Beranda blog Halaman 572

Maksimalkan Potensi PAD, Pemkot Garap Rusunawa

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu yang dilakukan adalah menggarap rumah susun sewa (rusunawa) yang berada di Kelurahan Gogagoman dan Pobundayaan. PAD sebesar Rp700 juta ditargetkan dari retribusi dua bangunan berkapasitas puluhan kamar tidur tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Imran Amon, setiap warga yang tinggal di rusunawa tersebut diwajibkan membayar retribusi sesuai dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2015. “Retribusi di Gogagoman dan Pobundayan berbeda, di Pobundayan lebih besar karena di situ ada fasilitas yang sudah disiapkan di dalam kamar,” katanya.

Dijelaskannya, rusunawa Gogagoman berkapasitas 68 kamar. Retribusi setiap kamar katanya sebesar Rp400 ribu untuk lantai I, Rp350 ribu di lantai II dan lantai III Rp300 ribu. Sedangkan di Pobundayan terdapat 90 kamar dengan tarif Rp600 ribu untuk kelas I, Rp550 kelas II, Rp500 kelas III dan Rp475 untuk kelas IV.

“Di Gogagoman sekarang sudah hampir terisi semua. Sebenarnya sudah penuh tapi ada yang keluar, ada juga yang masuk. Kalau di Pobundayan belum ada yang tinggal karena masih dalam perampungan. Secara keseluruhan memang sudah bisa ditempati, kendalanya hanya pada listrik dan air. Kalau sudah rampung semuanya, sudah boleh ada yang tinggal,” ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya akan terus memaksimalkan dua rusunawa tersebut  agar target PAD yang diberikan bisa dicapai. “Target itu masih akan disesuaikan kembali, karena baru di Gogagoman yang jalan. Tapi kita optimis di Pobundayan itu akan terisi semua, apalagi kalau tower A dan B sudah bisa difungsikan, pasti banyak yang akan tinggal di situ baik itu petugas kesehatan atau masyarakat umum,” tambahnya. (ads/gito)

Dinas Kominfo Kunjungi Mall Pelayanan Publik Banyuwangi

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu (tengah) dan jajarannya foto bersama Kepala Dinas Kominfo Banyuwangi.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu yang dilakukan adalah menerapkan e-government melalui pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pelayanan pemerintahan.

Untuk memaksimalkannya, Rabu (9/5), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai instansi teknis study banding ke Kabupaten Banyuwangi. Di daerah itu, rombongan yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengunjungi Mall Pelayanan Publik yang menjadi sentra 170 pelayanan pemerintahan dan 10 instansi vertikal lainnya di daerah yang berada di Provinsi Jawa Timur itu.

Menurut Ahmad Yani Umar, pihaknya sengaja mengunjungi Kabupaten Banyuwangi karena merupakan salah satu daerah yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tempat melakukan study banding terkait pemanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam aspek pelayanan publik.

“Oleh KPK merekomendasikan Kabupaten Banyuwangi karena sebagai salah satu daerah terbaik yang telah menjalankan aspek pelayan publik, terutama implementasi Mall Pelayanan Publiknya,” ungkapnya.

Ia mengakui, penerapan layanan pemerintahan berbasis teknologi dan komunikasi oleh Pemkab Banyuwangi sangat baik karena hampir semua saling terintegrasi, dan berdampak positif pada meningkatnya indeks kepuasan masyarakat.

“Mereka telah maksimal meningkatkan layanan publiknya melalui pemanfaatan teknologi informasi. Berbekal komitmen untuk menghilangkan ego sektoral masing-masing instansi yang sering kali menjadi penghalang dalam proses pelayanan. Mereka bisa menyamakan persepsi dan menyatukan layanan pemerintahan, mulai dari layanan publik di lingkup SKPD sampai instansi vertikal lainnya seperti layanan kepolisian, KUA, PLN, BPJS, PDAM, Bank Daerah, semuanya ada di satu tempat,” sebutnya.

Ditambahkannya, dari kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi itu pihaknya mendapat banyak pelajaran positif. “Banyak yang kami pelajari dan insya allah bisa diterapkan di Kotamobagu,” tambahnya. (ads/gito)

Kreatif, RMB Modayag Gelar Bazar Ramadhan

Suasana lokasi bazar ramadhan pada malam hari.

