Beranda blog Halaman 679

66 ASN Pemkot Masuk Masa Pensiun

ZONA KOTAMOBAGU – Masa pensiun menjadi akhir pengabdian atau purnabakti bagi aparatur sipil negara (ASN). Di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, tahun 2017 ini tercatat sedikitnya 66 ASN akan memasuki masa pensiunnya.

“Tahun ini ada 66 ASN yang akan pensiun. Di antaranya 24 ASN golongan di bawah empat B, yaitu kabid, staf ahli dan sekretaris,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Kotamobagu Refly Mokoginta saat dikonfirmasi zonabmr.com, Senin (13/3) pagi tadi.

Sementara 42 ASN sisanya, tambah Refly, adalah ASN dengan golongan di atas empat B, dalam hal ini pimpinan SKPD, setara kepala bagian. “Dengan berakhirnya masa tugas dari 66 ASN tersebut, pastinya ada beberapa posisi jabatan yang akan kosong,” ungkapnya.

Refly menambahkan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan pengisi jabatan yang akan kosong. “Jika yang pensiun adalah pejabat eselon II, sudah cukup banyak jajaran eselon III yang mengantri. Jika ASN eselon III yang pensiun, ASN di bawahnya pun sudah siap,” ujarnya.(ads/gito)

Tersangka Narkoba Diamankan Depan Polsek Poigar

ZONA HUKRIM – Perburuan penjahat Narkotik dan Obat Terlarang di wilayah hukum Polres Bolaang Mongondow di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Faisol Wahyudi, kembali membuahkan hasil. Tim pemburu dari Satuan Narkoba pada hari Sabtu 11 Maret 2017, sekira pukul 11.10 wita kembali berhasil meringkus pembawa barang haram, IP alias Irfan, seorang sopir truck merk Hino yang bernomor polisi DN 8649 VF.

Tersangka diringkus di Kecamatan Poigar oleh Kasat Narkoba AKP Stenly Mawindingan dan Timnya bersama Kapolsek Poigar Ipda Kahari saat melakukan razia di jalan depan Polsek Poigar. Tak lama melakukan razia Gabungan Satuan Narkoba dan Polsek Poigar berhasil mengamankan kendaraan truck yang bermuatan tomat dan kacang merah dan 3 orang masing-masing ; H alias tono,R alias Onal dan IP alias Ir,ketiganya berasal dari Palu sulteng.

Polisi menemukan barang bukti berupa alat hisap sabu, pipet, jarum,dan 4 (empat) buah paket sabu yang disembunyikan dibalik jacket yang digunakan oleh lelaki IP. “Saat ini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di mako Polres Bolmong untuk diproses hukum lebih lanjut,” jelas Kasubag Humas Polres Bolmong AKP Syaful Tammu.(hms/ldy)

Gaet Investor, Pemkab Maksimalkan Hasil Pengelolaan Ikan Teri

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melalui Dinas Perdangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM), terus mengembangkan produk unggulan untuk mengundang investor masuk ke Bolmong. Kali ini, menjadi angin segar bagi para pelaut khususnya yang ada di Bolmong, disusul pengelolaan hasil ikan teri jadi ‘jualan’ bagi para investor.

Kepala Disperindag dan ESDM George Tanor selaku mengatakan, upaya untuk menarik investor terus dilakukan untuk kesejahteraan para nelayan. “Ya, dalam setiap pameran kami selalu sampaikan hasil produksi ikan teri dan berusaha agar dilirik investor. Selain itu, kami juga memasarkan produk teri rebus dan teri laksa,” ungkap Tanor, Jumat (10/3) lalu.

Tanor menambahkan, pengelolaan ikan teri di Bolmong masih dengan cara tradisional. “Tempat pengelolaan ikan tersebut sudah ada di Desa Tadoi. Tetapi memang masih tradisional. Itulah sebabnya saya berusaha mengarahkan agar diadakannya pengeringan dengan menggunakan teknik modern,” ujarnya.

Diakui, saat ini belum ada ekspor langsung ikan teri dari Bolmong, hanya ada pihak ketiga. “Sudah ada tapi masih melalui pihak ketiga. Kalau dari pemerintah sampai sekarang belum ada,” tandasnya.(gung/eldy)

Sejumlah Kebijakan Pejabat Pemkab Diintervensi Oknum Tim Paslon?

ZONA BOLMONG – Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai digoyang adanya indikasi intervensi kerja dari oknum yang mengaku tim sukses pasangan calon (Paslon) pemenang Pilkada.

