Beranda blog Halaman 534

Walikota Follouw Up Penambahan DAU

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Luas wilayah Kota Kotamobagu bertambah sekira 40 kilometer persegi (km2) atau menjadi 104 km2 dari sebelumnya 68,8 km2 . Hal itu sesuai  kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Kabupaten Bolmong yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 68 Tahun 2017 tentang batas daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong.

Walikota Tatong Bara, mengatakan penambahan luas wilayah itu akan ikut berpengaruh pada bertambahnya Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, ia mengaku dirinya akan terus mem-follow up ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) agar dalam penghitungan komponen DAU mengacu pada luas wilayah saat ini. “Sekarang luas wilayah kita sudah lebih dari 100 kilometer persegi. Ini harus dapat persetujuan dari Mendagri, agar bisa masuk ke Kementrian Keuangan untuk penghitungan nilai DAU kita,” kata walikota, kemarin.

Lanjutnya, perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu sudah tidak ada masalah lagi. Hanya saja, masih ada beberapa hal yang harus disesuaikan kembali dengan Kabupaten Bolmong sebagai daerah yang berbatasan. “Setelah semuanya rampung, maka luas wilayah kita sudah masuk dalam penghitungan nilai DAU bersama jumlah penduduk dan nilai APBD. Insya allah Selasa (hari ini, red) atau Rabu (besok) saya akan mem-follow up lagi ke kementrian,” ujarnya. (ads/trz)

Besok Pengambilan Kartu, Tanggal 4 November Mulai ujian CPNS

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan tes Computer Assissted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu, dijadwalkan Tanggal 4 hingga 5 November mendatang. Hal ini sesuai pengumuman tim seleksi pengadaan CPNSD nomor 25/813/TIMSEL-SPNSD/X/2018 tentang ketentuan pelaksanaan CAT CPNS. Dalam pengumuman itu, disebutkan tempat pelaksanaan tes di Gedung SMK Cokroaminoto dan akan dimulai pukul 07.30 Wita.

“Teknis pelaksanaan ujian nantinya akan dibagi per sesi. Untuk pembagian sesi itu nanti akan diumumkan melalui website dan papan pengumuman BKPP,” kata Sekretaris Tim Seleksi Pengadaan CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Dalam pelaksanaan ujian, semua peserta diminta untuk hadir satu jam sebelum ujian dimulai, dan membawa kartu peserta, KTP, menggunakan kemeja berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang atau rok hitam polos dan sepatu hitam polos. “Kalau ada peserta yang hadir tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan, maka tidak bisa lagi mengikuti ujian di sesi berikutnya dan dinyatakan gugur,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebelum mengikuti ujian, peserta terlebih dahulu harus mengambil kartu peserta ujian sesuai waktu dan jadwal yang sudah ditentukan, yakni Rabu (31/10) hingga Jumat (2/11). “Untuk pengambilan kartu ujian ini kita jadwalkan sesuai formasi. Tenaga teknis hari pertama (Rabu), kemudian hari kedua (Kamis) tenaga kesehatan, dan hari ketiga (Jumat) tenaga guru. Waktu pengambilan kartu mulai pukul delapan pagi sampai pukul empat sore. Kemudian khusus pelamar yang berasal dari luar daerah Sulawesi Utara, pengambilan kartu akan dilayani mulai hari ini (kemarin, red) sampai Hari Jumat. Saat mengambil kartu ujian, peserta harus membawa KTP, ijazah dan transkrip nilai. Kartu ujian tak bisa diberikan jika pelamar tidak membawa dokumen-domumen itu,” tambahnya. (ads/trz)

Pemkot Peringati Hari Sumpah Pemuda-90

Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90. Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (29/10). Walikota Tatong Bara pada upacara itu bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang dibacakan walikota, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini harus dijadikan momentum bagi semua anak bangsa untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia,” kata walikota.

