Beranda blog Halaman 573

Soal Fenomena Disharmoni Kepala Daerah, ini Kata Nayodo dan Jainudin

Pasangan calon TB-NK dan JaDi-JO saat pengundian nomor urut beberapa waktu lalu.

ZONA KOTAMOBAGU – Fenomena disharmoni kepala daerah menjadi salah satu pertanyaan yang diajukan tim panelis ke tiap pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota pada debat publik yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/5), di Hotel Sutanraja. Dari pantauan, tiap pasangan calon bisa melahap dan dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pandangan maupun pengalaman masing-masing.

Calon Wakil Walikota Nomor Urut 1, Nayodo Koerniawan, yang diberi kesempatan lebih dulu menjawab pertanyaan itu mengungkapkan, disharmonisasi kepala daerah terjadi karena ketidakdewasaan berpolitik serta kurang pahamnya soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang katanya sudah jelas tertuang dalam undang-undang soal fungsi walikota da wakil walikota.

“Kuncinya adalah kedewasaan sesama (walikota dan wakil walikota). Jika wakil tidak memahami tupoksi, itu ibarat kijang yang berlari tanpa arah dan tujuan. Sudah tegas dan jelas diatur dalam undang-undang soal tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing. Jika kedewasaan ada, maka harmonisasi tetap terjadi. Insya allah jika TB-NK terpilih, kita sudah berkomitmen untuk tetap harmonis sampai berakhir masa jabatan,” sebut Nayodo.

Jawaban berbeda disampaikan Calon Walikota, Jainudin Damopolii. Menurutnya, disharmonisasi kepala daerah itu terjadi karena ketidakikhlasan, komitmen yang tidak dipegang dan selalu mengutamakan ego.

“Ini juga dampak dari Pilkada soal high cost, karena berfikir bahwa walikota yang cost-nya besar, sehingga wakil dibatasi. Kedewasaan yang perlu ditunjukkan. Saya berkomitmen hari ini, insya allah kita menang akan menggunakan takaran hati nurani dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai walikota dan wakil walikota,” ujar Jainudin.

Sementara itu, tim panelis menilai secara keseluruhan jawaban yang disampaikan tiap pasangan calon baik pada segmen II (menjawab pertanyaan panelis) ataupun segmen III (tanya jawab) sudah cukup baik meski tak terlalu maksimal karena keterbatasan waktu.

“Tadi itu menarik, ada jawaban global dan spesifik. Tiap pasangan calon sama-sama cerdas. Kalau dilihat memang waktunya terbatas sehingga eksplorasi terhadap visi misi tidak cukup bagus, tapi dari jawaban mereka menurut saya sudah cukup bagus,” sebut salah satu panelis, Taufik Pasiak.

Tim Panelis lainnya, Ferry Daud Liando, mengungkapkan dari pelaksanaan debat pihaknya hanya sebatas menyajikan pertanyaan dengan menggali visi misi tiap pasangan calon. Yang menilai dari apa yang disampaikan pasangan calon katanya adalah masyarakat.

“Semua pasangan calon punya komitmen, tapi apakah itu bisa diterima tergantung dari masyarakat yang menilai karena kebutuhan dan keinginan masyarakat itu berbeda-beda,” ungkapnya. (trz)

Juara Lomba Kelurahan-Desa Dapat Uang Jutaan Rupiah

Ilustrasi Lomba Desa

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) telah mengumumkan pemenang lomba kelurahan dan desa tingkat Kota Kotamobagu. Kelurahan Matali mendapat juara I untuk tingkat kelurahan, kemudian Mongkonai Barat dan Genggulang menjadi juara II dan III. Sedangkan juara di tingkat desa adalah Desa adalah Pontodon Timur sebagai juara I, juara II Desa Kobo Kecil dan Desa Kopandakan I sebagai juara III.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pembangunan, Masri Lantonge, mengatakan masing-masing pemenang lomba mendapat hadiah berupa uang pembinaan dan trophy dari Pemerintah Kota Kotamobagu. “Juara I mendapat 15 juta, juara II 7,5 juta dan juara III 5 juta,” katanya.