BOLTIM – Remaja Masjid Baiturrahman (RMB) Desa Modayag, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, berinovasi dengan menggelar bazar ramadhan. Kegiatan yang diinisiasi pengurus RMB itu dipusatkan di lapangan desa setempat dan akan dibuka mulai Senin (14/5) pekan depan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Ketua RMB, Fika Massie, kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja yang diinisiatif dan disepakati seluruh pengurus RMB. “Insya allah bazar ramadhan ini akan dimulai Hari Senin sampai menjelang Idul Fitri,” kata Fika.

Ia mengungkapkan, pada bazar ramadhan itu disediakan berbagai jajanan buka puasa, kopi, saraba dan menu lainnya melalui stand-stand yang didirikan di tempat kegiatan. “Kita membuka diri bagi masyarakat yang ingin berjualan. Sudah ada tempat yang kita siapkan di situ. Ada 10 stand untuk tempat berjualan kopi, saraba dan lainnya. Kemudian ada juga 28 stand untuk tempat berjualan jajanan buka puasa,” ungkapnya.

Lanjutnya, selain menyediakan aneka jajanan buka puasa dan menu makan-minum lainnya, pihaknya juga memfasilitasi tempat berfoto berlatar lampion. “Kalau malam hari pemandangannya indah dan sangat cocok untuk tempat berfoto. Itu sengaja kita hadirkan, agar pengunjung yang datang khususnya di malam hari termanjakan dengan pemandangan yang indah. Mari jo ka Modayag,” sebutnya.

Disisi lain, ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat Desa Modayag secara keseluruhan. “Kita harap semua pihak mendukung kegiatan ini agar bisa berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan bersama,” harapnya. (trz)

Terdakwa Pembunuhan Bebas, Eldy: Hakim Terima Eksepsi Kami

ZONA KOTAMOBAGU – Hari Momintan, terdakwa kasus pembunuhan divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. Sidang pembacaan vonis digelar Rabu (9/5). Terdakwa diputus bebas setelah eksepsi yang diajukan penasehat hukumnya, Eldy Noerdin, diterima majelis hakim.

“Mengabulkan eksepsi terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim, Dewantoro, dalam pembacaan putusannya.

Memperhatikan pasal 143 ayat 3, pasal 156 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP serta peraturan perundang-undangan yang lainnya, maka majelis hakim menyatakan menerima nota keberatan (eksepsi) dari penasehat hukum terdakwa, serta menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum karena disusun secara tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap.

Selain itu, majelis hakim juga menyatakan pemeriksaan perkara pidana nomor 87/Pid.b/2018/PN.ktg atas nama terdakwa Hari Momintan, tidak dapat dilanjutkan. “Memerintahkan terdakwa segera dibebaskan dari tahanan. Membebankan biaya perkara kepada Negara,” jelasnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum Terdakwa, Eldy Noerdin, mengungkapkan ada dua hal yang membuat terdakwa dibebaskan. Pertama, jaksa melakukan perubahan gugatan telah lewat tenggat waktu karena dilakukan di hari persidangan pembacaan dakwaan. Kedua, dalam dakwaan awal sebelum diubah, disusun secara tidak lengkap.

“Dalam uraian dakwaan pertama subsider dan dakwaan aternatif kedua tidak mengurai peristiwa apa yang dilakukan terdakwa,” ungkapnya.

Diketahui, Hari Momintan, didakwa dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP serta pasal 353 ayat 1 KUHP. Warga Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, itu sebelumnya menjadi terdakwa terkait kasus pembunuhan terhadap seorang guru, Hendrik Paputungan, yang terjadi di Desa Kobo Kecil pada Oktober 2016 lalu. (gito)

Pjs Walikota Dorong Percepat Pencairan Dandes

Rakornas percepatan pencairan dana desa yang dihadiri Pjs Walikota di Jakarta.

ZONA, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam percepatan penyaluran Dana Desa (Dandes) Tahun 2018, khususnya di Kota Kotamobagu. Hal ini diutarakan Penjabat Walikota, Muhammad Mokoginta, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) percepatan penyaluran Dandes yang dilaksanakan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Rabu (9/5), di Hotel Bidakara, Jakarta.

Menurutnya, setelah mengikuti kegiatan tersebut dirinya akan langsung menindaklanjutinya dengan menggelar rapat bersama instansi terkait. “Setelah ini, saya juga akan segera menggelar rapat dengan dinas terkait serta seluruh camat dan sangadi yang ada di Kota Kotamobagu,” katanya.

Ia mengakui, Dandes memiliki peranan penting terhadap percepatan pembangunan infrastruktur desa. Oleh karena itu ia mengharapkan agar pemerintah desa (pemdes) dapat memanfaatkan anggaran tersebut dengan sebaik-baiknya. “Selain untuk pembangunan, manfaatkan dana desa ini untuk program pemberdayaan masyarakat,” sebutnya.