Hari Sumpah Pemuda ke – 90 tahun ini mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema itu diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan, berdasarkan pancasila dan Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir Joko Widodo, amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya Saing. Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju,” ujar walikota.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 90 yang dilaksanakan Pemkot itu dihadiri Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah dan jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS). (ads/trz)

120 Unit Komputer Siap Digunakan Ujian CAT CPNS

ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Computer Assissted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) siap digelar di Gedung SMK Cokroaminoto. Komputer dan fasilitas penunjang lainnya yang akan digunakan saat ujian nanti dipastikan telah siap digunakan.

“Komputer dan lainnya sudah siap, tinggal mana yang dirasa masih kurang itu yang akan dibenahi,” kata Sekretaris Timsel Pengadaan CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Dijelaskannya, ada 120 unit komputer yang akan digunakan untuk tes nanti serta 80 unit komputer lainnya yang disiapkan sebagai cadangan. Selain pelamar CPNS Kota Kotamobagu, katanya pelamar asal Kabupaten Bolmong dan Boltim juga akan ujian di satu tempat yang sama, yakni Gedung SMK Cokroaminoto. “Untuk jadwal ujian nanti akan diberitahukan selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk berkoordinasi dengan pihak RSUD dalam penyiapkan fasilitas kesehatan di lokasi ujian. Menurutnya, hal itu penting dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Harus ada satu mobil ambulance yang stand by bersama petugas kesehatan. Ini untuk mengantisipasi ada peserta yang sakit saat tes nanti,” ujar Nayodo, usai meninjau lokasi pelaksanaan ujian CAT, pekan lalu.

Disisi lain, Nayodo juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih ke pihak SMK Cokroaminoto yang telah bersedia membantu pemerintah dalam pelaksanaan ujian CAT CPNS tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu memberi apresiasi kepada SMK Cokroaminoto yang sudah membantu pelaksanaan ujian CPNS ini,” sebut Nayodo. (ads/trz)

Walikota Cup III Tahun 2018 Dimulai

Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka open turnamen Walikota Cup III Tahun 2018, Minggu (28/10). Pembukaan turnamen sepakbola terakbar di Bumi Totabuan itu ditandai dengan penendangan bola pertama oleh wakil walikota dan langsung dilanjutkan dengan pertandingan pembukaan antara AYMS Bakan vs Gema 45 Bolsel. Kegiatan itu dilaksanakan di Stadion Nunuk Matali dan diikuti 18 tim se-Bolmong Raya.

Turnamen  walikota cup merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), dengan tujuan untuk pembinaan klub dan pemain sepakbola khususnya di Kota Kotamobagu, serta menjadi ajang hiburan bagi masyarakat. Hadiah yang disiapkan panitia pelaksanaan pada ajang tersebut berupa uang pembinaan total Rp100 juta dan trophy tetap dan tropphy bergilir Walikota Kota Kotamobagu.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tim-tim peserta dapat selalu menunjukkan permainan yang fair play, agar penonton yang menonton pertandingan dapat terhibur. Kalah dan menang adalah soal biasa, tapi sportivitas adalah yang luar biasa,” sebut Nayodo, saat membuka kegiatan tersebut.

Pada pembukaan kegiatan itu, dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (SKPD), Sekretaris Daerah Adnan Massinae dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (advertorial)

Bahas Pembangunan di Kotamobagu, Walikota Temui Tiga Menteri

Walikota Tatong Bara bersama para menteri, gubernur, wakil gubernur dan Bupati Bolmong.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menemui tiga menteri dan menyampaikan berbagai hal tentang pembangunan sekaligus yang dibutuhkan pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu. Tiga menteri yang ditemui usai kegiatan gala dinner dalam rangka Pekan Kerja revolusi Mental di Manado, Jumat (26/10), yakni Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB), Syafrudin.

