Beranda blog Halaman 622

Kawan Kota FC Mampu Imbangi Kopandakan Legend

Tim Kawan Kota FC

ZONA KOTAMOBAGU — Pertandingan Kawan Kota FC melawan Kopandakan Legend, Rabu (14/10), menjadi pembuka kegiatan sepakbola yang diselenggarakan pemuda dan Pemerintah Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Kawan Kota yang mengenakan kostum putih-biru tampil berhati-hati saat pertanding baru dimulai. Sementara tim tuan rumah yang diperkuat beberapa eks punggawa Persibom Bolaang Mongondow langsung mengambil alih permaian. Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah lewat kedua sisi lapangan belum mampu menembus pertahanan kokoh yang digalang Rusmin Mamonto. Tim Kawan Kota bukan tanpa peluang. Operan pendek dari kaki ke kaki beberapa kali menembus pertahanan tim tuan rumah. Akan tetapi penyelesain akhir yang kurang baik masih menjadi kendala Kawan Kota untuk mencetak gol. Di separuh pertandingan, Kopandakan Legend baru berhasil membobol gawang Kawan Kota yang dijaga Savdar Fransisco. Lewat skema serangan balik dari sektor kiri, Pra Sugiarto Yunus mengirim umpan manja kepada pemain depan dan berhasil diselesaikan dengan baik. Gol tercipta dan kedudukan berubah menjadi 1-0.
Tertinggal defisit satu gol, Kawan Kota langsung merespon dengan merubah skema permaian. Alhasil, serang bertubi-tubi le pertahanan tim lawan tercipta. Tendangan pemain depan, Renza Bambuena, masih bisa ditangkap dengan manis oleh penjaga gawang. Demikian juga dengan keras winger Kawan Kota, Rendi Lasut, yang hanya membentur tiang gawang. Keasyikan menyerang, Kawan Kota justru kembali kebobolan. Lewat serangan balik cepat, tim tuan rumah berhasil menggetarkan jala gawang Kawan Kota untuk yang kedua kalinya.
Beberapa pergantingan pemain dilakukan trio pelatih Kawan Kota, Hasdy Fattah, Kano Tontolawa dan Dadang Djabu. Akan tetapi strategi menyerang diakhir pertandingan yang diisntruksikan ketiganya dari pinggir lapangan tak mampu merubah skor hingga pertandingan selesai
“Liar biasa perjuangan Kawan Kota. Meskipun kalah tapi mampu mengimbangi permaianan tim lawan,” kata Kano didampingi Dadang dan Hasdy.
Ketua Pemuda Kopandakan, Pra Sugiarto Yunus, mengapresiasi Tim Kawan Kota yang sudah ikut ambil bagian pada pembukaan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada Tim  Kawan Kota dan seluruh teman-teman wartawan di Kotamobagu yang sudah ikut meramaikan kegiatan ini,” sebut Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu itu. (***)

Presiden Diagendakan Berkunjung ke Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Presiden Joko Widodo direncanakan akan hadir di Kota Kotamobagu dengan agenda penyerahan secara langsung sertifikat Program Nasional (Prona) Pendataan Tanah Sistematis Langsung (PTSL). Hal ini diutarakan Walikota Tatong Bara, saat menghadiri launching alat pengukuran tanah pada program PTSL Tahun 2017 di Lapangan Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (3/10).

Menurutnya, orang nomor 1 di Indonesia itu akan datang ke Kotamobagu dengan syarat 5.000 tanah warga telah bersertifikat melalui Prona PTSL.

“Kemarin Kakanwil BPN telah sampaikan kalau 5.000 bidang tanah yang bisa diukur dan disertifikat oleh pemerintah bersama BPN, maka pak presiden akan datang menyerahkan langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Tatong menjelaskan, Pemkot menargetkan 10.000 bidang tanah bersertifikat lewat progam tersebut. Saat ini proses pendataan sedang berlangsung dan dilanjutkan dengan pengukuran.

“Sekarang ini sudah ada 8.000 berkas yang masuk dan sudah ada sekitar 4.000 yang diukur. Saya optimis target itu bisa dicapat apalagi proses pengukurannya sudah menggunakan drone,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengapresiasi pihak BPN yang hingga saat ini terus bersama pemerintah desa dan kelurahan dalam proses penerbitan sertifkat tanah. “Kalau di Sulut, Kotamobagu progresnya sangat baik. Selain karena pak presiden akan datang itu soal prestasi, tapi kepentingan pengukuran PTSL ini adalah masyarakat. Pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah,” sebutnya.

Kepala BPN Kotamobagu, Deany Kientjem, mengungkapkan pengukuran tanah pada program PTSL di Kotamobagu akan menggunakan pesawat tanpa awal UAV sky mapper aeril maping service. Hal itu katanya akan sangat membantu mempercepat proses pengukuran. “Di Sulut hanya dua daerah yang menggunakan alat ini, yaitu di Kota Tomohon dengan 12 ribu bidang PTSL dan Kota Kotamobagu 10 bidang,” ujarnya. (ads/gito)

Seleksi Terbuka Berlanjut, Besok Mulai Tahapan Wawancara

ZONA KOTAMOBAGU – Sempat tertunda beberapa pekan, akhirnya seleksi terbuka calon pejabat tinggi akhirnya kembali dilanjutkan. Surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan ijin tertulis dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) yang menjadi kendala pelaksanaan tahapan seleksi, akhirnya dikantongi panitia seleksi (pansel).