Selain itu, Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut itu juga meminta semua pendamping desa untuk membantu pemerintah desa, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. “Bantu pemerintah desa mempercepat penyaluran dana desa agar program dan kegiatan yang sudah direncakan bisa segera terealisasi,” pintanya. (ads/gito)

Gerakan Menuju Smart City, Pemkot Dapat Bimbingan Kemenkominfo

Pjs walikota saat hadiri kegiatan gerakan menuju smart city di Jakarta.f

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, mengikuti bimbingan gerakan menuju smart city, di Hotel Redtop Jakarta, yang dilaksanakan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Selasa (8/5). Kegiatan yang hanya diikuti 50 kabupaten dan kota se-Indonesia itu dirangkaikan dengan penandatangan nota kesepahaman untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam menjawab permasalahan sekaligus menggali potensi daerah.

“Hasil dari gerakan menuju 100 smart city ini adalah terbentuknya master plan yang memuat rencana pembangunan smart city masing-masing kabupaten dan kota dalam lima hingga 10 tahun ke depan,” kata Sekretaris Dinas Kominfo, Suhartien Tegela, yang mendampingi Pjs Walikota pada kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan, smart city buka semata belanja teknologi, melainkan untuk mendefinisikan manfaat yang akan diberikan pada masyarakat, kemudian mencari teknologi yang relevan. Katanya, gerakan menuju smart city ini sudah bergulir sejak tahun 2017 lalu yang diikuti 75 kabupaten dan kota.

“Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementrian Kominfo yang didukung Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Keuangan, Kementrian PUPR, Kementrian PAN-RB, Bappenas dan kantor staf kepresidenan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengungkapkan Pemkot saat ini terus berbenah menjadikan Kota Kotamobagu sebagai smart city. Berbagai upaya sudah dilakukan termasuk pembangunan nfrastruktur data centerdan command center serta sejumlah aplikasi layanan publik dan layanan pemerintahan.

Penerapan sistem tersebut katanya harus ditunjang dengan infrastruktur serta tenaga ahli yang memadai serta adanya penguatan regulasi. Di Kota Kotamobagu, sesuai Peraturan Walikota (Perwako) nomor 37 Tahun 2017, bahwa pengembangan e-Government saat ini sudah mumpuni.

“Infrastruktur IT di Kota Kotamobagu saat ini sudah mumpuni walaupun masih dalam proses pengembangan. Hal ini tidak main-main lagi. Pemerintah sesuai dengan aturan dan regulasi diharuskan untuk mentransformasikan sistem pelayanan pemerintahan dan sistem pelayanan publik bagi setiap kabupaten dan kota. Agar nantinya pelayanan yang tadinya terlalu birokratis dirubah menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan akuntabel,” ungkapnya. (ads/gito)

Pemkot Kaji Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan Malam

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengkaji pembatasan jam operasional tempat hiburan malam selam bulan ramadhan. Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta.

“Kita masih melakukan pengkajian, apakah itu (tempat hiburan) di tutup selama bulan ramadhan atau hanya dibatasi jam operasionalnya. Kita harus saling menghormati, karena umat muslim berpuasa,” katanya.

Selain tempat hiburan, pihaknya juga akan menyurati rumah makan, restoran dan sejenisnya dengan memasang tirai di bagian depan tempat usaha. “Kalau tempat makan tidak ditutup, karena banyak saudara kita yang mencari rejeki lewat berjualan makanan,” ujarnya.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dolly Dzulhadji, mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi pimpinan soal pembatasan jam operasional tempat hiburan di Kota Kotamobgu selama bulan ramadhan. “Masih dikaji. Tapi kalau sudah ada keputusan pasti akan kita tindaklanjuti. Petugas siap,” ungkapnya.

Disisi lain, ia meminta semua pelaku usaha tempat hiburan ataupun rumah makan, restoran dan sebagainya untuk saling menghargai dan menghormati umat muslim yang berpuasa di bulan ramadhan. “Intinya kita saling menghargai dan menghormati. Kita harap ada kerja sama dari semua,” pintanya. (ads/gito)

 

Porkot Jadi Ajang Pemanasan Jelang Porprov

Sekkot Adnan Massinae membunyikan sirene sebagai tanda dimulainya Porkot ke-II Tahun 2018.

ZONA KOTAMOBAGU – Pekan Olahraga Kota Kotamobagu (Porkot) ke-II Tahun 2018 dimulai, Senin (8/5). Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan penekanan sirene yang dilanjutkan dengan pemasangan obor oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa, mengatakan ada 10 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, tenis meja, karate, silat bulu tangkis, tae kwondo, renang, catur, basket dan volly ball. “Kegiatannya dimulai hari ini sampai tanggal 14 Mei,” katanya.

