Gelar PTM Terbatas, Dinas Dikbud Boltim Tekankan Prokes Ketat

291
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim. Yusri Damopolii.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

“Setiap sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan ketat dengan menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak bagi para siswa dan guru, serta mewajibkan memakai masker selama berada di lingkungan sekolah, kata kepala Dinas Dikbud Boltim, Yusri Damopolii.

Lanjut Yusri, PTM ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, dimana daerah yang termasuk dalam zona orange bisa menerapkan sekolah tatap muka dengan prokes yang ketat.

Yusri menambahkan, bahwa dengan dimulainya pembelajaran tatap muka di wilayah Boltim, selain penerapan protokol kesehatan yang ketat, waktu proses belajar-mengajar tatap muka juga akan dibatasi.

“Kalau biasanya dalam setiap mata pelajaran itu proses belajar mengajarnya bisa 1 sampai 3 jam, tetapi karena ini proses belajar mengajarnya dalam situasi pandemi covid-19 kita kurangi menjadi 15-35 menit setiap pelajaran,” tandasnya. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here