“Seleksi terbuka ini sudah mendapat ijin dari KASN dan Depdagri,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Sebagai tindaklanjut atas rekomendasi KASN dan ijin tertulis Depdagri nomor: 800/7602/OTDA, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan panitia seleksi terkait lanjutan pelaksanaan tahapan seleksi. “Insya allah Hari Kamis (besok) sudah bisa dilanjutkan untuk tahapan wawancara dan presentase makalah,” ujarnya.

Tahapan wawancara dan presentase makalah sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 11 September hingga 15 September lalu. Namun karena belum ada rekomendasi KASN dan ijin tertulis dari Depdagri, Pansel akhirnya menunda pelaksanaan seleksi hingga beberapa pekan. Pada seleksi kali ini, ada 11 formasi jabatan yang akan diisi lewat proses seleksi terbuka. (ads/gito)

Walikota Terima Kunjungan Tim Wantanas

Walikota Tatong Bara menerima kunjungan Tim Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) di aula rumah dinas walikota, Rabu (4/10). Kunjungan tim yang dipimpin Brigjen Ali Hamdan Gobra itu untuk melihat langsung sekaligus menganalisa semua aspek baik itu ekonomis, sosial, kemasyarakatan dan lainnya untuk disampaikan ke Presiden Joko Widodo.

“Pertemuan amat sangat baik. Karena banyak hal yang bisa kita sampaikan kemudian dikaji oleh Tim Wantanas dan disampaikan langsung ke presiden,” kata walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga membeber berbagai prestasi yang sudah dirah Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Selain itu walikota juga menyampaikan beberapa poin yang paling dibutuhkan masyarakat, seperti perguruan tinggi negeri, penyelesaian pembangunan RSUD Kotamobagu, dana desa dan lainnya. “Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan ini dapat ditindaklanjuti untuk mendapatkan jalan keluar dari berbagai permasalahan yang ada,” harap walikota. (adv/gito)

Desa Tabang Segera Miliki Sangadi Baru

Marham Anas Tungkagi
Marham Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan pemilihan sangadi (Pilsang) antar waktu di Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, terus bergulir. Saat ini panitia pelaksana sedang melakukan verifikasi berkas bakal calon untuk sebelum penetapan calon sangadi.

“Verifikasi berkas sampai Kamis (pekan ini). Kemudian Senin (pekan depan) penetapan calon,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Anas Tungkagi.

Berdasarkan jadwal yang ditentukan, waktu pemilihan sangadi Tabang dilakukan pada 12 Oktober mendatang. Namun demikian, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak panitia pelaksana soal waktu pelaksanaannya. “Kalau tidak berubah lagi tanggal 12 pemilihan. Mudah-mudahan tidak bergeser lagi,” ujarnya. (ads/gito)

DPPPA Segera Launching Puspaga

Sitti Rafiqah Bora

ZONA KOTAMOBAGU – Tingginya angka perceraian, pernikahan dini dan Kekerasaran Dalam Rumah Tangga (KDRT) rupanya menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot). Berbagai program dan kegiatan yang ditujukan untuk menekan dan mengantisipasi kasus-kasus tersebut sudah dilakukan. Untuk lebih memaksimalkannya, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang digagas Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA), akan segera di-launching di Kotamobagu.

Menurut Kepala DPPPA, Siti Rafiqah Bora, Puspaga adalah tempat pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera yang dilakukan tenaga profesional. “Dalam pelaksanaannya kita akan menggandeng beberapa pihak, termasuk Kemenag. Untuk gedung sudah siap, tinggal diresmikan. Kalau bukan akhir tahun ini berarti awal tahun depan,” katanya.

Lanjutnya, dalam Puspaga itu akan ada sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas orang tua atau keluarga, agar bertanggungjawab terhadap anak khususnya dalam mengasuh dan melindunginya dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah dan penelantaran. “Untuk mengantisipasi kasus yang demikian, memang perlu ada kerja sama semua pihak,” ujarnya. (ads/gito)

Rumah Produksi Bantu Produktifitas Gula Aren

TINGKATKAN PRODUKTIFITAS: Pemkot membantu pengrajin gula aren dengan menyiapkan infrastruktur rumah produksi dan mesin pencetak gula. Tampak salah satu mesin pencetak yang berada di rumah produksi.

ZONA KOTAMOBAGU – Potensi gula aren di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, yang sangat menjanjikan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) terpanggil untuk mengembangkannya. Selain memberi pelatihan bagi para pengrajinnya, Pemkot juga menyiapkan rumah produksi serta mesin pencetak gula aren sebagai infrastruktur penunjang dalam peningkatan kualitas dan produktifitasnya.