Kepada Menko PMK, walikota meminta kesediannya untuk berkunjung ke Kota Kotamobagu sekaligus meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Sedangkan kepada Mendagri, walikota menyampaikan soal perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu, dan tentang kebutuhan tenaga medis di RSUD kepada MenPAN-RB. “Saya juga menemui Kepala BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Pak Triono Junuasmono, dan membicarakan banyak soal rencana pekerjaan jalan dan jembatan di Kelurahan Kotobangon, Mogolaing dan jalan lingkar,” kata walikota.

Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. (ads/trz)

Wawali Hadiri Pertemuan Berkala SMP Katolik se-Keuskupan Manado

Wakil Walikota Nayodo Koerniawan saat membuka kegiatan pertemua berkala ke-42 SMP Katolik se- Keuskupan Manado.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, menghadiri kegiatan Pertemuan Berkala ke – 42 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik se – Keuskupan Manado, yang dilaksanakan di Kota Kotamobagu, Sabtu (27/10).

Dalam sambutannya, wakil walikota yang juga merupakan salah satu lulusan SMP Theodorus Kotamobagu, mengungkapkan rasa rindunya terhadap masa – masa  saat dirinya bersekolah di SD dan SMP Katolik Kotamobagu. “Melalui kesempatan yang sangat berbahagia ini, dari hati yang paling dalam saya ingin mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada guru – guru saya, karena berkat bimbingan dari bapak ibu guru sehingga saya bisa seperti sekarang ini,” katanya.

Ia mengakui, dirinya hingga kini masih mengingat saat-saat dirinya masih bersekolah di SD dan SMP Katolik Kotamobagu pada sekitar tahun 70-an dan 80-an, dan mendapat banyak motivasi dan bimbingan para guru di sekolah. “Saya harap kedepannya akan lahir pemimpin – pemimpin besar yang berasal dari lulusan sekolah ini,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung SMP / SMA Katolik Theodorus – Kotamobagu tersebut,  dihadiri Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Pastor Paroki Kristus Raja Kotamobagu Canisius Rumondor, MSC, Ketua Tim Penggerak PKK Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, para Kepala Sekolah dan Guru SMP Katolik, serta Siswa dan Siswi SMP Katolik se – Keuskupan Manado, yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Sulawesi Tengah. (ads/trz)

 

Dinas PRKP Maksimalkan Rusunawa jadi Sumber PAD

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Gogagoman dan Pobundayan menjadi salah satu ladang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). Tahun ini, PAD sebesar Rp560.000.000 ditargetkan dari sektor retribusi dua rusunawa itu.

Kepala Dinas PRKP, Imran Amon, mengatakan pihaknya terus memaksimalkan dua rusunawa itu untuk menggenjot PAD. “Dua rusunawa itu terus kita maksimalkan. Sekarang ini baru di Gogagoman yang banyak penghuninya. Untuk Pobundayan masih kurang, tapi kita optimis akan terisi semua apalagi tower A dan B rumah sakit sudah mulai difungsikan,” katanya.

Data didapat dari Bidang Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), realisasi retribusi rusunawa hingga 16 Oktober lalu, baru Rp196.825.000 atau 35,15 persen. Angka tersebut diyakini akan bertambah dan mencapai target yang diberikan. “Masih ada beberapa bulan lagi. Itu akan kita manfaatkan agar target bisa dicapai sampai akhir tahun,” ujarnya.

Retribusi rusunawa diambil dari setip penghuni yang tinggal, baik di Gogagoman maupun Pobundayan. Besaran retribusi kedua rusunawa itu berbeda, karena disesuaikan dengan fasilitas yang ada. “Di Pobundayan yang lebih besar retribusinya, karena di situ sudah ada fasilitas di dalam kamar. Penarikan retribusi ini sesuai Perda nomor 1 Tahun 2015,” terangnya.