Dikabarkan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai diganggu dalam setiap pengambilan kebijakan. Akibatnya, beberapa kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung diabaikan. Hal itu diakui Pitres Sombowadile, Staf Khusus Bupati Bolmong.

Menurut Pitres, stabilitas pemerintahan bakal terganggu bila terlalu banyak pihak yang ikut dalam pengambilan kebijakan. “Sekarang kalau seperti ini, siapa yang mau didengar? Semua akan jadi semrawut. Ini hemat saya secara pribadi,” ujarnya via telepon.

Terpisah, Watung mengatakan, semua pejabat masih dalam pengawasannya. Dia menjamin langkah tegas bakal diambil bila sikap pejabat sudah keterlaluan. “Demi kepentingan Bolmong, kenapa tidak? Karena tentu semua langkah yang saya ambil akan dikoordinasikan dulu dengan Pak Gubernur dan Pak Wagub. Sampai saat ini saya masih Pj Bolmong,” tegasnya.(gung/ldy)

Jelang UN, SMK PPM Tingkatkan Belajar Siswa

ZONA KOTAMOBAGU – Mengingat Ujian Nasional (UN) yang tinggal menghitung hari, SMK Pertanian Panca Marga (PPM) tingkatkan kegiatan belajar siswa dengan melakukan pengayaan dan ujian-ujian sekolah. Kegiatan itu digiatkan guna mempersiapkan mental serta kemampuan para siswa menghadapi UN nantinya.

Kepala Sekolah SMK PPM, Sukaryadi Bakung mengatakan, saat ini para siswa tengah mengikuti ujian semester 6. Di samping itu, untuk mematangkan pengetahuan mata pelajaran mereka diadakanlah pengayaan mata pelajaran. “Dari hasil ujian yang saya terima, alhamdulillah optimis bisa diluluskan semua,” ujar Sukaryadi, Selasa (07/03)

Ditambahkan, yang menjadi pekerjaan lanjutan pihaknya dalam mengatasi hasil UN nantinya, adalah pada mata pelajaran yang dianggap mudah tapi perlu ketelitian dalam mengerjakannya. Mata pelajaran itu yakni Bahasa Indonesia.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman banyak siswa kurang teliti mengerjakan mata pelajaran tersebut, dibandingkan dengan matematika atau mata pelajaran yang mempunyai tingkat kesulitan semisalnya.

Namun, lanjut Sukaryadi, tingkat kelulusan sekarang tidak lagi bersandar pada hasil UN semata, tapi semua diserahkan kesekolah itu sendiri. “Jadi banyak faktor yang bisa dipertimbangkan sekolah untuk meluluskan muridnya,” pungkasnya.(kb/gito)

Dinas Lingkungan Hidup Butuh Tambahan Armada Sampah

Alex Saranaung

ZONA KOTAMOBAGU – Meski Pemerintah Kota Kotamobagu masih kekurangan aramada penggangkut sampah, namun upaya melayani masalah sampah yang ada di lima titik di Kotamobagu terus diupayakan.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotamobagu, Alex Saranaung, lima titik penanganan sampah tersebut antaranya empat kecamatan dan pusat kota Kotamobagu.

“Saat ini untuk armada kendaraan roda 3 ada 5 unit, sedangkan kendaraan cold kecil ada 3 unit, delapan kendaraan itu yang kita maksimalkan di 5 titik wilayah kotamobagu. termasuk yang ada di seluruh lorong,” katanya Saranaung.

Penambahan kendaraan roda tiga menurutnya belum akan dilakukan. Namun, Pemkot dalam hal ini Dinas LH Kotamobagu berharap ada penambahan kendaraan cold kecil sekira 10 unit per satu titik.

“jika kita melihat kebutuhan, idealnya masih perlu 50 unit cold. Kita pilih cold karena onderdilnya mudah didapat, tidak seperti roda tiga. Cold juga bisa melayani di lorong-lorong,” ujarnya,

Untuk retribusi sampah, lanjut Alex, saat ini sudah mencapai 15 persen dari target sebesaar Rp527.482.000. “Retribusi berjalan lancar. Yang pasti Pemkot siap melayani keluhan sampah di seluruh wilayah Kotamobagu,” tambahnya.(gito/ldy)

Forkopimda Dukung TMMD ke 98

ZONA BOLMONG — Bertemakan “Dengan Semangat Kemanunggalan”, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 siap kembali digelar. Komitmen dukungan terus berdatangan dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bolmong.