Pantauan di lokasi proyek, para pekerja sementara menyelesaikan pembangunan di beberapa sisi bangunan serta melakukan penataan bagian luar atau halaman rumah produksi. Sementara di bagian dalam sudah tersedia beberapa unit mesin pencetak gula aren

“Pembangunannya sementara berlangsung. Insya allah tahun depan sudah rampung dan bisa segera difungsikan,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Moyag, Maskur Gumalangit.

Ia mengungkapkan, dalam pelaksanaannya, air nira sebagai bahan dasar pembuatan gula aren dari petani akan dibawa ke dalam rumah produksi tersebut kemudian diolah menjadi gula aren.
Proses pengolahannya akan lebih cepat dan menghemat biaya. Kemudian kualitasnya juga tentu akan lebih baik. Ini akan sangat membantu para petani gula aren di sini,” ungkapnya.

Selain membantu pembangunan infrastruktur dan mesin pencetak, Pemkot juga telah membangun komunikasi dan melobi sejumlah pengusaha untuk ikut memasarkan gula aren tersebut. (ads/gito)

2 Bulan Pemkot Gratiskan 14 KK Tinggal di Rusunawa

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Harapan warga Kelurahan Gogagoman yang menjadi korban bencana kebakaran untuk mendapatkan tempat tinggal, akhirnya terwujud. Pemerintah Kota (Pemkot) memanfaatkan rumah susun sewa (rusunawa) dan menempatkan 14 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda akibat insiden yang terjadi pada beberapa bulan lalu itu.

“Setelah selesai baca doa syukuran hari rabu (pekan lalu), 14 kepala keluarga langsung tinggal di situ (rusunawa),” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Imran Amon.

Ia mengungkapkan, meski rusunawa tersebut menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun 14 kepala keluarga (kk) yang sudah mulai tinggal di tempat itu belum akan diambil retribusi selama dua bulan ke depan. “Memang ada retribusinya yang diatur dalam Perda. Tapi untuk dua bulan pertama ini masih digratiskan,” ungkapnya.

Salah satu warga, Rahman Saleh, menyampaikan rasaa terima kasihnya kepada pemerintah kota yang telah menyiapkan tempat tinggal bagi dirinya dan warga lain yang menjadi korban bencana kebakaran. “Tentu kami senang. Terima kasih kepada pemerintah dan pihak lain yang sudah membantu kami,” sebutnya. (ads/gito)

Anggaran Terbatas, Pemasangan Traffic Light Kotobangon Ditunda

ZONA KOTAMOBAGU – Pemasangan traffic light di simpang empat Kelurahan Kotobangon yang direncanakan tahun ini, terpaksa harus ditunda. Pasalnya, anggaran sekira Rp400 juta yang dialokasikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk pengerjaannya menjadi salah satu item kegiatan yang dipangkas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan alasan efisiensi.

“Itu (pemasangan traffic light) masih ditunda sampai tahun depan. Soalnya ada efisiensi anggaran, jadi digeser pada kegiatan yang lain,” kata Sekretaris Dishub, Sugiarto Yunus.

Selain traffic light, rencana pembangunan jalan juga dipending. Yang tersisa hanyalah pengadaan rambu lalu lintas yang saat ini sudah berproses. “Pengadaan rambu lalin itu tidak dipangkas karena saat dilakukan efisiensi proses pengadaannya sudah berjalan,” ujarnya.

Ia mengakui, pemasangan traffic light maupun pembangunan marka jalan sangat mendesak. “Tapi karena keterbatasan anggaran jadi masih ditunda lagi. Kita harap, para pengedara tetap mematuhi aturan berkendara, terutama saat melintas di simpang empat Kelurahan Kotobangon, karena arus kendaraan di situ padat,” tambahnya. (ads/gito)

Pemkot Tunggu Pengumuman Nilai LAKIP

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016 mendapat nilai BB atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mendapat nilai CC. Berbagai upaya sudah dilakukan, termasuk mengirim sejumlah pejabat mengikuti coaching clinic di Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB). Selain itu, Pemkot juga menghadirkan pemateri dari pusat untuk evaluasi  peningkatan kualitas implementasi sistem Akip.

“Target kita LAKIP 2016 harus nilai BB,” Kata Plt Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae.

Adnan menjelaskan, banyak indikator yang menjadi penilaian dalam emberian nilai LAKIP, diantaranya sistem pelayanan, pelaporan keuangan, renstra dan renja. “Kalau penilaian BPK hanya pada administrasi keuangan, tapi kalau LAKIP banyak. Tapi kita optimis bisa nilainya akan meningkat dari sebelumnya,” jelasnya.

Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian (Orpeg), Nehru Mokoginta, mengungkapkan hasil penilaian LAKIP akan dimumkan pada akhir tahun ini. “Kita tingga menunggu hasilnya. Penilaian sudah dilakukan dan dokumennya sudah diserahkan ke KemenPAN-RB,” ungkapnya. (ads/gito)