Lanjutnya, rusunawa Gogagoman berkapasitas 68 kamar dengan besaran retribusi Rp400 ribu untuk lantai I, Rp350 ribu lantai II dan Rp300 ribu untuk lantai III. Sedangkan di Pobundayan terdapat 90 kamar, dengan retribusi masing-masing Rp600 ribu untuk lantai I, Rp550 ribu untuk lantai II dan Rp500 ribu untuk lantai III. “Retribusinya dibayar perbulan,” tambahnya. (ads/trz)

10 KRPL Topang Kebutuhan Pangan Rumah Tangga

Nurachim Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan tanam tanaman pangan. Hal dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Kepala DKP, Nurachim Mokoagow, mengatakan saat ini sudah 10 Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang tersebar di sepuluh desa dan kelurahan. “Kedepan akan kita tambah lagi KRPL. Disitu ada pemanfaatan pekarangan sebagai lahan pertanian,” katanya.

Ia mengungkapkan, keterkaitan KRPL dengan ketahanan pangan adalah setiap pekarangan rumah memiliki hasil pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, masyarakat tak lagi harus mengeluarkan biaya untuk membeli kebutuhan pangan rumah tangga. “Kebutuhan pangan rumah tangga bisa diambil dari pekarangan rumah. Jadi ada kontribusinya terhadap ketahanan pangan. Kita juga memberikan bantuan natura dan dana untuk pengembangan KRPL,” ungkapnya.

Kepala Bidang Konsumsi Pemanfaatan Pekarangan, Lestari Nulisa Pudul, menjelaskan 10 KRPL tersebut mendapat bantuan dari APBD, APBD Provinsi dan APBN. “Bantuan dari APBD dan APBD Provinsi berupa bibit, pupuk dan polybag. Itu diberikan ke KRPL di Kelurahan Motoboi Kecil, Molinow, Mongkonai Barat, Tumubui dan Moyag. Kemudian untuk APBN ada kelompok yaitu di Mongkonai Induk, Sinindian, Bida dan Kotamobagu. Bantuannya dalam bentuk dana,” jelasnya. (ads/trz)

 

Diikuti 18 Tim se-BMR, Ini Pembagian Grup Walikota Cup III

Logo Walikota Cup III Tahun 2018

ZONA BOLA — Walikota Cup III Tahun 2018 segera bergulir. Turnamen sepak bola terakbar di Bumi Totabuan itu dipastikan berlangsung seru karena akan melibatkan pemain-pemain hebat dan berpengalaman yang memperkuat 18 tim peserta se-Bolmong Raya.

Beberapa tim ternama di seperti Persin Sinindian, Bintang Muda Matali, Diktra Prima Pobundayan, Aruman Jaya Motoboi Kecil serta Kota Utama Gogagoman, dipastikan ikut ambil bagian pada turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta itu. Selain tim-tim tersebut, ada juga Bhayangkara FC, Well FC, Garuda Putih Moyag serta tak ketinggalan AYMS Bakan yang berstatus sebagai juara bertahan akan ikut serta pada Walikota Cup III tahun ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Erwin Damopolii, mengatakan pembukaan kegiatan direncanakan akan dilaksanakan Minggu (28/10), dan langsung dilanjutkan dengan pertandingan untuk Grup A antara juara bertahan AYMS Bakan vs Gema 45 Bolsel. “Rencananya tanggal 28 pembukaan. Kita harap kegiatan ini berjalan aman dan lancar sesuai yang kita harapkan bersama,”katanya. (trz)

 

Pembagian Grup Turnamen Walikota Cup III 2018 :

Grup A

1.AYMS Bakan

2.GEMA 45 Bolsel

3.BHAYANGKARA FC

 

Grup B

1.MAESA FC Tumubui

2.PERSIN Sinindian

3.GARUDA UTAMA FC Poyowa Kecil

 

Grup C

1.Lolak United FC

2.WELL FC

3.POBERS FC Poopo

 

Grup D

1.KOTA UTAMA FC Gogagoman

2.MALABO FC Sangtombolang

3.Garuda Putih FC Moyag

 

Grup E

1.Fajar Passi FC

2.Sunday Kotamobagu

3.Laduna FC Lolak

 

Grup F

1.Diktra Prima Pobundayan

2.Aruman Jaya Motoboi Kecil

3.BMM Matali