Lanjutnya, kelurahan dan desa yang terpilih menjadi juara I akan mewakili Kota Kotamobagu di lomba yang sama tingkat Provinsi Sulawesi Utara. “Kita harapkan kelurahan dan desa yang menjadi wakil Kota Kotamobagu di tingkat provinsi bisa berbenah dari sekarang, agar bisa bersaing dengan desa dan kelurahan lain di Sulawesi Utara,” ujarnya. (ads/gito)

Empat Bulan, BPKD Berhasil Kumpul 3,6 miliar PAD

Hamkah Daun

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak sebesar Rp3,6 miliar atau 29,31 persen dari target sebesar Rp12,4 miliar di empat bulan pertama tahun ini atau terhitung sejak awal Januari hingga 30 April.

Kepala Bidang Penagihan, Hamkah Daun, mengatakan pajak realisasi semua item pajak daerah rata-rata sudah berada di atas angka 20 persen. Bahkan salah satu diantaranya, yakni pajak hiburan sudah berada di atas angka tersebut. “Semua sudah maksimal, tapi tetap kita genjot penagihannya sampai akhir tahun,” katanya.

Secara keseluruhan, target PAD di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertarget sudah mencapai angka Rp12 miliar atau 21,34 persen dari target Rp56,2 miliar di empat bulan pertama tahun ini atau terhitung mulai awal Januari hingga 30 April. Capaian tersebut terealisasi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Penagihan masih terus dilakukan, untuk itu kita harap ada kerja sama dari tiap SKPD,” ujarnya.

Ia optimis, target PAD tahun ini secara keseluruhan bisa terealisasi maksimal hingga akhir tahun anggaran. “Masih ada beberapa bulan lagi, ini akan dimaksimalkan agar PAD bisa terealisasi maksimal,” tambahnya. (ads/gito)

TB-NK dan JaDi-JO Adu Gagasan Soal Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Debat publik tahap II yang dilaksanakan KPU di Hotel Sutanraja.

ZONA KOTAMOBAGU – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Periode 2018-2023, Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TBNK) dan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag (JaDi-JO) adu gagasan dan program pada debat publik tahap II yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/5). Debat yang menghadirkan lima orang panelis itu mengusung tema ‘Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik’.

Menurut Ketua KPU, Nova Tamon, debat publik tahap II itu adalah yang terakhir dari pelaksanaan tahapan debat kandidat pada pemilihan walikota dan wakil walikota tahun ini. Oleh karena itu, melalui debat tersebut, masyarakat bisa mengetahui dan memahami apa visi misi dan program yang akan dilaksanakan pasangan calon jika terpilih menjadi walikota dan wakil walikota melalui pemilihan pada 27 Juni mendatang.

“Debat publik ini merupakan upaya pendidikan politik kepada masyarakat. Mari kita catat apa yang visi misi dan program kerja yang dipaparkan oleh tiap pasangan calon. Kita semua mengharapkan melalui Pilkada tahun ini bisa melahirkan pimpinan daerah yang punya komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan daerah ini,” kata Nova.

Nova mengakui, pelaksanaan debat publik kedua itu berlangsung sangat sukses dan berjalan dengan aman dan lancar. “Kita tentu bersyukur karena debat publik ini berjalan lancar,” sebutnya.

Disisi lain, ia mengimbau pasangan calon, tim pemenangan dan pendukung masing-masing untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat jelang hingga hari H pemungutan suara. “Mari kita jaga bersama kedamaian dan kebersamaan di daerah ini,” imbau Nova.

