Beranda blog Halaman 109

Jumat Curhat di Modayag III, Kapolsek Terima Aspirasi dan Berbagai Keluhan Masyarakat

Kapolsek Modayag Iptu Irfandi Mokodongan beserta jajaran foto bersama dengan pemerintah dan masyarakat Desa Modayag III.

ZONA BOLTIM – Kapolsek Modayag, Iptu Irfandi Mokodongan, kembali melaksanakan program Jumat Curhat ‘Moyodungku Takin Polisi’ (Bertemu dengan Polisi) dengan masyarakat, Jumat (20/1/2023).

Jumat Curhat kali ini, Kapolsek beserta jajaran melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Desa dan masyarakat Modayag III, Kecamatan Modayag, bertempat di Balai Pertemuan desa setempat.

Dalam giat ini, Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Modayag III, perangkat desa serta masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan Jumat Curhat Polri.

Menurut Kapolsek, program Jumat Curhat ini sebagai ajang silahturahmi personil Polri sekaligus menyerap serta mendengarkan langsung aspirasi, kritikan, saran dan masukan dari seluruh elemen masyarakat yang berada di wilayah hukum Polsek Modayag.

Pada kesempatan ini, Kapolsek meminta kepada Sangadi, perangkat desa dan masyarakat yang hadir agar menyampaikan semua aspirasi, kritikan maupun permasalahan yang terdapat di lingkungan masyarakat serta memberikan saran pendapat terkait kinerja pelayanan Polsek Modayag.

Adapun aspirasi, saran, pendapat dan masukan yang disampaikan perwakilan masyarakat yaitu; anak-anak muda yang sering menghirup Lem Eha-Bond, ijin keramaian pesta hajatan yang melebihi batas waktu dengan memutar musik disko, penggunaan knalpot racing, hewan peliharaan sering berkeliaran, serta maraknya aksi pencurian.

Menanggapi hal ini, Kapolsek menegaskan bahwa terkait penggunaan lem eha bond oleh anak-anak muda, apabila perangkat desa menemukan agar segera menginformasikan ke Polsek Modayag untuk ditindak lanjuti.

“Kami menyarankan kepada perangkat desa agar tidak mengambil tindakan sendiri,  untuk menghindari adanya tindakan yang berlebihan sehingga timbul permasalahan yang baru atau adanya komplain dari orang tuanya,” kata Kapolsek.

Terkait ijin keramaian pesta hajatan masyarakat, pihak Polsek akan menerbitkan selama memenuhi persyaratan dan mengantongi rekomendasi dari pemerintah desa. Namun waktu yang diberikan terbatas yakni, hajatan pada siang hari pukul 09.00 wita sampai pukul 17.00 wita, sedangkan hajatan yang dilaksanakan pada malam hari akan melalui beberapa kajian berupa lokasi kegiatan maupun potensi kerawanannya.

“Sebelum ijin keramaian diterbitkan, pihak Polsek akan mengundang pemohon atau penanggung jawab kegiatan dan memberikan arahan, himbauan serta kewajiban yang harus dilakukan serta ditaati oleh pemohon dan penanggung jawab. Dan kami tidak pernah mengijinkan acara disko atau membunyikan musik pada malam hari melebihi batas waktu yang di berikan,” tegasnya.

“Pemerintah desa silahkan mengambil langkah – langkah seperti menegur atau menghentikan setiap acara disko yang mengganggu dan disilahkan juga melaporkan ke Polsek Modayag melalui contak person yang sudah terpasang di beberapa titik,” sambung Kapolsek.

Sementara itu, terkait penggunaan knalpot racing, pihak Polsek Modayag sudah beberapa kali melakukan operasi cipta kondisi (Cipkon) dan akan terus melakukan razia.

“Kami meminta kepada perangkat desa agar mendatakan warganya yang menggunakan knalpot racing yang tidak pada peruntukannya dan dimasukan melalui Babinkamtibmas, sehingga nantinya di datangi dan dihimbau agar tidak menggunakan. Diharapkan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk membantu pihak Polsek dalam setiap kegiatan operasi knalpot racing,” tutur Kapolsek.

Selanjutnya, terkait hewan peliharaan seperti anjing, disarankan agar pemerintah desa membuatkan Peraturan Desa (Perdes) dan mensosialisasikannya sehingga setiap warga yang mempunyai hewan piaraan lebih memperhatikan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar.

Selain itu, untuk mengantisipasi maraknya pencurian, Polsek Modayag setiap malam melakukan patroli secara rutin.

“Namun akan ada baiknya pemerintah desa aktifkan kembali Pos Kamling dan laporkan segera apabila mengetahui aksi pencurian,” ujar Kapolsek.

