Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, usai membuka aksi pengendalian OPT.
ZONA KOTAMOBAGU — Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan aksi pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tanaman kopi yang diikuti para petani kopi. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis (25/10) di Desa Bilalang II.
Dalam sambutannya, Nayodo mengatakan kegiatan tersebut sangat baik karena akan berpengaruh pada peningkatan komoditas perkebunan yang berkelanjutan khususnya tanaman kopi di Kota Kotamobagu. “Kita bersyukur karena Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara memilih Kota Kotamobagu sebagai lokasi kegiatan ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat tentu mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih,” kata Nayodo.
Dihadapan para petani kopi, Nayodo meminta agar apa yang didapat setelah mengikuti kegiatan itu dapat diterapkan dalam proses penanaman tanaman kopi. “Dari kegaiatan ini, petani bisa mengetahui bagaimana mengendalikan hama penggerek buah kopi, agar produksi dan mutu tanaman kopi di daerah ini bisa meningkat,” ujar Nayodo. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Hasil penilaian adipura tahun ini belum diumumkan. Pasalnya, masih ada tahapan penilaian lagi yang akan dilakukan tim penilai adipura, yakni dokumen kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan pejabat di Kementrian Lingkungan Hidup, katanya ada perubahan regulasi penilaian dan ada ketambahan satu tahapan lagi. Kalau sebelumnya hanya P1, P2, verifikasi dan presentase kepala daerah, kali ini bertambah tahapannya yaitu dokumen kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah,” kata Asisten I, Nasrun Gilalom.
Ia menjelaskan, selama ini yang dilakukan pemerintah adalah menjaga kebersihan kantor dan wilayahnya sesuai titik pantau. Sedangkan sesuai regulasi yang baru saat ini, katanya bagaimana kemandirian tiap daerah dalam mengelolah sampah dengan melibatkan peran masyarakat. “Ini jadi PR kita bersama. Bagaimana mengurangi sampah, misalnya di kantor ini akan kita atur agar bagaimana tidak menggunakan air mineral kemasan dalam botol dan pelastik,” jelasnya.
Disisi lain, ia mengimbau semua elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Abdul Talib, mengungkapkan satu tahapan yang baru ditambahkan tim penilai itu adalah dokumen Jakstrada atau Kebijakan dan Strategi Daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam dokumen itu berisi perencanaan tentang penanganan dan pengurangan sampah selama lima tahun ke depan. “Semua daerah termasuk Kota Kotamobagu harus menyusun dokumen itu untuk kelengkapan penilaian,” ungkapnya.
Lanjutnya, dokumen tersebut sudah selesai disusun dan masih akan dikonsultasikan dengan Bagian Hukum. “Akhir bulan ini akan kita konsultasikan, setelah baru dipresentasekan oleh walikota di hadapan tim penilaian,” ujarnya. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi para pencinta musik beraliran keras di Kota Kotamobagu. Minggu (28/10), akan digelar Mosphit Arena di Garage Cafe, Jalan Fajar Bulawan, Kotamobagu. Kegiatan tersebut diselenggarakan Undercity dan akan dimeriahkan oleh band-band indie underground dari luar daerah.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Wade Anggan, band-band lokal Bolmong Raya yang akan tampil pada kegiatan itu adalah; Aire, Stranger, Hello Kitty, Respect dan Earthqueck. Selain itu, ada juga band asal Manado seperti; Durhaka, Brigadir Distorsi dan Karikatur. “Selain band lokal Bolmong dan Manado, akan ada juga penampilan dari From Hell to Heaven, Marsins, Headshot dan 4 Senjata. Semua itu berasal dari Gorontalo,” katanya.
Ia mengungkapkan, gelaran kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda sekaligus aksi peduli bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. “Kegiatan ini akan dimulai pukul 19.00 Wita sampai dengan selesai. Ini gratis atau tidak dipungut biaya,” ungkapnya. (trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Jadwal pengambilan kartu peserta ujian CAT yang sebelumnya ditetapkan Kamis (25/10) hingga Jumat (26/10),ditunda. Penundaan ini sesuai pengumuman Tim Seleksi Pengadaan CPNSD nomor: 17/813/Timsel-CPNSD/X/2018 tentang perubahan pengambilan kartu peserta ujian Computer Assissted Test CPNS.
Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Timsel Pengadaan CPNSD, Adnan Massinae, tidak disebutkan alasan perubahan serta jadwal pengambil kartu ujian, namun jadwalnya akan diumumkan kembali melalui website: http://bkpp.kotamobagukota.go.id dan papan pengumuman BKPP Kota Kotamobagu. (ads/trz)
Wakil Walikota Nayodo Koerniawan saat membuka kegiatan perkemahan GMAHK.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan perkemahan yang dilaksanakan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Bolaang Mongondow, Modoinding dan Gorontali, Rabu (24/10), yang dilaksanakan di Kantor Advent, Jalan Paloko-Kinalang, Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Nayodo menyerukan semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga hubungan antar umat beragama, serta terus memelihara ikatan tali persaudaraan sehingga dapat tercipta suasana kehidupan yang rukun, aman dan damai. “Hubungan baik antar umat beragama di Kota Kotamobagu harus tetap kita jaga bersama,” pinta Nayodo.
Selain itu, Nayodo juga meminta peran aktif serta dukungan dari semua elemen masyarakat dalam penyelenggaraan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu. “Mari kita saling mendukung untuk menyukseskan berbagai program dan kegiatan yang sedang dan akan dilakanakan pemerintah,” ujar Nayodo. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Rumah Sakit menjadi satuan kerja penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Pemerintah Kota (Pemkot). Target yang diberikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tahun ini sebesar Rp37 miliar atau lebih dari 50 persen total PAD.
Dari besaran target tersebut, yang terealisasi hingga pekan kedua triwulan IV atau 16 Oktober sebesar Rp8,7 miliar atau 23,54 persen dari sektor retribusi pelayanan umum rumah sakit dan Rp9,2 miliar dari JKN non kapitasi. Angka-angka tersebut dipastikan akan meningkat drastis dalam beberapa waktu ke depan, sebab pihak rumah sakit saat ini tinggal menunggu klaim BPJS dan segera melakukan penyetoran. “Dalam waktu dekat ini akan ada lagi yang masuk dari JKN non kapitasi dan ditambah dengan penerimaan retribusi umum sekitar tiga puluh miliar lebih. Kalau sudah masuk maka presentasenya pasti akan naik signifikan,” kata Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD, Rutman Lantong.
Ia menjelaskan, PAD yang ditargetkan sebesar Rp37 miliar hanya bersumber dari retribusi pelayanan rumah sakit dan JKN non kapitasi. Namun demikian, ia optimis besaran target tersebut akan terealisasi maksimal hingga akhir tahun anggaran. “Kita yakin sampai akhir tahun akan sesuai target,” jelasnya.
Lanjutnya, RSUD Kotamobagu saat ini masih bertipe C. Pemerintah Kota (Pemkot) katanya sedang berupaya meningkatkan status rumah sakit agar bisa naik menjadi tipe B. “Untuk ukuran rumah sakit tipe C jumlah bad-nya paling banyak 200. Kemudian yang kita gunakan hanya 144 bad saja. Kalau semua bad di tower A dan B yang jumlahnya ada 400 lebih sudah digunakan, maka retribusi pelayanan rumah sakit juga pasti akan meningkat,” terangnya.
Secara keseluruhan, realisasi PAD hingga pekan kedua triwulan IV baru 60,06 persen atau Rp39,6 persen dari target Rp66 miliar. Namun demikian, angka-angka tersebut diyakini akan meningkat drastis dalam beberapa waktu ke depan. “Kalau dilihat dari presentasenya memasing masih di bawah. Tapi kami yakin dalam beberapa waktu ke depan akan ada peningkatan yang sangat signifikan. Biasanya di triwulan IV banyak yang masuk, seperti UPTD rumah sakit yang dalam waktu dekat ini akan menyetor PAD. Begitu juga dengan sektor lainnya, seperti pajak dan sebagainya,” kata Kepala Bidang Penagihan, Hamkah Daun.
Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, mendorong semua SKPD yang mengelola PAD untuk memaksimalkan semua potensi yang ada, agar sumber-sumber PAD bisa tergarap maksimal. “PAD harus terus kita tingkatkan. Caranya adalah, memaksimalkan semua potensi yang ada. Ini harus jadi perhatian semua SKPD,” ujar Nayodo. (ads/trz)
Wakil Walikota Nayodo Koerniawan saat berada di tempat pengolahan sampah.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengoptimalkan petugas kebersihan, serta fasilitas penunjang lainnya dalam pelaksanaan program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup. Hal ini diutarakan Nayodo saat berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Kelurahan Mongkonai, Selasa (23/10).
“Semua petugas kebersihan harus diberdayakan. Begitu juga dengan armada pengangkut sampah serta alat berat di TPA, harus dioptimalkan. Kalau ada yang rusak, segera diperbaiki,” kata Nayodo.