Pada pelaksanaannya, tiap pasangan calon terlebih dahulu diberi kesempatan menyampaikan visi misi serta program prioritas yang berkaitan dengan tema ‘Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik’ jika terpilih menjadi walikota dan wakil walikota periode 2018-2023.

Selanjutnya, tiap paslon juga diminta untuk menjawab pertanyaan dari panelis yang dibacakan oleh moderator. Pada sesi itu, tiap paslon terlihat menguasai dan memahami setiap pertanyaan yang ditanyakan dan bisa menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan.

Setelah sesi itu, tiap paslon berkesempatan saling bertanya dan menanggapi jawaban masing-masing. Di akhir pelaksanaan debat, tiap pasangan calon diberi kesempatan menyampaikan closing statement. Pasangan calon nomor urut 1, TB-NK, mendapat kesempatan pertama menyampaikan statemen penutup.

“Terima kasih kepada semua panelis yang semuanya adalah orang-orang hebat di Sulut. Terima kasih juga kepada pendukung TB-NK dan pendukunga pasangan calon nomor urut 2 yang telah mengikuti proses debat ni. Semoga melalui debat ini akan ada fenomena baru di tahun ini dengan lahirnya Nayodo Koerniawan sebagai wakil walikota,” sebut calon wakil walikota nomor urut 1, Nayodo Koerniawan.

Dikesempatan yang sama, calon walikota Tatong Bara mengungkapkan pelaksanaan Pilwako tahun ini merupakan ajang untuk melahirkan pemimpin. Oleh karena itu ia meminta agar semua masyarakat dapat menyongsongnya dengan menjadikan pemilihan umum yang bermartabat dan memiliki nilai-nilai keluhuran.

“Mari kita sonsong pemilihan ini dengan bermartabat agar didapat pemimpin yang benar-benar berkualitas dan ingin memajukan daerah ini,” kata Tatong.

Calon Walikota Nomor Urut 2, Jainudin Damopolii, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah memfasilitasi pelaksanaan debat kandidat tersebut. Katanya, tahapan debat itu menjadi penyemangat bagi dirinya bersama calon wakil walikota, Suharjo Makalalag, untuk berkompetisi.

“Mari kita sonsong pemilihan ini dengan semangat mototompiaan, mototabian bo mototanoban,” ungkap Jainudin. (trz)

Dinas PRKP Usul 350 BSPS

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot)  mengusulkan 350 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini, Pemkot melalui Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permikiman (PRKP) tinggal menunggu persetujuan dari kementrian atas usulan tersebut.

“Kita tunggu sampai pertengahan tahun ini. Mudah-mudahan yang kita usulkan disetujui semua atau paling tidak jumlahnya tidak turun jauh, sebab pihak kementrian masih menyesuaikan dengan anggaran. Intinya kita tinggal menunggu berapa yang disetujui,” kata Kepala Dinas PRKP, Imran Amon.

Ia mengungkapkan, mekanisme penerimaan BSPS masih seperti tahun sebelumnya, yakni dilakukan secara dua tahap. “Tahun lalu anggarannya dua miliar lebih dan diberi ke 280 penerima. Tahun ini kita masih menunggu berapa anggarannya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya sudah terlebih dahulu mendata para penerima bantuan. Itu dilakukan agar bantuan tersebut diterima orang yang layak menerima dan tepat sasaran. “Kita harap setelah bantuan ini diberikan, dapat dimanfaatkan dengan baik. (ads/gito)

Pjs Walikota Ajak Masyarakat Perangi Hoax

Muhammad Rudi Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, meminta masyarakat untuk memerangi berita hoax. Sebab, saat ini  banyak informasi yang berseliweran di media sosial yang belum tentu kebenarannya.

“Diharapkan agar seluruh masyarakat dapat ikut serta memutus mata rantai penyebaran berita hoax. Sebab tu dapat memecah bela persatuan dan hubungan persaudaraan,” katanya.