Ia mengungkapkan Porkot tingkat Kota Kotamobagu itu dalam rangka persiapan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan dilaksanakan di Kota Bitung. “Kita punya target di Porprov, yaitu masuk lima besar. Mudah-mudahan dengan adanya Porkot ini semua atlit terus meningkatkan kemampuannya agar bisa memberi prestasi baik di tingkat kota maupun di provinsi nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae, berharap Porkot ke-II tahun ini dapat berjalan dengan baik serta memberi dampak positif khususnya dalam peningkatan prestasi oleh para atlet di semua cabang olahraga.

”Saya harap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan, kemampuan dan keterampilan dari para atlit dapat terbina dan terus meningkat. Dengan begitu bisa membuahkan prestasi dan mengharumkan nama daerah kita baik di tingkat regional maupun nasional,” harapnya. (ads/gito)

Harga Bawang Naik Jelang Ramadhan

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Harga bawang merah dan bawang putih di pasar tradisional mulai naik jelang ramadhan. Para pedagang saat ini membanderol Rp50 ribu per kilo gram atau mengalami kenaikan Rp15 ribu dari sebelumnya hanya Rp35 ribu. Informasi didapat dari para pedagang, kenaikan harga kebutuhan dapur itu dikarenakan tingginya harga yang diberi para pemasok.

“Bawang merah biasanya per karung 800 ribu untuk 40 kilo gram, kini naik jadi 1,5 juta. Begitu juga dengan bawang putih, per karung atau 20 kilo gram biasanya 240 ribu naik jadi 560 ribu,” kata salah satu pedang di Pasar 23 Maret, Sudioto Mokodompit.

Ia memprediksi, kenaikan harga sejumlah bahan pokok ataupun kebutuhan rumah tangga lainnya akan terus naik seiring dengan semakin dekatnya bulan ramadhan.

“Kalau kami pedagang hanya menyesuaikan harga dari pemasok,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengakui ada pergerakan harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Khusus harga bawang putih dan bawang merah katanya baru naik beberapa hari terakhir.

“Hasil sidak kami pekan lalu kenaikannya baru sampai pada angka 45 ribu. Tapi memang ada kenaikan harga untuk beberapa jenis bahan pokok tapi tidak terlalu signifikan,” sebutnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok ataupun kebutuhan rumah tangga lainnya di pasaran. Katanya, di momen seperti ini sangat rawan terjadi permainan harga yang sengaja dilakukan oknum tertentu dengan maksud untuk mencari keuntungan sendiri.

“Kita terus pantau di lapangan. Kalaupun ada kenaikan harga yang signifikan, akan kita telusuri penyebabnya. Jika itu sengaja dilakukan pedagang, kami tak segan memberi sanksi,” tambahnya. (ads/gito)

Pjs Walikota Nasehati Finalis Uyo’-Nanu’

Pjs Walikota memasangkan selempang kepada peserta Uyo-Nanu.

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, meminta kepada 30 finalis Uyo’-Nanu’ tahun ini untuk selalu menjada kebersamaan dan persaudaraan, baik selama maupun sesudah mengikuti ajang pemilihan Uyo’-Nanu’. Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan pada karantina peserta yang dilaksanakan Senin, (7/5), di Aula Kantor Walikota.

“Saya berharap kepada seluruh finalis untuk selalu menjaga rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara sesama peserta, serta yang paling utama adalah selalu menjunjung tinggi sportifitas di dalam berkompetisi,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta agar seluruh finalis dapat mengikuti semua rangkaian tahapan karantina dengan sebaik – baiknya, serta harus berani dan mampu menampilkan bakat maupun kemampuan yang dimiliki.

“Hal ini sangat penting karena tahapan karantina ini, juga merupakan bagian dari kegiatan penilaian, khususnya berkaitan dengan kriteria utama yang harus dimiliki oleh seorang Nanu’ maupun Uyo’, yaitu soal kecerdasan, penampilan dan kepribadian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Agung Adati, mengungungkapkan selama mengikuti tahapan karantina, para finalis akan mendapatkan sejumlah materi dari sejumlah narasumber.

“Para finalis juga akan mengikuti berbagai kegiatan sosial, seperti anjangsana ke panti asuhan, penanaman pohon serta kunjungan ke sejumlah Industry Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Kota Kotamobagu,” ungkapnya. (ads/gito)