Sebagaimana Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Adrianus Nixon Watung, Ketua DPRD Welty Komaling dan Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Sampang Sihotang, menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) persiapan TMMD ke 98 Tahun Anggaran 2017 di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta.

Rakornis dibuka Menteri PUPR Basuki Hadimuljono  dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono. “TMMD mulai tahun ini akan dilaksanakan 3 kali setahun. Dulu 2 dua kali setahun, yang dulu 21 hari sekarang 30 hari,” ungkap Mulyono.

Penambahan waktu TMMD ini kata dia, bertolak dari besarnya keinginan desa untuk meningkatkan pembangunan di daerahnya. Dengan pelaksanaan TMMD tiga kali dalam setahun, diharapkan desa yang membutuhkan sarana dan prasarana bisa dipenuhi.

“Terutama di desa terpencil pinggiran terluar dan untuk mendukung nawacita,” jelasnya.

Tunjuanya untuk meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan atau terdampak bencana.

”Selain dengan Kementerian  PUPR, program TMMD juga dikerjasamakan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi dan Kabupaten/Kota, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi serta Pemerintah Daerah/Pemerintah Kabupaten/Kota,” tandasnya.

Sementara itu, Watung mengungkapkan, Pemkab siap mendukung program TMMD dengan terus bersinergi dengan instansi teknis terutama jajaran TNI.

“Sehingga program-program pemerintah pusat bisa berjalan optimal sampai di masyarakat umum, dalam peningkatan kesejahteraan rakyat terutama pada sektor pembagunan infrastruktur pedesaan dan kesehata,” tutupnya.(gung/ldy)

Maksimalkan Persiapan HUT Bolmong, Taufik: Megah Tapi Tak Menguras Biaya

Ir. Taufik Mokoginta

ZONA, BOLMONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong terus lakukan persiapan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke 63 Kabupaten Bolmong pada 23 Maret mendatang.

Ketua Panitia pelaksana HUT Bolmong Taufik Mokoginta mengatakan, perayaan HUT Bolmong kali ini akan dibuat sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tentu dalam perayaan kali ini, kita akan berupaya melakukan yang terbaik. Dan lebih hebat dari tahun-tahun kemarin. Kita akan tampilkan ke-Mongondowan untuk hari yang bersejarah kita ini,” ujar Taufik.

Taufik yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian Bolmong tersebut menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan inovasi dan kreatif untuk suksesi kegiatan.

“Kita ciptakan perayaan yang megah, tapi dengan tidak menguras biaya. Intinya perayaan HUT Bolmong ini kita buat lebih baik,” pungkasnya.(gung/ldy)

Farida: Belum Tahu Kapan KIA Masuk Bolmong

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) hingga kini belum bisa memastikan kapan program Kartu Identitas Anak (KIA) masuk di Bolmong.

Menurut Sekretaris Disdukcapil Bolmong Farida Mooduto, hingga kini pihaknya belum menerima informasi program KIA. “Program ini memang masih uji coba. Pelaksanaannya di Surabaya dan memang berhasil. Tapi di Bolmong belum ada informasi terkait program ini,” ungkapnya, Kamis (09/03).

Lanjutnya, program itu merupakan program Kementerian mengenai anak usia 0 hingga sebelum 17 tahun harus ada kartu pengenal. Pada Rencanakan Kerja Anggaran (RKA) tahun 2017 program tersebut belum ada. “Waktu kami rakor beberapa waktu lalu, mereka menunjukkan keberhasilan program ini. Anak belum wajib KTP sudah ada kartu pengenal, ini program yang bagus,” ujarnya.(gung/ldy)

Disetujui, 228 Rumah Warga Kurang Mampu di Kotamobagu Bakal Direhab

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kotamobagu, kembali melakukan verifikasi data penerima Bantuan Stimulan Perumahan Sederhana (BSPS) tahun 2017 ini, guna untuk mendapatkan kategori.

“Anggaran disesuaikan dengan kondisi dan dibagi tiga kategori lagi, untuk rumah rusak berat sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta dan rusak Rp7,5 juta,” ungkap Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Imran Amon.

Diuraikan, sekitar 228 rumah warga kurang mampu di empat kecamatan yang akan direhab. Menurutnya, ratusan rumah itu telah diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Semua rumah yang akan direhab itu masuk kategori rumah swadaya. “Semua sudah disetujui dan mendapat SK dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” tuturnya.(gito)