Ia mengungkapkan, perlu ada kerja sama dari semua pihak termasuk masyarkat dalam memberantas berita atau informasi hoax. “Berita hoax banyak disebar lewat media sosial dan itu mudah tersampaikan ke masyarakat. Oleh karena itu masyarakat diharapkan agar tidak mudah percaya dengan setiap berita atau informasi, cek dulu kebenarannya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini sedang giat-giatnya memberantas penyebaran berita hoax. Tim IT Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diberdayakan untuk memberantasnya. “Tim IT terus bekerja memantau aktivitas pengguna media sosial,” ujarnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Stabilitas keamanan harus tetap dijaga. Apa terlebih saat ini sudah memasuki bulan ramadhan dan sedang berlangsung tahapan Pilkada,” imbaunya.

Imbauan yang sama juga disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hendra Makalalag. Menurutnya, pengguna media sosial harus selalu menjunjung tinggi nilai serta etika dalam bertutur kata. Ia mengakui, saat ini marak berita atau informasi hoax serta saling fitnah dan mencaci melalui media sosial.

“Setiap postingan di media sosial harus tidak bermuatan provokativ dan fitnah. Kami mengimbau agar pengguna media sosial tidak terjebak dan lupa diri. Etika dalam bertutur kata harus tetap dijaga,” imbaunya. (ads/gito)

Kelompok Tani Dapat Bantuan Bibit Jagung

Muhammad Yahya

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian mendistribusikan bantuan bibit jagung untuk ditanam pada lahan seluas 2.000 hektare. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Dinas Pertanian Provinsi yang ditindakanjuti ke kelompok tani.

Sekretaris Dinas Pertanian, Muhammad Yahya, mengatakan pemberian bantuan bibit tersebut bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi jagung di Kota Kotamobagu. “Penyalurannya sudah selesai sejak dua hari lalu. Kita harap bantuan itu dapat menjadi dorongan bagi setiap kelompok untuk lebih giat lagi agar hasil produksi bisa meningkat, karena itu akan sangat berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya juga akan melakukan pendampingan di lapangan untuk memaksimalkan program di sektor pertanian. “Kita akan memaksimalkan tenaga penyuluh untuk mendampingi kelompok tani di lapangan, agar bisa memberi hasil yang maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Meiva Najoan, mengungkapkan pihaknya terus mengevaluasi kinerja setiap tenaga penyuluh yang ada di desa dan kelurahan. “Setiap tiga bulan kita menggelar temu koordinasi dengan tenaga penyuluh agar bisa diketahui apa permaslahan di lapangan kemudian dicarikan solusinya secara bersama-sama,” ungkapnya.

Ia mengakui, peran penyuluh sangat sentral terhadap kemajuan sektor pertanian. Oleh karena itu ia meminta agar semua penyuluh bisa lebih maksimal dalam memberi pendampingan di lapangan. “Kita harap kerja sama dari semua penyuluh di lapangan, melalui pendampingan yang maksimal ke petani,” tambahnya. (ads/gito)

 

Diskominfo KK jadi Sasaran Stuban Daerah di Provinsi Gorontalo

Kepala Dinas Kominfo saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Gorontalo.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gorontalo mengunjungi Kota Kotamobagu, Kamis (3/5). Kedatangan mereka untuk mencari tahu sistem kerja data center dan command center yang dikelola Dinas Kominfo Kotamobagu.

“Kami dapat informasi Dinas Kominfo Kotamobagu punya data center dan command center. Untuk itu kami ke sini mencari tahu seperti apa sistem kerjanya,” kata Zulkifli Mohi, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo.

Ia menyebut, infrastruktur data center dan command center yang dimiliki Dinas Kominfo Kotamobagu adalah yang terbaik di Provinsi Sulawesi Utara. “Data center dan command center ini sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” sebutnya.