Informasi lainnya dari masyarakat dalam pertemuan tersebut, terkait adanya pesta miras yang sering dilakukan oleh para sopir taksi di simpang tiga jalan Desa Modayag, serta berharap agar pihak Polsek melakukan penertiban atau himbauan kepada para sopir taksi yang sering memarkirkan kendaraan di pertigaan jalan trans Modayag.

Terkait hal ini, Kapolsek kembali menegaskan akan melakukan operasi dan menindak apabila didapati adanya aksi Miras dimana saja lokasinya, sehingga diharapkan informasi dari masyarakat.

“Untuk parkiran kendaraan taksi di pertigaan jalan trans Modayag, pihak polsek sudah beberapa kali melakukan himbauan dan akan terus mengingatkan kepada sopir taksi agar tidak memarkirkan kendaraannya di tempat yang rawan terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Aspirasi lainnya, masyarakat menyarankan kepada pihak Polsek sehubungan dengan meningkatnya kenakalan remaja agar dapat melakukan himbauan Kamtibmas di tiap – tiap sekolah.

“Terkait hal ini, kami menyarankan kepada pihak sekolah agar dapat membuat surat yang ditujukan ke Polsek Modayag, sehingga nantinya ditunjuk personil untuk melakukan himbauan kamtibmas maupun tindakan hukum bagi pelanggar tindak pidana,” pungkasnya. (guf)

Bupati Sachrul Hadiri Kunjungan Presiden Jokowi di Minut

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Forkopimda Sulut hadiri agenda kunjungan Presiden Jokowi di Minahasa Utara.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, (SSM), turut hadir dalam kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kunjungan Jokowi dalam rangka peresmian Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Kamis, 19/1/2023.

Pantauan media, Bupati SSM bersama kepala daerah se-Sulut, hadir di tempat peresmian bendungan mendampingi Gubernur, Sulut, Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur, Steven Kandow, SE.

Sebelum rangkaian kegiatan peresmian, Presiden mengunjungi pasar tradisional Airmadidi kemudian lanjut ke lokasi peresmian di Kalawat, Minut.

Setelah peresmian bendungan, dilanjutkan dengan penyebaran bibit benih ikan tawar disaksikan oleh Gubernur, sejumlah Kepala Daerah se-Sulut dan undangan.

Sesuai jadwal, direncanakan, kunjungan kerja Presiden Jokowi di Sulut, akan berlangsung sampai dengan Jumat (20/1/2023). (guf)

Tahun Ini, Dinas PUPR Kotamobagu Alokasikan 22 Miliar Bangun Jalan Hotmix

Claudy Mokodongan.

ZONA KOTAMOBAGU – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 Miliar untuk pembangunan jalan hotmix di Kota Kotamobagu, termasuk pemeliharaan jalan Zakaria Imban, Kelurahan Molinow.

Menurut Kepala Dinad PUPR Claudy N. Mokodongan ST, pada 2023 ini Pemkot Kotamobagu mengalokasikan anggaran sebesar 22 Miliar untuk pekerjaan hotmix beberapa ruas jalan yang ada di wilayah Kotamobagu.

“Atas petunjuk Ibu Walikota, tahun anggaran 2023 ini total pagunya sebesar Rp22 Miliar, sudah termasuk Rp1,5 Miliar untuk pemeliharaan Jalan Zakaria Imban di Kelurahan Molinow,” ucap Claudy.

Pekerjaan pemeliharaan Jalan Zakaria Imban ini kata Claudy, tahapannya sudah dimulai dan dalam waktu dekat pekerjaannya akan segera action.

“Saat ini sedang proses tender di UKPBJ Pemkot Kotamobagu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat jika sudah ada pemenangnya, akan segera dikerjakan,” lanjutnya.

Untuk tahun anggaran 2023 ini, anggaran fisik di Dinas PUPR mencapai Rp36,2 Miliar yang akan digunakan untuk peningkatan sarana prasaran infrastruktur di wilayah Kotamobagu.

“Total anggaran ini tertata di tiga bidang, masing-masing bidang Bina Marga, bidang Cipta Karya dan bidang Sumber Daya Air,” ujar Claudy. (*/guf)

Kembali Berjualan, Satpol PP Tertibkan Pedagang di Eks Pasar Serasi

Satpol PP Kotamobagu menertibkan sejumlah barang dagangan di eks Pasar Serasi.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Satpol PP dan Damkar, melakukan penertiban terhadap pedagang yang kembali memanfaatkan area eks Pasar Serasi Kotamobagu untuk berjualan.

