaknya tetap memaksimalkan pengawasan di lapangan. “Untuk orang asing di Kotamobagu memang belum ada, tapi tetap akan kita awasi mereka yang datang berkunjung ke sini,” sebutnya. (ads/trz)

Pemkot Minta Tambahan Kuota LPG ke Pertamina

Alfian Hasan

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) mengajukan permintaan penambahan kuota LPG 3 Kg ke pertamina. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan LPG jelang Hari Natal.

Kepala Bagian Perekonomian, Alfian Hasan, mengatakan pihaknya sudah menyurat ke pertamina soal penambahan kuota 700 LPG. “Kuota sekarang ini 7.000 per hari. Kemudian kita usul penambahan 700. Jika disetujui, maka kuota per hari menjadi 7.700,” katanya.

Selain mengantisipasi kelangkaan LPG, penambahan kuota tersebut juga dimaksudkan untuk mencegah lonjakan harga. “Momentum seperti ini biasanya dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan sendiri dengan menaikan harga LPG. Untuk itu kita antisipasi dengan mengajukan penambahan kuota,” ujarnya.

Setelah permintaan kuota disetujui, ia mengaku pihaknya akan memaksimalkan pengawasan di lapangan. “Jadi bukan hanya selesai di permintaan kuota saja. Tapi kita akan awasi juga penyaluran di lapangan agar tidak ada penimbunan ataupun permainan harga terutama di tingkatan pangkalan,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua pangkalan untuk dapat mendistribusikan LPG sesuai ketentuan yang berlaku. “Harga yang di jual tak boleh melebihi HET (Harga Eceran Terbatas). Kemudian LPG 3 kilo gram ini tidak boleh digunakan di tempat usaha, hanya untuk masyarakat saja,” imbaunya. (ads/trz)

379 Pelamar CPNS Ikut SKB

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU — Tim seleksi CPNSD mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada rekrutmen CPNS tahun ini. Pengumuman nomor 34/813/Timsel-CPNSD/XII/2018 yang ditandatangani Ketua Timsel CPNSD Adnan Massinae, merupakan tindaklanjut dari surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) nomor: K26-30/D7074/XII/18.01 tanggal 1 Desember perihal penyampaian hasil SKD.

Dalam pengumuman itu, tertuang hasil seleksi SKD sekaligus 379 nama peserta yang berhak mengikuti SKB yang dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok 1 yang memenuhi nilai ambang batas SKD berdasarkan PermenPAN-RB nomor 37 Tahun 2018, serta kelompok 2 yang memenuhi nilai kumulatif SKD berdasarkan PermenPAN-RB nomor 61 tahun 2018.

“Khusus pelamar tenaga guru yang dinyatakan lulus SKD harus memasukan  kelengkapan berkas ke BKPP mulai tanggal 4 sampai 7 Desember,” kata Sekretaris Timsel CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Ia mengungkapkan, tempat pelaksanaan SKB digelar di Kantor Regional XI Manado dengan menggunakan sistem Computer Assistad Test (CAT). “Untuk waktu pelaksanaannya kita masih menunggu dari BKN. Begitu juga dengan teknis pelaksanaannya,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua peserta  SKB diminta untuk memperhatikan berbagai ketentuan, seperti hadir di tempat pelaksanaan 60 menit sebelum ujian dimulai, membawa KTP, kartu keluarga, ijazah dan transkrip nilai serta kartu ujian asli. “Semua ketentuan dan persyaratan ini harus diperhatikan, karena jika terlambat atau tidak membawa apa yang dipersyaratkan maka tidak diperkenankan mengikuti ujian dan dinyatakan gugur. Jadi semua ketentuan harus dipatuhi dan persyaratannya dipenuhi,” imbaunya.

Selain itu, ia juga mendorong semua peserta SKB untuk lebih giat belajar, baik peserta yang mencapai nilai passing grade atau melalui perankingan. “Tidak ada jaminan kelulusan. Kuncinya hanya belajar, berdoa dan berusaha. Kelulusan adalah prestasi dari peserta itu sendiri. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, jangan percaya karena itu adalah penipuan,” tambahnya. (ads/trz)

Wali Kota Hadiri Pengukuhan Timpora Kecamatan

Wali Kota Tatong Bara menghadiri pelantikan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kecamatan se-Kota Kotamobagu di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kotamobagu, Selasa (4/12).

Wali Kota Tatong Bara menyematkan rompi ke Timpora Kecamatan yang baru dikukuhkan.

Dalam sambutannya, wali kota mengatakan kehadiran Kantor Imigrasi di wilayah Kota Kotamobagu sangat membantu dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Dihadapan Dirjen Imigrasi Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham), Ronny Sompie, wali kota juga menyampaikan harapan agar Kantor Imigrasi Kotamobagu yang saat ini bertipe atau kelas C bisa naik menjadi tipe B.

Wali Kota Tatong Bara menyerahkan cenderamata ke Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny Sompi.

Dega’ Niondon (selamat datang) dan syukur moanto (terima kasih) Pak Dirjen atas kunjungannya ke Kota Kotamobagu. Kami terus mendukung dan mendorong agar Imigrasi Kotamobagu bisa naik tipe, demi terciptanya pelayanan khususnya di bidang keimigrasian menjadi lebih maksimal lagi. Mudah-mudahan kehadiran Pak Dirjen di sini bisa membantu mewujudkan aspirasi kami yaitu Imigrasi Kotamobagu naik kelas,” kata wali kota.

Foto bersama wali kota dengan unsur Forkopimda dan Timpora Kecamatan yang baru dikukuhkan.

Timpora Kecamatan yang dikukuhkan adalah Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Barat dan Kotamobagu Timur. Kehadiran Timpora ditiap kecamatan itu juga diharapkan dapat lebih memaksimalkan pengawasan terhadap aktivitas orang asing yang masuk ke wilayah Kota Kotamobagu. Pengukuhan Timpora itu dilakukan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Jhony Rumagit, dan disaksikan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie, serta disaksikan unsur Forkopimda. (advertorial)