Selain Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, di hari yang sama para wakil rakyat dari daerah yang sama juga mengunjungi Dinas Kominfo Kotamobagu. Dalam kunjungan itu, para personil komisi I tersebut ingin mencari tahu peran dan fungsi Dinas Kominfo Kotamobagu dalam menunjang program Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengatakan pihaknya menyambut baik setiap daerah yang berkunjung ke Kota Kotamobagu untuk study banding maupun sekadar konsultasi. “Kebanyakan tamu yang datang ingin melihat langsung data center dan command center. Intinya, kami membuka diri dan siap berbagi ilmu dengan daerah lain yang ingin datang ke sini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, selain dari Kabupaten Gorontalo, beberapa waktu yang lalu Dinas Kominfo Kotamobagu juga menerima tamu dari beberapa daerah khususnya yang berasal dari Provinsi Gorontalo. (ads/gito)

Gubernur Silaturahmi dengan Jajaran Pemkot

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey berkunjung ke Kota Kotamobagu dalam agenda silaturahmi dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), Kamis (3/5). Kunjungan orang nomor 1 di bumi nyiur melambai dan rombongan itu disambut Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, di rumah dinas walikota.

Gubernur foto bersama Pjs Walikota serta para lurah dan sangadi.

Dalam kunjungan itu, gubernur menyampaikan banyak hal dihadapan para pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu, diantaranya soal peningkatan kinerja serta sinergitas dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Menurut gubernur, pemerintah kabupaten dan kota perlu bersinergi dengan Pemprov terutama dalam pelaksanaan pembangunan. Katanya, buah kerja sama dari semua pemerintah daerah membuahkan hasil positif berupa raihan prestasi di berbagai bidang.

Pjs Walikota mendampingi gubernur dan rombongan.

Pada kesempatan itu, gubernur juga mengapresiasi capaian prestasi, kinerja dan pelayanan ke masyarakat oleh Pemkot. “Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Kotamobagu dalam pelaksanaan program pembangunan dan prestasi yang didapat,” sebut gubernur.

Pjs Walikota saat memberi sambutan pada kunjungan gubernur.

Sementara itu, Pjs walikota Muhammad Mokoginta, mengungkapkan berbagai keberhasilan dan pencapaian yang didapat Pemkot Kotamobagu tak lepas dari arahan dan petunjuk Gubernur Olly Dondokambey, diantaranya penghargaan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KPPD) Terbaik serta masuknya nama Kota Kotamobagu dalam kategori Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik di Indonesia.

Gubernur saat memberi sambutan pada kunjungan ke Kota Kotamobagu.

“Berbagai pencapaian dan prestasi yang didapat menjadi motivasi dan pemicu semangat bagi kita semua untuk terus memberi yang terbaik bagi daerah,” ujarnya. (advertorial)

2.060 Siswa-siswi SD Ikut USBN

Sekkot saat membuka USBN di SD Negeri Mongkonai.

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dimulai Kamis (3/5). Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae membuka secara simbolis ujian akhir yang diikuti 2.060 peserta yang berasal dari 74 sekolah negeri dan swasta, di SD Negeri 1 Mongkonai .

Pada kesempatan itu, Sekkot memberi motivasi kepada kepada semua peserta ujian sekaligus mengharapkan dukungan dari semua orang tua atau wali murid untuk memberikan perhatian ekstra kepada anak masing-masing selama ujian berlangsung. “Jangan lupa berdoa, kemudian fokus dan berkonsentrasi selama mengikuti ujian,” kata Sekkot.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala, meminta agar para guru di sekolah dan pengawas agar dapat mengawasi pelaksanaan ujian dengan baik. “Beri keamanan dan kenyamanan kepada setiap peserta selama ujian, agar mereka dapat berkonsentrasi dan bisa mengerjakan semua soal,” pintanya.

Ia berharap, angka kelulusan siswa pada USBN tahun ini bisa 100 persen, dan semua peserta mendapatkan nilai yang memuaskan. “Kita harap semuanya lulus agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya. (ads/gito)