Kepala Dinas SatPol PP dan Damkar Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP, ME, mengatakan saat pihaknya sedang melakukan patroli ditemukan ada pedagang yang berjualan di area eks Pasar Serasi.

“Personil SatPol PP sedang patroli dan menemukan ada pedagang yang berjualan di area eks Pasar Serasi yang sudah kami hentikan operasionalnya sejak tahun lalu, makanya langsung kami tindak,” kata Sahaya.

Eks Pasar Serasi hingga saat ini lanjut Sahaya, masih dihentikan operasionalnya sesuai Surat Keputusan Walikota Nomor 215 Tentang Penghentian dan Penutupan Sementara Operasional Pengelolaan Pasar Serasi dan Pasar Ikan di Kelurahan Gogagoman.

“Keputusan Walikota ini belum dicabut dan masih berlaku. Tidak diperkenankan bagi siapapun melakukan aktifitas perdagangan di area eks Pasar Serasi,” ujarnya.

Sahaya pun menghimbau kembali agar seluruh masyarakat khususnya para pedagang untuk tidak berjualan di tempat yang dilarang.

“Para pedagang kami minta untuk tidak berjualan di sini. Pemerintah daerah sudah menyiapkan serta memfasilitasi tempat untuk digunakan oleh para pedagang, baik itu di Pasar 23 Maret, Pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil. Mari kita secara sadar sama-sama mematuhi ketentuan yang ada,” ucap Sahaya. (*/guf)

Pemkot Kotamobagu Raih Predikat Tuntas Madya Penerapan SPM dari Kemendagri

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu di bawah Kepemimpinan Wali Kota Ir. Tatong Bara, berhasil meraih Predikat Tuntas Madya dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berdasarkan hasil evaluasi penerapan SPM dari Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Berdasarkan hasil evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dari Ditjen Bina Bangda Kementrian Dalam Negeri RI, yang dilaksanakan per tanggal 18 Januari 2023 terhadap Capaian Penerapan SPM Triwulan IV Tahun 2022, Kota Kotamobagu mendapatkan Predikat Tuntas Madya atau Tuntas Rata-rata Penerapan SPM sebesar 86,43 persen,” ucap Kepala Bagian Pemerintahan Sekda Kota Kotamobagu Ivone P. Rundengan, S.STP., M.Ec.Dev, Kamis (19/1/2023).

Atas capaian ini lanjut Ivone, menempatkan Kota Kotamobagu sebagai Daerah Tertinggi ke 2 untk Tingkat Kota dan Peringkat ke 4 dari 15 Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara.

“Pencapaian persentase ini akan terus naik karena penginputan SPM Triwulan IV masih dibuka hingga tanggal 20 Januari 2023, dan insya Allah diharapkan akan naik hingga 90 persen,” ujar Ivon.

Predikat Madya Tuntas ini, menurut Ivon menandakan bahwa Capaian hasil Inputan Penerapan SPM untk Kota Kotamobagu tuntas 100 persen atau berada pada zona hijau keterisian inputan pada E-SPM.

“Mulai dari Pelayanan Dasar pada Bidang Pendidikan dan Bidang Kesehatan, Bidang Pekerjaan Umum tuntas sebesar 100% atau zona hijau, Bidang Perumahan Rakyat sebesar 80%, Bidang Trantibunmas sebesar 77,78 %, dan Bidang Sosial sebesar 41,43%. Insya Allah persentasi ini akan terus naik, sehingga peringkat Kota Kotamobagu juga akan terus naik,” tuturnya. (*/guf)

Wawali Nayodo Hadiri PPAB GMNI Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota (Wawali) Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPC Kotamobagu, Rabu (18/1/2023).

Kegiatan yang di gelar Aula Eks Kantor Bupati Bolmong di Kotamobagu, ini mengusung tema membentuk karakter mahasiswa yang revolusioner dan perspektif yang berasaskan marhaenisme.

Lewat sambutannya, Nayodo menyampaikan rasa bangganya melihat GMNI Kotamobagu selalu berproses dan melakukan kaderisasi.

“Saya tertarik bahwa setiap saat GMNI ada proses kaderisasi dan ada suatu kebanggaan dari pada GMNI bahwa GMNI tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana salah satu contoh adalah saya yang diberi kesempatan menjadi Wakil Wali Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Masih kata Nayodo, jiwa korsa yang tertanam harus sesuai dengan marwah jiwa marhaenisme. Dimana lanjutnya proses jiwa marhaenisme ini tidak perlu diciptakan tidak perlu diada-adakan.

“Dengan kita tulus ikhlas mengibarkan bendera GMNI maka dengan sendirinya marwah dari GMNI itu akan muncul pada pribadi adik-adik sekalian,” tuturnya.