Nayodo mengungkapkan, pihaknya saat ini terus mendorong penataan TPA menjadi lebih baik lagi, termasuk soal penggunaan listrik yang kedepannya direncanakan menggunakan teknologi tepat guna, seperti kincir air sebagai pembangkit tenaga listrik. “Air yang ada di sungai Mongkonai dengan TPA ini boleh dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik. Ini akan kita pikirkan agar boleh dimanfaatkan. Dengan begitu kita sudah bisa menghemat biaya listrik di sini (TPA),” ungkap Nayodo.
Saat berada di TPA, Nayodo yang datang didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menyempatkan diri melihat langsung tempat pembuatan kompos serta tempat pengolahan sampah yang ada di area TPA. “Secara keseluruhan saya lihat sudah baik, tapi perlu dikembangkan lagi,” ujar Nayodo. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – 384 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau tak lulus seleksi administrasi, diberi kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi dan sanggahan ke Tim Seleksi (Timsel) pengadaan CPNSD hingga Rabu (24/10) pukul 12.00 Wita.
Hal ini sesuai pengumuman nomor: 15/813/Timsel-CPNSD/X/2018 tentang klarifikasi bagi pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Timsel Pengadaan CPNSD, Adnan Massinae, pelamar boleh menyampaikan klarifikasi atau sanggahan terkait persyaratan yang tidak dipenuhi berdasarkan hasil pengumuman, namun pelamar yang bersangkutan merasa persyaratan telah dipenuhi atau memenuhi syarat sesuai pedoman.
“Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak memberikan sanggahan atau klarifikasi, maka panitia seleksi CPNSD tidak dapat melayani,” kata Adnan.
Seperti diketahui, dalam keputusan Timsel nomor: 13/813/Timsel-CPNSD/X/2018 tentang penetapan hasil seleksi SSCN pelamar CPNS tahun 2018, yang diumumkan Minggu (21/10), terdapat 384 dari 1.243 pelamar yang dinyatakan TMS atau lulus seleksi administrasi dengan berbagai alasan, seperti; jabatan yang dilamar tidak sesuai formasi, surat pernyataan kepala BKN nomor 11 tahun 2002 tidak diupload, ijazah tidak sesuai kualifikasi pendidikan, surat lamaran tidak sesuai format yang diumumkan, surat lamaran tidak tercantum nama jabatan yang dilamar, legalisir KTP tidak ditandatangani pejabat berwenang serta berbagai alasan lainnya. (ads/trz)
Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, saat berada di Dinas Dukcapil.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, rutin turun ke setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meninjau aktivitas kerja sekaligus bersilaturahmi dengan semua pegawai. Senin (22/10), Nayodo mengunjungi empat SKPD, yakni Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) serta Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar).
Dalam kunjungan itu, Nayodo melihat aktivitas pelayanan ke masyarakat yang dilakukan tiap SKPD tersebut¸seperti pembuatan akta kelahiran dan perekaman e-KTP di Dinas Dukcapil serta pembekalan kepada pasangan calon pengantin di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Selain itu, Nayodo juga menekankan agar pimpinan dan semua jajaran SKPD untuk terus meningkatkan kinerja serta selalu memaksimalkan pelayanan ke masyarakat.
“Kinerja dan disiplin harus terus ditingkatkan. Kemudian SKPD terutama yang berurusan langsung dengan masyarakat harus selalu memaksimalkan pelayanan. Ini harus diperhatikan,” kata Nayodo. (ads/trz)
Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, saat memberi sambutan.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Sangadi (Pilsang) antar waktu Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, sukses digelar. Habel Lokiman dipilih mayoritas pemilik hak suara pada pemilihan. Calon nomor urut 2 itu mendapat 28 suara dari total 50 suara sah. Sedangkan dua pesaingnya yakni; Olii Asiking dan Doly Sugeha masing-masing hanya mendapat 15 suara dan 7 suara.
Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, meminta semua masyarakat Desa Poyowa Kecil untuk mendukung sangadi terpilih, agar sistem pemerintahan di dalam desa bisa berjalan dengan baik. “Semua elemen harus bersatu mendukung pemerintah desa melaksanakan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” katanya.
Selain itu, Nayodo juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. Bagi calon terpilih katanya, harus merangkul semua masyarakat dan bersama-sama membangun desa tercinta. “Hubungan baik antar sesama masyarakat harus tetap dijaga. Pemilihan sudah selesai, sekarang saatnya bergandengan tangan dan bersama-sama membangun desa,” imbaunya.
Pemungutan suara dilaksanakan di Lapangan Olahraga desa setempat serta disaksikan wakil walikota dan sejumlah pimpinan SKPD, unsur forum komunikasi pimpinan daerah serta masyarakat setempat. (ads/trz)