Kegiatan turut dihadiri sesepuh GMNI Sulut Elias pangkey, Ketua PA GMNI Kotamobagu Sumirat Pondabo, Ketua KPU Kotamobagu, Iwan manoppo bersama seluruh anggota, Ketua Bawaslu Kotamobagu, Musly Mokoginta serta sejumlah Ketua OKP Kota Kotamobagu. (*/guf)

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Calon PPPK Jabatan Fungsional

Rezha Mamonto.

ZONA BOLTIM – Panitia Seleksi (Pansel) Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional (JF), mengumumkan hasil seleksi administrasi penerimaan PPPK JF Teknis dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Tahun Anggaran 2022.

Pengumuman ini berdasarkan surat Nomor: 800/B.03/P-PPPK-F/21/I/2023, yang ditandatangani oleh Ketua Pansel Penerimaan PPPK Boltim, Sonny Warokka, tertanggal 16 Januari 2023.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim, Rezha Mamonto, mengatakan, ada 46 formasi yang dibuka untuk PPPK JF teknis di lingkungan Pemkab Boltim.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim, Rezha Mamonto, mengatakan, bahwa pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah pelamar yang Memenuhi Syarat (MS) sesuai dengan kententuan dari Kemenpan RB 970 tahun 2022.

“Untuk pelamar yang lulus seleksi administrasi berjumlah 82 orang sedangkan pelamar yang tidak lulus seleksi berjumlah 83 orang,“ katanya.

“Saya ucapkan selamat kepada para peserta yang lulus seleksi dan untuk para peserta yang Tidak Mamenuhi Syarat (TMS) dapat mengajukan sanggahan di portal SSCASN dengan login ke akun pelamar masing-masing,” tambah Rezha.

Berikut Nama-nama Calon PPPK Jabatan Fungsional yang lulus seleksi:

Dibuka Presiden, Wali Kota Kotamobagu Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia

Wali Kota Tatong Bara bersama Kepala Daerah se-Indonesia.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se – Indonesia Tahun 2023 yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Kabupaten Bogor, Selasa (17/1/2023).

Kegiatan Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda yang dibuka langsung Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo tersebut, mengambil Tema Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi Covid-19 di tanah air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.

“Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita manage, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya,” ujar Presiden.

Presiden juga mengatakan, di tengah pandemi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara, Indonesia juga mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Pada kuartal III-2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.

“Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72. Bandingkan dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Meskipun mampu melalui tahun turbulensi ekonomi di 2022 dengan baik, kata Presiden, Indonesia harus tetap hati-hati dan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global.

“Semuanya harus hati-hati, harus bekerja keras semuanya mendeteksi informasi-informasi dan data-data yang ada di lapangan sehingga jangan sampai kita keliru membuat kebijakan. Sekecil apapun kebijakan itu harus berbasis pada data dan fakta-fakta di lapangan,” tegasnya.

Rakornas yang dilaksanakan di Sentul International Convention Center tersebut juga dihadiri para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur, Wali Kota, Bupati seluruh anggota Forkopimda se – Indonesia. (*/guf)

Ini Penjelasan Pemkot Soal Penertiban Pedagang di Akses Masuk Pasar Poyowa Kecil

Akses masuk di Pasar Poyowa Kecil.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM bersama SatPol PP, Dinas Perhubungan dan pemerintah desa/kelurahan beserta perangkat, dalam beberapa hari ini melakukan penertiban di tiap pasar yang ada di Kotamobagu salah satunya Pasar Poyowa Kecil.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kotamobagu, Ariono Potabuga, penertiban ditujukan kepada para pedagang yang berjualan di badan jalan, di atas selokan atau drainase, di lapangan, di atas kendaraan terbuka dan di area terlarang lainnya. Termasuk di pekarangan rumah Penduduk yang telah berubah fungsi menjadi pasar karena telah disewakan kepada para pedagang dan mereka telah membuat lapak-lapak di depan rumah yang telah mengganggu dari sisi estetika dan memicu pedagang lainnya untuk mengikutinya.

“Mereka yang ditertibkan ini sebagian besar adalah pedagang yang memiliki tempat berjualan di dalam pasar, tetapi keluar dengan maksud ingin lebih dekat dengan jalan akses masuk pasar, sehingga menimbulkan kecemburuan dari pedagang yang tetap bertahan berjualan di dalam Pasar. Rata-rata mereka punya tempat di dalam pasar dan ketika ditertibkan mereka tidak keberatan mengemasi barangnya dan kembali berjualan di dalam pasar bersama pedagang lainnya,” kata Ariono, Sabtu (14/1/2023).

Untuk itu kata Ariono, pihaknya harus menertibkannya karena setiap hari terus bertambah pedagang yang berjualan di badan jalan, bahkan berjualan di kendaraan yang tidak sesuai fungsinya, dan mengganggu parkiran pengunjung serta arus lalulintas.

“Kami memindahkan mereka dan memfasilitasi untuk mendapatkan tempat berjualan, baik di pelataran maupun kios yang ada. Fasilitas di dalam pasar masih tersedia dan bahkan ada beberapa fasilitas yang sedang ada perbaikan karena mengikuti keinginan pedagang,” terangnya.

Selain itu, untuk pedagang unggas sudah disiapkan tempat dan saat ini mereka yang jualan di luar pasar sudah memiliki tempat di dalam pasar.

“Kami menghimbau kepada pedagang untuk memanfaatkan pasar yang ada, jangan membuat pasar di luar pasar yang akan memicu pedagang lainnya cemburu dan ikut berjualan di luar area pasar,” imbaunya.

Ariono menambahkan, akan berbeda ketika pedagang berjualan di rumah masing-masing yang tidak berdekatan dengan pasar, kemudian tidak akan berpengaruh kepada pedagang di dalam pasar untuk keluar dan berjualan bersama di area bukan pasar yang tidak diperuntukan untuk menjadi pasar.

“Kita sekarang ini memiliki 3 pasar yang beroperasi. Para pedagang bisa memanfaatkan pasar tersebut tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya. Secara bertahap kami akan terus melakukan penataan terhadap fasilitas-fasilitas yang ada di dalam pasar, terutama untuk menciptakan kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat pembeli,” tandasnya. (*/guf)

Pertama di Sulut, Wali Kota Teken MoU Pemanfaatan Aplikasi Kasda Online Terintegrasi dengan FMIS/SIMDA Next Generation 

Wali Kota Tatong Bara foto bersama dengan pihak PT Bank SulutGo.

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara PT. Bank SulutGo, Pemerintah Kota Kotamobagu dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), tentang pemanfaatan aplikasi Kas Daerah secara Online System yang terintegrasi dengan aplikasi Financial Management Information System (FMIS/SIMDA) Next Generation, Jumat (13/1/2023).

Wali Kota pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah Daerah Kota Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya penandatangan MoU tersebut.

“Pemerintah Kota Kotamobagu tentu mengapresiasi MoU pada hari Ini. Dan kami sedikit testimoni terkait Cash Management System yang sekarang sudah online di Bank SulutGo dan FMIS atau Financial Management Information System yang terbarukan dari SIMDA, yang aplikatif sejak tahun 2021 pembaharuan SIMDA yang operasional Tahun 2003, tentu harus diikuti oleh pemerintah daerah. Pemerintah dalam hal ini dengan dibangunnya ini, Bank SulutGo sebagai pemegang RKUD pemerintah daerah, dan FMIS adalah milik BPKP, tentu ini sangat membantu pemerintah mulai dari perencanaan sampai pelaporan, dan ini sudah sangat baik, online dan sudah berbasis Web. Tentu kami pertama di Sulut yang menggunakan FMIS dan ini sudah sangat baik,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala BPKD Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, S.P, mengatakan bahwa, dengan Integrasi FMIS dan Kasda Online ini, akan lebih memudahkan dalam pelaksanaan penatausahaan keuangan.

“Dengan system online ini, aparat pengelola keuangan dapat bekerja dimana saja, sehingga yang sangat dibutuhkan adalah integritas dari masing – masing pejabat pengelola keuangan Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kotamobagu lanjut Sugiarto, telah menggunakan aplikasi FMIS untuk proses penatausahaan sejak tahun 2022 dan pada bulan Agustus 2022 mulai diintegrasikan dengan KASDA online dan menjadi yang pertama dalam mengintegrasikan aplikasi FMIS dan KASDA online versi 4.

“Manfaat dari integrasikan aplikasi FMIS dan KASDA online adalah pencairan SP2D dapat dilakukan tepat waktu, mengurangi resiko kesalahan nama rekening tujuan atau nomor rekening tujuan. Selain itu pemerintah daerah juga dapat terus memantau kondisi keuangan Kas Daerah secara online,” ucapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT. Bank SulutGo – Manado tersebut, juga dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Sulut, Beligan Sembiring, Direktur Utama PT. Bank SulutGo, Revino. M. Pepah, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Drs Depri Pontoh, jajaran pejabat PT. Bank SulutGo dan Pemerintah Kota Kotamobagu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (*/guf)